Select Page
Memperkuat Pondasi Kebangsaan di Era Digital Akmil Melaksanakan Seminar

Memperkuat Pondasi Kebangsaan di Era Digital Akmil Melaksanakan Seminar

Magelang, 24 September 2025 – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar resmi membuka Seminar Akademi Militer Tahun Akademik 2025 bertema “Memperkuat Pondasi Kebangsaan: Membangun Kesatuan NKRI di Era Digital dan Tantangan Global” di Gedung Moch. Lily Rochli, Akademi Militer. Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, S.I.P., M.Si. (Guru Besar FISIPOL UGM) sebagai pembicara kunci serta para narasumber: Prof. Dr. Ir. Dadan Umar Daihani, DEA (Tenaga Profesional SKA Lemhannas RI), Mayjen TNI Dr. Rachmat Setiawibawa, S.I.P., M.M., M.Tr.(Han). (Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan RI), dan Dr. Wibawanto Nugroho Widodo, S.E., M.A., M.A., War College Dip., M.P.P. (Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Strategic Center). Acara dipandu moderator Dr. Iva Ariani, S.S., M.Hum. (Wakil Dekan Fakultas Filsafat UGM).

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Rano Tilaar menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan peserta seminar. Beliau menegaskan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan dan persatuan di tengah perkembangan teknologi digital serta dinamika global yang kompleks. “Generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dan penjaga nilai-nilai nasionalisme. Melalui pemahaman yang adaptif dan pengelolaan narasi digital yang baik, kita dapat menjaga keutuhan NKRI,” tegas Gubernur Akmil.

Seminar ini diikuti oleh taruna dan taruni Akmil, AAL, AAU, Akpol, mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta, dosen, serta pengasuh taruna. Mayoritas peserta adalah akademisi muda dan calon pemimpin masa depan yang diharapkan mampu mengintegrasikan nilai kebangsaan dalam menghadapi era disrupsi teknologi dan sosial. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Akmil menyiapkan generasi penerus bangsa agar mampu berkompetisi dan berkolaborasi secara konstruktif melalui forum ilmiah.

Melalui diskusi dan pertukaran gagasan, seminar ini bertujuan mendorong lahirnya strategi mempertahankan kesatuan NKRI dengan pendekatan teknologi, literasi kebangsaan, dan peran aktif generasi muda. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diakhiri dengan pernyataan resmi pembukaan oleh Mayjen TNI Rano Tilaar. Beliau berharap hasil seminar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Stan Akademi Militer Jadi Daya Tarik di TNI AD Fair 2025

Stan Akademi Militer Jadi Daya Tarik di TNI AD Fair 2025

Jakarta, 21 September 2025 – Stan Akademi Militer (Akmil) turut ambil bagian dalam TNI AD Fair 2025 yang digelar di kawasan Pintu Timur Silang Monas, Jakarta Pusat, pada 20–21 September 2025 pukul 08.00–21.00 WIB. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Stan Akmil mendapat kehormatan dengan menerima kunjungan Ibu Panglima TNI, Evi Agus Subiyanto, Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, serta Danjen Akademi TNI Letnan Jenderal TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., beserta Ibu dan jajaran. Kehadiran para pejabat tinggi TNI ini menambah semarak acara yang diikuti oleh 22 stan satuan jajaran TNI AD.

Stan Akademi Militer menjadi salah satu pusat perhatian ribuan pengunjung. Taruna Akmil secara langsung memberikan penjelasan mengenai sistem pendidikan di Akmil kepada generasi muda yang berminat meniti karier sebagai perwira TNI AD. Antusiasme pengunjung, liputan media yang luas, serta suasana kebersamaan yang tercipta membuktikan bahwa TNI AD Fair 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran pertahanan, tetapi juga wahana interaksi, edukasi, dan hiburan bagi masyarakat.

Kasad Kunjungi Stand Akademi Militer di TNI AD Fair 2025

Kasad Kunjungi Stand Akademi Militer di TNI AD Fair 2025

Jakarta, 21 September 2025 – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., beserta jajarannya mengunjungi Stand Akademi Militer (Akmil) dalam gelaran TNI AD Fair 2025 di kawasan Pintu Timur Silang Monas, Jakarta Pusat. Kegiatan ini berlangsung pada 20–21 September 2025, pukul 08.00–21.00 WIB, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI. Event besar ini menghadirkan 22 stand satuan jajaran TNI AD dan menarik ribuan pengunjung sejak pagi.

Suasana meriah menyelimuti area Monas saat masyarakat memadati pameran untuk menyaksikan berbagai alutsista canggih TNI AD, seperti Tank Harimau, Panser Anoa, Meriam Caesar 155 mm, MLRS Astros II, Radar CM200, Starstreak LML, hingga helikopter Apache AH-64, Bell 412, Fennec AS 550, dan Mi-17V5. Fasilitas publik seperti Rumah Sakit Lapangan yang memberikan layanan kesehatan gratis dan Dapur Lapangan yang membagikan makanan hangat turut melengkapi kemeriahan acara. Media nasional dan beberapa stasiun televisi meliput secara langsung kegiatan ini, membuat gaung TNI AD Fair terasa di seluruh Indonesia.

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa TNI AD Fair 2025 menjadi sarana edukasi, hiburan, dan pendekatan kepada masyarakat. “Angkatan Darat mendukung penuh TNI Fair dalam rangka HUT ke-80 TNI. Antusiasme masyarakat luar biasa untuk melihat perlengkapan kita. Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga cara untuk memperkenalkan generasi muda agar kelak menjadi penerus kami,” tegasnya. Beliau juga menegaskan rekrutmen prajurit TNI AD, termasuk Akademi Militer, kini semakin terbuka dan transparan. “Siapapun bisa mendaftar tanpa harus keluar biaya. Tidak perlu kenalan atau rekomendasi khusus,” tegasnya.

Stand Akademi Militer menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Taruna Akmil memberikan penjelasan langsung mengenai pendidikan di Akademi Militer kepada generasi muda yang berminat. Kehadiran ribuan pengunjung, liputan media luas, dan semangat kebersamaan yang tercipta menunjukkan bahwa TNI AD Fair 2025 bukan sekadar pameran pertahanan, tetapi juga wadah interaksi, edukasi, dan hiburan bagi rakyat.

Akmil Tampil dalam TNI AD Fair 2025 di Monas

Akmil Tampil dalam TNI AD Fair 2025 di Monas

Jakarta, 20 September 2025 – Akademi Militer (Akmil) turut serta dalam TNI AD Fair 2025 yang digelar di kawasan Pintu Timur Silang Monas, Jakarta Pusat. Kegiatan ini berlangsung pada 20–21 September 2025 mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI.

Dalam pameran tersebut, tim Akmil dipimpin oleh Kolonel Inf Yudhi Novrizal, S.I.P., M.Han., yang menjabat sebagai Dosen Madya Golongan IV Prodi Jemenhan sekaligus Kaprodi Kordos Akmil. Stand Akmil menampilkan berbagai dokumentasi sejak bedirinya Akmil sampai sekarang dan wahana yang dimiliki Akademi Militer.

Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan demonstrasi bela diri, berinteraksi dengan prajurit di stand satuan TNI AD, serta menikmati hiburan di panggung musik yang telah disiapkan.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) mengajak masyarakat untuk meramaikan TNI AD Fair 2025 sebagai bentuk kebersamaan dan kedekatan antara TNI AD dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih erat, sehingga TNI semakin dicintai dan dipercaya masyarakat dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Gubernur Akmil Terima Kunjungan Military Attache Negara Sahabat

Gubernur Akmil Terima Kunjungan Military Attache Negara Sahabat

Magelang, 18 September 2025 – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar didampingi Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Pramungkas Agus T., S.I.Pem., M.H., beserta para pejabat Distribusi Akmil, menerima kunjungan para Military Attache dari 19 negara sahabat. Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi Akademi Militer sekaligus wujud nyata persahabatan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan di pintu dua gerbang kesatrian Akmil, dilanjutkan kunjungan ke Museum Taruna Abdul Djalil, penyerahan cenderamata, dan tur keliling lingkungan Akmil. Para Military Attache juga mengikuti jamuan makan siang di Rukan Husein yang dimeriahkan penampilan kolaborasi Taruna. Acara diakhiri dengan foto bersama di Graha Utama sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta.

Para Military Attache yang hadir antara lain perwakilan Serbia, Brasil, Prancis, Jerman, Iran, Jepang, Kenya, Laos, Myanmar, Belanda, Pakistan, Rusia, Sri Lanka, Timor Leste, Turki, dan Amerika Serikat. Kunjungan ini turut disertai perwakilan Mabes TNI Kolonel Yoelian, Letkol Fajar, dan Letkol Bobby. Dalam sambutannya, Mayjen TNI Rano Tilaar menyampaikan harapan agar kunjungan ini mempererat hubungan bilateral dan menambah wawasan tentang pendidikan, pembinaan, serta tradisi keprajuritan di Akmil.

“Semoga kunjungan ini membawa manfaat, memperkuat persahabatan, dan membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan di masa depan,” tegas Mayjen TNI Rano Tilaar. Acara ini mencerminkan peran Akmil sebagai pusat pendidikan perwira TNI AD yang melahirkan pemimpin masa depan TNI, juga menjadi jembatan diplomasi pertahanan dengan negara-negara sahabat.