Select Page

SETELAH DILANTIK, DANJEN AKADEMI TNI KUNJUNGAN KERJA DI AKMIL

Akademi Militer. Rabu (25/11/2020) Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), menerima kunjungan Danjen Akademi TNI Marsdya Tamsil Gustari Malik, S.E. beserta rombongan, di Main Hall Akmil Magelang. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, para Pejabat Distribusi Akmil, Dirum Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos, Dirdik Brigjen TNI Yudi Sulistyanto, M.A., dan Danmendatar Brigjen TNI Windiyatno.
Pada kesempatan pertama Kunker tersebut Danjen Akademi TNI melaksanakan kegiatan Pengukuhan Ibu Asuh Taruna TK. I Akademi TNI Ny. Tanti Tamsil bertempat di Gedung Moch. Lilly Rochli Akmil Magelang dilanjutkan Sidang Wanhandik di Resimenchandra Magelang.
PENHUMAS AKMIL
 

PERSONEL AKMIL WAJIB 2 JAM OLAH RAGA DENGAN TERATUR DAN BAHAGIA

Akademi Militer. Rabu (25/11/2020) Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), memberikan penekanan kepada seluruh personel Militer Akmil yang masuk dalam kategori LA (Limit Atas) atau LLA (Luar Limit Atas) artinya kelebihan berat badan, sehingga tidak bisa melaksanakan TKJ (Test Kesegaran Jasmani) di Lapangan Pancasila Akmil Magelang. Hadir para pejabat Distribusi Akmil dan organik yang masuk LA maupun LLA Jumlah 290 orang. Adapun jumlah Militer Akmil semuanya 1599 orang.

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam menyampaikan, ”mengapa organik Akmil yang kelebihan berat badan dikumpulkan, agar yang merasa gemuk atau kelebihan berat badan melaksanakan olah raga secara teratur, rutin, terukur dan terbimbing, tiap hari harus olah raga”.

“Tiap pagi yang masuk dalam LLA maupun LA (kelebihan berat badan) mulai pukul 07.00 sampai 09.00 olah raga lari-lari kecil di Lapangan Sapta Marga Akmil, setelah itu baru masuk kantor kerja, kecuali yang dinas piket, pelajaran Taruna atau dinas kantor yang lain”. Tandasnya.

Mayjen TNI Totok Imam menekankan, ”di Akmil tiap hari harus olah raga minimal 2 jam, demi kebugaran kita semua, tapi jangan dipaksa, upayakan teratur, lakukan dengan happy, bahagia dan senyaman mungkin, tetap disiplin kinerja dengan semangat”.

PENHUMAS AKMIL

HUT HUBAD KE 75 DALAM MENDUKUNG TUGAS POKOK TNI AD

Akademi Militer. Senin (23/11/2020) Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Perhubungan Angkatan Darat (Hubad), Perhubungan Akmil menggelar acara syukuran dengan tema “Sinergi Hubad dalam Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Kegiatan ini diawali dengan kegiatan sosial donor darah Kamis (19/11), ziarah ke Taman Makam Pahlawan Giri Dharmo Loyo Magelang Jumat (20/11) pukul 07.00 WIB, dilanjutkan Senin (23/11)  di Markas Komando (Mako) Hub Akmil serta menyantuni 31 anak yatim dari Pantsyukurani Asuhan Slamet Magelang.

Hadir kesempatan itu Kepala Perhubungan (Kahub) Akmil Letkol Chb William Pratomo, S.E., M.I.Pol., Letkol Chb M. Nazar, Letkol Arm Kukuh Dwi Antono S.I.P. (Kapenhumas), Letkol Chb Supri, para undangan organik Akmil Corp Perhubungan (40 orang) dan Seluruh Personel Perhubungan Akmil Perwira, Bintara, Tamtama, para PNS (78 orang) serta Ibu-ibu anggota Persit    Kartika      Chandra     Kirana Ranting   9   Hub   Akmil (40 orang). Berjumlah 168 personel.

Kepala Pusat Perhubungan Angkatan Darat (Kapushubad) Mayor Jenderal TNI Wahyu Agung Prayitno, S.Pd, M.Pd., M.M. menyatakan,”peringatan HUT ke-75 Hubad diselenggarakan secara sederhana dan dilakukan serentak oleh Satuan Perhubungan di seluruh Kotama TNI AD secara virtual”.

Dalam acara tesebut Letkol Chb William Pratomo dalam sambutannya menyampaikan, ”peringatan HUT Hubad ke 75 Tahun 2020 ini kita laksanakan dengan prinsip kesederhanaan dan dengan tema “Sinergi Hubad Dalam Mendukung Tugas Pokok TNI AD”, sedangkan kegiatan yang dilaksanakan meliputi : pertandingan olah raga, bhakti sosial (donor darah), ziarah dan syukuran pada hari ini dan sesuai standar protokol kesehatan”.

Letkol Chb William melanjutkan, ”peringatan HUT Hubad mari kita gunakan sebagai wahana silatuhrahmi kita antara personel yang berdinas di HUB Akmil dengan rekan-rekan personel yang berdinas di luar organisasi HUB Akmil untuk dijadikan sebagai perekat sesama Korp Perhubungan Angkatan Darat sehingga ke depan Perhubungan dapat semakin maju dan berdaya guna untuk melaksanakan tugas pokok”.

Letkol William dalam kesempatan ini berharap, ”dapat memacu semangat kinerja dan dapat mempertanggungjawabkan tugas pokok Perhubungan dengan benar serta senantiasa selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerjanya”.

Di akhir sambutannya memanjatkan doa, ”semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan kekuatan lahir bathin kepada kita semua dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada negara, bangsa dan tanah air yang kita cintai ini”.

Selesai acara di lanjutkan ramah tamah dan hiburan dari Ajen Akmil.

PENHUMAS AKMIL

JELANG PRAJA BAKTI TARUNA AKMIL MENDAPAT PEMBEKALAN BUPATI DAN WALI KOTA MAGELANG

Akademi Militer. Sabtu (21/10/2020)  Dalam rangka persiapan latihan Praja Bakti Taruna Akmil TA. 2020/2021 TK II 362 dan III 296 Taruna di Gedung Moch Lilly Rochli Akmil. Hadir pada acara tersebut Danmentar Akmil Brigjen TNI Widiyatno, selaku penceramah Bupati Magelang Bapak Zaenal Arifin, sedangkan untuk Wali Kota Magelang di Wakili oleh Kepala Bappeda Kota Magelang Ir. Joko Soeparno, M.Pl., para Pelatih dan Pembina serta dan Taruna Tk II dan III berjumlah 559 orang.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin pada kesempatan tersebut menyampaikan, ”Taruna Taruni Akademi Militer (AKMIL) harus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa Indonesia. Untuk menjadi pemimpin masa depan, harus mengerti tujuan berbangsa dan bernegara, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

“Jadi itulah tugas kita yang harus kita laksanakan sebagai bangsa Indonesia,” pesan Bupati Magelang di hadapan para Taruna.

Bupati Magelang melanjutkan, ”sekarang ini telah terjadi perubahan yang sangat besar dan cepat di era digitalisasi membuat semuanya serba cepat, maka perubahan tersebut harus bisa diikuti dan jangan sampai tertinggal”.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama, Bupati Magelang juga menjelaskan, ”saat ini wilayah Kabupaten Magelang bahkan sampai di seluruh belahan dunia sedang mengalami Pandemi Covid-19, yang apabila tidak ditangani secara serius dampaknya akan sangat besar”.

“Ini ujian yang sedang kita hadapi bersama saat ini. Kalau sampai tidak bisa mengantisipasi situasi pandemi ini, maka akan terjadi krisis kesehatan, kemudian akan muncul krisis ekonomi, kemudian terjadi krisis sosial dan berujung pada krisis keamanan,” lanjutnya.

“Untuk menangani permasalahan tersebut, Pemerintah Daerah mengikuti keputusan Pemerintah Pusat mengambil kebijakan mengatasi Pandemi Covid-19 dengan mengutamakan mengatasi krisis kesehatannya terlebih dahulu. Kita siapkan anggaran untuk mengatasi krisis kesehatannya. Kemudian agar tidak terjadi krisis berikutnya, kita siapkan jaring pengaman sosial yang kita berikan bagi masyarakat yang terdampak Covid. Sementara untuk mengatasi masalah ekonomi, maka kita juga siapkan yang namanya stimulus ekonomi,” jelasnya.

Bapak Bupati Magelang  menambahkan, ”belum selesai permasalahan terkait penanganan Covid, wilayah Kabupaten Magelang saat ini juga sedang menghadapi ujian lainnya, yaitu ancaman erupsi Merapi yang hingga saat ini mengakibatkan beberapa desa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sampai saat ini Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta masih menetapkan Merapi pada status Siaga Level III dengan aktivitas Merapi masih relatif tinggi. Dengan kondisi tersebut, BPPTKG merekomendasikan agar jarak 5 km dari puncak Merapi harus menghentikan aktivitas”. Tandasnya.

Di akhir pembekalan Bapak Zaenal Arifin menyampaikan, “di waktu yang bersamaan, selain harus menangani Covid-19 kita juga harus menangani para pengungsi Merapi. Ini tidak mudah karena harus memenuhi protokol kesehatan. Tetapi dengan semangat dan niat melindungi segenap bangsa Indonesia ini maka kita harus tetap melakukan yang terbaik”.

Selanjutnya Ir. Joko Soeparno mewakili Wali Kota Magelang menyampaikan, ”gambaran umum Kota Magelang meliputi gambaran umum Kota Magelang : penataan ruang, indikator makro daerah, kebijakan makro daerah, permasalahan dan isu daerah, pengembangan kawasan strategis“.

Di akhir pembelakannya Ir. Joko Soeparno menyampaikan kebun raya Gunung Tidar, ”kawasan gunung Tidar telah ditetapkan sebagai kawasan wisata budaya, sedangkan status gunung Tidar sudah diubah dari hutan kota menjadi kebun raya gunung Tidar, sisi timur gunung Tidar juga ditata dengan taman yang cantik, gunung Tidar sudah menjadi salah satu destinasi wisata andalan di kota magelang dengan motto sebagai “pakuning tanah jawa” harus selalu digaungkan agar semakin menjadi branding yang melekat dengan kota magelang”.

PENHUMAS AKMIL