Select Page

AKMIL MELAKSANAKAN TRADISI DAN SERAH TERIMA JABATAN

Akademi Militer Kamis (11/6/2020). Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman, memimpin pelaksanaan tradisi korps raport serah Terima Jabatan di gedung Leo Kailola Akmil, serah terima jabatan kali ini di warnai dengan tradisi penerimaan dan pelepasan warga Akmil, adapun warga baru yang masuk Akmil adalah  Kolonel Inf Rifky Nawawi, S.E., S.I.P., (sebagai Inspektur  Akmil), Brigjen TNI Yudi Yulistyanto, M.A., (sebagai  Dirdik Akmil), Brigjen TNI Tria Wibawa, S.E., M.M., (sebagai  Dirjianbang Akmil), Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos., (sebagai Dirum Akmil)  dan Kolonel Inf Windiyatno (sebagai Danmentar Akmil). Untuk tradisi pelepasan warga Akmil (Pejabat) yang keluar Akmil adalah Brigjen TNI Yanuar Adil, Kolonel Inf Agung Pambudi, Kolonel Inf Terry Tresna P., S.I.Kom., Kolonel Inf Ujang Darwis, MDA, dan Kolonel Inf Ari Yulianto, S.I.P.
Mengawali upacara Tradisi Penerimaan Warga Akademi Militer, dalam sambutanya Gubernur Akmil bahwa atas nama Civitas Akademika Akademi Militer mengucapkan “Selamat Datang dan Selamat Bergabung dalam Keluarga Besar Akademi Militer”  kepada para perwira yang akan segera melaksanakan tugas di Akademi Militer. Selanjutnya berkaitan dengan acara Tradisi Pelepasan Warga Akademi Militer beserta keluarga, selaku Gubernur dan  pribadi serta atas nama seluruh Civitas Akademika Akademi Militer mengucapkan “Terima Kasih yang Tulus”,  atas segala dedikasinya, sehingga dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawab jabatannya dengan baik selama mengabdi di Akademi Militer.
 
Turut hadir pada acara tradisi korps raport serah terima jabatan, Wagub Akmil Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, Pejabat Distribusi Akmil, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil serta Pengurus Yayasan Kartika Jaya dan para Dosen Akmil.
 
 
 
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
 

PENATARAN BAGI TENAGA PENDIDIK AKMIL

Akmil – Kamis (11/6/2020). Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Dudung Abdurrahman membuka pelaksanaan Penataran bagi Tenaga Pendidik (Gadik) Akademi Militer yang diikuti 54 peserta terdiri dari  44 TNI dan 10 PNS, penataran ini dilaksanakan selama lima hari mulai hari Kamis s.d Rabu  tanggal  11  s.d  17 Juni 2020 dimana hari (sabtu dan minggu libur)  bertempat di kelas D1 dan D3  Akmil. Hadir dalam pembukaan penataran ini Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas beserta jajaran Distribusi Akademi Militer.
 
Tujuan dari penataran ini adalah untuk melaksanakan evaluasi terhadap penyelenggaraan operasional pendidikan Taruna Akmil TP. 2019/2020 dalam rangka penyelenggaraan operasional pendidikan dan meningkatkan kemampuan tenaga pendidik (Gadik) berdasarkan evaluasi pada pelaksanaan  operasional pendidikan TP. 2019/2020.
Dalam sambutannya Gubernur Akmil berharap kepada para peserta penataran agar mempunyai komitmen yang kuat dan menyadari akan pentingnya profesionalisme, kompetensi, kredibilitas serta integritas sesuai dengan Standarisasi Lembaga Pendidikan Calon Perwira TNI AD maupun Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 32 Tahun 2016 tentang Prodi dan Perguruan Tinggi. Untuk itu, Akademi Militer dituntut untuk memiliki daya tanggap yang tinggi, sehingga mampu mengantisipasi setiap kemungkinan terjadinya perkembangan terkini di berbagai bidang disiplin ilmu militer maupun non militer.
Adapun materi penataran yang akan disampaikan kali ini adalah Perangkat Pengendalian Pendidikan Tingkat Operasional, Cara Memberi Instruksi, Pembuatan Paket Instruksi, Materi Paket Intruksi, Materi Psikologi dan Materi Cara Memberi Instruksi.
Sebelum mengakhiri sambutannya Gubernur Akmil memberikan atensi untuk dipedomadi dan dilaksanakan : Laksanakan kegiatan penataran ini dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, dengan tetap mengedepankan prosedur dan protokoler dalam menjaga kesehatan selama pelaksanaan penataran, manfaatkan penataran ini sebagai wahana untuk menyampaikan berbagai gagasan, ide dan pandangan bahkan kritik konstruktif serta sebagai sarana untuk melakukan sharing ilmu pengetahuan dan pengalaman antar Gadik, tingkatkan motivasi untuk terus belajar dan berlatih secara serius dan penuh rasa tanggung jawab, sehingga Akademi Militer ini memiliki tenaga pendidik yang betul-betul handal dan professional, manfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali dan mempelajari teknik bidang instruksi dan kependidikan dari para narasumber yang profesional di bidangnya.
Kepada seluruh penyelenggara dan pendukung penataran Gubernur Akmil juga menekankan, laksanakan  kegiatan   penataran ini secara optimal dengan senantiasa melakukan koordinasi, dan pengendalian secara terpadu sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Berikan materi penataran kepada para peserta secara sistematis, terukur dan  menyeluruh, sehingga benar-benar dapat mencapai sasaran yang diharapkan.
 
 
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

TARUNA/TARUNI AKMIL SIAP LATIHAN WIDYA YUDHA TAHUN 2020

Akmil – Rabu (10/6/2020). Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Dudung Abdurachman  pada hari Rabu 10 Juni 2020 menerima laporan kesiapan Latihan Widya Yudha Taruna/Taruni Akmil di Lapangan Resimen Taruna Akademi Militer. Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, Pejabat Distribusi Akmil, para Perwira, Pengasuh, Pelatih dan Pendukung latihan. Latihan kali ini, diikuti oleh 886 Taruna/Taruni, yang terdiri dari 363 Taruna/Taruni tingkat I, 296 Taruna/Taruni tingkat II dan 227 Taruna/Taruni tingkat III, dimana kegiatan ini dilaksanakan selama satu minggu, mulai tanggal 11 s.d 16 Juni 2020 di daerah Wonosari dan sekitarnya.
Dalam amanatnya Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa Latihan Widya Yudha merupakan bagian dari program latihan berjenjang yang bertujuan untuk memberikan bekal kepada Taruna/Taruni Akmil dalam mengaplikasikan kemampuan teknik dan taktik bertempur tingkat Regu dan Peleton dalam hubungan Kompi dan Batalyon. Latihan ini juga merupakan rangkuman dari keseluruhan materi latihan yang telah diberikan sebelumnya.  Latihan Widya Yudha bertujuan untuk menguji kemampuan pengetahuan Taruna/Taruni Akmil dalam mengaplikasikan materi pelajaran taktik serta kepemimpinan lapangan pada strata satuan tingkat Regu sampai Peleton dalam hubungan Kompi dan Batalyon dihadapkan pada situasi taktis di lapangan.
Latihan ini menuntut para Taruna/Taruni untuk  memahami dan menerapkan Hukum Humaniter dan HAM sebagai bekal berharga dalam pelaksanaan tugas kelak sebagai Danton atau setingkat. “Latihan Widya Yudha kali ini bersifat ‘satu pihak dikendalikan’ namun komunikasi dan koordinasi secara terpadu sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing, merupakan kewajiban bagi para pelatih dan pendukung latihan untuk selalu melakukannya secara konsisten dan hirarki,” jelas Gubernur Akmil, Mayjen TNI Dudung Abdurachman.
 
Demi keberhasilan Latihan Widya Yudha kali ini, Gubernur Akmil juga menyampaikan beberapa hal kepada para Taruna/Taruni untuk dipedomani dan dilaksanakan, diantaranya yaitu awali setiap kegiatan dengan selalu berdoa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan spiritual, agar mendapat perlindungan-Nya dalam melaksanakan setiap materi latihan dan pesan dari Gubernur  agar para Taruna/Taruni memelihara kesehatan dan kebersihan diri maupun lingkungan, menjaga kondisi fisik dan psikis, memanfaatkan APD minimal, yaitu masker dan jangan sungkan untuk berobat bila ada gejala sakit, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal yang lebih buruk lagi.
 
Kepada Danmentar Akmil dan para Pelatih Gubernur Akmil juga menyampaikan, agar memelihara dan mengembangkan realisme latihan, dengan selalu mengutamakan koordinasi dan pengawasan, serta faktor keamanan dalam setiap tahap kegiatan, sehingga latihan ini benar-benar dapat meningkatkan kualitas para Taruna/Taruni di bidang olah keprajuritan. Pedomani evaluasi latihan tahun sebelumnya untuk menyempurnakan pelaksanaan latihan Widya Yudha tahun ini,  tegasnya.
 
AUTENTIKASI
            PENHUMAS AKMIL

TARUNA TK IV LAKSANAKAN GLADI PRASETYA PERWIRA TNI DAN POLRI

Akademi Militer. Selasa (9/6/2020). Seluruh Taruna Tingkat IV Akmil yang berjumlah 254 orang terdiri dari 234 Taruna dan 20 Taruni melaksanakan Gladi Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia di Gedung Lily Rohly Akmil dengan menyaksikan acara penyumpahan Perwira di Istana Negara melalui Video Confrence yang didampingi oleh para pengasuh Batalyon Taruna Wreda . Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI I Gde Agit Thomas yang didampingi oleh Wakil Direktur Pembinaan Pendidikan (Wadirbindik) Akmil Kolonel Inf Triyono S.Sos.
 
Pelaksanaan kegiatan Prasetya Perwira TNI dan POLRI yang akan dilaksanakan di Gedung Istana Negara hanya akan dihadiri oleh Perwakilan penerima Anugerah Adimakayasa dan Perwakilan penyumpahan dari masing-masing Angkatan. Sedangkan  orang tua yang mendapat undangan untuk menghadiri acara tersebut adalah orang tua dari Calon Perwira Remaja (Capaja) peraih  Adimakayasa, untuk Taruna yang lain akan mengikuti Praspa tersebut disatuan masing-masing dengan melalui Video Confrence yang telah dihubungkan ke Istana Negara.
 
Pada bagian akhir gladi Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia ini Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono memberikan evaluasi atas pelaksanaan gladi tersebut bahwa masing-masing Angkatan belum memanfaatkan media visual yang ada secara maksimal dan seluruh calon Perwira Remaja (Capaja) supaya mengikuti semua jalannya kegiatan Praspa serta pada saat pengambilan sumpah semua Taruna mengambil sikap sempurna dan mengikutinya.
 
 
 
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

GRANAT MORTIR 81 MM TAMPELLA DITEMBAKAN OLEH TARUNA TK III AKMIL

Akmil – Selasa (9/6/2020). Taruna dan Taruni Tingkat III Akmil sebanyak 227  orang  terdiri dari ( 209 Taruna dan 18 Taruni) melaksanakan latihan menembak senjata lintas lengkung di lapangan tembak Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AD Desa Ngambal Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. Adapun tujuan dari latihan ini adalah agar Taruna Akmil Tingkat III dapat melaksanakan menembak granat tajam Mortir 81 mm Tampella dalam prosedur pimpinan penembakan (P3) dengan baik dan benar.
 
          Kegiatan latihan menembak senjata lintas lengkung kali ini diawali dengan  demonstrasi/peragaan teknik menemkak Mortir 81 mm Tampella oleh pelatih sehingga Taruna akan lebih jelas teknik pelayanan pucuknya, sedangkan materi yang akan dilaksanakan adalah bagaimana teknik pelayanan pucuk dan teknik prosedur pimpinan penembakan (P3). Senjata mortir yang digunakan adalah senjata produksi dari Finlandia dan produksi dari PT PINDAD. Senjata ini dalam penembakan dilayani oleh empat orang personil ( 1 orang sebagai Tamtama penembak, 1 orang sebagai Tamtama pembantu penembak, 1 Tamtama munisi satu dan 1 Tamtama munisi 2). Sedangkan jangkauan tembak senjata Mortir 81 mm Tampella ini bisa mencapai jarak 6500 meter.
 
Dalam pelaksanaan latihan menembak senjata bantuan ini para Taruna dan Taruni mendapat bimbingan, pengawasan dan pengendalian yang ketat dari para pelatih, hal ini dilakukan untuk menjaga dan menjamin faktor keamanan serta keselamatan sehingga pelaksanaan menembak senjata bantuan ini dapat dilaksanakan dengan lancar, aman dan selamat sesuai dengan rencana latihan yang sudah dibuat.
 
Komandan latihan (Danlat) Kolonel Inf Hotlan Maratua Gurning, S.I.P. dalam penekananya menyampaikan kepada Taruna dan Taruni agar berlatih dengan sungguh-sungguh dan antusias, selalu mengikuti arahan, petunjuk, perintah pelatih serta gunakan masker kepada pelatih Danlat juga menyampaikan agar pelatih sabar dalam membimbing Taruna, disiplin, cermat serta yang paling utama perhatikan faktor keselamatan dan utamakan faktor keamanan dalam pelaksanaan latihan.
 
AUTENTIKASI
            PENHUMAS AKMIL