Select Page

ALUMNI AKABRI 1968 ADAKAN REUNI DI LEMBAH TIDAR

Lembah Tidar, (11/12/18) Bertempat di Main Hall Akademi Militer alumni Aklabri 1968 (Andalan) mengadakan acara reuni 50 tahun (Emas), yang dihadiri diantaranya oleh          Jenderal TNI (Hor) (Purn) Agum Gumelar, Letjen TNI (Purn) Dr. H. Sutiyoso beserta seluruh keluarga besar Alumni Akademi Militer Tahun 1968 (Andalan). Kegiatan yang diawali dengan acara penyambutan oleh Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dilanjutkan dengan acara di lapangan Pancasilan Main Hall Akademi Militer, ditutup dengan acara malam akrab dan tasyakuran di Gedung Sumartal Akmil yang dihadiri oleh Keluarga Besar Alumni Akabri 1968 (Andalan), Gubernur Akmil dan  Wakil Gubernur Akmil serta Pejabat Distribusi Akmil.
Acara reuni merupakan bukti kecintaan terhadap sesama alumni dan almamater yang patut diwariskan kepada taruna/taruni untuk dilanjutkan dimasa mendatang. Teriring harapan, semoga acara reuni menjadi wahana untuk mempererat tali silahturahim sesama alumni dan keluarga,serta almamater tercinta.
“Segala upaya, dedikasi dan dukungan moril dan materiil yang telah saudara-saudara sumbangkan melalui reuni ini kiranya mendapatkan ridho dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” kata Gubernur Akmil Magelang, Jawa Tengah TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., saat Reuni Alumni Akabri 1968 (Andalan).
Pada kesempatan itu, Reuni Alumni Akabri 1968 (Andalan) dihadiri 179 alumni bersama keluarganya. Mereka diterima langsung Gubernur Akmil Mayor Jenderal Dudung Abdurachman, S.E., M.M, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prastya Budi S.E., dan para Pejabat Distribusi Akmil di Kesatrian Akademi Militer Lembah Tidar Magelang.
Kegiatan reuni 50 tahun (Emas) telah menjadi sebuah tradisi di Lembah Tidar yang dilaksanakan setiap tahun  oleh masing-masing angkatan. Di Lembah Tidar ini, 50 tahun yang lalu, ketika menempuh pendidikan Chandradimuka banyak peristiwa tak terlupakan terjadi, seiring dengan kegiatan yang silih berganti.
“Hal tersebut menjadi lebih terasa ketika kita berada di lingkungan baru, teman-teman baru dan dihadapkan dengan kegiatan yang sebelumnya tidak pernah kita lakukan,” jelas Gubernur.
Ia menyampaikan, kehidupan taruna yang diatur dan diawasi sangat berbeda dengan kehidupan masa sipil sebelumnya, membuat peristiwa tersebut menjadi kenangan tak terlupakan dan terpatri dalam sanubari. Pengalaman indah ini lebih berkesan lagi ketika satu sama lain, yang datang dari seluruh penjuru Tanah Air dalam ragam budaya, bahasa, perilaku serta kebiasaan yang beragam pula. Itu membuat suasana persaudaraan antar taruna semakin hidup.
“Semua terjadi dan telah berlalu selama berada dalam gemblengan Kawah Chandradimuka 50 tahun silam. Suka dan duka tersebut telah berhasil para alumni Akabri 1968 dalam proses penitian jenjang karier untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara tercinta Indonesia,” katanya.
Kini, saatnya para alumni dan keluarga hadir di Lembah Tidar, Akademi Militer. Hal itu untuk mempererat persaudaraan terhadap sesama alumni dan almamater tercinta yang juga menunjukkan kepedulian dan keteladanan kepada taruna/taruni.
 

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

Mencetak Generasi Muda yang Samapta dan Nasionalis Melalui Bela negara dan kesemamptaan di Akmil

Akademi Militer. Pelatihan dimulai, buka penataran Senin(10/12/18) sampai dengan Jumat (21/12/18) Untuk membangun watak, jiwa dan karakter generasi muda untuk lebih mencintai negara diperlukan usaha yang cukup kuat mengingat hantaman budaya luar yang mulai mengakar di kalangan anak muda Bangsa Indonesia. Hal tersebut diantaranya diungkapkan oleh Kolonel Inf Terry Tresna Purnama, S.I.Kom.  (Dirlitbang Akmil) sebagai Inspektur Upacara saat membuka Upacara Pelatihan Bela Negara dan Kesemaptaan di Akmil Magelang. Pada acara pembukaan pelatiahn tersebut, dikomandani oleh Mayor Inf Irkhamni, diikuti sebanyak 61 Siswa Bela Negara dan Kesamaptaan bagi Siswa Pendidikan Program Pengembangan Staf (PPS) Umum dan IT PT. BRI (Persero) Tbk di Akademi  Militer selama 11 hari. Yang diisi dengan materi teori maupun praktek antara lain : Materi PBB, Wasbang, Pengetahuan Senjata, Out bond Jas, Beladiri, Navrad, Survival dan lain-lain.
Hadir dalam acara tersebut Pejabat Distribusi Akmil, para Pendamping dari BRI Ibu Tri kepala Kampus BRI Yogjakarta, bpk Muhammad Fikri, Bpk Purwandoko, dan para tamu undangan yang terkait dan para pengasuh bela negara.
Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E, M.M, pada sambutan tertuslisnya di bacakan oleh Irup : Dirlitbang Kolonel Inf Terry Tresna Purnama, S.I.Kom. “Pertama :     Meningkatkan Kedisiplin-an.  Hal ini dapat dilakukan melalui  berbagai cara dan metode untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan seperti, bangun pagi, senam pagi, jadwal acara yang tersusun rapi, on time pada setiap acara dan lain sebagainya. Peningkatan kedisiplinan akan memberikan dampak positif pada dunia kerja, dimana calon pegawai akan sangat menghargai waktu yang dimiliki, sehingga akan tercipta efisiensi kerja pada setiap individu pegawai. Kedua :Berkurangnya Sikap Manja.  Ketika kegiatan peserta hanya diberikan waktu sedikit untuk menghabiskan makanan, waktu yang sebentar untuk mandi, dijemur di teriknya sinar matahari, sehingga peserta akan  menjadi  manusia  yang  tidak terbiasamenuntut banyak atau menikmati hidup. Hal tersebut menjadikan calon pegawai akan lebih tahan banting terhadap kondisi lingkungan kerja yang akan dihadapi. Ketiga : Terbentuk Semangat Juang Yang Tinggi. Cara membentuk semangat juang yang tinggi, salah satunya diisi dengan yel-yel disetiap acara selama kegiatan pendidikan samapta berlangsung. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan rasa lelah dan jenuh yang dialami.”
Pelatihan Bela Negara dan Kesamaptaan bagi Siswa Pendidikan Program Pengembangan Staf (PPS) Umum dan IT PT. BRI (Persero) Tbk di Akademi  Militer      ini      bukan     berarti     militerisasi, tetapi lebih kepada  menanam-kan  karakter  kebangsaan yang kuat, kepemimpinan lapangan yang matang serta kesamaptaan yang prima, sehingga akan terbentuk perilaku disiplin, semangat dan sikap militansi yang kuat. Imbuhnya.
 

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

AKMIL EXSIBISI MILITERY PENTATHLON WCG CISM 2018

Akademi Militer – Sabtu (7/12/2018) Menyelanggarakan Exsibisi Militery Pentathlon WCG (World Cadet Games) CISM (Conseil International du Sport Militeire) 2018, Upacara pembukaan dilaksanakan di Gor Suroto Akmil sebagai Irup  Wadanjen Akademi TNI  Mayjen TNI Dody Usodo Hargo S, S.I.P., M.M.. Harir dalam acara tersebut Dirdik Akademi TNI ( Sekjen Koni ) Mayor Jenderal TNI Endang Sodik, Wagub Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E, Danmentar Akmil Kolonel Inf Ari Yulianto , Para Pejabat Distribusi Akmil dan Pejabat Distribusi Akademi TNI, Atlit-atlit Taruna AU 9 (Taruna 5, Taruni 4) Taruna AL 16 (Taruna 11, Taruni 5), Taruna Darat / Akmil 17 (Taruna 10, Taruni 7).
Exsibisi Militery Pentathlon WCG CISM dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan piktar bulan Maret 2019 dan Cism 2020. Yang diperlombakan dalam Pentathlon exsibisi tahun 2018 di Akmil Magelang yaitu Sabtu (8/12/18)  Shooting (Menembak) menggunakan senapan Small Bore di Lapangan tembak Shokeh Akmil, Obstacle Run dan Obstacle Relay, Minggu (9/12/18) Obstacle Swimming di kolam renang Piere Tendean, Throwing di Lapangan Panca Argadan di akhiri dengan Cross Cauntry di lapangan Sapta Marga Akmil. di ikuti Taruna Taruni Akmil , Taruna Taruni Angkatan Laut dan Taruna Taruni Angkatan Udara. Sebagai Penyelenggara Kepala Departemen Jasmani (Kadepjas) Akmil, Kolonel Inf Narliansyah.
Tim Rombongan Organic perwira pendamping di Ketuai Letkol Laut Khusus Suryono jab Kayanus Pentathlon Akademi Angkatan dalam mengikuti exsibisi ini untuk mempersiapkan bibit bibit/ Atlit Pentathlon Taruna/ Taruni  dalam seleksi ajang Piktar Maret 2019 maupun Cism 2020
Dalam Uji coba exsibisi kali ini para Taruna dan Taruni tetap seperti bertanding yang sebenarnya. Bisa merupakan tolak ukur/ Perbadingan dengan Taruna Taruni Negara-negara lain. kemampuan Taruna/ Taruni saat ini, masih bisa ditingkatkan, Selamat berlatih Taruna-Taruni Akmil Indonesia Tegasnya
 

OUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

ALUMNI AKABRI 1985 “DELIMA TIDAR” ADAKAN REUNI DI LEMBAH TIDAR

Lembah Tidar, Sebanyak 246 Perwira TNI AD lulusan Akabri tahun 1985 “Delima Tidar” menggelar kegiatan reuni di Lembah Tidar, bertempat di Gedung Sumartal Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.  Dilaksanakan Mulai Hari Jumat – Minggu (7- 8 /12/2018).
Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.  dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan Reuni di  Lembah Tidar lulusan lulusan Akabri tahun 1985 “Delima Tidar” ini merupakan refleksi 32 tahun yang lalu ketika masih menempuh pendidikan di Lembah Tidar, dimana banyak sekali peristiwa yang tak terlupakan terjadi seiring dengan kegiatan yang silih berganti. “Hal tersebut menjadi lebih terasa ketika berada di lingkungan baru, teman-teman baru dan dihadapkan dengan kegiatan yang sebelumnya tidak pernah dilakukan,” kata Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.  Lebih lanjut Gubenur Akmil mengatakan “Kehidupan Taruna yang selalu diatur dan diawasi, sangat berbeda dengan kehidupan masa sipil sebelumnya sehingga membuat peristiwa tersebut menjadi kenangan yang tak terlupakan dan terpatri di dalam sanubari,” tambahnya.
Gubernur Akmil menyampaikan. “Pengalaman indah ini lebih berkesan ketika satu sama lain yang datang dari seluruh penjuru tanah air dalam ragam budaya, bahasa, perilaku serta kebiasaan yang beragam membuat suasana persaudaraan antar taruna semakin hidup. Semua telah terjadi dan telah berlalu selama berada dalam gemblengan pendidikan 32 tahun silam, suka duka tersebut telah berhasil mengantarkan para alumni Akabri 1985 “Delima Tidar” dalam proses penitian jenjang karier mengabdikan diri kepada bangsa dan negara tercinta Indonesia. Acara reuni ini merupakan bukti kecintaan terhadap sesama alumni dan almamater yang patut diwariskan kepada Taruna dan Taruni untuk dilanjutkan di masa mendatang. Kehadiran para alumni dan keluarga di Lembah Tidar adalah untuk mempererat persaudaraan sesama alumni dan almamater tercinta yang juga menunjukkan kepedulian dan keteladanan kepada Taruna dan Taruni,” kata Gubernur Akmil.
Sementara itu perwakilan peserta reuni Mayjen TNI (Purn) Komarudin  mantan Pangdam IX/Udayana menyampaikan bahwa kegiatan reuni alumni Lembah Tidar telah menjadi sebuah tradisi di Akmil yang sangat positif.
“Kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk merefleksikan pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.
Acara 32 tahun Reuni alumni Akabri “Delima Tidar” diakhiri dengan pengalungan bunga kepada Mayjen TNI Purn Komarudin Simanjuntak  sebagai simbol ungkapan kebahagiaan, atas kebersamaan dalam reuni kali ini.

OUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

TARUNA AKMIL BERSILATURAHMI KE KODIM 0707 WONOSOBO

Akademi Militer .Kamis(6/12/2018),  Sejumlah Taruna Akmil bersilaturahmi Ke Komando Distrik Militer 0707 Wonosobo, pukul 08.00 WIB, kedatangan Taruna Akmil di sambut oleh Pasiter Kapten inf  Ivan Nafarin Dan Pasiop Kapten Czi Sarwiyono.
Dalam pertemuan tersebut Komandan Kodim 0707 Wonosobo  Letkol Czi Fauzan Fadli di dampingi Ketua Persit Ny Ade Fauzan Fadli menegaskan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka RangkaianPelaksanaan Praja Bhakti Taruna Akmil Tk. II dan III TP 2018/2019, Dandim memberikan pengalaman dan menambah wawasan tugas lapangan kepada para taruna Akmil yang melaksanakan Praja Bhakti sehingga dapat dijadikan bekal kelak saat mereka sudah dilantik menjadi perwira TNI AD.
“Kegiatan-kegiatan ke wilayah ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial (Binter) yang sangat beragam dan perlu kemampuan pendekatan yang baik sehingga kehadiran kita mampu diterima dengan penuh simpatik oleh masyarakat. Semua jajaran yang ketempatan Praja Bhakti Taruna Akmil tersebut sudah kami berikan tugas pendampingan untuk mengajak taruna tersebut benar-benar turun kelapangan bersama masyarakat”, ujar Letkol Letkol Czi Fauzan Fadli.
Pembinaan teritorial yang sudah menjadi fungsi utama TNI tersebut harus melekat pada jati diri setiap prajurit TNI sehingga mereka harus tahu tugas-tugas yang harus dilakukan di wilayah mereka ditugaskan.
Selain pemberian materi tersebut, Ny Ade Fauzan juga memotivasi kepada taruna  agar melaksanakan tugas mulia ini dengan penuh semangat dan sungguh-sungguh.   Kalian adalah taruna yang terpilih, kesempatan untuk menjadi Taruna Akmil tidak mudah.
Ketua Persit Chandra Kirana Cabang XVII berharap mereka mampu melaksanakannya dengan baik dan yang paling mendasar kegiatan tersebut tentunya menyadarkan diri kita bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat sehingga kemanunggalan TNI Rakyat menjadi kekuatan utama dalam menjaga kedaulatan NKRI, sesuai moto TNI “Bersama Rakyat, TNI Kuat”.
Pertemuan berakhir dengan pemberian Cinderamata yang diberikan oleh Komandan Kodim 0707 Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E dan dilakukan foto bersama di Makodim 0707 Wonosobo.
AUTENTIKASI
PENHUMAS  AKMIL

PAMERAN PRAJA BAKTI TARUNA AKMIL TK. II DAN III TP 2018/2019 DI PASEBAN BARAT DEPAN KODIM 0707 WONOSOBO

Sebanyak 470 Taruna-Taruni Akademi Militer (Akmil) Magelang mengikuti Latihan Praja Bakti Taruna Akmil Tk. II dan III TP. 2018/2019 di Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo, Kegiatan nya salah satunya melaksankan pameran di Paseban Barat tepatnya depan Kodim 0707 Wonosobo, selama Tiga hari, Rabu s.d. Jumat (05-07/12/2018). Acara pembukaan stand pameran Praja Bakti yang digelar di lapangan Alun-alun Wonosobo oleh Bpk Mukhamad Zuhri PJs Sekda Kab. Wonosobo. Rabu, 05/12/18.
Pada Hari Rabu Stan Pameran sudah dibuka, yang bernuasa Ketarunaan Akademi Militer. Di Meriahkan Genderang Suling Canka Lokananta dari Akademi Militer Magelang, Manaken Basdrum Taruna, PDU Taruna/i, PDH Taruna/i, foto foto Dokumentasi dari masa kemasa dari jaman AMN sampai sekarang, film singkat Profil Akademi Militer (Akmil) Magelang, brosur brosur Pendaftaran Akmil, Konsultasi psikologi, bazar pernak pernik Akademi Militer ynag sangat bagus dan menarik.  Yang tertua Pameran Kapten Inf Tri Agung dari Satuan Mentar Akmil.
Bapak Mukhamad Zuhri PJs Sekda Kab. Wonosobo dalam memimpin acara ini menyampaikan atas nama pemerintah Kab. Wonosobo mengapresiasi positif dengan adanya Program latihan Praja Bakti Akmil di Kab. Wonosobo, yang paling penting mudah mudahan para pemuda pemudi Wonosobo nantinya bisa meniru jejak para senior senior Akmil. Mudah mudahan tdk hanya tahun ini tahun kedepan dilaksankan latihan Praja Bakti Akmil di Kab. Wonosobo lagi. Hal ini sangat sangat bisa di terima oleh masyarakat Wonosobo.
Di kesempatan itu juga Bapak Mukhamad Zuhri memberikan apresiasi bahwa Program latihan Praja Bakti, dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah Wonosobo, dalam memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu tugas pemerintah daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah Wonosobo sekitar.
Adapun tujuan Taruna latihan Praja Bakti mampu melaksanakan kegiatan karya bakti dan mampu beradaptasi dalam kehidupan masyarakat Wonosobo, membangkitkan motivasi dan semangat masyarakat Wonosobo dalam upaya bela negara, melaksanakan Pembinaan Teritorial terbatas.

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL