by Penhumas Akmil | Feb 26, 2019 | Berita
Akademi Militer – Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman mendampingi Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos saat memberikan Kuliah Umum tentang ” Taruna Akademi TNI Kader Pemimpin Bangsa dan Tantangannya”. kepada Taruna Akademi Militer tanggal 26 Februari 2019, di Gedung Moh Lily Rochli Akmil Magelang yang di hadiri oleh Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Budi Prasetya, Distribusi Akmil, para pengasuh Resimen dan Taruna Akmil sebanyak 740 orang Taruna dan 58 orang Taruni Tingkat I, II dan III. Selasa (26/02/19).
Dalam kesempatan ini Gubernur Akmil menyampaikan kepada para Taruna dan Taruni peserta kuliah umum, mengingat pentingnya materi kuliah umum pada hari ini, kaitannya dengan dinamika, tantangan dan prospek Para Taruna dan Taruni ke depan, Gubernur Akmil meminta untuk mengikuti ceramah ini dengan sungguh-sungguh.
Pada pembekalan Kuliah Umum Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos Beliau menyampaikan bahwa Perwira TNI di takdirkan untuk memimpin, oleh sebab itu Taruna dan Taruni – calon perwira TNI haruslah belajar memimpin, semua dimulai dari diri sendiri.”Jadilah pemimpin yang selalu bisa menjadi pendengar, merasakan derita orang lain (anak buah) mengenali lingkungan, orang lain, diri sendiri.
Pada kesempatan yang lain Danjen Akademi TNI Laksdya TNI memberikan penekanan kepada para Taruna dan Taruni untuk :
Pertama : Taruna dan Taruni harus menyiapkan diri untuk menjadi perwira yang beritegritas , berpengetahuan dan trampil dalam tugasnya.
Kedua : Selama menjalani agar menanamkan nilai-nilai moralitas untuk mengubah perilaku menjadi lebih baik,
Ketiga : Akan percuma dilakukan modernisasi kalau SDMnya tidak di modernisasi, cara berfikir dan prilakunya sesuai dengan tuntutan perubahan.
Keempat : Ini sangat penting. Leadirship dan kemampuan manajerial para senior yang amanha dan bisa memberi teladan kepada yunior adik adiknya.
Kelima : Sebaik dan sepandai apapun yunior, tetapi kalau seniornya tidak beres maka kebaikan yunior itu akan terkooptasi/ percuma oleh buruknya
Leadirship seorang senior.
Dibagian akhir kuliah umumnya Danjen Akademi TNI memberikan motivasi kepada Taruna dan Taruni bahwa” Kalian akan menjadi pemimpin pada setiap levelnya”. untuk itu siapkan dari sekarang.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Feb 25, 2019 | Berita
Akademi Militer – Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman bertindak selaku inspektur upacara, Mengenang para pahlawan pada pertempuran 24 Februari 1948 di Monumen Perjuangan Taruna, Plataran Kabupaten Sleman, Provinsi DIY pada hari Minggu tanggal 24 Februari 2019. Pkl 09.00 wib sampai selesai, hadir Letjen (Purn) Sajidiman Surjohadiprodjo, Sekda DIY, Danrem Jogja, Pejabat TNI Polri Perwakilan Taruna/I di ikuti 232 Taruna/i Akmil ( Gscl 172 , Pasukan Napak Tilas 10, 2 Ton Upacara (50)) Minggu (24/02/19)
Dalam sambutan Gubernur Akmil menyampaikan 70 tahun yang lalu, tepatnya Pada tanggal 24 Februari 1949, telah terjadi peristiwa heroik, yaitu Belanda menyerang Dusun Plataran tempat kita berdiri saat ini. Pasukan TNI didukung rakyat menerima tekanan yang luar biasa dari dua arah, depan dan belakang. Pertempuran tersebut mengakibatkan delapan pejuang Indonesia gugur. Lima di antara mereka merupakan Cadet (Taruna), dua Perwira Instruktur termasuk Letda Utoyo dan anggota Tentara Pelajar. Dari Peristiwa heroik tersebut, Gubernur Akmil mengajak kepada generasi muda saat ini untuk kembali melanjutkan semangat perjuangan, rela berkorban jiwa raga dari para pahlawan tersebut demi tegaknya NKRI, dengan kegiatan positif guna mengisi kemerdekaan. Mari kita ingat selalu kutipan dari tokoh pendiri NKRI, bahwa “Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Menghargai Jasa Pahlawannya”.
Rangkaian peringatan 70 tahun Pertempuran Plataran (1948-2019) yang dimulai Sabtu (23/2), diawali dengan kunjungan Ikatan Keluarga Akademi Militer (IKAM) Yogyakarta ke Akademi Militer Magelang. Pada kesempatan ini Letjen (Purn) Sajidiman Surjohadiprodjo, alumnus Akademi Militer Yogya 1948 memberikan ceramah kepada para taruna di Gedung Lily Rochly Akmil Magelang.
Dalam ceramahnya Sajidiman menekankan peringatan Pertempuran Pelataran ini untuk mengingatkan anak bangsa, khususnya kaum muda bahwa NKRI memerlukan pengabdian warga negara, khususnya para pemuda untuk menjaga kedaulatan dan kemerdekaan bangsanya. “NKRI akan terjaga masa depannya jika kaum muda mau peduli akan bangsanya, “ujar Sajidiman
Usai pemberian ceramah oleh Letjen (purn) Sajidiman, kemudian dilanjutkan penyerahan foto taruna MA Yogya yang gugur saat Perang Kemerdekaan. Selain itu juga kunjungan dilakukan ke laboratorium-laboratorium di Akmil Magelang yang mengabadikan nama-nama Taruna MA Yogya yang telah gugur. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Monumen Yudha Bhakti Taruna dan berakhir di Museum Taruna Abdoel Djalil.
Sebelumnya, para Taruna Akmil mengikuti pawai bersama masyarakat Plataran. Genderang Suling “CANKA LOKANANTA” Taruna Akmil juga tampil memeriahkan acara pawai rakyat ini.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Feb 20, 2019 | Berita
Jakarta – Pada even Pameran Pendidikan ke-28 Indonesia International Education & Training Expo 2019 tanggal 14 s.d. 17 Februari 2019 bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) ini, Taruna Akmil turut ambil bagian bergabung dengan stand TNI Angkatan Darat. Jumat (15/2/2019).
Tim Akmil yang dipimpin langsung oleh Kapenhumas Akmil Letkol Inf M. Zulnalendra Utama tersebut, terdiri dari para Taruna tingkat III dan Tingkat II serta didukung oleh Perwira Pendamping dan beberapa personel pendukung pameran.
Pada hari pertama, stand dari jajaran Pertahanan dan Keamanan, khususnya stand Angkatan Darat yang didalamnya termasuk para Taruna Akmil sudah mulai dibanjiri pengunjung, setelah tercatat lebih dari seribu seratus pengunjung. Pada hari kedua hingga pukul 11.00 WIB, pengunjung semakin bertambah jumlahnya tercatat diatas kisaran angka 650 an pengunjung yang menyambangi stand dari jajaran pertahanan dan keamanan. Mereka yang datang didominasi dari kalangan pelajar, baik SMU/SMK, dari kalangan mahasiswa maupun akademisi, seperti dosen dan guru.
Puluhan hingga ratusan pelajar terlihat dengan penuh antusias dan seksama mengikuti dan memperhatikan apa yang dijelaskan oleh para Taruna Akmil sebagai Tim pemandu. Mereka bertanya bagaimana tata cara masuk menjadi Taruna Akmil dan persiapan apa saja yang harus disiapkan mulai dari saat sekarang. Tidak ketinggalan mereka juga melihat-lihat foto-foto kegiatan Taruna Akmil, dan menyempatkan untuk berfoto selfie dengan para Taruna Akmil.
Seperti Ertrio dan Isnanto, dua pelajar kelas 12 dari SMAN 67 Jakarta, mengaku gembira dan terbantu dengan adanya stand TNI AD yang menyajikan berbagai informasi gambaran tentang pendidikan militer di Pameran Pendidikan ini. Mereka ingin masuk menjadi Prajurit TNI dan akan menghadapi tes rekruitmen prajurit tahun depan. Mereka ingin tahu cara dan hitungan pull up yang benar, cara untuk meningkatkan kemampuan fisik, tentang tes psikologi, tes buta warna dan lain-lain.
Tak melulu kaum adam yang mengunjungi stand ini, Stevi Manam, pelajar perempuan asal Jayapura yang bersekolah di SMA Adria Pratama Mulya, mengatakan bahwa motivasinya mengunjungi stand TNI AD dan Akmil adalah untuk mewujudkan cita-citanya menjadi Kowad. “Saya dan teman-teman ingin tahu tentang dunia militer, dan saya dapat banyak ilmu baru dari bapak dan ibu tentara serta mas Taruna. Salah satunya, saya jadi paham bahwa menjadi prajurit, dibutuhkan fisik yang kuat dan prima, lalu otak juga harus cerdas. Harus seimbang lah pokoknya,” terangnya ceria.
Cerita ketiga pelajar ini seakan mewakili isi hati ratusan pelajar lain yang memenuhi stand pameran TNI AD dan Akmil. Yang menarik, ketiganya juga mengungkap kekaguman terhadap para pemandu stand TNI AD.
Mereka merasa puas dengan pelayanan dari para pemandu yang selalu memberikan informasi tentang rekruitmen dan mekanisme masuk menjadi calon anggota prajurit TNI AD secara lengkap. Harapan mereka agar stand TNI AD, khususnya Akmil selalu hadir dalam pameran pendidikan semacam ini. “Peminat yang mau masuk TNI sangat banyak, jadi stand TNI harus ada terus tiap tahunnya, itu harapan kami,” tutup Isnanto.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Feb 11, 2019 | Berita
Akademi Militer – Gubernur Akmil, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, menerima laporan kesiapan pemberangkatan pendidikan dasar para, bertempat dilapangan pancasila Akademi Militer, pendidikan dasar para dilaksanakan di Pusdikpassus Batujajar – Bandung, yang dilaksanakan kurang lebih satu bulan mulai tanggal 14 Pebruari sampai dengan 20 Maret 2019, Tahun Pendidikan 2018/2019. Di ikuti Sebanyak 263 Taruna Tk IV/Sermatutar yang terdiri dari 15 Taruni dan 248 Taruna Akmil. Pendidikan Dasar Para merupakan salah satu kualifikasi dilingkungan TNI Angkatan Darat, sebagai pasukan lintas udara (Linud). Senin (11/2)
Dalam sambutan tertulisnya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa “Dengan memiliki kemampuan atau kualifikasi Dasar Para Taruna dan Taruni akan lebih siap. Serta, memiliki kepercayaan diri yang tinggi, untuk ditugaskan pada satuan-satuan di jajaran TNI Angkatan Darat, yang membutuhkan kemampuan kualifikasi Dasar Para”..
“perlu dipahami bahwa latihan Diksar Para, merupakan salah satu latihan yang beresiko tinggi”, Perhatikan faktor keamanan dan keselamatan. Serta, perlengkapan, taati dan mempedomani segala instruksi para pelatih. agar pelaksanaan latihan dapat berjalan tertib, aman dan lancar ”. Tegas Gubernur Akmil
Lebih lanjut Gubernur Akmil, mengatakan “agar para Taruna-Taruni senantiasa menampilkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan kapasitas dan integritas sebagai seorang taruna sehingga “citra baik” Akmil tetap terjaga. Latihan ini merupakan kehormatan, kebanggaan dan tantangan yang harus dilaksanakan sebagai kader-kader perwira TNI AD. Pendidikan Dasar Para, merupakan latihan yang memerlukan kesiapan fisik, mental, keberanian, kesehatan yang prima. Serta kemampuan jasmani yang samapta. Katanya
Dan akhir sambutannya Gubernur Akmil, berpesan kepada taruna dan taruni Akmil agar selalu berdoa kepada Allah SWT. Sebagai landasan moral dan spiritual dalam menghadapi setiap kegiatan latihan.
Turut hadir pada acara laporan kesiapan pemberangkatan Pendidikan Dasar Para, Taruna – Taruni Tk IV/Sermatutar, Wakil Gubernur Akmil, Brigadir Jenderal TNI, Wirana Prasetya Budi, pejabat Distribusi Akmil, para Komandan Batalyon Taruna dan para pengasuh Resimen Taruna (Mentar) Akmil.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Feb 4, 2019 | Berita
Akademi Militer – Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman (Gubernur Akmil) memberikan pembekalan kepada orang tua Taruna/Taruni Tingkat I Akademi Militer di Gedung Lily Rocli pada hari Senin tanggal 4 Februari 2019. Pembekalan tersebut dikemas dalam acara yang bertajuk “Parents Meeting TP, 2018/2019” dihadiri oleh Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Budi Prasetya, Distribusi “A” Akmil, para Orang Tua Taruna/Taruni Tingkat I Akmil. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan regrestasi kehadiran orang tua, Foto bersama orang tua dengan Gubenur Akmil, Wakil Gubernur Akmil dan pejabat Distribusi A Akmil, Coffe Break, Pembekalan Gubenur Akmil kepada orang tua Taruna/Taruni, Tour Kesatrian Akmil, menuju Gd Sumartal giat bazaar dan Foto2 Kenangan, sholat Dzuhur Berjamaah di Masjid Al Jihad, makan bersama di ruang makan Husein, dan diakhiri upacara pelepasan Ijin Beramalam (IB) yang melepas Komandan Batalyon Remaja Mayor Inf Alfat. Senin (4-2-19)
Pada kegiatan “Parents Meeting” tersebut Gubernur memberikan pembekalan kepada para orang tua Taruna/Taruni berupa informasi seputar kegiatan operasional pendidikan dan prospek Taruna/Taruni ke depan. Disampaikan pula tentang Visi Akademi Militer yaitu : Menjadikan Akademi Militer Sebagai Center Of Excellence Yang Dapat Mewujudkan Hasil Didik Yang Profesional Dan Dicintai Rakyat.
Gubernur juga menyampaikan tentang Misi Akademi Militer:
- Mengoptimalkan Kinerja Orgas Melalui Program Pembinaan Satuan dengan melaksanakan Validasi Organisasi, Pengisian Materiil, Penataan Pangkalan, Melengkapi Piranti Lunak dan Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan dan Pembinaan Latihan.
- Meningkatkan Peran 10 Komponen Pendidikan.
- Meningkatkan Kualitas Hasil Didik (Taruna) Agar Menjadi Perwira Profesional Sebagai Pemimpin Masa Depan dan Dicintai Rakyat.
- Meningkatkan Peran dan Fungsi Pengkajian Pengembangan
- Melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Teritorial Terbatas di sekitar Pangkalan dan Daerah Latihan,
Adapun Tujuan Pendidikan Akademi Militer
Membentuk Taruna Akmil menjadi Perwira TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, Pengetahuan dan Keterampilan Dasar Keprajuritan serta Dasar Golongan Perwira dengan Kecabangan masing masing. Berkualifikasi Diploma IV (D-IV) memiliki Kondisi Jasmani yang Samapta.
Di akhir, pembekalan Gubenur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman berharap kepada para orang tua Taruna/Taruni untuk mempercayakan secara penuh pendidikan putra/putrinya untuk dipersiapkan secara optimal menjadi calob-calon pemimpin TNI maupun TNI AD di masa depan.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Feb 2, 2019 | Berita
Akademi Militer – Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang diwakili Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi membuka Masa Orientasi Kopral Taruna Akademi Militer di Lapangan Sapta Marga Akmil. Hadir pada Upacara tersebut para Pejabat Distribusi dan Para Kab anak Akmil serta Pengasuh dan Pelatih. Masa Orientasi ini diikuti 295 orang Taruna Taruni Tingkat I / Koptar (Kopral Taruna) Taruna Akademi Militer yang mengikuti Masa Orientasi di Kesatrian Akmil Magelang . Jum’at (1/02/19)
“295 taruna tersebut terdiri dari 277 orang Taruna dan 18 orang Taruni. Mereka mengikuti Masa Orientasi ientasi selama dua hari hingga hari Sabtu, 2 Februari 2019,” jelas Kapenhumas Akmil Letkol Inf Zulnalendra Utama.
Masa orientasi ini, lanjut Letkol Inf Zulnalendra bertujuan untuk mengenalkan kepada Taruna dan Taruni yang baru masuk ke Akademi Militer tentang kehidupan Korps Taruna/Taruni yang sehat, kreatif dan dinamis. Kegiatan orientasi juga bertujuan untuk memupuk dan menanamkan kebanggaan dan rasa memiliki terhadap Akademi Militer, sehingga akan membangkitkan kesadaran dan motivasi yang tinggi dalam menempuh pendidikan di Akademi Militer.
Selain itu, menjadikan bekal awal terhadap pola pendidikan yang akan ditempuh dan dilaksanakan Taruna/Taruni Tingkat I (Kopral Taruna) di Akademi Militer dengan berpedoman kepada Tri Pola Dasar Pendidikan (Bidang Sikap dan Prilaku, Bidang Akademis, Bidang Jasmani).
Materi kegiatan Masa Orientasi Taruna dan Taruni diawali dengan Upacara Pembukaan Masa Oriientasi oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi yang dilanjutkan Pengibaran Bendera Orientasi di Puncak Tidar, pengenalan alat Lokananta, Temu Taruna Senior, pengenalan tata cara makan di ruang makan, Pengenalan Peraturan Khusus Taruna (Perkhustar), Pendadakan, Orientasi Tidar Pisangan serta di akhir kegiatan Masa Orientasi, yaitu pemilihan keluarga asuh dan dilanjutkan Upacara Penutupan masa Orientasi.
AUTENTIKASI
PENHUMAS