Select Page

Reuni Adem Akabri ’86 di lembah Tidar Akmil Magelang Ibu ibu melaksanakan Out bon


Lembah Tidar. Minggu (16/09/18) Para pendamping / istri Ibu2 Alumnus Akabri 86 Sebanyak 411 ,anak anak 128, Warakawuri 26, Yatim Piyatu 2, Melaksanakan kegiatan Out bon di Sekitaran Stadion Sapta Marga Akmil Magelang. Hadir diantararannya Ibu Panglima TNI Ibu Hadi Tjahjanto, Ibu Wakasad Ibu Tatang Sulaiman, Ibu Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M. , Ibu Eka Wiharsa, Ibu. Chairul Noor Alamsyah, Para Ibu Perwira, anak anak, Wara Kawuri, Yatim piyatu. dari semua matra TNI dan Polri Alumnus Akabri ’86 (Adem)
Sangat Meriah pelaksanaan giat tersebut, di dahului dengan senam bersama yang di pandu oleh pelatih senam Akmil bapak Sigit.
Seluruh Alumnus sangat antusias dan menikmati tiap2 momen kegiatan yang dilaksanakan di Akmil. Terlihat gerakan gerakan senam beliau sangat Kompak dalam satu gerakan senam aerobic di lanjut caca dan Mau mere.
Selesai Melaksanakan giat senam langsung membuat formasi v utk sesen foto bersama paling depan ujung sudut v ibu Panglima TNI Ibu Hadi Tjahjanto, dan di lanjutkan ibu ibu bejabat yang lain di bekang nya sampai belang.
Sesen ini selesai, di lanjut kegiatan Hiburan dan Lomba tari poco2/ Joget Rapi tiap Angkatan Matra. Sangat meriah dan Damai. Ibu Ibu semua menggunakan kerudung berwarna Merah dan baju warna Putih, bawahan Merah, Dengan Nuansa Merah Putih Sangat Anggun dan berseri seindah wajah lembah tidar yang Asri.
Yang tidak Melaksanakan lomba joget/ Poco poco di sediakan rekreasi dengan Kerata Kuda/ Dokar, Grobak Sapi/ Kereta ditarik Sapi, Kereta Ondong Odong, Off rood menaiki mobil jeep yang telah di modifikasi di seputaran Akmil dengan medan yang telah ditentukan.
Selain itu juga di sediakan Mongtenering, Meluncur, jembatan tali 2, jembatan tali 3 dan Jaring Pendarat. Semua kegiatan di laksanakan dengan gembira walau ada sedikit tantangan dan Adrenalin para peserta Reuni.
Pelaksanaan kegiatan ini dari jam 07.00 – jam 11.00 siang, Menjelang isoma Para Alumnus melaksanakan ganti pakaian dan Isoma / Makan bersama di kebun Jati sebelah gedung Lili Rohli.

AUTENTIKASI

 PENHUMAS AKMIL

Reuni Adem Akabri 1986 di lembah Tidar Akmil Magelang


Lembah Tidar. (15/09/18)Sebanyak 414 Perwira terbagi 4 angkatan, 165 Perwira angkatan Darat, 52 perwira angkatan Laut, 49 angkatan Udara, dan 148 Jumlah dari Kepolisian lulusan Akabri angkatan 1986 (Adem ‘86) menggelar reuni di Akmil, Sabtu (15/09/2018) di Akademi Militer. Hadir sebagai peserta  reoni di antararannya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Wakasad Letnan Jendral Tatang Sulaiman, Staf Khusus Kasal Laksamana Muda TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M. , Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa, Kakorpolairud Baharkam Polri, Inspektur Jenderal Polisi Drs. M. Chairul Noor Alamsyah, S.H., M.H, Para perwira dari semua matra TNI dan Polri Alumnus Akabri ’86 (Adem) dan berkomitmen tetap menjaga kekompakan di antara mereka.
Di laksanakan hari ini  Sabtu, 15 September 2018. Dengan urutan kegiatan, Para Alumnus memasuki Gerbang Akademi Militer disambut dengan GSCL Genderang Suling Canka Lokananta Akademi Militer di lanjutkan ramah tamah di Main Hall Akmil. Kemudian makan siang bersama di Ruang Makan Husen, Dilanjut  Peresmian Alutsista di lapangan Sapta Marga dan Foto bersama. Kemudian malam Harinya di laksanakan Malam Temu kangen Peserta Reoni 86 (Adem) dan keluarganya di Gedung Lily Rohli Akmil Magelang,
Minggu, 16 September 2018 , Pagi harinya di Lapangan golf Borobudur Internasional Akmil di resmikan Shalter 4 oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Untuk Ibu-ibu melaksanakan, out bond dan santunan Ke Panti Asuhan diakhiri makan bersama di Kebun Jati ( sebelah Barat Gd Lily Rocli Akmil) Acara ini merupakan ajang Silaturahmi setelah berpisah selama 32 tahun untuk menjalani tugas pengadian masing-masing. Pertemuan tersebut untuk bernostalgia mengingat saat saat  dididik di Lembah Tidar Akmil Magelang dan sekarang menduduki posisi strategis di negeri ini. ” Melalui pertemuan ini kami tetap menjaga soliditas bersama, kompak, bersatu antara TNI dan Polri. Kekompakan tetap dibangun, dijaga dan ditingkatkan”.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dari matra AU menilai di balik acara reuni ’86 (Adem). “Ada dua nilai yang bisa diambil, yakni setelah mengabdi selama 32 tahun memiliki sisa masa tugas selama  3, 2 atau 1 tahun. Mereka sudah mempersiapkan untuk memberikan tongkat estafet ke adik angkatannya. Menurut Beliu, bukan mewariskan tetapi mengestafetkan nilai-nilai kejuangan. Untuk itu diperlukan soliditas dan saling mendukung,” Tegasnya.
Sementara itu Wakil Matra Laut selaku Staf Kusus Kasal, Laksamana Muda TNI Tri Wahyudi menilai acara reuni Adem itu serasa kembali ke ibu kandung. Sebab sebelum melakukan pengabdian selama 32 tahun diawali pembentukan karakter di Lembah Tidar Magelang. Bagi Beliau Lembah Tidar merupakan ibu kandung. ”Bagi kami masih ada sisa penugasan dan masih ada yang bisa ditempuh. Maka perlu tetap solid dalam menjaga NKRI”.
Selanjutnya, mewakili Polri Kakorpolairud Baharkam Polri, Inspektur Jenderal Polisi Pol Drs. M. Chairul Noor Alamsyah, S.H., M.H. menyambut baik acara tersebut, karena sama-sama pernah dididik di Akmil dan kini Taruna Akpol kembali mengawali masa pendidikan di Akmil.(Resimen Chandra dimuka) ”Sangat sulit dilupakan, kami punya kemampuan bersama, hati bersama, yang betul-betul mengikat. TNI Polri harus tetap solid.”
Sebagai tuan rumah Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa  merasa bangga, karena Akmil sebagai Almamater masih menjadi kebanggaan bagi semua angkatan. Sebagai tuan rumah telah menyiapkan, membantu, dan memfasilitasi apa yang sudah direncakan oleh panitia. Kekompakan dari semua matra yang telah berpisah selama 32 tahun diharapkan menjadi motivasi bagi Taruna Akmil. ”Saya menjaga apa yang ada waktu capratar dulu sampai sekarang masih ada, tidak merubah suasana, karena warisan dari senior-senior,” Tegas Beliu.

AUTENTIKASI

 PENHUMAS AKMIL

GUBERNUR AKMIL MEMBUKA PEMBEKALAN PENGASUH RESIMEN TARUNA GELOMBANG I TAHUN 2018


Akmil – Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa, melaksanakan pembukaan Pembekalan Pengasuh Resimen Taruna Gelombang I Tahun 2018, di Kelas D-3 Akmil. Kegiatan Pembekalan Pengasuh Resimen Taruna Gelombang I Tahun 2018 tersebut diikuti oleh 60 orang Pengasuh Resimen Akmil pengasuh Kowad  10 orang . Pelaksanaan pembekalan kali ini akan berlangsung mulai tanggal 12  sampai dengan 17 September 2018, yang bertujuan adalah untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengasuh dalam rangka mendukung efektivitas pencapaian tujuan pengasuhan dan tujuan pendidikan.
Dalam sambutannya Gubernur Akmil mengatakan bahwa, “Sebagai badan pelaksana pusat di tingkat Mabesad, yang berkedudukan langsung di bawah Kasad, Akademi Militer mempunyai tugas pokok untuk membentuk Taruna/Taruni Akademi Militer menjadi Perwira TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga, Pengetahuan dan keterampilan dasar Golongan Perwira, berkualifikasi Akademis Program Diploma IV pertahanan serta memilikii Jasmani yang Samapta. Maka, di pundak para pengasuh terletak beban tugas yang menantang, yaitu menyiapkan para Taruna/Taruni yang terdiri dari para pemuda Indonesia yang berasal dari seluruh lapisan masyarakat dan dari seluruh penjuru tanah air dengan berbagai latar belakang kehidupan yang berbeda untuk diproyeksikan menjadi kader Calon pemimpin TNI AD bahkan Calon Pemimpin Bangsa”.
Dengan diselenggarakannya pembekalan bagi para pengasuh Taruna/Taruni ini diharapkan, sebagai tenaga pengasuh di Akademi Militer tidaklah sekedar bertugas mengajar atau mengasuh, namun lebih dari itu, juga dapat berperan sebagai narasumber, baik di bidang ilmu pengetahuan, mental spiritual maupun sumber inspirasi dan motivasi.
Gubernur Akmil pada kesempatan tersebut juga mengingatkan, bahwa meskipun telah banyak yang patut kita syukuri dan banggakan dari proses pendidikan di lembah tidar ini, namun tidak dapat dipungkiri pula bahwa masih ada beberapa hal yang perlu kita tingkatkan bersama. selain diperlukan beberapa pembenahan, kita harus yakin dengan tekad dan niat yang luhur untuk  dapat  mewujudkan hasil didik yang sesuai dengan harapan kita bersama, manakala kita memiliki kesatuan pandang, sikap, langkah dan komitmen positif dalam melaksanakan pengasuhan taruna selaku generasi penerus perjuangan kita.
Tujuan pembekalan yang kita laksanakan kali ini adalah untuk “Untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengasuh dalam rangka mendukung Efektivitas pen-capaian Tujuan Pengasuhan dan Tujuan Pendidikan”. Pimpinan lembaga memahami bahwa segenap pengasuh pada dasarnya telah memiliki bekal pengetahuan, bekal keterampilan serta pengalaman di bidang pengasuhan. Namun saya perlu menekankan lagi hal-hal sebagai berikut :
Pertama, Untuk dapat mewujudkan  Akademi Militer sebagai Center of Excellence yang dapat mewujudkan hasil didik yang Profesional dan dicintai rakyat, harus diawali  dari Taruna itu sendiri, dibantu oleh tenaga luar, para Pengasuh, Pelatih, para Dosen dan segenap Civitas Akademika.
Kedua, Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, kita harus menyiapkan Lembah Tidar ini sebagai tempat penggodokan Calon Perwira yang dapat dipercaya. Oleh karena itu, tata yang baik, pelihara lingkungan sejuk, jadikan tempat yang indah serta penuh kenyamanan.
Ketiga, Kepada para tenaga pendidik dan pengasuh agar siap membantu para Taruna. Para pengasuh dan seluruh pendukung hendaknya benar-benar mempersiapkan apa yang diharapkan untuk memperbaharui manajemen pendidikan, pengasuhan serta penyiapan para taruna.
Dengan penghayatan dan pemahaman terhadap tujuan pembekalan yang kita laksanakan ini, diharapkan para peserta dapat tampil dalam sikap dan tindakan yang mencerminkan insan Prajurit Sapta Marga yang berlandaskan Pancasila yang lebih mendahulukan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan Pribadi sebagaimana yang tercantum dalam Falsafah Pendidikan Akmil “Dwiwarna Purwa Cendekia Wusana”.
Hal ini megandung makna bahwa dalam dada setiap prajurit tni yang pertama haruslah berkobar semangat juang Patriotisme, Pantang Menyerah, Ulet dan Tabah dalam menghadapi tantangan dan rintangan.
Kepada para peserta pembekelan saya berpesan agar mengikuti pembekalan ini dengan penuh kesungguhan dan penuh semangat, supaya dengan waktu yang relatif singkat ini, materi yang disajikan dapat diselesaikan sesuai dengan tujuan.
Kepada Direktur Pembinaan Pendidikan  Akademi Militer selaku perwira penyelenggara beserta staf dan para pendukung, saya percayakan sepenuhnya pelaksanaan pembekalan ini.
Dengan memohon Limpahan Rahmat dari Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa, kegiatan pembekalan peningkatan kemampuan tenaga pengasuh Resimen Taruna Akademi Militer Gelombang I tahun 2018 diyatakan dibuka.

AUTENTIKASI

 PENHUMAS AKMIL

REKOR MURI TARI GEMU FAMIRE DALAM RANGKA HUT KE- 73 TNI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA


Lembah Tidar , Selasa (04/09/18) Bertempat di lanud Adisucipto Yogjakarta dalam rangka melaksanakan pemecahan rekor MURI tari Gemu Famire Kolosal di seluruh satuan  Jajaran TNI di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke- 73  TNI Tahun 2018. Di hadiri 6000 orang. TNI dan Polri terdiri dari Akademi Militer Magelang Turut hadir Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Eka Wiharsa beserta Ibu Ismi Eka Wiharsa Gubernur Akmil, Ibu wagub Akmil Ibu Ira Wirana dan Pangdam IV, Gub AAU , Kapolda Jogja, Danrem Korem 072/Pamungkas Jogja , Korem 072/Pamungkas, Batalyon Infantri 403/Wira Pratista,Kodim di seluruh Yogyakarta, Polda DIY, seluruh Polres di Yogyakarta, Lanal Yogyakarta, Lanud Adisutjipto, AAU, Paskhas kompi E/BS, ibu ibu Persit (AD), ibu ibu Jalasena(AL)¸ ibu ibu Pia ( AU), ibu ibu Bhayangkara (Polri)  beserta anak2 sekolah sekitar Jogja,
Dalam sambutannya Komandan Lanud Adisutjipto  Marsekal Pertama TNI Ir. Tedi Rizalihadi S, M.M. mengucapkan “Selamat Datang” dan terima kasih atas kesediaan seluruh peserta tari Gemufamire yang hadir dalam rangka mendukung dan menyukseskan TNI dalam menggelar tarian Gemu Famire Kolosal yang pada hari ini serentak di laksanakan di seluruh Indonesia yang di ikuti oleh jajaran TNI, Polri, ASN, Organisasi istri prajurit TNI dan elemen masyarakat lainnya.
Pada kesempatan Kami, menyambut gembira atas terselenggaranya acara  Gemu Famire Kolosal  ini dalam rangka pemecahan rekor MURI sebagai acara tari gemufamire serentak dan  peserta terbesar di seluruh Indonesia. Acara ini saya nilai sangat positif, karena dapat kita jadikan sebagai sarana memupuk sportivitas, sinergitas, rasa kebersamaan dan silaturahmi antara TNI, Polri dan Elemen Masyarakat, sekaligus melestarikan budaya asli Indonesia yang adiluhung agar makin di cintai dan di hargai oleh kita semua. Acara ini juga bermanfaat serta sebagai sarana hiburan dan refreshing dari kegiatan rutinitas sehari-hari.
Karena dalam rangka HUT  ke–73 TNI  ini, para peserta sekalian nampak sangat bersemangat dan partisipatif, sehingga saya yakin  pelaksanaan tarian Gemu Famire kolosal  ini akan berjalan sangat meriah dan sukses.   Selaku  Komandan Lanud Adisutjipto, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berpartisipasi, sehingga acara ini dapat terselenggara sebagaimana yang kita rencanakan.
Sesuai dengan rencana yang telah kita susun bersama, bahwa kegiatan penyelenggaraan Tarian Gemu Famire Kolosal ini akan dilombakan  dan Pemecahan rekor MURI dalam rangka perayaan HUT TNI ke- 73 tahun 2018.  Saya berharap, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan hasil yang optimal.
Event ini dapat dijadikan sarana untuk menunjukkan prestasi dengan segenap kemampuan yang dimiliki, guna membuktikan bahwa kita memang dapat dan mampu berbuat yang terbaik.   Satu hal yang tak boleh dilupakan adalah, bahwa kegiatan kali ini bertujuan untuk meningkatkan kekompakkan sekaligus menjalin persatuan dan kesatuan diantara kita.     Oleh karenanya saya sangat berharap semua peserta selalu mengedepankan semangat kebersamaan  bagaimana kita dapat menunjukkan kekompakan dan kebersamaan dalam setiap gerak yang didasari dengan sportivitas tinggi.    Saya juga sangat berharap acara ini dapat mempererat persaudaraan kita sesama Keluarga Besar TNI, Polri, ASN dan Elemen Masyarakat lainnya.
Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua peserta Tari gemufamire, dan juga kepada panitia penyelenggara, sehingga acara ini dapat berjalan dengan aman dan lancar serta membawa kesan bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan Negara.

AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL

PENYERAHAN SUMBANGAN/ BANTUAN 1 UNIT AMBULAN BRI UNTUK AKMIL


Lembah Tidar , Rabu (29/08/18) Bertempat di Main Hall Akademi Militer Magelang di laksanakan Acara Penyerahan 1 unit mobil ambulance dengan Harga Rp 250.000.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).  Dari Dana Bina Lingkungan Kantor Pusat PT. Bank Rakyat Indonesia BRI (Persero) Tbk kepada Akademi Militer.
Diserahkan oleh Pimpinan Wilayah BRI Jateng/ DIY Bapak Hendro Patmono Yang ditenerima lansung oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Eka Wiharsa.
Dalam sambutan singkatnya Gubernur Akademi Militer mengucapkan Terima kasih kepada Dana Bina Lingkungan Kantor Pusat PT. Bank Rakyat Indonesia BRI (Persero) .dengan harapan 1 unit mobil ambulan yg diterima oleh Akademi Militer akan membantu Oprasional Pendidikan Taruna/ Taruni khususnya bidang pelayanan Medis/ Kesehatan.

AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL

ORGANIK AKMIL MENERIMA PEMBEKALAN HUKUM DARI DITKUMAD


Lembah Tidar , Rabu (29/08/18) Acara Ceramah Pembinaan Hukum (DITKUMAD). Di Hadiri oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNi Wirana Prasetya Budi S.E. Pejabat Distribusi, Para Kabalak, Pengasuh dan Organik Akmil baik Militer dan PNS.
Penyuluhan hukum dengan tema “Meningkatkan Disiplin dan Mentaati Hukum Dapat Mengurangi Tingkat Pelanggaran Di Satuan”.  diikuti sejumlah 840 personel baik Militer maupun PNS Akademi Militer, di gedung Lily Rocly Pada Hari Rabu, 29 Agustus 2018. Dengan Penceramah Bapak Kolonel Chk Aloysius Agung W, S.H.,M.H.,bersama tim dari Ditkumad.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E membacakan amanat Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa menyatakan bahwa :” Penyuluhan Hukum Ini pada dasarnya memiliki arti yang sangat penting dan Strategis bagi segenap Prajurit dan PNS Akademi Militer agar memiliki kesadaran dan ketaatan serta kepatuhan hukum yang tinggi, sehingga terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran maupun tindak pidana”.
Dalam bagian lain amanatnya , Gubernur Akmil mengatakan bahwa ,” Hukum bagi Personel Militer dan PNS yang bertugas di jajaran Angkatan Darat bukanlah hal yang asing lagi, karena sejak kita mendaftarkan diri sebagai Prajurit maupun PNS dan pada masa pendidikan, hingga memulai karier pengabdian   pada institusi TNI Angkatan Darat, kita telah diperkenalkan dengan hukum.”
Saat ini, secara kuantitas tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh organik Akademi Militer, baik Militer maupun PNS mengalami  penurunan. Hal tersebut harus kita pertahankan. Sementara itu untuk mencapai predikat Akademi Militer yang “Zero pelanggaran” dihubungkan dengan  keberadaan kita di lembaga pendidikan perwira terhormat ini, yang memiliki motto sebagai “pusat keunggulan”. Organik Akmil baik Militer maupun PNS harus mampu memberikan contoh dan tauladan kepada Taruna/Taruni Akademi Militer, serta menjadi personel-personel terdepan dalam menegakkan hukum yang berlaku di negara ini dengan baik. Penekanan tersebut merupakan isi dari amanat Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Eka Wiharsa yang di bacakan oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNi Wirana Prasetya Budi S.E

.AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL