Akmil. Akademi Militer menerima kunjungan Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Setyo Sularso, Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Geerhan Lantara dan Bapak Mayor Jenderal TNI (Purn) Ibnu Darmawan. Kunjangan ketiga tokoh senior TNI AD tersebut dalam rangka memberikan pembekalan kepada Taruna/Taruni  Akmil yang berjumlah  1.042 terdiri dari 971 Taruna dan 71 Taruni, bertempat di  Gedung Lilly Rochli Kesatrian Akademi Militer.  Hadir dalam acara tersebut Gubenur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Pejabat Distribusi Akademi Militer, Para Gumil dan Dosen serta Pengasuh Taruna Akmil.   Senin (1/07/2019)

 

Gubenur Akademi Militer, Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam sambutannya mengatakan, bahwa kunjungan Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Setyo Sularso, Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Geerhan Lantara dan Bapak Mayor Jenderal TNI (Purn) Ibnu Darmawan kali ini memiliki nilai yang sangat strategis, khususnya bagi Taruna/Taruni Akademi Militer sebagai generasi penerus Pimpinan TNI AD di masa mendatang. Selain hal tersebut,  kunjungan ketiga tokoh tersebut juga sangat bermanfaat bagi para Taruna/Taruni, karena mendapat kesempatan untuk bertemu, bertatap muka serta  mendapat ceramah pembekalan dari Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Setyo Sularso, yang dilanjutkan kuliah umum secara langsung oleh Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Geerhan Lantara kemudian disusul oleh Bapak Mayor Jenderal TNI (Purn) Ibnu Darmawan.

Dalam ceramah pembekalan kepada seluruh Taruna/Taruni Akmil Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Setyo Sularso menyampaikan “Apapun bentuk dan macam latihannya serta alutsista yang kita beli tujuannya satu, yaitu untuk melumpuhkan musuh” dalam rangka mengemban amanah UU RI nomor 34 tahun 2004 pasal 7, menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, tidak ada pelanggaran HAM. Ini menyangkut  hidup matinya NKRI.

Sementara itu, pada session yang lain, Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Geerhan Lantara menyampaikan, bahwa “Pemimpin adalah seseorang yang dipercaya karena keunggulan yang dimilikinya, sehingga mampu mempengaruhi orang lain atau kelompok untuk secara ikhlas melaksanakan  tugas dan pekerjaannya guna tercapainya tugas pokok”.

Disampaikan Juga Bapak Mayor Jenderal TNI (Purn) Ibnu Darmawan memberikan penekanan tentang “Sengketa perbatasan darat Indonesia-Malaysia, Indonesia-PNG, Indonesia Timor leste sampai saat ini masih bisa dikoordinasikan untuk diselesaikan dengan baik dan Indonesia tidak mengembangkan senjata nuklir.

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL