Lembah Tidar , Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E. (Wakil Gubernur Akademi Militer) mewakili Gubernur Akmil. secara resmi membuka Penataran Standardisasi Tenaga Pendidik Akmil, bertempat di ruang kelas D3 Akmil, , Penataran Standardisasi Tenaga Pendidik Akmil diikuti 50 orang peserta tediri dari 38 orang berasal dari Departemen dan 12 orang Non Departemen Satuan jajaran Akmil, hari ini Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 7 s.d11 Januari 2019,dengan materi diantaranya Psikologi, Rencana Operasional Pendidikan, Kondisi Taruna saat ini dan Micro Teaching.. Pengampu materi pada penataran standardisasi Gadik Akmil tersebut terdiri dari Letkol Caj Dr. Drs. G. Royke D, M.Han, Letkol Caj Yohanes Nugroso, S.Psi dan para Perwira Menengah Akmil lainnya.Senin (7/01/19).
Sambutan tertulis Gubernur Akmil, yang dibacakan oleh wakil Gubernur Akmil, mengatakan bahwa di era milenial dan era industri saat ini, para tenaga pendidik Akademi Militer sebagai bagian dari sepuluh komponen pendidikan utama di institusi pencetak kader- kader pimpinan TNI dan TNI AD masa depan, memiliki peran penting dalam mengantarkan Taruna/Taruni untuk menyelesaikan pendidikan melalui kegiatan belajar dan berlatih guna mencapai tujuan pendidikan. Adapun tujuan diselenggarakannya penataran standardisasi Gadik TA. 2019 diantaranya adalah untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan para Gadik Akademi Militer dalam melaksanakan kegiatan berlatih dan belajar mengajar.
Sebelum mengakhiri sambutannya, beberapa atensi untuk dipedomani dan dilaksanakan :
Laksanakan kegiatan penataran ini dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, manfaatkan penataran ini sebagai wahana untuk menyampaikan berbagai gagasan, ide dan pandangan bahkan kritik konstruktif serta sebagai sarana untuk melakukan sharing ilmu pengetahuan dan pengalaman antar Gadik.
Tingkatkan motivasi untuk terus belajar dan berlatih secara serius dan penuh rasa tanggung jawab, sehingga Akademi Militer ini memiliki Gadik yang betul-betul handal dan profesional.
Manfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali dan mempelajari teknik bidang instruksi dan kependidikan dari para narasumber yang profesional di bidangnya.
Kemudian kepada seluruh penyelenggara dan pendukung penataran, agar melaksanakan kegiatan penataran ini secara optimal dengan senantiasa melaku- kan koordinasi, pengawasan dan pengendalian secara terpadu sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Berikan materi penataran kepada para peserta secara sistematis, terukur dan menyeluruh, sehingga benar-benar dapat mencapai sasaran yang diharapkan, demikian penekanan Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.
OUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL







