Select Page

JELANG PRAJA BAKTI TARUNA AKMIL MENDAPAT PEMBEKALAN BUPATI DAN WALI KOTA MAGELANG

Akademi Militer. Sabtu (21/10/2020)  Dalam rangka persiapan latihan Praja Bakti Taruna Akmil TA. 2020/2021 TK II 362 dan III 296 Taruna di Gedung Moch Lilly Rochli Akmil. Hadir pada acara tersebut Danmentar Akmil Brigjen TNI Widiyatno, selaku penceramah Bupati Magelang Bapak Zaenal Arifin, sedangkan untuk Wali Kota Magelang di Wakili oleh Kepala Bappeda Kota Magelang Ir. Joko Soeparno, M.Pl., para Pelatih dan Pembina serta dan Taruna Tk II dan III berjumlah 559 orang.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin pada kesempatan tersebut menyampaikan, ”Taruna Taruni Akademi Militer (AKMIL) harus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa Indonesia. Untuk menjadi pemimpin masa depan, harus mengerti tujuan berbangsa dan bernegara, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

“Jadi itulah tugas kita yang harus kita laksanakan sebagai bangsa Indonesia,” pesan Bupati Magelang di hadapan para Taruna.

Bupati Magelang melanjutkan, ”sekarang ini telah terjadi perubahan yang sangat besar dan cepat di era digitalisasi membuat semuanya serba cepat, maka perubahan tersebut harus bisa diikuti dan jangan sampai tertinggal”.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama, Bupati Magelang juga menjelaskan, ”saat ini wilayah Kabupaten Magelang bahkan sampai di seluruh belahan dunia sedang mengalami Pandemi Covid-19, yang apabila tidak ditangani secara serius dampaknya akan sangat besar”.

“Ini ujian yang sedang kita hadapi bersama saat ini. Kalau sampai tidak bisa mengantisipasi situasi pandemi ini, maka akan terjadi krisis kesehatan, kemudian akan muncul krisis ekonomi, kemudian terjadi krisis sosial dan berujung pada krisis keamanan,” lanjutnya.

“Untuk menangani permasalahan tersebut, Pemerintah Daerah mengikuti keputusan Pemerintah Pusat mengambil kebijakan mengatasi Pandemi Covid-19 dengan mengutamakan mengatasi krisis kesehatannya terlebih dahulu. Kita siapkan anggaran untuk mengatasi krisis kesehatannya. Kemudian agar tidak terjadi krisis berikutnya, kita siapkan jaring pengaman sosial yang kita berikan bagi masyarakat yang terdampak Covid. Sementara untuk mengatasi masalah ekonomi, maka kita juga siapkan yang namanya stimulus ekonomi,” jelasnya.

Bapak Bupati Magelang  menambahkan, ”belum selesai permasalahan terkait penanganan Covid, wilayah Kabupaten Magelang saat ini juga sedang menghadapi ujian lainnya, yaitu ancaman erupsi Merapi yang hingga saat ini mengakibatkan beberapa desa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sampai saat ini Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta masih menetapkan Merapi pada status Siaga Level III dengan aktivitas Merapi masih relatif tinggi. Dengan kondisi tersebut, BPPTKG merekomendasikan agar jarak 5 km dari puncak Merapi harus menghentikan aktivitas”. Tandasnya.

Di akhir pembekalan Bapak Zaenal Arifin menyampaikan, “di waktu yang bersamaan, selain harus menangani Covid-19 kita juga harus menangani para pengungsi Merapi. Ini tidak mudah karena harus memenuhi protokol kesehatan. Tetapi dengan semangat dan niat melindungi segenap bangsa Indonesia ini maka kita harus tetap melakukan yang terbaik”.

Selanjutnya Ir. Joko Soeparno mewakili Wali Kota Magelang menyampaikan, ”gambaran umum Kota Magelang meliputi gambaran umum Kota Magelang : penataan ruang, indikator makro daerah, kebijakan makro daerah, permasalahan dan isu daerah, pengembangan kawasan strategis“.

Di akhir pembelakannya Ir. Joko Soeparno menyampaikan kebun raya Gunung Tidar, ”kawasan gunung Tidar telah ditetapkan sebagai kawasan wisata budaya, sedangkan status gunung Tidar sudah diubah dari hutan kota menjadi kebun raya gunung Tidar, sisi timur gunung Tidar juga ditata dengan taman yang cantik, gunung Tidar sudah menjadi salah satu destinasi wisata andalan di kota magelang dengan motto sebagai “pakuning tanah jawa” harus selalu digaungkan agar semakin menjadi branding yang melekat dengan kota magelang”.

PENHUMAS AKMIL

Dalam Rangka HUT ke-75 Korps Perhubungan TNI AD Meneladani Para Pahlawan

Akademi Militer. Jum’at (20/11/2020) Dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Perhubungan Angkatan Darat (Hubad) tahun 2020, Kepala Perhubungan (Kahub) Akmil Letkol Chb William Pratomo, S.E., M.I.PoI, bersama organik Akmil yang ber-Korps Perhubungan berjumlah 65 orang dan Persit Kartika Candra Kirana Ranting 9 Cabang 3 PCBS Akmil (Hub Akmil) berjumlah 12 orang melaksanakan ziarah ke TMP Giri Dharmo Loyo Akmil Magelang untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kahub Akmil Letkol Chb William Pratomo, S.E., M.I.PoI, diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta mendoakan kepada arwah para pahlawan dan dilanjutkan acara tabur bunga di pusara para pahlawan.

Selesai acara ini Kahub Akmil Letkol Chb William menyampaikan, “dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Perhubungan Angkatan Darat Tahun 2020, Hub Akmil mengadakan rangkaian kegiatan, diantaranya kemarin sudah dilaksanakan bakti sosial berupa donor darah, hari ini melaksanakan ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan Giri Dharmo Loyo Magelang yang dimaksudkan untuk sebagai generasi penerus untuk mengenang jasa-jasa para arwah pahlawan tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan”.

Letkol William menambahkan bahwa, ”ziarah makam merupakan tradisi turun-temurun untuk menghargai jasa pendahulu kita. Tradisi ini kami lakukan setiap memperingati HUT Hubad, yakni ziarah ke TMP dan makam sesepuh yang sudah mendahului kami,” jelasnya.

Rombongan ziarah diikuti anggota Hub Akmil dan organik Militer yang berkorps Perhubungan dan Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 9 Cabang 3 PCBS Akmil.

Letkol William berharap,”generasi penerus di Perhubungan Akmil dapat berupaya melanjutkan perjuangan para pahlawan. Momentum HUT ke-75 Hubad menjadi perenungan bersama untuk meneladani para pahlawan yang inspiratif dan mengabdi di TNI serta untuk berdirinya Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia semasa hidupnya”.

PENHUMAS AKMIL

Darahku Mengalir untuk Negeri dalam Rangka HUT ke-75 Korp Perhubungan TNI AD

Akademi Militer. Kamis (19/11/2020) Dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Perhubungan Angkatan Darat Tahun 2020, Hub (Perhubungan) Akmil bekerja sama dengan PMI Kota Magelang melaksanakan Bakti Sosial Donor Darah yang dilaksanakan bertempat di Kantor PMI Kota Magelang. Kegiatan ini di Prakarsai oleh Kahub Akmil Letkol Chb William Pratomo, S.E., M.I.PoI, hadir juga para personel Pehubungan sejumlah 25 berpartisipasi donor darah (organik Militer, PNS hub Akmil serta Persit Akmil).

Pengurus PMI Kota Magelang bapak Tugono S.H. menyatakan, “kami jajaran PMI Kota Magelang mengucapkan Hari Ulang Tahun ke-75 Perhubungan Tahun 2020, serta mengucapkan terimakasih kepada Perhubungan Akmil yang telah melaksanakan Bakti Sosial berupa donor darah dengan tema “Sinergi Hubad (Perhubungan Angkatan Darat) dalam Mendukung Tugas Pokok TNI-AD”.

Dalam kesempatan ini Kahub Akmil Letkol Chb William menyampaikan, “Satuan Perhubungan Akmil menggelar aksi donor darah di tengah pendemi Covid-19 guna menanggulangi serta menjaga ketersediaan stok darah di Kota Magelang”.

“Kegiatan Bakti Sosial donor darah ini diharapkan bisa membantu PMI Kota Magelang dalam rangka menjaga ketersediaan darah yang sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat Magelang sekitar” Tandas Kahub Akmil Letkol Chb William Pratomo.

Letkol Chb William melanjutkan, ”Adapun kegiatan donor darah yang dilakukan Perhubungan Akmil diikuti oleh Anggota Militer, PNS dan Persit Kartika Candra Kirana Ranting 9 Cabang 3 PCBS Akmil dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah di tengah pandemi COVID-19”.

“Bakti sosial kemanusiaan ini mempunyai makna yang banyak, serta merupakan kepedulian dan kemanunggalan TNI Rakyat, serta para prajurit Perhubungan Akmil dengan komponen masyarakat lainnya yang berada di wilayah Magelang, dan ucapan terimakasih kepada PMI Kota Magelang yang telah membatu menyelenggarakan kegiatan Hari Ulang Tahun ke-75 HUBAD,” ujar Letkol Chb William.

PENHUMAS AKMIL

AKMIL GELAR TES KESAMAPTAAN JASMANI

Akademi Militer. Kamis (19/11/2020) Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), mengikuti dan mengawasi secara langsung Organik Militer Akmil yang sedang mengikuti test samapta/TKJ (Test Kesegaran Jasmani) periodik II, untuk UKP (Usul Kenaikan Pangkat) dan yang akan melaksanakan tes sekolah, baik Secapa (Sekolah Calon Perwira) maupun Secaba (Sekolah Calon Bintara) bertempat di Stadion Sapta Marga Akmil Magelang. Pelaksanaan TKJ kali ini, yang periodik II sebanyak 60 orang, dan yang akan pendidikan secapa 32 orang dan yang belum bisa melaksanakan pada hari ini, bisa melaksanakan pada hari berikutnya. Organik Militer Akmil berjumlah 1.500 orang.

Mayjen TNI Totok Imam menekankan, ”TKJ kali ini organik Akmil harus mempunyai Surat Perintah (Sprin) dari Satuan Kerja (Satker), Surat Telegram (ST) dari Kasad, ST Gubernur Akmil sudah turun dan harus dipatuhi, seperti hasil test jantung atau EKG (Elektro Kardiogram) harus memenuhi kriteria kesehatan, tensi harus normal, tinggi badan dan berat badan harus masuk dalam kategori normal, ideal bahkan ada kategori tidak boleh mengikuti LA (Limit Atas)  atau LLA (Luar Limit Atas) overweight”.

Mayjen TNI Totok Imam menambahkan, “Tes Kesamaptaan Jasmani A dan B bagi prajurit Akmil harus dilaksanakan, guna mengukur sejauhmana keberhasilan yang telah dicapai terhadap pembinaan selama kurun waktu enam bulan terakhir, pelaksanaan tes samapta bagi personel satuan jajaran wajib dilaksanakan, karena hal tersebut sudah merupakan program kerja yang telah direncanakan dan dilaksanakan, akan tetapi di masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) perosnel yang mengikuti kegiatan harus tetap mrngulikuti dan mematuhi Protokol Kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah”.

PENHUMAS AKMIL

Gubernur Akmil : “Strategis Akademi Militer dalam Mempersiapkan Perwira yang Berkarakter, Profesional dan Akademis dalam Mendukung Pertahanan Negara”

Akademi Militer. Rabu (18/11/2020) Akademi Militer menjadi tuan rumah dalam Seminar Nasional dengan tema “Eksistensi Pancasila dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa dan Intoleransi melalui Bela Negara” bertempat di gedung A.H. Nasution Kesatrian Akademi Militer.

Sebagai Keynote Speaker Wakil Ketua BPIP, Bapak Prof. Haryono Ph.D, dan para pembicara Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M. Tr. (Han) (Gubernur Akmil), Bapak Prof. Dr. Muladi , S.H. (Guru Besar FH Undip Alumni Walawa Undip), Ibu Dr. Ani Purwanti, S.H., M.Hum., (Plt Deputy Bidang Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP), M. Akabar Hadi, S.H., M.H., (Direktur Sosialisasi BPIP), Mayor Jenderal TNI Dadang Hendra Yudha ( Dirjen Pothan Kemhan), Dr. Nur Rochaeti, S.H., M.Hum. Hadir para Pejabat Distribusi Akademi Militer serta, Muspika/Muspida Kabupaten dan Kota Magelang, para Taruna/Taruni Akmil, Alumni Resimen Mahasiswa, Mahasiswa PTN/PTS di Wilayah Magelang, anggota Resimen Mahasiswa Indonesia PTN/PTS, serta segenap Organisasi Masyarakat. Tidak kurang 125 orang hadir dalam kegiatan seminar tersebut.

Gebernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam S., S.I.P., S.Sos., M. Tr. (Han), dalam penyampaian meterinya tentang “Strategis Akademi Militer dalam Mempersiapkan Perwira yang Berkarakter, Profesional dan Akademis dalam Mendukung Pertahanan Negara” menandaskan bahwa ”Seminar ini dilakukan melalui analisis kritis berbagai sumber yang relevan dengan eksistensi Ideologi Pancasila dan peran Menwa Indonesia dalam membangun pertahanan negara dan bela Negara. Tujuan dilaksanakannya kegiatan Webinar ini untuk meningkatkan Eksistensi Pancasila dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa dan Intoleransi Melalui Bela Negara kepada seluruh bangsa Indonesia”.

Selanjutnya Mayjen TNI Totok Imam menarik kesimpulan, ”sebagai bagian dari TNI dalam menjaga kedaulatan negara, Akmil memiliki kewajiban untuk membela, memperkuat & mengamankan ideologi Pancasila, sebagaimana terkandung dalam UUD 1945. Institusi Akmil turut menyesuaikan dan berupaya membenahi diri guna meningkatkan profesionalisme agar organisasi Akmil dapat terus melakukan Tupok (Tugas Pokok) salah satunya dengan melakukan perubahan dan penyempurnaan Kurdik Taruna Akmil merupakan salah satu bagian dari proses manajemen perubahan yg terjadi dalam organisasi Akmil sebagai salah satu bagian alat pertahanan negara. Akmil berupaya utk melahirkan kader calon pemimpin dimasa depan dalam mendukung pertahanan negara sebagai komponen utama yang BERKARAKTER, PROFESIONAL & AKADEMIS”.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam menambahkan, ”Hari ini di Akmil di laksanakan Seminar Nasional, terkait dengan Ideologi Pancasila oleh (BPIP) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Gubernur Akmil selaku tuan rumah dan Narasumber mengucapkan terima kasih dan menyampaikan bahwa permasalahan Pancasila ini merupakan permasalahan Nasional, semua ikut bertanggung jawab dengan Pancasila ini “.

Dr. Ani Purwanti menyambung, “menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa yang telah mengijinkan seminar ini di Akmil sehingga kandungan Pancasila bisa di sebarluaskan melalui forum seminar yang dihadiri tidak hanya secara off line tetapi secara on line, sehingga pengaruh Pancasila lebih banyak tersebar lagi khususnya di Taruna Akmil, alumni Menwa maupun di masyarakat luas”.

Mayjen TNI Totok Imam di akhir acara seminar menandaskan, ”Kita sepakat Pancasila harus kita kokohkan di bumi Indonesia yang kita cintai bersama, salam Pancasila”.

PENHUMAS AKMIL