Select Page
Gubernur Akademi Militer Menerima Kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional di Museum Taruna Abdul Djalil

Gubernur Akademi Militer Menerima Kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional di Museum Taruna Abdul Djalil

Magelang — 10 Desember 2025 Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar menerima kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan bersama Ibu di Museum Taruna Abdul Djalil, Akademi Militer Magelang.

Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap perkembangan pendidikan serta pelestarian nilai-nilai sejarah perjuangan Taruna Akademi Militer. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Akmil mendampingi Bapak Luhut Binsar Panjaitan meninjau koleksi museum yang menggambarkan perjuangan dan pengabdian Taruna dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gubernur Akademi Militer menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kesediaan Bapak Luhut untuk berkunjung dan berdiskusi mengenai kontribusi Akmil dalam pembangunan sumber daya manusia TNI Angkatan Darat yang unggul dan profesional.

Gubernur Akmil Berikan Materi Geopolitik dan Geostrategi kepada Peserta Meeting Pertamina EP Cepu Regional 4

Gubernur Akmil Berikan Materi Geopolitik dan Geostrategi kepada Peserta Meeting Pertamina EP Cepu Regional 4

Magelang, 9 November 2025 – Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar, memberikan materi kepada peserta Meeting Pertamina EP Cepu Regional 4 Divisi Security yang berlangsung di Gedung Leo Kailola, Akademi Militer.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para peserta terhadap dinamika lingkungan strategis global, khususnya terkait geopolitik dan geostrategi, serta implikasinya bagi keamanan nasional dan keberlanjutan sektor energi.

Dalam ceramahnya, Mayjen TNI Rano Tilaar menjelaskan bahwa geopolitik merupakan perpaduan antara faktor geografi dan politik yang menentukan posisi strategis suatu bangsa di kancah internasional. Ia menegaskan bahwa tidak ada kawan atau lawan yang bersifat permanen dalam hubungan antarnegara, melainkan yang kekal hanyalah kepentingan nasional. Oleh karena itu, setiap bangsa dituntut mampu menyusun langkah geostrategi sebagai upaya antisipasi terhadap potensi ancaman dan persaingan global.

Lebih lanjut, Gubernur Akmil menguraikan contoh dinamika geopolitik dunia, termasuk perebutan sumber daya energi, konflik kawasan, serta perubahan peta kekuatan global yang memengaruhi stabilitas regional. Ia juga menyoroti pentingnya memahami posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di antara dua benua dan dua samudra, serta memiliki Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang dilalui sebagian besar jalur perdagangan dunia.

“Letak geografis Indonesia sangat strategis sekaligus rawan. Kondisi ini menuntut seluruh komponen bangsa, termasuk sektor energi dan keamanan, memiliki pemahaman geopolitik yang kuat agar mampu menjaga stabilitas nasional serta kedaulatan negara,” tegasnya.

Gubernur Akmil juga mengingatkan bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan sekaligus potensi kerawanan apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh sebab itu, penguatan wawasan kebangsaan serta sinergi lintas sektor mutlak diperlukan untuk merawat persatuan nasional.

Kepada peserta Meeting Pertamina EP Cepu Regional 4 Divisi Security, Mayjen TNI Rano Tilaar berpesan agar senantiasa meningkatkan kapasitas diri dalam memahami perkembangan geopolitik dan geostrategi, sebagai bekal menjalankan tugas pengamanan objek vital nasional, khususnya di sektor energi. Dengan wawasan yang memadai, diharapkan seluruh elemen dapat berperan aktif menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika lingkungan strategis global yang terus berkembang.

Gubernur Akademi Militer Hadiri Acara Profesional Make Up Taruni Akmil

Gubernur Akademi Militer Hadiri Acara Profesional Make Up Taruni Akmil

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar menghadiri Acara Profesional Make Up Taruni yang mengusung tema “Membangun Citra Profesional Berkualitas Taruni Akmil”. Kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Puspita Martha Tilaar dan bertempat di Gedung Kailola Akademi Militer.

Turut hadir Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil, Ibu Tanya Rano Tilaar, beserta Pengurus Persit Seksi Sosial PCBS Akmil. Seluruh Taruni Akademi Militer juga mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Acara ini bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan dasar penampilan profesional bagi para Taruni sebagai calon pemimpin masa depan, sehingga mereka mampu tampil percaya diri, berkarakter, dan merepresentasikan citra diri yang berkualitas dalam setiap penugasan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Akmil dalam membentuk Perwira puteri yang unggul, cerdas, dan berintegritas.

Gubernur Akademi Militer Hadiri Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Taruna Tingkat I/Pratar

Gubernur Akademi Militer Hadiri Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Taruna Tingkat I/Pratar

Magelang — 5 Desember 2025, Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar menghadiri Upacara Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan bagi 713 Taruna Tingkat I/Pratar yang digelar di Gedung Lily Rocly, Akademi Militer.

Kegiatan penutupan tradisi tersebut dipimpin oleh Danmenkorps Taruna, Sermatar Calvin A dan turut dihadiri oleh para Pejabat Distribusi Akademi Militer.

Dalam kegiatan ini, para Taruna Tingkat I/Pratar secara resmi menuntaskan masa pengenalan lingkungan sebagai tahap awal pembentukan karakter, disiplin, dan jati diri sebagai calon Perwira TNI AD.

Upacara berjalan dengan khidmat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Akademi Militer dalam mencetak Perwira muda yang profesional, tangguh, serta berjiwa Sapta Marga.

Gubernur Akmil Berikan Pembekalan Kepada 713 Taruna Tingkat I/Pratar

Gubernur Akmil Berikan Pembekalan Kepada 713 Taruna Tingkat I/Pratar

Magelang, 03 Desember 2025 – Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar memberikan Ceramah Pembekalan kepada 713 Taruna Tingkat I/Pratar Tahun Pendidikan 2025/2026 dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Taruna (MPLT). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Moch. Lily Rochli Akademi Militer, Magelang.

Dalam pengarahannya, Gubernur Akmil menekankan pentingnya proses pembentukan karakter, disiplin, dan jati diri seorang calon Perwira TNI. Beliau mencontohkan filosofi penempaan diri melalui kisah Gatotkaca dalam Kawah Candradimuka sebagai gambaran bahwa setiap Taruna harus siap ditempa secara fisik, mental, dan intelektual untuk menjadi kesatria sejati.

Mayjen TNI Rano Tilaar juga menegaskan bahwa Akademi Militer bukanlah tempat untuk membentuk sosok priyayi atau bangsawan, tetapi melahirkan Perwira muda TNI yang bertanggung jawab, memiliki pemikiran unggul, berani, tangguh, serta berkomitmen mengabdi kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai Adhitakarya, Mahatvavirya, dan Nagarabhakti disebut sebagai landasan utama dalam pembentukan karakter Taruna.

Pada akhir pembekalan, seluruh Taruna diminta menumbuhkan jiwa petualang, semangat belajar, serta motivasi untuk terus berkembang mengikuti tuntutan perkembangan zaman. Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air dan komitmen menjaga keutuhan NKRI.