Select Page

TARUNA – TARUNI TINGKAT III/SERMADATAR MENYANDANG BREVET HULUBALANG

Akademi Militer – Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman bertindak selaku inspektur upacara, pada penutupan latihan hulubalang, bertempat dilapangan Dusun jlegong – Desa Ngadikerso, Kec. Sumowono – Kab. Semarang, pada hari kamis tanggal 24 Januari 2019, pukul 09.00 WIB. Latihan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 21 sampai dengan 24 Januari 2019, di ikuti 252 Taruna (232 Taruna dan 20 Taruni) Tk III/ Batalyon Madya Resimen Taruna (Mentar) Akmil. Dalam latihan ini para Taruna – Taruni Tk III (Sermadatar) melaksanakan materi Patroli Keamanan (Patkam), Operasi Lawan Insurjen (Oli), khususnya pada materi (wandangran) Perlawanan Penghadangan Kendaran, (Wandang) Perlawadan Penghadangan jalan kaki, Pengepungan Kampung Pengledahan Rumah(Pung Pungdahmah), Pengamanan Rute Perbekalan Umum pam rpu & Pengepungan Pembersihan Kampung Pengledahan Rumah (pungsihpungdahmah) dan Pertahanan Basis Operasi Depan (BOD). Kamis (24/01)
Latihan Hulubalang ini bertujuan mengetahui sejauh mana Taruna – Taruni Tingkat III menyerap materi yang sudah diberikan secara parsiil dan mengaplikasikan materi tersebut baik secara perorangan maupun satuan setingkat tim atau peleton, yang disesuaikan pada skenario latihan, tentang pelaksanaan Tugas Operasi pada medan tugas yang sesungguhnya.
Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dalam sambutannya mengatakan Dalam kurun waktu yang terbatas serta dihadapkan dengan berbagai materi yang begitu padat,  tentunya masih sangat jauh untuk diasumsikan pada medan penugasan yang sebenarnya.  Katanya
 
Lebih lanjut Gubernur Akmil berharap agar para Taruna dan Taruni dalam mengikuti latihan hulubalang ini dapat mencapai target dari tujuan Latihan, yaitu memahami dan mampu mengaplikasikan seluruh materi latihan baik secara perorangan maupun satuan setingkat Tim/Peleton”. Tegasnya
Pada kesempatan itu Gubernur Akmil berkenan menyematkan Brevet Hulubalang kepada Taruna danTaruni, yang telah berhasil mengikuti latihan, dan diikuti oleh wakil Gubernur Akmil,Brigadir Jenderal TNI Wirana Prasetya Budi, Ir Akmil serta para pejabat Distribusi Akmil juga menyematkan brevet Hulubalang kepada para Taruna dan Taruni.
Secara pribadi dan segenap Civitas Akademika Akademi Militer, Gubernur Akmil mengucapkan Selamat” kepada para Taruna dan Taruni yang telah berhasil melaksanakan latihan dan memperoleh serta menyandang Brevet Latihan Hulubalang, yang baru pertama kali diberikan, selama dilaksanakannya Latihan Hulubalang, hal agar senantiasa memacu semangat dan  motivasi para Taruna dan Taruni untuk terus meningkatkan kualitas diri di bidang olah keprajuritan dan kepemimpinan lapangan serta ilmu pengetahuan.
Gubernur Akmil juga mengucapkan terima kasih Kepada para pengasuh serta pendukung latihan atas pelaksanaan tugas yang telah diprogramkan dalam latihan ini, pengalaman yang diperoleh selama latihan dapat dijadikan sebagai acuan pada pelaksanaan tudas di masa  yang akan datang.

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

TARUNA-TARUNI AKMIL ADAKAN ACARA NATAL BERSAMA

AKADEMI MILITER – Rabu (09/01/2019)  Pendeta   Dr.  Robert Sitorus dari Sekolah Tinggi Teologi  Magelang memberikan ceramah hikmah Natal kepada para hadirin peserta acara Natal Bersama Taruna-Taruni Akmil di Gereja Paok Panca Arga 1 Akmil Magelang. Acara Natal bersama dengan Tema “Jadikan Hikmah Natal Tahun 2018 sebagai Perwujudan Profesionalitas Prajurit dan PNS TNI AD Untuk Rakyat“.  dihadiri pula oleh Pastor Bernardinus Saryanto Wiryaputra, PR., Segenap warga Kristiani Akademi Militer beserta keluarga, Taruna-Taruni Akmil yang beragama kristiani  dan  Siswa-siswi SMA Taruna Nusantara Magelang yang merayakannya.
Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kolonel Inf P.J.S. Vikson G.S., S.H. menyampaikan ucapan “Selamat Natal Tahun 2018” kepada umat Kristiani Akademi Militer dan keluarganya serta “Selamat Tahun Baru 2019” kepada undangan yang hadir. Semoga di Tahun Baru 2019 ini, banyak membawa pembaharuan dan peningkatan moral dan etika kita dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, khususnya di lembaga Akademi Militer yang kita cintai dan banggakan bersama.
Perayaan Natal adalah  memperingati kelahiran  Yesus yang merupakan bukti kasih Allah kepada seluruh umat manusia di dunia ini melalui Yesus Kristus sebagai   perantara  Allah dengan manusia, juga menjadi jalan keselamatan bagi umat manusia. Melalui pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal hendaknya umat Kristiani tidak hanya mengingat kembali fakta  sejarah masa lalu yang merupakan wujud Kasih Tuhan yang sempurna  kepada manusia, melainkan dapat mengambil hikmahnya dan bisa dijadikan motivasi bagi kita semuanya dalam mengabdi kepada negara dan bangsa.
Lebih lanjut Gubernur Akmil mengharapkan kepada seluruh umat Kristiani Akademi Militer maupun Taruna dan Taruni Akmil,  agar perayaan Natal ini bukan hanya sekedar kegiatan seremonial dan tradisi saja, namun hendaknya dimaknai sebagai wujud kasih Tuhan yang sempurna.
Gubernur mengajak setiap prajurit TNI, agar memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang dipadukan dengan profesionalisme dan semangat pengabdian yang optimal sehingga akan mampu mengatasi berbagai macam tugas dan beragam tantangan yang semakin kompleks di masa kini dan mendatang.
Pada bagian yang lain Gubernur mengajak kita semua agar memaknai dengan sungguh-sungguh melalui kerja keras dalam setiap sendi kehidupan, senantiasa berpikir cerdas, teliti dan cermat dalam setiap pelaksanaan tugas serta menjaga keutuhan dan kebersamaan kita dengan rakyat demi tegaknya kedaulatan NKRI.
Pada bagian akhir sambutannya Gubernur Akmil menyampaikan ucapan “Terima Kasih” kepada Pendeta Dr. Robert Sitorus dari STT Magelang, serta berharap agar  kegiatan Natal kali ini dapat bermanfaat dan meningkatkan keimanan  kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan bekal pengabdian kita di lembaga tercinta ini.
 

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

AKMIL ADAKAN PENATARAN TENAGA PENDIDIK TARUNA/TARUNI

Lembah Tidar , Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E. (Wakil Gubernur Akademi Militer) mewakili Gubernur Akmil. secara resmi membuka Penataran Standardisasi Tenaga Pendidik Akmil, bertempat di ruang kelas D3 Akmil, , Penataran Standardisasi Tenaga Pendidik Akmil diikuti 50 orang peserta tediri dari 38 orang berasal dari Departemen dan 12 orang Non Departemen Satuan jajaran Akmil, hari ini Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 7 s.d11 Januari 2019,dengan materi  diantaranya Psikologi, Rencana Operasional Pendidikan, Kondisi Taruna saat ini  dan Micro Teaching.. Pengampu materi pada penataran standardisasi Gadik Akmil tersebut terdiri dari Letkol Caj Dr. Drs. G. Royke D, M.Han, Letkol Caj Yohanes Nugroso, S.Psi dan para Perwira Menengah  Akmil lainnya.Senin (7/01/19).
Sambutan tertulis Gubernur Akmil, yang dibacakan oleh wakil Gubernur Akmil, mengatakan bahwa di era milenial dan era industri saat ini, para tenaga pendidik Akademi Militer sebagai bagian dari sepuluh komponen pendidikan utama di institusi pencetak kader- kader pimpinan TNI dan TNI AD masa depan, memiliki peran penting dalam mengantarkan Taruna/Taruni untuk menyelesaikan pendidikan melalui kegiatan belajar dan berlatih guna mencapai tujuan pendidikan. Adapun  tujuan diselenggarakannya penataran standardisasi  Gadik TA. 2019 diantaranya adalah untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan para Gadik Akademi Militer dalam melaksanakan kegiatan berlatih dan belajar mengajar.
Sebelum mengakhiri sambutannya, beberapa atensi untuk dipedomani dan dilaksanakan :
Laksanakan kegiatan penataran ini dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, manfaatkan penataran ini sebagai wahana untuk menyampaikan berbagai gagasan, ide dan pandangan bahkan kritik konstruktif serta sebagai sarana untuk melakukan sharing ilmu pengetahuan dan pengalaman antar Gadik.
Tingkatkan motivasi untuk terus belajar   dan  berlatih  secara   serius dan penuh rasa tanggung jawab,   sehingga   Akademi Militer ini memiliki Gadik yang betul-betul handal dan profesional.
Manfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali dan mempelajari teknik bidang instruksi dan kependidikan dari para narasumber yang profesional di bidangnya.
Kemudian kepada seluruh penyelenggara dan pendukung penataran, agar melaksanakan  kegiatan   penataran ini secara optimal dengan senantiasa melaku- kan koordinasi, pengawasan  dan pengendalian secara terpadu sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Berikan materi penataran kepada para peserta secara sistematis, terukur dan  menyeluruh, sehingga benar-benar dapat mencapai sasaran yang diharapkan, demikian penekanan Gubernur  Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.

OUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

Gubernur Akmil Hadiri Syukuran HUT Korpri ke-47 Tahun 2018

AKADEMI MILITER – Selasa (18/12/2018)  Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., beserta ibu Gubernur Akmil Ibu Rahma Dudung Abdurachman menghadiri acara Sykuran HUT Korpri ke-47 Tahun 2018 di gedung A.H. Nasution Akademi Militer, hari Rabu 19 Desember 2018. Hadir pada acara tersebut diantaranya Wakil Guberur Akmil, Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., Para pejabat Distribusi “A” Akmil beserta isteri,  Pejabat Distribusi “B”, dan seluruh anggota  KORPRI Sub Unit Akademi Militer.
Dalam rangkaian acara syukuran tersebut diisi antara lain sambutan Gubenur Akmil, Sambutan Ketua Korpri Sub Unit Akmil, dan unjuk kreativitas dari sebagian anggota KORPRI Sub Unit Akmil berupa tarian, musik dan olah suara.
Dalam acara tersebut Gubernur Akmil menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas peran aktif dan pengabdian para anggota KORPRI Sub Unit Akmil yang telah mendukung tugas  pokok Akademi Militer.
Di era milenial dan era industri saat ini, para Anggota  Korps Pegawai Republik Indonesia Sub Unit Akademi Militer sebagai komponen utama di Lembaga Pencetak kader-kader pimpinan TNI dan TNI AD masa depan, harus dapat meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerja terbaiknya khususnya kepada Akademi Militer serta masyarakat, bangsa, dan negara pada umumnya.
Peringatan Hari Ulang Tahun, kiranya merupakan saat yang tepat untuk mengenang dan mereview ulang masa lalu sebagai wahana evaluasi dan mawas diri guna menyegarkan dan memperbaharui tekad serta meningkatkan semangat pengabdian.
Hal ini sangat penting, mengingat segenap Anggota Pegawai Negeri Sipil Sub Unit Akademi Militer, bila dikaitkan dengan tugas dan peranannya sebagai Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia adalah abdi negara dan abdi masyarakat, dan bila secara khusus dikaitkan dengan tugas pokok Akademi Militer, maka pegawai negeri sipil di  jajaran  lembaga pendidikan
pembentukan perwira ini pada hakekatnya mempunyai andil dan peran yang sangat signifikan dalam proses pendidikan Taruna/Taruni.
Untuk itu, tidaklah berlebihan bila saya katakan bahwa segenap Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia Sub Unit Akademi Militer memikul beban tugas dan tanggung jawab lebih besar dan berat, namun terhormat bila dibandingkan dengan rekan-rekannya yang bertugas di luar lembaga pembentukan perwira ini. Namun perlu diingat, tugas seberat apapun akan tetap terasa ringan bahkan membanggakan dan membahagiakan, bila kita hayati sebagai suatu kehormatan, karena tidak setiap warga negara memperoleh kepercayaan seperti ini.
Tema peringatan ulang tahun kali Ini yang Berbunyi :
“KORPRI : MELAYANI, BEKERJA, DAN MENYATUKAN BANGSA”
Sehubungan dengan tema tersebut, perlu saya garis bawahi, empat hal pokok penekanan tentang tema tersebut :
Pertama, Mengajak anggota KORPRI di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik.
Kedua, Meningkatkan semangat profesi- onalitas seluruh PNS.
Ketiga, Memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat pemersatu bangsa, serta
Keempat, Memantapkan netralitas seluruh anggota.
Jika hal tersebut berhasil kita laksanakan dengan baik, kita jalankan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan, maka kita dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan NKRI. Semuanya itu, merupakan ukuran keberhasilan dari pelaksanaan reformasi birokrasi sebagai pondasi yang kokoh untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan berkelas dunia atau world class bureaucracy  di tahun 2025 mendatang. Demikian penyampaian Gubernur melalui amanat tertulisnya.
Di akhir sambutannya Gubernur juga menyampaikan ucapan  “Selamat Hari Jadi Korpri yang Ke-47”. Bagi segenap anggota KOPRI Sub Unit Akademi Militer yang hadir di Gedung A.H. Nasution Akademi Militer Magelang.
 

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

Rampak Gendang Taruna Akmil Turut Memeriahkan Peringatan Hari Ibu

AKADEMI MILITER – Selasa (18/12/2018)  Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., beserta ibu Gubernur Akmil Ibu Rahma Dudung Abdurachman menghadiri acara peringatan “Hari Ibu” di Pendopo Kota Magelang. Dalam acara tersebut 57 Taruna Akmil dan 14 Taruni ikut memeriahkan peringatan Hari Ibu dengan menampilkan Kolaborasi Rampak Gendang Akademi Militer, Tari Saman, Densik band dan Tari Modern yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo, Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Wali Kota Magelang  Ir. H. Sigit Widyonindito, MT, Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.I.P., Danyon Armed 11 Letkol Arm Siswo Budiarto S.Ip. M.M. M.I., Kepala Kejaksaan Magelang Bapak Wawan Ernawan  dan pejabat lainnya.
Hari ibu adalah hari dimana diperingati tentang peran seorang ibu, pada hari itu ibu dibebas tugaskan dari kewajibannya sehari-hari seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. Tanggal 22 Desember dijadikan sebagai hari ibu nasional.
Peringatan hari ibu diambil dari hari pelaksanaan kongres perempuan Indonesia. Kongres ini dilaksanakan pada tangga 22-25 Desember 1928 di Gedung Mandala Wanitatama yang terletak dijalan Letjend Adi Sutjipto atau yang lebih dikenal dengan jalan Solo.
Kongres ini bertujuan untuk menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum wanita.
Para femenis ini menggarap berbagai macam isu tentang persatuan perempuan Indonesia. Kaum ini (para perempuan) juga terlibat dalam perjuangan bangsa Indonesia dalam memperoleh kemerdekaan, selain itu perempuan juga terlibat dalam berbagai aspek membangun bangsa dan juga dalam perdagangan anak dan kaum perempuan.
Sedangkan di era modern saat ini, para perempuan juga mengeluarkan pemikiran kritis untuk membangun perempuan tanpa mengusung kesetaraan gender.
Pemerintah memperkuat penetapan hari ibu pada tanggal 22 Desember dengan mengeluarkan Dekrit Presiden No.316 Tahun 1959 yang menetapkan hari ibu sebagai Hari Nasional yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno.
“Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi tak harap kembali. Bagai sang surya menyinari dunia”. Lagu ini sudah kita ketahui sejak duduk di bangku taman kanak-kanak.
Lagu ini merupakan wujud cinta dan kasih kita terhadap seorang ibu yang telah melahirkan kita ke dunia ini. Sosok ibu merupakan orang yang sangat kita hormati dan kita kasihi. Terkadang kita tidak sadar sering menyakiti hati ibu, entah itu dari perbuatan kita atau melalui perkataan kita, kita seolah-olah tidak sadar telah menyakiti hati ibu.
Demikian sejarah peringatan Hari Ibu yang dibacakan pada peringatan hari Ibu di Pendopo Kota magelang tersebut.

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL