by Penhumas Akmil | Jun 26, 2024 | Berita
Magelang, 24 Juni 2024 – Dalam upaya menambah wawasan dan pembekalan kepada para Taruna Akademi Militer tingkat IV/Sermatutar Tahun Ajaran 2023/2024, Danyontar Tingkat IV/Wreda Mentar Akademi Militer, Letkol Inf Mohammad Nashir, yang mewakili Gubernur Akademi Militer, menghadiri dan membuka acara ceramah pembekalan yang disampaikan oleh Danyonif Mekanis 411/Pandawa/6/2 Kostrad, Letkol Inf Subandi, S.E., M.I.P. Acara ini diikuti oleh 417 Taruna Akmil tingkat IV/Sermatutar TP 2023/2024 dan bertempat di Gedung Moch Lily Rochli Akmil Magelang.
Dalam ceramahnya, Letkol Inf Subandi mengangkat tema “Pengalaman Penugasan Satuan di Daerah Operasi RI-PNG”. Beliau memberikan penekanan pentingnya perencanaan dan persiapan yang detail serta teliti dalam operasi, termasuk memahami kondisi cuaca, medan, kebiasaan musuh dan potensi kerawanan. Beliau menyoroti pentingnya disiplin tempur, seperti tidak mengabaikan kerawanan musuh, bergerak dengan taktik yang tepat, serta menjaga jejak dan keamanan senjata.
Letkol Inf Subandi juga membahas naluri tempur, menggarisbawahi pentingnya menilai medan dengan cermat, mengantisipasi tipu daya musuh, dan memperkirakan arah datangnya serangan. Beliau mengingatkan kesalahan yang sering berulang ulang seperti yang terjadi di daerah Nduga, Papua, harus dihindari melalui evaluasi dan penyesuaian strategi.
Letkol Inf Subandi juga membagikan pengalaman Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 411/Pandawa dalam melaksanakan tugas di wilayah Nduga Bawah, Provinsi Papua Pegunungan. “Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 411/Pandawa berhasil melaksanakan tugas pokok dengan optimal di wilayah tersebut,” tegasnya, memberikan contoh nyata keberhasilan yang dapat dijadikan acuan oleh para Taruna.
Ceramah ini memberikan pandangan luas dan mendalam bagi para Taruna, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan tugas di lapangan dengan lebih baik. Acara ini diharapkan mampu memotivasi para Taruna untuk mengembangkan profesionalisme, kedisiplinan, dan naluri tempur yang kuat.
by Penhumas Akmil | Jun 26, 2024 | Berita
Magelang, 25 Juni 2024 – Irjenad Inspektur Jenderal Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Erwin Djatniko, S.Sos., M.M., menyampaikan ceramah pembekalan kepada 417 Taruna Akademi Militer Tingkat IV/Sermatutar Tahun Pelajaran 2023/2024. Acara tersebut berlangsung di Gedung Moch Lily Rochli, Akademi Militer Magelang.
Dalam ceramahnya, Letnan Jenderal TNI Erwin Djatniko mengangkat tema “Pengenalan Anti Korupsi: Taruna Akmil Tk. IV Calon Pemimpin Masa Depan Sebagai Agen Perubahan dalam Gerakan Anti Korupsi di Lingkungan TNI AD”. Tujuan dari ceramah ini adalah untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada para taruna mengenai definisi, bentuk, penyebab dan dampak dari korupsi, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam memerangi korupsi di lingkungan TNI AD.
Faktor Penyebab Korupsi dalam paparannya, Letnan Jenderal TNI Erwin Djatniko menyebutkan beberapa faktor penyebab korupsi, antara lain:
- Rendahnya keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Kurangnya integritas dan moralitas
- Hedonisme atau gaya hidup mewah
- Kepemimpinan yang buruk
- Kesempatan atau peluang untuk melakukan korupsi
- Budaya korupsi di lingkungan kerja
- Kebutuhan ekonomi
- Kurangnya sanksi yang tegas
- Kurangnya pendidikan dan pelatihan anti korupsi
- Pengaruh dari lingkungan luar
Beliau menekankan bahwa korupsi memiliki dampak yang merusak, negara akan hancur dan cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera tidak akan tercapai. Di lingkungan TNI AD, korupsi akan merusak profesionalisme, reputasi, dan karir prajurit.
Sebaliknya, jika korupsi berhasil dihilangkan, maka ketahanan nasional yang tangguh dapat tercapai. Masyarakat akan hidup dalam keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan. Tugas TNI AD akan terlaksana dengan baik, profesionalisme prajurit akan terwujud, dan kesejahteraan prajurit serta keluarganya akan meningkat.
Letnan Jenderal TNI Erwin Djatniko berharap para taruna dapat meningkatkan iman dan taqwa serta kesadaran dan pemahaman akan takut kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mereka juga diharapkan dapat bertindak dan bersikap berdasarkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, serta mengamalkan 11 Azas Kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari. Komitmen terhadap kode etik dan disiplin militer sangat ditekankan, termasuk keberanian untuk menolak dan melawan korupsi, serta membangun budaya anti korupsi.
“Jadilah perwira yang berakhlak mulia dan profesional,” pesan Letnan Jenderal TNI Erwin Djatniko. Beliau berharap agar para taruna menjadi perwira yang berkarakter, berjiwa Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, dan anti korupsi.
by Penhumas Akmil | Jun 25, 2024 | Berita
Magelang, 24 Juni 2024 – Wakil Gubernur Akademi Militer (Akmil), Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho, melaksanakan peninjauan Latihan Widya Yudha Taruna Akademi Militer tingkat I, II, dan III yang berlangsung di Daerah Latihan Plempungan Akmil, Magelang.
Dalam peninjauannya, Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho memberikan arahan kepada para Taruna Tingkat I, II, dan III. Agar melaksanakan momen Latihan ini dengan serius dan penuh semangat.
by Penhumas Akmil | Jun 24, 2024 | Berita
Magelang, 24 Juni 2024 – Gubernur Akademi Militer di wakili oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho beserta para pejabat Distribusi Akademi Militer menerima audensi Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) yang bertempat di Guest Room Soedirman Akmil Magelang.
by Penhumas Akmil | Jun 24, 2024 | Berita
Magelang, 24 Juni 2024 – Dirdik Akmil Brigjen TNI I Made Suryawan, S.Sos. bertindak sebagai Inspektur Upacara Bendera pada hari Senin, minggu keempat bulan Juni 2024. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh organik Akmil, baik militer maupun PNS Akmil, dan dilaksanakan di Lapangan Sapta Marga Akmil Magelang.