Select Page
Gubernur Akmil Tekankan Etika Disiplin dan Kepedulian Personel Militer dan PNS

Gubernur Akmil Tekankan Etika Disiplin dan Kepedulian Personel Militer dan PNS

Magelang, 28 Juli 2025 – Usai pelaksanaan Upacara Bendera akhir bulan Juli di Lapangan Sapta Marga, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Arnold A.P Ritiauw memberikan pengarahan kepada seluruh organik Akmil, baik personel militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Tribun Sapta Marga Akademi Militer.

Dalam arahannya, Gubernur Akmil menyoroti pentingnya etika kedinasan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal penghormatan kepada atasan. Beliau menegaskan bahwa tindakan seperti menghindar atau tidak memberikan penghormatan saat berpapasan dengan pimpinan menunjukkan kurangnya kedisiplinan dan kepedulian sebagai prajurit dan ASN di lingkungan militer.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam kesatrian maupun di area perumahan Panca Arga. Menurut beliu, kebersihan mencerminkan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggal dan kerja.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga menghimbau seluruh organik Akmil untuk menghindari kebiasaan merokok. Kebiasaan tersebut dinilai merugikan kesehatan pribadi dan dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Pengarahan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan moral dan disiplin yang terus digalakkan di lingkungan Akademi Militer guna membentuk sumber daya manusia yang profesional, tangguh, dan berintegritas tinggi dalam mempersiapkan calon calon perwira TNI AD di massa depan.

Brigjen TNI Unang Sudargo Pimpin Upacara Bendera Akhir Bulan Juli 2025 di Akmil

Brigjen TNI Unang Sudargo Pimpin Upacara Bendera Akhir Bulan Juli 2025 di Akmil

Magelang, 28 Juli 2025 – Akademi Militer Laksanakan Upacara Bendera pada Senin pagi sebagai penutup kegiatan bulan Juli 2025. Upacara tersebut dipimpin oleh Widyaiswara Bidang Teknik, Brigjen TNI Unang Sudargo, S.H., M.M., yang bertindak selaku Inspektur Upacara.

Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer. Upacara diikuti oleh seluruh organik Akademi Militer, baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagai bagian dari upaya pembinaan tradisi serta peneguhan semangat kebangsaan dan kedisiplinan prajurit.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Unang Sudargo menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Beliau juga mengingatkan seluruh peserta upacara untuk senantiasa menjaga semangat pengabdian terhadap bangsa dan negara dalam bingkai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Upacara bendera rutin ini merupakan salah satu tradisi militer yang terus dilestarikan di lingkungan Akademi Militer guna menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam rangka mendukung keberhasilan tugas pokok lembaga.

600 Kadet Unhan RI Ditetapkan Sebagai Komponen Cadangan, Sekjen Kemhan Resmi Tutup Diksarmil di Akmil

600 Kadet Unhan RI Ditetapkan Sebagai Komponen Cadangan, Sekjen Kemhan Resmi Tutup Diksarmil di Akmil

Magelang, 25 Juli 2025 – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.E., secara resmi menutup Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) dan menetapkan 600 Kadet Mahasiswa S-1 Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Cohort 6 TA. 2025 sebagai Komponen Cadangan (Komcad). Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer, Magelang.
Acara dihadiri oleh Rektor Unhan RI, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Arnold A.P. Ritiauw, para pejabat Kemhan RI dan Unhan RI, jajaran pejabat Akademi Militer, Forkopimda Kota dan Kabupaten Magelang, serta para orang tua dan keluarga para kadet. Para peserta Diksarmil terdiri atas 333 kadet pria dan 267 kadet wanita dari 13 program studi strategis nasional, didominasi oleh jurusan kedokteran, farmasi, dan teknik informatika.
Dalam amanatnya, Sekjen Kemhan RI membacakan sambutan tertulis Menteri Pertahanan RI, yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kadet atas semangat, disiplin, dan dedikasi selama mengikuti pelatihan selama dua bulan sejak 26 Mei hingga 25 Juli 2025. Diksarmil bukan hanya pelatihan fisik, tetapi juga membentuk karakter bela negara berbasis ilmu pengetahuan dan wawasan kebangsaan, guna mewujudkan sinergi antara kekuatan sipil dan militer dalam kerangka pertahanan semesta.

Pelatihan ini juga menjadi langkah strategis untuk mencetak kadet intelektual bela negara yang tanggap, tanggon, dan trengginas, sekaligus bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul yang siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI. Para kadet dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pertahanan ke depan, termasuk dinamika geopolitik, ancaman hibrida, dan kemajuan teknologi pertahanan, dengan semangat patriotisme dan kesiapsiagaan tinggi.
Rangkaian upacara ditutup dengan atraksi para kadet, meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), bela diri militer, pencak silat militer, beladiri taktis, montenering, serta bongkar pasang senjata. Di akhir amanat, Sekjen Kemhan secara resmi menutup pendidikan dan menetapkan Kadet Mahasiswa Unhan RI Cohort-6 TA 2025 sebagai Komponen Cadangan. Beliau berharap para kadet dapat menjadi pelopor bela negara, menjaga semangat korps, serta senantiasa siap dipanggil negara kapan pun dibutuhkan.

Dirum Akmil Pimpin Upacara Bendera di Akademi Militer

Dirum Akmil Pimpin Upacara Bendera di Akademi Militer

Magelang, 21 Juli 2025 — Akademi Militer (Akmil) laksanakan Upacara Bendera Hari Senin yang dipimpin oleh Direktur Umum (Dirum) Akmil, Brigjen TNI Dedy Zulkifli, S.H., sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Pancasila Akademi Militer, Magelang.

Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut diikuti oleh seluruh personel organik Akademi Militer, baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap hari Senin sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Merah Putih sekaligus sarana pembinaan disiplin, loyalitas, dan semangat kebangsaan bagi seluruh warga Akademi Militer.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Dedy Zulkifli menegaskan pentingnya menjaga kedisiplinan, loyalitas, dan etos kerja di lingkungan Akademi Militer. Beliau juga mengajak seluruh personel untuk terus berkontribusi secara maksimal dalam mendukung tugas pokok lembaga sebagai pencetak calon-calon pemimpin TNI masa depan.

Upacara berjalan tertib dan lancar hingga selesai. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan rasa tanggung jawab seluruh personel dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Panglima TNI dan Kapolri Beri Pembekalan 2.000 Capaja TNI-Polri Tahun 2025

Panglima TNI dan Kapolri Beri Pembekalan 2.000 Capaja TNI-Polri Tahun 2025

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan pembekalan kepada 2.000 calon perwira remaja (Capaja) TNI-Polri tahun 2025. Acara berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/7/2025).

Mengusung tema “Perwira Muda Berkarakter di Era Modern dan Digital Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini bertujuan membekali para capaja dengan nilai-nilai kepemimpinan, karakter, profesionalisme, dan integritas sebelum resmi dilantik sebagai perwira pertama.

Dalam pembekalannya, Panglima TNI menegaskan pentingnya membangun profesionalisme dan integritas sebagai aparat negara yang selalu menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

“Bangun profesionalitas dan integritas. Jadilah aparat negara yang berkomitmen menjaga kepentingan bangsa di atas segalanya,” tegas Panglima TNI, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Sabtu (19/7/2025).

Selain itu, Panglima TNI juga mendorong para capaja agar menjadi agen perubahan di satuan masing-masing dan di tengah masyarakat.

“Majukan satuan dan lingkungan sekitarmu dengan bekal pengetahuan, kreativitas, dan inovasi. Jadilah penjaga nilai-nilai Pancasila serta garda terdepan dalam mempersatukan bangsa,” tegasnya.

Kegiatan pembekalan ini menjadi bagian dari rangkaian menjelang Upacara Prasetya Perwira (Praspa) yang akan digelar pada 23 Juli 2025 — sebuah momen penting yang menandai awal pengabdian para capaja sebagai perwira pertama di lingkungan TNI dan Polri.

Hadir dalam kegiatan tersebut para kepala staf angkatan tiga matra, pejabat utama Mabes TNI dan Polri, para Gubernur Akademi Angkatan serta Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Arnold A.P. Ritiauw.

Adapun jumlah capaja yang mengikuti pembekalan terdiri dari 827 capaja Akademi Militer (Akmil), 433 capaja Akademi Angkatan Laut (AAL), 293 capaja Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 447 capaja Akademi Kepolisian (Akpol).