Select Page

AKMIL GELAR TES KESAMAPTAAN JASMANI

Akademi Militer. Kamis (19/11/2020) Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), mengikuti dan mengawasi secara langsung Organik Militer Akmil yang sedang mengikuti test samapta/TKJ (Test Kesegaran Jasmani) periodik II, untuk UKP (Usul Kenaikan Pangkat) dan yang akan melaksanakan tes sekolah, baik Secapa (Sekolah Calon Perwira) maupun Secaba (Sekolah Calon Bintara) bertempat di Stadion Sapta Marga Akmil Magelang. Pelaksanaan TKJ kali ini, yang periodik II sebanyak 60 orang, dan yang akan pendidikan secapa 32 orang dan yang belum bisa melaksanakan pada hari ini, bisa melaksanakan pada hari berikutnya. Organik Militer Akmil berjumlah 1.500 orang.

Mayjen TNI Totok Imam menekankan, ”TKJ kali ini organik Akmil harus mempunyai Surat Perintah (Sprin) dari Satuan Kerja (Satker), Surat Telegram (ST) dari Kasad, ST Gubernur Akmil sudah turun dan harus dipatuhi, seperti hasil test jantung atau EKG (Elektro Kardiogram) harus memenuhi kriteria kesehatan, tensi harus normal, tinggi badan dan berat badan harus masuk dalam kategori normal, ideal bahkan ada kategori tidak boleh mengikuti LA (Limit Atas)  atau LLA (Luar Limit Atas) overweight”.

Mayjen TNI Totok Imam menambahkan, “Tes Kesamaptaan Jasmani A dan B bagi prajurit Akmil harus dilaksanakan, guna mengukur sejauhmana keberhasilan yang telah dicapai terhadap pembinaan selama kurun waktu enam bulan terakhir, pelaksanaan tes samapta bagi personel satuan jajaran wajib dilaksanakan, karena hal tersebut sudah merupakan program kerja yang telah direncanakan dan dilaksanakan, akan tetapi di masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) perosnel yang mengikuti kegiatan harus tetap mrngulikuti dan mematuhi Protokol Kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah”.

PENHUMAS AKMIL

Gubernur Akmil : “Strategis Akademi Militer dalam Mempersiapkan Perwira yang Berkarakter, Profesional dan Akademis dalam Mendukung Pertahanan Negara”

Akademi Militer. Rabu (18/11/2020) Akademi Militer menjadi tuan rumah dalam Seminar Nasional dengan tema “Eksistensi Pancasila dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa dan Intoleransi melalui Bela Negara” bertempat di gedung A.H. Nasution Kesatrian Akademi Militer.

Sebagai Keynote Speaker Wakil Ketua BPIP, Bapak Prof. Haryono Ph.D, dan para pembicara Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M. Tr. (Han) (Gubernur Akmil), Bapak Prof. Dr. Muladi , S.H. (Guru Besar FH Undip Alumni Walawa Undip), Ibu Dr. Ani Purwanti, S.H., M.Hum., (Plt Deputy Bidang Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP), M. Akabar Hadi, S.H., M.H., (Direktur Sosialisasi BPIP), Mayor Jenderal TNI Dadang Hendra Yudha ( Dirjen Pothan Kemhan), Dr. Nur Rochaeti, S.H., M.Hum. Hadir para Pejabat Distribusi Akademi Militer serta, Muspika/Muspida Kabupaten dan Kota Magelang, para Taruna/Taruni Akmil, Alumni Resimen Mahasiswa, Mahasiswa PTN/PTS di Wilayah Magelang, anggota Resimen Mahasiswa Indonesia PTN/PTS, serta segenap Organisasi Masyarakat. Tidak kurang 125 orang hadir dalam kegiatan seminar tersebut.

Gebernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam S., S.I.P., S.Sos., M. Tr. (Han), dalam penyampaian meterinya tentang “Strategis Akademi Militer dalam Mempersiapkan Perwira yang Berkarakter, Profesional dan Akademis dalam Mendukung Pertahanan Negara” menandaskan bahwa ”Seminar ini dilakukan melalui analisis kritis berbagai sumber yang relevan dengan eksistensi Ideologi Pancasila dan peran Menwa Indonesia dalam membangun pertahanan negara dan bela Negara. Tujuan dilaksanakannya kegiatan Webinar ini untuk meningkatkan Eksistensi Pancasila dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa dan Intoleransi Melalui Bela Negara kepada seluruh bangsa Indonesia”.

Selanjutnya Mayjen TNI Totok Imam menarik kesimpulan, ”sebagai bagian dari TNI dalam menjaga kedaulatan negara, Akmil memiliki kewajiban untuk membela, memperkuat & mengamankan ideologi Pancasila, sebagaimana terkandung dalam UUD 1945. Institusi Akmil turut menyesuaikan dan berupaya membenahi diri guna meningkatkan profesionalisme agar organisasi Akmil dapat terus melakukan Tupok (Tugas Pokok) salah satunya dengan melakukan perubahan dan penyempurnaan Kurdik Taruna Akmil merupakan salah satu bagian dari proses manajemen perubahan yg terjadi dalam organisasi Akmil sebagai salah satu bagian alat pertahanan negara. Akmil berupaya utk melahirkan kader calon pemimpin dimasa depan dalam mendukung pertahanan negara sebagai komponen utama yang BERKARAKTER, PROFESIONAL & AKADEMIS”.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam menambahkan, ”Hari ini di Akmil di laksanakan Seminar Nasional, terkait dengan Ideologi Pancasila oleh (BPIP) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Gubernur Akmil selaku tuan rumah dan Narasumber mengucapkan terima kasih dan menyampaikan bahwa permasalahan Pancasila ini merupakan permasalahan Nasional, semua ikut bertanggung jawab dengan Pancasila ini “.

Dr. Ani Purwanti menyambung, “menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa yang telah mengijinkan seminar ini di Akmil sehingga kandungan Pancasila bisa di sebarluaskan melalui forum seminar yang dihadiri tidak hanya secara off line tetapi secara on line, sehingga pengaruh Pancasila lebih banyak tersebar lagi khususnya di Taruna Akmil, alumni Menwa maupun di masyarakat luas”.

Mayjen TNI Totok Imam di akhir acara seminar menandaskan, ”Kita sepakat Pancasila harus kita kokohkan di bumi Indonesia yang kita cintai bersama, salam Pancasila”.

PENHUMAS AKMIL

Workshop Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) Akmil

Akademi Militer. Rabu (18/11/2020) Workshop Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) Akademi Militer TA 2020 bertempat di gedung Sumartal Akmil Magelang. Yang di hadiri oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, Dr. Ir. J. Pramana Gentur Sutapa, M.Sc., Dosen Fakultas Kehutanan UGM. Ir. IG. Aris Dwi Atmoko, M.Sc, Dosen Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma dan Prof. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A.,Ph.D., Kepala Kantor Jaminan Mutu UGM (melalui Vicon) juga Para Pejabat Distribusi Akademi Militer serta Para Gadik dan Gapendik Akademi Militer.
Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI I Gde Agit Thomas dalam sambutannya menyampaikan ucapan “Selamat Datang” dan ungkapan “Terima Kasih” kepada pemateri dari Universitas Gajah Mada dan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir memenuhi undangan Akademi Militer.
Brigjen TNI Agit Thomas melanjutkan,” dalam memahami tugas dan tanggung jawab Gadik (Tenaga Pendidik)/Gapendik (Tenaga Pendukung Pendidikan) yang demikian penting, maka Workshop yang dilaksanakan kali ini, sangat perlu untuk memberi pemahaman Gadik/Gapendik tentang tugas penjaminan mutu Akademi Militer untuk memudahkan dalam koordinasi tugas, baik tahap pengumpulan maupun pelaporan data. Adapun materi yang akan disampaikan pada kegiatan Workshop kali ini yaitu : persiapan Akreditasi, penyusunan kinerja perguruan tinggi, laporan evaluasi diri dan penyiapan dokumen akreditasi.
“Harapannya agar para peserta Workshop dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali dan mempelajari materi dari para pemateri yang berkompeten di bidangnya”. Tandasnya.
Tujuannya, ”untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengawaki organisasi berbekal pengetahuan yang cukup, dengan harapan akan memudahkan dalam hal koordinasi tugas penjaminan mutu untuk menghadapi kegiatan Akreditasi institusi mendatang“.
Brigjen TNI Agit Thomas menandaskan,“ laksanakan kegiatan ini secara optimal dengan senantiasa melakukan koordinasi, pengawasan dan pengendalian secara terpadu sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing ”.
Dengan mengucap “Bismillahirrahmaanirrahiim” pada hari ini Rabu 18 November 2020, Workshop Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) Akademi Militer TA 2020 dinyatakan dengan resmi “Dibuka”, oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas.
PENHUMAS AKMIL

AKMIL WISUDA PURNAWIRA UNTUK PAMEN DAN PAMA

Akademi Militer. Rabu (11/11/2020) Pertama kali Akademi Militer menggelar Wisuda Purnawira (WPW) bagi Pamen dan Pama pada hari Rabu tanggal 11 November 2020 yang dilaksanakan di Puncak Tidar dan dilanjutkan acara syukuran HUT ke 63 Akmil bertempat di Main Hall Akmil Magelang dengan tema, “Berkarakter, Profesional dan Akademis Menuju Word Class Academy”. Acara di dahului naik ke puncak Tidar, seluruh Wisudawan Pamen dan Pama sejumlah 15 orang hadir juga Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam Santoso S.I.P, S. Sos, M. Tr (Han) dan para pejabat Distribusi Akmil.

Wisuda Purnawira Pamen dan Pama yang baru pertama kali dilaksanakan di Akademi Militer yaitu para Perwira Menengah dan Perwira Pertama yang mengabdikan dirinya dan mengakhiri dinas jabatannya (memasuki massa pensiun) di Akademi Militer. Di Wisuda oleh bapak Gubernur Akmil dilaksanakan di Puncak Tidar yang merupakan wujud penghargaan kepada para organik militer yang telah purna tugas di Akademi Militer.

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam dalam kesempatan tersebut menyampaikan, ”Terimakasih kepada Wisudawan yang telah mengabdikan dirinya di Akademi Militer yang telah menunjukkan prestasi yang baik, serta mampu mempersembahkan karya-karya nyata untuk Akmil, juga ikut serta dalam menjadi perwira-perwira handal pengawal kedaulatan NKRI yang selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara, dicintai serta mencintai rakyat”.

Kolonel Arh (Purn) Hardi (perwakilan wisudawan yang berpangkat Perwira menengah) beserta Wisudawan lainnya menyampaikan, ”kami mengucapkan terima kasih atas dilaksanakannya acara Wisuda Purnawira yang baru pertama kali dilaksanakan di Akmil di tahun 2020, kami merasa bangga dan terhormat atas acaranya ini dan dilanjutkan untuk mengikuti acara syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-63 Akmil Tahun 2020. Kami di lahirkan di lembah tidar dan purna tugas di lembah Tidar juga”.

PENHUMAS AKMIL