Ayo lawan corona
Kami tetap bekerja untuk mu
DALAM LATSITARDA AKMIL TARUNA TK. IV AKMIL TARUNA MEMBUAT MASKER
Akademi Militer. Wabah virus corona COVID-19 di seluruh dunia telah menyebabkan kelangkaan masker untuk melindungi wajah. Selama kekurangan itu, Tauna/ Taruni Akmil harus menggunakan masker buatan sendiri sebagai upaya terakhir ketika tidak ada peralatan pelindung yang tersedia. Masker buatan sendiri menawarkan perlindungan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan masker bedah dan respirator N95. Namun, masker buatan sendiri lebih baik daripada tidak menggunakan sama sekali, kata Letkol Kav Donan Wahyu Sejati S.Sos Danyon Wreda Akmil. Kamis (9/4/2020).
Tetapi masker kain benar-benar membantu saat ini dengan kekurangan yang terjadi. Masker kain membantu menjaga area wajah bersih, jadi itu lebih baik daripada tidak memakai apa-apa. Lanjut Letkol Kav Donan Wahyu.
Taruna dan Taruni praktik membuat masker dari kain yang di buat di kantor Peralatan (Pal) Akmil. Berikut ini cara membuat masker sendiri untuk mencegah penyabaran virus corona. Bahan: Kain, seperti katun, waslap atau kain mikrofiber Pita elastis atau dua ikatan rambut Gunting dan Mesin jahit.
Langkah langkah pembuatan mulailah dengan 2 persegi panjang kain ukuran 12 inci (sekitar 30 cm) x 6 inci (sekitar 15cm) atau 11 inci (sekitar 27 cm) x 5 inci (sekitar 5cm) untuk kepala yang lebih kecil. Ukuran bisa juga disesuaikan dengan masing-masing wajah. 2. Jahit lapisan-lapisannya menjadi satu, lalu jahit tepi bawah dan tutup. Kemudian lipat lebih dari satu sisi, dan gunakan ikat rambut biasa atau potongan elastis, mulailah menjahit kain sehingga bagian elastis berada di dalam lipatan. selanjutnya tarik kencang tali elastis dan jahit sisa lipatan. Ulangi di sisi lain. Pastikan untuk melakukan backstitch (menjahit beberapa kali) di awal dan akhir jahitan, karena tali elastis akan menarik di titik-titik tersebut.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
GUBERNUR AKMIL MENERIMA LAPORAN KESIAPAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA TARUNA/TARUNI AKMIL
Akmil, Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E, hari Rabu 08 Juni 2019 menerima laporan kesiapan Latihan Pramuka Yudha Taruna/Taruni Tingkat II di Lapangan Resimen Taruna Akademi Militer. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Pejabat Distribusi Akmil, para Perwira, Pengasuh, Pelatih dan Pendukung latihan. Latihan kali ini, diikuti oleh Taruna Tingkat II sejumlah 297 Taruna dan 18 Taruni, yang akan dilaksanakan mulai tanggal 9 sampai dengan 16 April 2020 di daerah Akmil Komplek dan Panca Arga Komplek. Rabu (8/04/20)
Latihan Pramuka Yudha ini bertujuan untuk memberikan dan membekali serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan para Taruna/Taruni dalam mengaplikasikan pengetahuan teknik, taktik dasar bertempur dan jasmani militer di lapangan serta melatih keterampilan dan kemampuan teknis keprajuritan secara perorangan sampai dengan satuan setingkat Regu/Tim, sehingga dapat mengatasi berbagai rintangan medan, baik alam maupun buatan.
Sasaran yang ingin dicapai adalah, agar Taruna/Taruni memiliki kondisi fisik yang tangguh, memiliki disiplin tempur, naluri lapangan, sikap mental dan kepercayaan diri, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik di satuan nantinya
Dalam amanat Gubenur Akademi Militer yang di bacakan oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E, mengingatkan bahwa Penting untuk di ketahui bahwa, materi-materi latihan ini akan diformulasikan dengan kondisi medan latihan yang sebenarnya, sehingga penguasaan tentang teori mutlak harus dikuasai, sehingga sanggup mengaplikasikannya selama latihan Pramuka Yudha ini berlangsung.
Gubenur Akmil berharap agar keterampilan yang telah dimiliki dalam taktik dan teknik bertempur, hendaknya dapat dipraktekkan sesuai sasaran yang diinginkan, sehingga latihan Pramuka Yudha ini dapat dijadikan referensi bagi para Taruna/Taruni pada saat melaksanakan tugas di lapangan sebagai seorang perwira nantinya. Gubernur yakin dan percaya bahwa, Taruna/Taruni semua akan berhasil dalam melaksanakan latihan ini dan berhak memakai Brevet Pramuka Yudha yang merupakan kebanggaan bagi seorang prajurit. Gubernur mengulangi, yang berhasil dan dinyatakan lulus berhak memakai Brevet Pramuka Yudha.
Akhirnya dari sambutan kepada seluruh Tingkat II, Gubernur mengucapkan “Selamat Melaksanakan Latihan”, berbuatlah yang terbaik demi keberhasilan tugas dan nama baik Akademi Militer. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
PEMBEKALAN CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) DALAM LATIHAN LATSITARDA AKMIL TARUNA TK. IV AKMIL
Akademi Militer, Sampai saat ini virus corona (covid-19) masih mewabah di Negeri kita Republik Indonesia. Dalam kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke XL Taruna/Taruni Akmil melaksanakan pebekalan tentang corona virus disease 2019 (covid-19) yang di sampaikan oleh Lettu Ckm dr Rinto Manurung seorang dokter dari Kesehatan Akmil. Di ikuti oleh seluruh Taruna/Taruni TK. IV 254 orang di Gedung Sumartal. Kamis (9/04/20)
Lettu Ckm dr Rinto Manurung dalam kesempatan tersebut menjelaskan tentang Pencegahan dan penyebaranya, virus corona agar tidak meluas dengan kita membatasi diri, menjaga jarak, dengan jarak 1 meter vires tersebut akan mengering vires tersebut akan mati. Tambah cuci tangan membersihkan diri, menjaga imun/kekebalan tubuh masing masing dan mengurangi berkumpul.
- Dalam kesempatan yang lain dr Rinto memaparkan,“Coronavirus disease 2019 (covid-19) penyakit yang disebabkan oleh infeksi Corona virus baru yang dilaporkan pertama kali akhir tahun 2019. Pertama di laporkan sebagai pneumonia misterius di Wuhan, China, 31 Desember 2019. Dengan Gejala Pneumonia à peradangan di paru-paru yang disebabkan oleh patogen seperti virus/bakteri/jamur. Wabah tersebut dideklarasi oleh WHO sebagai Public Health Emergency of International Concernpada 30 Januari 2020”.
- Berikut penjelasan dr Rinto tentang COVID-19 ini.
- Apa Bawang Putih bisa mencegah penularan COVID-19? Sejauh ini belum ada penelitian yang secara ilmiah yang membuktikan hal tersebut. Lanjut dr Rinto
- Konsumsi Alkohol mematikan virus corona penyebab COVID-19? Alkohol 70 persen memang bisa mematikan virus sehingga bisa digunakan sebagai disinfektan benda-benda/permukaan yang tercemar. Namun tidak bisa dikonsumsi karena juga mematikan bagi manusia.
- Covid-19 menular lewat tatapan mata? Virus Corona memang bisa masuk ke tubuh via selaput lendir (rongga mulut, rongga hidung, dan selaput mata). Tetapi tidak menular dengan tatapan mata saja. Perlu adanya droplets yang keluar ketika pasien batuk atau bersin dan masuk ke orang lain.
- COVID-19 menular via paket dari CHina? Hasil analisis data tentang corona virus menunjukkan bahwa virus tersebut tidak bertahan lama pada permukaan benda-benda apalagi paket yang memang dikirim berhari-hari dari China.
- COVID-19 sangat mematikan sehingga kita perlu panik! Hasil analisis data tentang corona virus menunjukkan bahwa COVID-19 memiliki angka kematian sekitar 2%, jauh lebih rendah dari wabah lain (SARS, MERS, Swine Flu). Tidak perlu panik. Tapi tentunya tetap waspada.
Demikian penjelasan dr Rinto kepada kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke XL Tahun 2020.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL







