Magelang,akmil.ac.id
Dalam rangka memerangi dan memutus mata rantai Covid-19, Akademi Militer menggelar kegiatan Vaksin Astra Zeneca Tahap II untuk PNS Akmil, Taruna Tingkat I, II dan III, Taruna/Taruni Menchandra, Siswa Sepa PK dan Reg, pada waktu jam dinas mulai Kamis, 27 Mei 2021 sampai dengan Jum’at 4 Juni 2021, bertempat di Rumkit (Rumah Sakit) Kesehatan Akmil oleh personel Kesehatan (Dokter dan Perawat) Akmil. Senin (31/05/2021).
Pada Hari ini giliran Taruna Tingkat II/Sertar (Sersan Taruna) melaksanakan Vaksin sejumlah 410 Taruna dengan tertib dan aman. Kegiatan ini diprakarsai oleh Kepala Kesehatan (Kakes) Akmil, Letkol Ckm dr. Wijiono, So.OT. (K)., Hip & Knee.
Kakes Akmil menegaskan ”Keluarga Besar Akmil (Militer, PNS dan Taruna) melaksanakan vaksin melalui pentahapan vaksinasi satu sampai dengan empat tahap dalam keadaan tertib dan aman. Tahapan pertama, pengecekan suhu badan dan pendaftaran, kemudian dilanjutkan cek tensi/tekanan darah serta registrasi peserta vaksinasi yang harus lolos verifikasi pendaftaran melalui aplikasi “Peduli Lindungi”.
“Selanjutnya menuju pos dua untuk scrining dan anamnase. Di pos ini penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (Comorbid). Pos dua ini akan diberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk ada tidaknya penyakit bawaan. Jika ada satu saja item yang tidak sesuai syarat, maka dia tidak boleh menerima vaksin,” ungkap Kakes Akmil.
“Jika lolos di pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin corona yang berada di pos tiga. Usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi)”, lanjut Kakes.
“Selama masa observasi ini, akan dipantau gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul efek samping dari vaksin berupa gejala klinis akan dimasukkan ke kamar KIPI, efek samping yang muncul atau KIPI tidak membahayakan. Biasanya gejala yang muncul adalah faktor alergi seperti vaksin-vaksin lain” sambungnya.
Penhumas Akmil.







