Select Page
WORKSHOP INSTRUMEN SUPLEMEN KONVERSI (ISK)AKADEMI MILITER

WORKSHOP INSTRUMEN SUPLEMEN KONVERSI (ISK)AKADEMI MILITER

Magelang,akmil.ac.id
Kepala Lembaga Penjamin Mutu (Ka LPM) Akademi Militer Kolonel Inf Prima Hadinuranto, S.Pd., M.M.Pd. mewakili Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M. membuka “Workshop Instrumen Suplemen Konversi (ISK)” Akademi Militer TA 2023 bertempat di Gedung A.H. Nasution Akademi Militer Magelang. Selasa (28/02/2023).

Selaku Tim Narasumber Kepala Badan Penjaminan Mutu UMY, Ibu Evi Rahmawati, S.E., M.Acc., Ph.D., Ak., C.A., dan Kepala Bidang Eksternal Penjaminan Mutu UMY, Bapak Dr. Nuryakin, S.E., M.M. yang dihadiri oleh Para Pejabat Distribusi Akademi Militer, Para Gadik dan Gapendik Akademi Militer serta peserta Workshop perwakilan organik Akmil, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Ka LPM Kolonel Prima dalam amanatnya membacakan amanat Gubernur Akmil menyampaikan,“Selamat Datang” di Lembah Tidar Akademi Militer dan ungkapan “Terima Kasih” kepada Tim Narasumber Workshop dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang telah hadir memenuhi undangan Akademi Militer.
Kolonel Prima menegaskan,”Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi, pasal 1, bahwa akreditasi adalah kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan Program Studi (Prodi) dan Perguruan Tinggi”.
Sementara itu, berdasarkan pemantauan peringkat akreditasi terhadap institusi Akademi Militer yang hasilnya dituangkan di dalam Surat BAN-PT Nomor : 968/BAN-PT/PMT2/2022 tanggal 29 September 2022, hasil peringkat akreditasinya adalah “A”. Oleh karenanya, Workshop Instrumen Suplemen Konversi (ISK) ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan konversi Akreditasi Institusi dari “A” ke “Unggul”. Selain itu, kegiatan ini juga dititikberatkan pada penyiapan Akreditasi Prodi Manajemen Pertahanan dan Administrasi Pertahanan.
“Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi peringkat akreditasi Prodi yang dilakukan oleh BAN-PT pada bulan Februari 2023, Prodi Manajemen Pertahanan masih menunggu hasil pantau sedangkan Prodi Administrasi Pertahanan telah dinyatakan lolos pantau, dimana syarat perlu perpanjangan Akreditasi “A” telah terpenuhi”, lanjutnya.
Hal ini berarti bahwa Prodi Minhan harus sudah mulai mempersiapkan ISK nya, demikian pula Prodi Manhan setelah nantinya dinyatakan lolos pantau oleh BAN-PT dengan pernyataan perpanjangan Akreditasi “A”.
Dengan tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan Workshop Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Akademi Militer Tahun 2023 ini adalah memberi pemahaman kepada seluruh personel LPM Akmil, Prodi dan Departemen dalam menyusun Instrumen Suplemen Konversi (ISK).
Untuk itu, Ka LPM Akademi Militer berharap kepada peserta untuk mengikuti kegiatan Workshop ini dengan sungguh-sungguh, sehingga benar-benar memahami apa yang disampaikan oleh para Tim Narasumber.
Beliau juga berharap kepada Tim Narasumber, untuk membimbing kepada peserta Workshop tentang cara penyusunan Instrumen Suplemen Konversi (ISK), karena kegiatan ini adalah hal baru bagi Akademi Militer. Juga memberikan bimbingan kepada Akademi Militer secara berkelanjutan agar pelaksanaan akreditasi berjalan sesuai yang diharapkan.
Dengan memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa pada hari ini Selasa, 28 Februari 2023, pukul : 09.00 “Workshop Instrumen Suplemen Konversi (ISK)” Akademi Militer TA 2023, dinyatakan dengan resmi “Dibuka”.

Penhumas Akmil.

Menanamkan Sikap Nasionalisme Melalui KegiatanUpacara Bendera di Akademi Militer

Menanamkan Sikap Nasionalisme Melalui KegiatanUpacara Bendera di Akademi Militer

Magelang,akmil.ac.id
Seluruh Taruna dan organik Akademi Militer yang tidak berdinas melaksanakan Upacara hari Senin di akhir bulan Februari 2023. Sebagai Inspektur Upacara Brigjen TNI Lukmanul Khaqim, S.H Widyaiswara Bidang Manajemen Akmil bertempat di Lapangan Pancasila Akademi Militer Magelang. Senin (27/02/2023).

Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos selesai upacara mengingatkan,” tentang giat PBB saat masuk lapangan dan pelaksanaan giat upacara serta aturan saat upacara Bendera walau kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang biasa dilakukan di Akademi Militer. Tapi kini diadakan sebagai bentuk penghormatan terhadap bendera Merah Putih, simbol negara Indonesia. Selain itu, upacara bendera hari Senin juga dianggap sebagai ajang untuk memperkuat dan membentuk sikap nasionalisme para Taruna Akademi Militer.

Sikap nasionalisme dapat diartikan sebagai rasa cinta seseorang terhadap negaranya. Pembentukan sikap nasionalisme pada Taruna sangat penting dilakukan, karena dengan memiliki rasa nasionalisme yang kuat, akan lebih sadar akan keberadaan negaranya, serta bangga menjadi bagian dari negara tersebut. Salah satu cara untuk membentuk sikap nasionalisme tersebut adalah melalui kegiatan upacara bendera hari Senin.

Penhumas Akmil.

Upacara Mengenang 74 Tahun PertempuranPerjuangan Taruna Plataran

Upacara Mengenang 74 Tahun PertempuranPerjuangan Taruna Plataran

Magelang,akmil.ac.id
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M. memimpin Upacara Mengenang 74 Tahun Perjuangan Taruna dalam Pertempuran Plataran bertempat di Monumen Perjuangan Taruna Plataran Sleman Yogyakarta. Jum’at (24/02/2023).

Gubernur Akademi Militer dalam amanatnya mengucapkan “Terima Kasih” dan “Penghargaan” kepada segenap masyarakat Plataran merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari perjalanan sejarah Militaire Academie (MA) Yogyakarta yang merupakan cikal bakal Akademi Militer Magelang saat ini.
“Selama 74 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 24 Februari 1949, telah terjadi peristiwa heroik, yaitu Belanda menyerang Dusun Plataran tempat kita berdiri saat ini. Pasukan TNI didukung oleh rakyat menerima tekanan yang luar biasa dari dua arah, yaitu depan dan belakang. Pertempuran tersebut mengakibatkan delapan pejuang Indonesia gugur. Lima diantara mereka merupakan Cadet (Taruna), dua Perwira Instruktur termasuk Letda Utoyo dan anggota Tentara Pelajar”, lanjut beliau.
Mengenang tentang peristiwa pertempuran Plataran, terjadi setelah para anggota Militaire Academie berpindah markas dari Kotabaru ke daerah Selomartani ini. Waktu itu mereka harus berpindah markas, karena keadaan darurat dimana Kota Yogyakarta diserbu tentara Belanda.
Pertempuran Plataran bermula saat tertembaknya seorang Vaandrig Cadet bernama Abdul Djalil pada 22 Februari 1949. Waktu itu Abdul Djalil sedang melakukan patroli bersama pasukannya dan kebetulan berpapasan dengan patroli Belanda.
Pada saat itu terjadi baku tembak yang menewaskan Abdul Djalil. Guna mengenang nama Abdul Djalil Akademi Militer menamakan Museum Taruna di Akademi Militer dengan nama Museum Taruna Abdul Djalil yang telah selesai direnovasi diakhir tahun 2022 yang lalu.
Selanjutnya beliau mengajak kepada generasi muda saat ini, untuk mengambil hikmah dari peristiwa heroik tersebut dengan kegiatan positif guna mengisi dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Beliau juga berharap, agar monumen Perjuangan Taruna Akademi Militer dapat dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembinaan semangat juang generasi muda dan masyarakat luas. Sebab, kepedulian terhadap monumen yang bernilai sejarah ini merupakan wujud nyata dari penghargaan dan penghormatan kita terhadap semangat patriotisme yang diwariskan oleh para Taruna Akademi Militer Yogya dan para pahlawan lainnya.
Mari kita ingat selalu kutipan dari tokoh pendiri NKRI, bahwa “Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Menghargai Jasa Pahlawannya”.
Kemudian dilanjutkan dengan sarasehan tentang Pengembangan Monumen Perjuangan Taruna Akademi Militer guna bersama-sama berkontribusi positif mengembangkan Monumen Perjuangan Taruna Akademi Militer di Plataran ini sebagai aset daerah maupun nasional yang memiliki manfaat untuk semua kalangan, terutama wilayah lingkungan Selomartani Kabupaten Sleman Yogyakarta.

Penhumas Akmil.

SERAH TERIMA JABATAN DAN TRADISI WARGAAKADEMI MILITER

SERAH TERIMA JABATAN DAN TRADISI WARGAAKADEMI MILITER

Magelang,akmil.ac.id
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M. memimpin acara Serah Terima Jabatan dan Tradisi Warga Akademi Militer bertempat Gedung Leo Kailola, Kesatrian Akademi Militer. Rabu (22/02/2023).

Gubernur Akademi Militer dalam sambutannya menguraikan bahwa,”hari ini merupakan prosesi serah terima tugas dan tanggung jawab jabatan Kadepsos Akmil dari Kolonel Inf R. Rudi Martiandi D. kepada Kolonel Inf Raja Benny Arifin, Ka LPM Akmil dari Kolonel Inf Drs. M. Sigit Saksono, M.M. kepada Kolonel Inf Prima Hadinuranto, S.Pd., M.M.Pd., dan penyerahan tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan Dandenma Akmil dari Kolonel Arm Ayi Yosa Karya W., S.Sos. kepada Gubernur Akmil.
Gubernur Akademi Militer dan atas nama Civitas Akademika Akademi Militer mengucapkan “Selamat Datang” dan “Selamat Bergabung” dalam Keluarga Besar Akademi Militer kepada Kolonel Inf Raja Benny Arifin (pejabat baru Kadepsos Akmil) dan Kolonel Inf Prima Hadinuranto, S.Pd., M.M.Pd. (pejabat baru Ka LPM Akmil).
Beliau sangat optimis dan yakin bahwa dengan berbekal pengalaman dan potensi yang dimiliki, para perwira sekalian akan mampu meneruskan dan meningkatkan kinerja pada jabatan baru tersebut.
Kemudian berkaitan dengan Pelepasan Warga Akademi Militer, atas nama seluruh Civitas Akademika Akademi Militer beliau mengucapkan “Terima Kasih”, kepada Kolonel Inf R. Rudi Martiandi D. (jabatan baru sebagai Paban Sahli Kasad Bid. Narkoba), Kolonel Inf Christian Pieter Sipahelut (jabatan baru sebagai Kasrem 181/PVT (Sorong) Kodam XVI/Ptm), Kolonel Inf Drs. M. Sigit Saksono, M.M. (jabatan baru sebagai Pamen Ahli Bid. Hukum dan Humaniter Sahli Pangdam III/Slw); Kolonel Inf Yudhi Diliyanto, S.I.P. (jabatan baru sebagai Pamen Ahli Bid.Ekonomi Sahli Pangdam XVI/Ptm) dan Kolonel Arm Ayi Yosa Karya W., S.Sos. (Sesko TNI).

Penhumas Akmil.