Select Page

AKMIL DAN UNIVERSITAS PERTAHANAN RENCANAKAN PELATIHAN BELA NEGARA

Magelang,akmil.ac.id

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Candra Wijaya yang didampingi oleh Dirum Brigjen TNI Agus Prangarso,S.Sos, Dirdik Brigjen TNI Yudi Sulistyanto, M.A serta Kadepjas Akmil Kolonel Inf Sunarto melaksanakan audensi dengan menerima kunjungan Tim UNHAN (Univesitas Pertahanan) yang diwakili oleh Kepala Biro (Karo) Akademi Brigjen TNI Ginanjar dan Kepala Biro Perencanaan Keuangan dan Anggaran (Karorenku) Brigjen TNI Erwin beserta 3 (tiga) orang pejabat UNHAN bertempat di ruang kerja Gubernur Akmil, Main Hall, Kamis (20/05/2021).

Dalam kunjungan tersebut Brigjen TNI Ginanjar menyampaikan, ”Kadet UNHAN sebagai bagian dari generasi muda saat ini yang rencananya akan mengemban pelatihan Bela Negara di Akademi Militer Magelang tahap ke II yang bertujuan agar mempunyai jiwa patriotik yang militan untuk mencintai NKRI”.

“Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) yang merupakan “Chandradimuka” yang harus dilaksanakan oleh setiap Mahasiwa UNHAN. Guna membentuk karakter dan kepribadian yang unggul, berdisiplin”. Kerja sama UNHAN dan Akmil dalam mewujudkan kegiatan (Diksarmil) Pendidikan Dasar Militer bertujuan untuk memantapkan pemahaman akan bela negara, menanamkan rasa cinta tanah air dan memperkenalkan serta mempersiapkan sikap disiplin dan karakter yang harus dimiliki Kadet UNHAN yang juga dilatih dasar-dasar kemampuan olah keprajuritan yang dapat diaplikasikan Kadet Unhan”, lanjut beliau.

Gubernur Akademi Militer pada dasarnya menyambut baik dan menindaklanjuti kegiatan Pelatihan Bela Negara Mahasiswa baru UNHAN di Akademi Militer yang rencananya akan dilaksanakan selama 2 (dua) bulan, diharapkan akan dihasilkan generasi pemimpin bangsa yang disiplin, berkarakter, berkader intelektual bela NKRI.

Penhmas Akmil.

GELAR KESIAPAN KENDARAAN GUNA DUKUNG KELANCARAN KEGIATAN TARUNA AKMIL

Magelang,akmil.ac.id

Gelar Kesiapan Kendaraan Bekang Akademi Militer guna mendukung Latihan Menembak Senjata Lintas Lengkung (Latbakjatlinkung) Taruna Tk. III kecabangan Infanteri dipimpin langsung oleh Kabekang Akmil bertempat di Garasi Kendaraan Bekang Akmil. Selasa(18/05/2021).

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Candra Wijaya bersama para Pejabat Distribusi Akmil, yang diterima oleh Kabekang (kepala Perbekalan dan Angkutan) Letkol Cba Trijoko Sulistio,S.E.

Kabekang menegaskan, ”Gelar Kesiapan Kendaraan ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kesiapan dan kemampuan kendaraan Bekang Akmil dalam mendukung Tugas pokok Akmil, terutama dalam waktu dekat yang akan melaksanakan Latbak Jat Linkung Taruna Tk. III di daerah latihan Lumajang Jawa Timur”.

“Gelar Kesiapan Kendaraan ini juga untuk mengetahui sejauhmana kesiapan para pengemudi maupun penanggungjawab kendaraan dalam melaksanakan ketentuan penggunaan kendaraan dinas Akmil”, lanjut Kabekang.

Gubernur Akademi Militer menghimbau, “agar setiap anggota pemegang kendaraan dinas mengetahui pentingnya kesiapan kendaraan operasional ini, mengingat tingkat operasional yang tinggi. Untuk itu walau dengan segala keterbatasan yang ada dengan kondisi mesin kendaraan yang prima serta pemeliharaan teratur harus tetap dilakukan sebagai langkah dari maintenance (Pemeliharaan) kendaraan yang ada, dengan harapan khususnya kendaraan operasional Akmil senantiasa selalu dalam kondisi baik sehingga dapat mendukung kelancaran dalam setiap kegiatan Taruna Akademi Militer”.

Penhumas Akmil.

VAKSINASI COVID-19 UNTUK KELUARGA BESAR AKMIL

Magelang,akmil.ac.id
Dalam rangka memerangi dan memutus mata rantai Covid-19, Akademi Militer menggelar vaksinasi untuk para istri/suami Keluarga Besar Tentara (Militer & PNS) Organik Akmil yang dilaksanakan pada hari ini Selasa, 18 Mei 2021 sampai dengan Rabu, 19 Mei 2021 pada pukul 07.30 s.d. 11.30 dan 13.30 s.d. 15.00 WIB, bertempat di Rumkit (Rumah Sakit) Kesehatan Akmil oleh personel Kesehatan (Dokter dan Perawat) Akmil, Selasa (18/05/2021).
Kepala Kesehatan Akmil, Letkol Ckm dr. Wijiono, So.OT. (K).,Hip & Knee, menegaskan, ”Keluarga Besar Tentara (Militer & PNS) Organik Akmil melaksanakan vaksin melalui pentahapan vaksinasi satu sampai dengan empat. Tahapan pertama, pengecekan suhu dan pendaftaran kemudian dilanjutkan cek tensi/tekanan darah serta registrasi peserta vaksinasi yang harus lolos verifikasi pendaftaran melalui aplikasi “Peduli Lindungi”. “Selanjutnya menuju pos dua untuk scrining dan anamnase. Di pos ini penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (comorbid). Pos dua ini akan diberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk ada tidaknya penyakit bawaan. Jika ada satu saja item yang tidak sesuai syarat, maka dia tidak boleh menerima vaksin,” ungkap Kepala kesehatan Akmil.
“Jika lolos di pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin corona yang berada di pos tiga. Usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi)”, lanjut Kakes.
“Selama masa observasi ini, akan dipantau gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul efek samping dari vaksin berupa gejala klinis akan dimasukkan ke kamar KIPI, efek samping yang muncul atau KIPI tidak membahayakan. Biasanya gejala yang muncul adalah faktor alergi seperti vaksin-vaksin lain” sambungnya.
“Kita juga sudah praktikkan dalam simulasi bila muncul KIPI setelah disuntik, karena alergi seperti vaksin lain, ini bisa ditangani oleh petugas. Dalam Proses vaksin ini belum ada keluhan, semua sehat dan aman. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menindungi kita semua. Amiin.” imbuhnya menandaskan.
Penhumas Akmil.