Gubernur Akademi Militer Beserta Persit Kartika Chandra Kirana PCBS Akmil dan Keluarga Besar Akademi Militer Mengucapkan Dirgahayu Pusterad Pusat Teritorial Angkatan Darat “Lestarikan Perjuangan Bangsa”.
Membangun Karakter Kekuatan Mental Prajurit dalam Pembinaan Ideologi dan Kejuangan di Akmil
Magelang, Rabu (06/03/2024),
Akademi Militer menggelar Pembinaan Mental Ideologi dan Kejuangan Semester I TA 2024, dengan tema “Memupuk Persatuan dan Kesatuan serta Menjaga Soliditas dan Solidaritas untuk Mendukung Tugas Akademi Militer”. Kegiatan ini dihadiri oleh segenap organik Akmil, baik dari kalangan Militer maupun PNS, serta anggota persit dan dan dipandu oleh pemateri Dirjianbang Akmil Brigjen TNI Hari Mulyanto. Bertempat di Gedung Moch. Lily Rochli Akmil Magelang, Rabu (06/03/2024).
Dirjianbang Akmil dalam arahannya mengungkapkan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari Program Kerja satuan Bintal Akmil Semester I TA 2024. “Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan mental prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Akmil dengan meningkatkan pembinaan mental ideologi dan kejuangan,” kata beliau. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mencegah dan mengurangi pelanggaran hukum, disiplin, dan tata tertib, serta membangkitkan semangat juang dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks di masa depan.
Partisipasi dalam kegiatan ini bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan juga sebuah tanggung jawab bagi setiap organik Akmil. Dirjianbang juga menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan keluarga, yang menjadi pondasi kokoh dalam pengabdiannya kepada negara dan bangsa melalui Akademi Militer.
Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat berharga bagi Akmil untuk terus memperkuat kesatuan, solidaritas, dan kualitas dalam menghadapi setiap tantangan demi kejayaan bangsa dan negara.
Gubernur Akmil Menyongsong Prestasi: Asesmen Lapangan Prodi Teknik Elektronika Pertahanan Akmil oleh BAN-PT
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E, menyambut dan memimpin acara Asesmen Lapangan Prodi Teknik Elektronika Pertahanan Akademi Militer oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Acara ini dihadiri oleh Tim Asesor BAN-PT Kolonel (Sus) Dr. Holimin, M.Si. dan Kolonel (KH) Dr. M. Saikhu, S.Ag., M.A.P., yang diterima di Main Hall kemudian kegiatan berlanjut di Ruang Rapat Soebijakto Akademi Militer Magelang, pada Rabu (06/03/2024).
Gubernur Akmil dalam kata sambutannya menyampaikan pentingnya asesmen lapangan ini seiring dengan integrasi Akademi Militer dalam Dikti. “Sejak dikeluarkannya Surat Keputusan dari Mendiknas RI Nomor 245/D/O/2010, tanggal 29 Desember 2010, Akademi Militer telah terintegrasi dalam Dikti dengan lima program studi, termasuk Teknik Elektronika Pertahanan,” tegas beliau. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa prestasi meraih akreditasi “Unggul” oleh Akademi Militer adalah bukti nyata komitmen institusi ini menuju “Center of Excellence” dan “World Class Military Academy”.
Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi, akreditasi merupakan proses evaluasi komprehensif atas komitmen dan kapasitas penyelenggaraan Tri Dharma perguruan tinggi. Gubernur menekankan bahwa akreditasi merupakan tolok ukur penting bagi institusi perguruan tinggi dalam bersaing.
Asesmen lapangan ini menjadi langkah penting bagi Prodi Teknik Elektronika Pertahanan yang masih berstatus akreditasi B untuk meraih akreditasi “Unggul”. Gubernur berharap agar seluruh jajaran Akmil dapat mendukung keberhasilan kegiatan ini dengan memberikan dukungan penuh.
Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada Tim Asesor BAN-PT beserta rombongan, semoga upaya bersama ini membuahkan hasil yang maksimal sesuai dengan harapan bersama.
Kegiatan ini menandai komitmen Akmil dalam memperkuat kualitas pendidikan guna menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Melawan Ancaman Narkoba di Akmil: Menjaga Eksistensi Negara
Magelang – Wadirum Akademi Militer (Akmil) Kolonel Inf Mohammad Yamin Dano memimpin sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalah-gunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi Personil organik Akmil semester I TA 2024. Kegiatan ini digelar di Aula Sdirum Akmil Magelang, hari Rabu (06/03/2024).
Sosialisasi ini merupakan momen penting untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba, dan juga sebagai tanda komitmen penuh Akademi Militer dalam memerangi peredaran gelap narkoba yang mengancam keberlangsungan bangsa.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf Mohammad Yamin Dano membacakan sambutan tertulis Gubernur Akmil, beliau sangat mengapresiasi dan menyambut baik program kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Tim Kesehatan Akmil. “Kita perlu menyadari bahwa narkoba bukanlah sekadar masalah biasa, tetapi ancaman serius terhadap eksistensi negara. Peredaran gelap narkoba telah menjangkau semua lapisan masyarakat, mulai dari kota-kota besar hingga pelosok desa, dan tidak memandang status sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wadirum menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi “Darurat Narkoba”. Hal ini menunjukkan ketegasan pemerintah dalam menangani masalah ini tanpa kompromi. “Tidak ada ampun bagi para pengedar dan pengguna narkoba. Ini adalah peringatan bagi kita semua untuk tidak mencoba-coba terlibat dalam peredaran gelap narkoba,” tegasnya.
Sosialisasi ini juga menggarisbawahi konsekuensi serius bagi mereka yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, terutama bagi prajurit TNI dan PNS. Hukuman “diberhentikan dengan tidak hormat” atau “dipecat” dari dinas kemiliteran atau PNS menjadi ancaman nyata yang harus dihindari.
“Dalam rangka memberikan manfaat yang maksimal, saya mengharapkan agar seluruh peserta sosialisasi menyimak dengan sungguh-sungguh materi yang akan disampaikan oleh pemateri. Ajukan pertanyaan jika ada hal yang belum dipahami dan dimengerti, sehingga sosialisasi ini dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat pada umumnya,” pungkas Wadirum.
Sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh organik Akmil untuk bersatu dalam memerangi peredaran gelap narkoba demi menjaga keutuhan bangsa dan generasi masa depan.







