Select Page

AKMIL BERANGKATKAN 35 ORANG TARUNA KE ISTANA MERDEKA JAKARTA

Lembah Tidar , Selasa (07/08/18) Upacara pemberangkatan 35 orang Taruna ke Istana Merdeka jakarta guna mendukung kegiatan acara HUTRI ke 73 th 2018 di Istana merdeka Jakarta, dilaksanakan Laporan kesipan pemberangkatan pada hari Selasa 7 Agustus 2018  bertempat gedung Sumartal Akademi Militer, dihadiri para Undangan, Pejabat Distribusi, Pengasuh, Pelatih dan Para Tenaga Pendidik Akademi Militer, Bertindak selaku Penerima Laporan Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa.
Pelaksanaan Rangakain Kegiatan HUT RI ke 73 di Istana Merdeka Jakarta sampai dengan tgl 17 Agustus 2018. Akademi Militer mengirim 35 orang Tauna. Dengan uraian 33 pasukan bersenjata dan 2 orang Taruna berpedang Didampingi 3 orang pengasuh.
Sebagaimana telah kita ketahui bersama, bahwa selama ini sudah menjadi tradisi bagi Taruna akademi Militer untuk selalu diikutsertakan setiap tahunnya dalam Event  berskala  Nasional,  yaitu mengikuti Parade pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan detik-detik Proklamasi tanggal 17 Agustus 2018 di Istana Merdeka.
Sehubungan dengan hal tersebut,  maka akademi militer diminta untuk mengirimkan perwakilan taruna terbaik  satu peleton, sebanyak 35 orang Taruna  sebagai delegasi dari Akademi Militer pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan 3 orang pengasuh yang ditugaskan  untuk  mendampingi  Taruna, yang rencananya akan diberangkatkan pada hari Jumat tanggal 10 Agustus 2018.
Kepada Taruna anggota peleton yang akan mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di istana merdeka tersebut, untuk memberikan dan menunjukkan penampil-an terbaik sebagai Taruna Kebanggaan Bangsa dan Negara. Persiapkan diri Taruna dan cek perlengkapan yang akan digunakan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat tampil prima dan memuaskan serta membanggakan. Agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, sukses dan aman, maka perlu beberapa atensi dan penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan, yaitu :
Pertama, awali setiap kegiatan dengan berdoa sebagai landasan spiritual, moral dan etika agar mendapat ridho dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam melaksanakan tugas ini.
Kedua, laksanakan tugas tersebut dengan penuh kesungguhan dan    dedikasi yang tinggi  serta dilandasi dengan rasa tanggung jawab yang tinggi..
Ketiga, lakukanlah yang terbaik  dalam Upacara hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia tersebut, sehingga dapat membanggakan seluruh Civitas Akademika Akademi Militer dan TNI Angkatan Darat.
Keempat,  pelihara kondisi fisik dan kesehatanmu dengan baik, serta perhatikan faktor keamanan mulai berangkat sampai dengan kembali ke kesatrian akademi militer.
Kelima, perlu diingat, bahwa para Taruna adalah duta-duta Akademi  Militer.   Untuk itu, jaga nama dan Citra Akademi Militer yang sudah baik selama ini.
Demikian penekanan Gubernur Akmil melalui sambutan tertulisnya

AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL

RESIMEN LAKSANAKAN UPACARA PEMBUKAAN PENDIDIKAN DASAR INTEGRITAS KEMITRAAN AKADEMI TNI DAN AKPOL TAHUN 2018

Lembah Tidar , Senin(06/08/18) Upacara Pembukaan Pendidikan Dasar Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akpol Tahun 2018  dilaksanakan pada hari Senin bertempat dilapangan Saptamarga Akademi Militer, diikuti para Undangan Mako Akademi TNI, Pejabat Resimen Chandra Dimuka Akademi TNI , Pengasuh, Pelatih dan Para Tenaga Pendidik Resimen Chandra Akademi TNI, Bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Jenderal Akademi TNI Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos..
Pelaksanaan Pendidikan Dasar Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akpol tahun ini dilaksanakan selama 3 bulan. Di ikuti oleh Capratar Angkatan Darat Pria 278 dan putri 18, untuk Angkatan Laut Pria 100 dan putri 10, untuk Angkatan Udara Putra 105 dan putri 10, untuk Akademi Kepolisian pria 228 dan putrid 30.
Jumlah semua Angkatan Capratar Angkatan Darat, Laut, Udara dan Kepolisian 779 orang.
Tahun 2018 adalah tahun keempat Pendidikan Dasar  Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akpol di selenggarakan dlm satu wadah yang sama, guna wujudnya soliditas TNI dan Polri serta semangat Integrasi pengabdian pada profesi masing-masing.
Di ketahui bersama pada Era Globalisasi ini Dinamika Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara terus berubah seiring dengan cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi. Hal tersebut tentunya berimplikasi terhadap segala aspek segi kehidupan, yang salah satunya adalah Aspek Pertahanan Keamanan, merupakan tudas dan tanggung jawab TNI dan Polri.
Kaitannya dalam hal ini, Akademi TNI dan Akpol sebagai Lembaga Pendidikan yang mendidik dan melatih calon perwira TNI dan Polri, menyelenggarakan Pendidikan Dasar Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akpol yang bertujuan untuk membentuk Taruna Akademi TNI yang memiliki sifat dan prilaku sebagai Prajurit Saptamarga yang memegang teguh Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI  serta membentuk Taruna Akpol yang menjiwai Tribrata dan Caturprasetya memiliki pengetahuan dan keterampilan profesi Keprajuritan dan Bhayangkara polri yang berkwualitas dan berkwalifikasi Akademis serta memiliki kesamaptaan Jasmani untuk dapat mengikuti pendidikan selanjutnya di Akademi Angkatan dan Akpol.
Kepada para Staf Pengajar, Pengasuh dan Pelatih untuk biasa mendidik para Capra Bhatar dengan susngguh sungguh mengingat pendidikan di lembah tidar ini merupakan bekal dasar menuju profesiionalisme masing masing.
Setelah itu bagi Bayangkara Taruna Akademi Kepolisian akan melanjutkan pendidikan di Akpol Semarang, Sedangkan bagi Prajurit Taruna Akademi TNI Tetap melanjutkan pendidikan dasar hingga naik pangkat menjadi Kopral Taruna.
Penekanan Danjen Akademi TNI kepada para caprabhatar

  1. Dekatkan Diri kepada Tuhan YME, agar senantiasa mendapatkan bimbingan dan petunjuknya selama mengikuti pendidikan.
  2. Perhatikan Faktor keamanan dalam melaksanakan setiap kegiatan dan jaga selalu kesehatan sebaik baiknya.
  3. Laksanakan kegiatan dengan baik, pedomani selalu ketentuan yang berlaku, ikuti semua petunjuk pelatih dan hindari tindakan tindakan yang dapat merugikan baik diri sendiri maupun orang lain.
  4. Yakinlah bahwa setiap kegiatan yang diberikan pada kalian merupkan pembekalan yang terarah dan terukur.sesuai dengan prinsip prinsip dalam pendidikan dan latihan.

 

AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL

PELAKSANAKAN REUNI ANGKATAN 93 DI AKADEMI MILITER MAGELANG

Lembah Tidar Sabtu (03/08/2018) –Reuni Akademi Militer anggkatan 1993 “Catur Daya” jumlah Angkatan Darat 270, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Kepolisian 410. Di Kesatrian Akademi Militer Lembah Tidar Magelang. Sabtu j 16.00 03 Agustus 2018. Di terima oleh Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prastya Budi S.E., dan para Pejabat Distribusi Akmil.
Dalam Sambutannya Gubernur Akmil mengatakan bahwa, “Saya selaku Gubernur dan pimpinan lembaga mengucapkan “selamat datang“ di Lembah Tidar Akademi Militer tercinta.
Kegiatan reuni 25 tahun telah menjadi sebuah tradisi di Lembah Tidar yang dilaksanakan setiap tahun  oleh masing-masing angkatan. Di Lembah Tidar ini, 25 tahun yang lalu, ketika menempuh pendidikan Chandra-dimuka banyak peristiwa tak terlupakan terjadi seiring dengan kegiatan yang silih berganti.
Hal tersebut menjadi lebih terasa ketika kita berada di lingkungan baru, teman-teman baru dan dihadapkan dengan kegiatan yang sebelumnya tidak pernah kita lakukan. Kehidupan Taruna yang diatur dan diawasi yang sangat berbeda dengan kehidupan masa sipil sebelumnya membuat peristiwa tersebut menjadi kenangan tak terlupakan dan terpatri dalam sanubari kita.
Pengalaman indah ini lebih berkesan lagi ketika satu sama lain yang datang dari seluruh penjuru Tanah Air dalam ragam budaya, bahasa, perilaku serta kebiasaan yang beragam pula membuat suasana persaudaraan antar Taruna semakin hidup.
Semua terjadi dan telah berlalu selama berada dalam gemblengan Kawah Chandradimuka 25 tahun silam. Suka dan duka tersebut telah berhasil mengantarkan adik-adikku tercinta dalam proses penitian jenjang karier untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara tercinta Indonesia.
Kini saatnya para Alumni dan keluarga hadir di Lembah Tidar, Akademi Militer untuk mempererat persaudaraan terhadap sesama alumni dan almamater tercinta yang juga menunjukkan kepedulian dan keteladanan kepada Taruna/Taruni.
Saya berpendapat, bahwa acara reuni ini merupakan bukti kecintaan terhadap sesama Alumni dan Almamater yang patut diwariskan kepada Taruna/Taruni untuk dilanjutkan dimasa mendatang.
Teriring harapan semoga acara ini menjadi wahana untuk mempererat Tali Silahturahim sesama Alumni dan keluarga serta Almamater tercinta.  Segala upaya, dedikasi dan dukungan moril dan materiil yang telah saudara-saudara sumbangkan melalui reuni ini kiranya mendapatkan ridho dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Amin
 

AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL

GUBERNUR AKMIL TERIMA LAPORAN KESIAPAN DIK KECABANGAN TARUNA TK. IV AKMIL

Lembah Tidar Jum’at (03/08/2018) – Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa, menerima Laporan Kesiapan Pendidikan Kecabangan Taruna/i Tk IV Akmil Tahun Pelajaran 20018/2019, di Lapangan Pancasila Akmil. Kegiatan tersebut diikuti oleh 263 orang Taruna Akmil yang terdirir 248 Taruna dan 15 Taruni Tingkat IV/Sermatutar (Batalyon Taruna Wreda). Pelaksanaan Dik Kecabangan Taruna/Taruni kali ini akan berlangsung mulai tanggal 6 Agustus sampai dengan 22 Desember 2018, yang akan laksanakan sesuai Kecabangan masing masing.
Dalam amanatnya Gubernur Akmil mengatakan bahwa, “ Bahwa tugas-tugas TNI AD di masa yang akan datang tidak semakin ringan, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta diikuti perubahan-perubahan lingkungan yang sulit diprediksi. Dalam menghadapi tantangan tugas tersebut, sejak dini para Taruna/ Taruni calon perwira remaja TNI AD  dituntut untuk meningkatkan kualitas profesionalisme keprajuritan dengan cara memelihara dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keahlian disertai dengan peningkatan jiwa pengabdian yang berlandaskan Sapta Marga,  Sumpah  Prajurit   dan   Delapan Wajib TNI, salah satu caranya adalah dengan mengikuti Pendidikan Kecabangan Perwira secara sungguh-sungguh seperti yang akan dilaksanakan para taruna/taruni tingkat IV sekalian.
Gubernur mengharapkan, bahwa setelah para Taruna/Taruni mengikuti Pendidikan Kecabangan Perwira, para Taruna/Taruni akan memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan dasar kecabangan, memiliki dasar  memimpin dan membina satuan setingkat peleton.
Gubernur Akmil juga menyampaikan kepada para Taruna/ Taruni, bahwa mengingat waktu pelaksanaan yang terbatas dihadapkan dengan tuntutan yang harus dicapai dalam pendidikan kali ini, maka para Taruna/ Taruni harus mampu menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengaplikasikan semua ilmu yang  telah didapatkan di lembaga Akademi Militer, sehingga para Taruna/ Taruni akan mendapatkan peng- alaman, materi dan keahlian selama mengikuti Pendidikan Kecabangan Perwira, sebagai bekal  para Taruna/ Taruni dalam penugasan kelak sebagai seorang perwira TNI AD.  Disamping itu, perlu para Taruna/ Taruni sadari juga bahwa dalam pelaksanaan pendidikan kecabangan, para Taruna/ Taruni akan berada di lingkungan yang berbeda dengan Kesatrian Akademi Militer, maka para Taruna/ Taruni harus mampu menunjukkan kualitas diri sebagai Taruna/Taruni “Senior”, yang berperilaku baik  di Kesatrian Akademi Militer maupun di luar Kesatrian Akademi Militer.
Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana P. B., para Pejabat Distribusi Akmil, para Perwira dan Pengasuh Taruna/Taruni Akmil.
Diakhir sambutannya Gubernur Akmil, berharap kepada para Taruna/Taruni Akmil TK IV yang akan mengikuti pendidikan kecabangaan agar mematuhi dan mengamalkan Kode Kehormatan Taruna/Taruni serta Peraturan Kehidupan Taruna/Taruni dengan senantiasa menjauhkan diri dari segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan di tempat Pendidikan kecabangan dilaksanakan, guna menjaga citra Akademi Militer dan nama baik Taruna/Taruni Akademi Militer.


AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL

AKMIL LAKSANAKAN UPACARA BUKADIK T.A 2018 /2019


Lembah Tidar (01/08/18) Upacara Pembukaan Pendidikan Taruna/ Taruni Akademi Militer T.A. 2018/ 2019 dilaksanakan pada hari Rabu bertempat dilapangan Pancasila Akademi Militer, diikuti seleuruh Taruna/ Taruni  Akademi Militer Tingkat II,III dan IV serta di hadiri oleh Para Tamu Undangan Pejabat Distribusi Akademi Militer , Pengasuh, Pelatih dan Para Tenaga Pendidik Akademi Militer., Bertindak selaku Inspektur Upacara Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Eka Wiharsa Akademi Militer dan sebagai Komandan Upacara di jabat oleh Komandan Resimen Taruna Akademi Militer Kolonel Inf Bambang Trisnohadi.
Pada Upacara Pembukaan Pendidikan Taruna/ Taruni T.A. 2018/ 2019 Kepala staf Angkatan Darat (Kasad) dalam amanat tertulis yang di bacakan oleh Gubernur Akmil menyatakan : “ Sebentar lagi para Taruna/i akan memasuki tahun ajaran baru yang tentunya memiliki tuntutan serta tantangan yang lebih dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dengan berbekal pencapaian yang diraih pada semester lalu, saya ingin para Taruna/i berupaya untuk belajar dengan lebih tekun dan sungguh-sungguh, sehingga dapat diraih prestasi pendidikan yang lebih baik lagi.  Pendidikan itu sendiri adalah sebuah Proses Pengembangan Diri Secara Berkelanjutan. Oleh karenanya, tanamkan ke dalam diri masing-masing komitmen serius untuk terus menempa diri, belajar dan berlatih dengan lebih giat.
Kesadaran tersebut penting dimiliki oleh setiap Taruna mengingat tantangan kita ke depan tidak akan semakin mudah. Kita menghadapi era yang sangat dinamis sebagai imbas dari Perkembangan Lingkungan Strategis yang sangat pesat dan sulit diprediksi. Konsekuensinya, TNI Angkatan Darat perlu untuk menjadi institusi yang Adaptif dan Berkemampuan Tinggi untuk melaksanakan tugas-tugas pokok yang dibebankan. Selanjutnya, untuk mengawaki TNI Angkatan Darat yang profesional tersebut, dibutuhkan para prajurit, khususnya Perwira, yang Kompeten dan Profesional.
Prajurit yang profesional adalah prajurit yang Disiplin, jago perang, jago tembak, jago bela diri serta memiliki fisik yang prima. Disiplin adalah karakter utama seorang prajurit yang harus melekat dan didasarkan pada norma-norma keprajuritan yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta Kode Etik Perwira “Budhi Bakti Wira Utama.” Sedangkan predikat lainnya merupakan kemampuan profesi yang harus dicapai dan dikembangkan secara terus menerus oleh setiap prajurit, agar mampu mendukung setiap pelaksanaan tugas pokoknya.
Dalam konteks itulah, Akademi Militer menjadi wahana yang tepat untuk menyiapkan para Perwira TNI Angkatan Darat, khususnya bila dihadapkan pada kompleksitas tantangan di masa depan. Tugas Pokok Akademi Militer adalah untuk membentuk para Taruna/i menjadi Perwira TNI Angkatan Darat yang memiliki sikap dan perilaku Prajurit Sapta Marga, memiliki pengetahuan dan keterampilan golongan Perwira, berkualifikasi Akademis Program Diploma IV Pertahanan serta dilengkapi dengan jasmani yang samapta.
Akademi Militer, sebagai lembaga pendidikan pusat yang menyiapkan sumber daya manusia Perwira TNI Angkatan Darat, senantiasa berupaya keras dalam memajukan sistem pendidikannya. Pengembangan jejaring Akademik Nasional dan Internasional dilaksanakan oleh Akademi Militer dengan cara berkolaborasi bersama dengan akademisi dan para ahli bidang pendidikan”. Demikian amanat Bapak Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang di bacakan Oleh Gubernur Akademi Militer.

AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL