Select Page

Sebanyak 470 Taruna-Taruni Akademi Militer (Akmil) Magelang mengikuti Latihan Praja Bakti Taruna Akmil Tk. II dan III TP. 2018/2019 di Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo selama satu minggu, Minggu s.d. Jumat (02-07/12/2018). Upacara pembukaan Latihan Praja Bakti yang digelar di lapangan Kelurahan Kaliwiro tersebut  dipimpin oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo.
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., Inspektur Akmil Kolonel Inf Yoyo Subrolarang, Dirbinlem Kolonel Czi Tedja Sukma Ekaputra, Dirbinlitbang Kolonel Inf Terry Tresna Purnama, S.I.Kom, Danmentar Akmil Kolonel Inf Ari Yulianto, para Kepala Departemen Akmil dan Dandim Wonosobo 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E, Para Kabalak Akmil, Wakapolres Wonosobo Kompol Sopanah, segenap Forkominda Wonosobo dan Muspika Kaliwiro dan Wadaslintang.
Bupati Wonosobo, Eko Purnomo dalam sambutannya mengungkapkan, atas nama pribadi, masyarakat, maupun Pemerintah Kabupaten Wonosobo, pihaknya mengucapkan selamat datang kepada Taruna-Taruni Akmil di Wonosobo, yang akan melaksanakan latihan Praja Bakti selama 6 (enam) hari kedepan. Semoga sedikit banyak dapat mempengaruhi perubahan paradigma pembangunan masyarakat, ke arah yang lebih partisipatif, mandiri, dan mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah setempat secara lebih bijaksana, dengan berbasis pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.
Lebih lanjut Bupati menceritakan, kondisi geografis Kabupaten Wonosobo sangat mendukung sistem pertanian. Pertanian sebagai salah satu sumber mata pencaharian masyarakat, yang memberikan sumbangan cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wonosobo. Selain itu, Wonosobo juga sebagai daerah kunjungan wisata kedua di Jawa Tengah, selain memiliki panorama alam yang indah dan masih sangat natural, potensi budaya yang memikat, serta produk unggulan daerah yang khas, juga mampu mengangkat nama daerah ini hingga kancah intemasional.
Berkenaan dengan kondisi Hankam, Kabupaten Wonosobo merupakan daerah yang relatif aman dan damai, meskipun dengan beragam kemajemukan masyarakatnya. Kerukunan beragama juga terjamin dengan baik, hal tersebut didukung dengan adanya Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) dan adanya Perda Ramah HAM.
Sementara itu Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., melalui Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., mengatakan, latihan selama 6 (enam) hari ini untuk memberi pembelajaran kepada para Taruna-Taruni terkait dengan masalah teritorial. Selain itu, agar para Taruna-Taruni dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat dan membaur serta membantu  masyarakat.
Dalam latihan ini, para Taruna-Taruni akan melakukan kegiatan karya bakti, komunikasi sosial dan melakukan pembinaan ketahanan wilayah.
Selain itu, dengan keberadaan para Taruna-Taruni pada kegiatan ini, dapat menarik minat para anak-anak SMA untuk mengabdikan diri di instansi militer atau Akademi Militer pada khuusnya.
Sementara itu Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E. menjelaskan, sasaran dari kegiatan latihan Praja Bakti Taruna-Taruni ini, adalah kegiatan fisik dan non flsik. Kegiatan fisik berupa karya bakti, meliputi penataan dan perbaikan jalan. Pengaspalan jalan, pemasangan  drainase, perbaikan saluran irigasi, pengecatan dan pembersihan mushola dan pembersihan saluran irigasi. Pembuatan ngrowisata serta pelebaran jalan. Sedangkan kegiatan non fisik, berupa promosi Taruna-Taruni Akmil. Penyuluhan Bela Negara dan Narkoba. Selain itu dilaksanakan Pelatihan Marching Band, pelatihan PBB, anjangsana. Bakti Sosial,  riset sosial dan Stand Pameran Akmil.
Program latihan Praja Bakti, dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah, dalam memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu tugas pemerintah daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL