by Penhumas Akmil | Jun 28, 2024 | Berita
Magelang, 28 Juni 2024 – Kakordos Akmil Brigjen TNI Franz Yohannes Purba, S.I.P., M.M. memimpin acara penyematan Brevet Latihan Widya Yudha bagi Taruna Akademi Militer Tingkat III TP 2023/2024. Acara ini berlangsung di Lapangan Tembak 3 Plempungan, Salaman, Magelang.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Franz Yohannes Purba menyampaikan pesan tertulis dari Gubernur Akmil. Latihan Widya Yudha merupakan bagian integral dari program pendidikan berjenjang di Akademi Militer. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknik dan taktik bertempur tingkat regu dan peleton dalam hubungan kompi dan batalyon, yang merupakan rangkuman dari keseluruhan materi latihan selama kurun waktu sebelumnya.
“Latihan Widya Yudha ini, untuk meningkatkan kemampuan dan naluri tempur serta kepemimpinan lapangan kalian, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan pengetahuan. Hikmah penting dari latihan ini adalah bahwa dimanapun kalian bertugas nantinya, kalian harus memegang teguh jati diri TNI sebagai ‘Prajurit Petarung yang Profesional, Memiliki Motivasi Kuat untuk selalu Belajar dan Berlatih’,” ujarnya.
Brigjen TNI Franz Yohannes Purba menekankan pentingnya para taruna untuk terus mengembangkan diri dan tidak berhenti mengaplikasikan materi latihan yang telah mereka kuasai. Brevet latihan Widya Yudha yang kini mereka kenakan adalah simbol tanggung jawab dalam memelihara dan meningkatkan semangat belajar dan berlatih di lembah Tidar.
“Tunjukkan bahwa kelak kalian memang pantas menjadi perwira lulusan lembah Tidar yang dapat dibanggakan, baik dari aspek kemampuan, pengetahuan, maupun keterampilan yang dimiliki,” tambahnya.
Pada penutup amanatnya, beliau mengucapkan selamat kepada para taruna yang telah menyelesaikan Latihan Widya Yudha TP 2023/2024. “Selamat, semoga keberhasilan ini menjadi awal dari prestasi-prestasi gemilang lainnya di masa depan.”
Acara ini menjadi momentum penting bagi para taruna untuk terus berkomitmen dalam mengabdikan diri sebagai perwira TNI yang profesional dan berdedikasi tinggi.
by Penhumas Akmil | Jun 28, 2024 | Berita
Magelang, 28 Juni 2024 – Pertamina kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penutupan Program Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi Level Asisten Manager. Penutupan program ini dipimpin langsung oleh Manager Training and Educational Pertamina, Bapak Qiqi Zulkarnaen di damping oleh Widyaiswara Bidang Manajemen Akmil Brigjen TNI Afianto, bertempat di Gedung Leo Kailola, Akmil Magelang.
Program pelatihan yang diselenggarakan selama Kurang lebih satu Minggu m, bertujuan untuk membekali para Staf Pertamina dengan wawasan kebangsaan yang kuat serta semangat bela negara. Hal ini sejalan dengan visi Pertamina untuk menjadi perusahaan energi nasional berkelas dunia yang tidak hanya unggul dalam aspek bisnis, tetapi juga memiliki SDM yang berintegritas dan berdedikasi tinggi.
by Penhumas Akmil | Jun 27, 2024 | Berita
Magelang, 27 Juni 2024 – Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, S.H., M.M., memberikan ceramah pembekalan kepada 417 Taruna Akademi Militer Tingkat IV/Sermatutar Tahun Pelajaran 2023/2024. Acara tersebut berlangsung di Gedung Moch Lily Rochli, Akademi Militer Magelang.
Dalam ceramahnya, Letjen TNI Richard Tampubolon menekankan pentingnya mengembangkan cara berperang yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kecerdasan dan taktik. Beliau berbagi strategi perang yang dikembangkannya sendiri, yang tidak terdapat dalam buku pelajaran militer.
“Cara berperang yang efektif tidak hanya mengandalkan otot, tetapi lebih pada penggunaan otak dan taktik yang tepat,” tegasnya. Letjen TNI Richard Tampubolon menjelaskan bahwa strategi perang yang beliau bagikan adalah hasil dari pengalaman dan pengamatannya di medan pertempuran, yang telah terbukti efektif.
Ceramah ini diharapkan memberikan wawasan dan inspirasi bagi para taruna dalam mengembangkan kemampuan mereka sebagai calon perwira TNI yang cerdas dan tangguh. Para taruna antusias mendengarkan dan mengajukan pertanyaan terkait strategi dan pengalaman Letjen TNI Richard Tampubolon di medan perang.
“Pembekalan ini sangat penting bagi kami untuk memahami bahwa kekuatan fisik saja tidak cukup. Kami perlu mengembangkan kecerdasan dan taktik untuk menjadi pemimpin militer yang handal,” ujar salah satu taruna.
Hadir dalam kegiatan tersebut Widyaiswara Bidang Teknik Akmil, Kakordos, Wadirjianbang, Kadep Pimjuang, Kadep Pengmilum, Kadep Mildas, Wadan Mentar, Danyortar Wreda serta para pengasuh Taruna Tk. IV Akademi Militer.
by Penhumas Akmil | Jun 27, 2024 | Berita
Canberra, Australia, 26 Juni 2024 – Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., beserta ibu Novita Sidharta Wisnu Graha di dampingi Dirjianbang Brigjen TNI Hari Mulyanto, M.Sc beserta ibu menghadiri upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) Royal Military College Duntroon (RMC-D) di Canberra, Australia.
Dalam kunjungannya, Gubernur Akmil menyampaikan ucapan selamat kepada taruna internasional yang berasal dari Pakistan, Indonesia, Fiji, Papua Nugini, dan Selandia Baru. Dua taruna asal Indonesia, Sermadatar Adhimas Radhitya Maheswara dan Sermadatar Alfiro Revanzha Simanjuntak, turut mendapatkan apresiasi atas prestasi mereka. “Semoga ilmu dan pengalaman yang didapatkan di RMC-D dapat bermanfaat, terutama saat kembali untuk mengabdi kepada negara masing-masing,” tegas Gubernur.
Chief of Defence Force (CDF) Australia, yang lulus dari Akademi Militer tahun 1984, juga turut berbicara dalam acara tersebut. Beliau mengenang masa-masa di RMC-D dan membandingkan fasilitas serta kegiatan yang ada sekarang dengan masa lalu. “Fasilitas dan kegiatan di RMC-D kini sudah jauh lebih baik dan lebih bagus. Australian Army telah banyak berinvestasi dalam program di RMC,” tuturnya.
CDF juga memberikan pesan kepada para taruna untuk terus berinvestasi pada diri sendiri. “Keep invest in yourself: teruslah berinvestasi terhadap diri anda,” pesannya.
Selain itu, CDF menekankan pentingnya memimpin dengan integritas, yaitu melakukan hal benar baik saat dilihat orang maupun tidak. “Dalam sudut pandang saya pribadi, terutama pada saat tidak terkenal, ini akan membentuk karakter kepemimpinan anda yang baik,” jelasnya.
Pesan penting lainnya adalah bekerja sebagai tim. CDF menekankan pentingnya kerendahan hati dalam menerima saran dan masukan dari anggota tim yang lebih pintar atau lebih baik. “Bekerja sebagai tim dan menerima masukan dari anggota tim demi keberhasilan tugas atau misi adalah kunci sukses,” pungkasnya.
by Penhumas Akmil | Jun 27, 2024 | Berita
Magelang, 26 Juni 2024 – Akademi Militer mengadakan Pemilihan TA (Tugas Akhir) Terbaik untuk Taruna Akmil Tingkat IV/Sermatutar Tahun Pelajaran 2023/2024. Acara ini berlangsung dengan Dewan Penguji yang terdiri dari Brigjen TNI Franz Yohanes Purba, S.I.P., M.M., Brigjen TNI Unang Sudargo, S.H., M.M., Brigjen TNI Afianto, dan Brigjen TNI Dwi Sunyata, S.H.
Kegiatan dimulai dengan paparan Tugas Akhir Terbaik selama 50 menit oleh masing-masing taruna, yang kemudian dilanjutkan dengan Sidang Dewan Penguji.
Adapun beberapa nama nama Taruna Tk IV/Sermatutar yang mewakili masing – masing program studi untuk di uji sebagai TA (Tugas Akhir) Terbaik yaitu:
- Sermatutar I Made Aditya Wahyu Palguna (Prodi Manajemen Pertahanan)
- Sermatutar Raihan Muhammad Rifqi (Prodi Teknik Elektro Pertahanan)
- Sermatutar Muhammad Erland Praditya (Prodi Teknik Sipil Pertahanan)
- Sermatutar Ryan Andi Yoga (Prodi Teknik Mesin Pertahanan)
- Sermatutar Helmi Elyanda Rizki (Prodi Administrasi Pertahanan)
Acara ini merupakan bagian dari Program Pendidikan Akademi Militer guna mengukur peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kemampuan para taruna. Melalui kegiatan ini, para taruna semakin termotivasi untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi dan bermanfaat bagi perkembangan ilmu pertahanan di Indonesia.
by Penhumas Akmil | Jun 26, 2024 | Berita
Magelang, 24 Juni 2024 — Direktur Pendidikan Akademi Militer, Brigjen TNI I Made Suryawan, S.Sos., mendampingi ceramah pembekalan yang disampaikan oleh Danpussansiad, Brigjen TNI Yudha Fitri. Acara ini dihadiri oleh 417 Taruna Akademi Militer Tingkat IV/Sermatutar Tahun Pelajaran 2023/2024 dan bertempat di Gedung Moch Lily Rochli, Akademi Militer Magelang.
Brigjen TNI Yudha Fitri dalam ceramahnya mengangkat tema penting mengenai kebijakan penggunaan media elektronik dan sosial serta tolok ukur kecerdasan digital. Beliau menjelaskan bahwa ancaman siber dapat berdampak luas, mulai dari individu hingga negara, mengingat perkembangan teknologi yang cepat dan dunia maya yang terus berkembang pesat dengan teknologi baru yang bermunculan setiap saat.
Brigjen Yudha menyoroti beberapa poin krusial terkait ancaman siber:
- Anonimitas: Pelaku kejahatan siber dapat dengan mudah menyembunyikan identitas mereka di dunia maya, sehingga sulit untuk dilacak dan diadili.
- Kurangnya Kesadaran: Banyak orang kurang memiliki kesadaran tentang ancaman siber dan tidak mengambil langkah-langkah yang tepat untuk melindungi diri mereka.
- Globalisasi: Ancaman siber tidak mengenal batas negara, sehingga dapat dengan mudah menyebar ke seluruh dunia.
- Ekosistem Ancaman yang Kompleks: Pelaku kejahatan siber sering bekerja sama dalam kelompok terorganisir dan menggunakan berbagai metode canggih.
- Biaya Pertahanan yang Tinggi: Melindungi sistem dan data dari serangan siber membutuhkan investasi besar yang tidak selalu efektif.
- Dampak Psikologis: Serangan siber dapat menimbulkan ketakutan, ketidakpercayaan, dan ketidakstabilan sosial.
- Kekurangan Sumber Daya: Banyak negara dan individu tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengatasi ancaman siber secara efektif.
- Penggunaan Teknologi untuk Tujuan Jahat: Teknologi yang diciptakan untuk kebaikan, seperti media sosial dan kecerdasan buatan, dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk tujuan jahat.
Ceramah ini guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman para Taruna mengenai tantangan dan ancaman di era digital, serta pentingnya kecerdasan digital dalam menghadapi berbagai ancaman siber. Brigjen Yudha menekankan bahwa kesiapan dan kewaspadaan adalah kunci untuk melindungi diri dan negara dari ancaman yang semakin kompleks di dunia maya.