Kamis, 11 Maret 2010, 09:02 WIB
PRAJURIT KOSTRAD GELAR ATRAKSI.......
PRAJURIT DIVIF 2 KOSTRAD GELAR
ATRAKSI YONG MOODO
Magelang-Akmil. (10/3) Prajurit Divif 2 Kostrad mengelar Demontrasi bela diri Yong Moodo di
Gedung
Olahraga Soeroto Akmil, Magelang. Sekitar 60 Prajurit muda yang terdiri dari prajurit yang berpangkat Tamtama,
Bintara dan Perwira melakukan display di hadapan seluruh Taruna dan Anggota Tetap
Akmil.
Sebenarnya Para Prajurit Divif 2 Kostrad tersebut telah berada di Home Base Akmil
sehari yang lalu, tepatnya pada tanggal 9 Maret 2010.
Peragaan awal disajikan oleh 10 orang yang menampilkan gerakan loncat tendang dan tehnik bantingan serta teknik jatuh
yang aman. Selanjutnya separuh dari tim tersebut juga memperagakan tehnik dan jurus yang
dimiliki dalam seni
bela diri Yong Moodo. Sebelum mengakhiri Demonstrasinya, seluruh Prajurit muda Kostrad tersebut juga menampilkan
teknik perkelahian perorangan, teknik apabila menghadapi serangan dari 2 orang sampai 5 orang dengan menggunakan jurus yang cepat, keras
dan
mematikan. lawan.
Peragaan tersebut juga disaksikan oleh
Gubernur Akmil
Mayjen TNI Gatot Nurmantyo dan Para pejabat terasnya, diantaranya Wakil
Gubernur
Akmil yang baru, Kolonel Inf Hardiono Saroso.
Tim Demonstrasi Prajurit Kostrad di bawah pimpinan Lettu Inf Kemas Nauval (ex Akmil2003) dinilai berhasil dan dapat memperagakan gerakan Bela diri Yong Moodo dengan
menarik
dan sangat menakjubkan. Para Prajurit Kostrad tersebut memperoleh cenderamata
dari Gubernur Akmil yang diserahkan kepada pimpinan rombongan Yong Moodo, Kasisiapsat sop Divif 2 Kostrad Letkol
inf Irwan Surbekti.
Gubernur Akmil menyampaikan bahwa Yong Moodo adalah seni bela diri yang berasal
dari Korea. Yong Moodo berasal dari kata Yong yang berarti Naga, Moo berarti Kehidupan,
dan Do adalah seni bela diri. Dengan demikian Yong moodo adalah seni bela diri yang
menggunakan dasar-dasar kehidupan dan naluri Naga. Yong Moodo merupakan seni bela
diri yang menggunakan suatu Mixed Martial Arts dari beberapa seni bela diri, antara lain Taekwondo, Yudo, karate
dan Hapkido. Seni Bela diri yang keras ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan tugas para prajurit yang berada di Medan tugas saat menghadapi perkelahian dengan musuh pada jarak
dekat dan dengan tangan kosong.
Menurut Gubernur Akmil bahwa Seni bela diri ini akan menjadi salah satu seni
bela diri yang akan dilatihkan di jajaran TNI AD, tentunya secara bertahap bertingkat dan berlanjut dihadapkan dengan
tugas sehari-hari yang dihadapinya.
Sumber : penhumas akmil
Dilihat: 1196
Kirim ke Teman
Versi Cetak
Kembali Ke Atas
|