Select Page

Akademi Militer. Kamis (27/08/2020). Taruna Akademi Militer (Akmil) memperingati Tahun Baru Islam 1442 H/2020 M di Masjid Al-Jihad komplek Kesatrian Akmil pada hari Kamis malam tanggal 27 Agustus 2020, yang dihadiri oleh Gubernur Akmil Brigjen TNI Totok Imam S., S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han), Pejabat Distribusi Akmil dan Ibu-Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil serta seluruh Taruna Akmil yang beragama Islam dengan Penceramah K.H. Drs. Ali Munir dari MUI Magelang.

Dalam sambutan tertulisnya Gubernur Akademi Militer menyampaikan, “Selamat Datang” dan “Terima Kasih” kepada Bapak K.H. Drs. Ali Munir dari MUI Kota Magelang selaku penceramah, yang telah berkenan meluangkan waktunya untuk hadir memberikan Mauidhoh Khasanah untuk kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah di Akademi Militer.

Selanjutnya Gubernur mengungkapkan Tahun 1441 Hijriyah telah berlalu, saat ini kita telah memasuki minggu kedua di tahun 1442 Hijriyah. Kita semua berharap ridho Allah SWT, semoga dengan mengadakan Peringatan Tahun Baru Islam semacam ini akan dapat mengambil hikmah sebagai sarana evaluasi diri guna meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT, sehingga kita termasuk orang-orang yang beruntung dengan melakukan amalan tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Tentunya hal ini sangat sejalan dengan tema yang kita angkat, yaitu “Dengan Semangat Tahun Baru Islam 1442 H/2020 M Kita Tingkatkan Sinergitas TNI Bersama Seluruh Komponen Bangsa Menuju Tatanan Kehidupan Baru”. Tegas Gubernur Akmil.

Setelah sambutan Gubernur Akmil, acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh K.H. Drs. Ali Munir, menguraikan sesuai tema yang diusung, sosok yang dikenal sebagai K.H. Ali Munir mengajak kepada seluruh warga Akademi Militer yang hadir pada peringatan Tahun Baru Islam 1442 H untuk selalu memahami adanya peristiwa yang terjadi serta adanya perubahan dalam diri kita masing-masing.

“Dengan memperingati Tahun Baru 1442 Hijriah, agar terdapat perubahan dalam diri kita untuk berhijrah dari selalu memikirkan dunia dan tidak lupa memikirkan akhirat kelak, serta perlu adanya musyawarah di dalam mengambil keputusan bersama untuk kepentingan yang lebih baik.” ujar K.H. Ali Munir.

PENHUMAS AKMIL