Akmil, Magelang – Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke XXXIX tahun 2019 digelar di empat kabupaten di Jawa Timur (Jatim) yakni : Jember, Bojonegoro, Trenggalek, dan Pamekasan. Latihan ini diikuti 891 Taruna-Taruni Akademi Militer (Akmil), Karbol Akademi Angkatan Udara (AAU), Cadet Akademi Angkatan Laut (AAL), Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) dan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Mahasiswa perwakilan dari beberapa perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur. Pada Upacara pembukaan Latsitarda Nusantara 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya ini dihadiri oleh Para Kepala Staf Angkatan, Danjen Akademi TNI, Kalemdiklat Polri, para Gubernur Akademi Angkatan, Gubernur Akademi Kepolisian, Gubernur IPDN, serta para Rektor beberapa Perguruan Tinggi di wilayah Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, dan Kapolda Jawa Timur, para Pejabat teras TNI dan Polri, pejabat daerah Jawa Timur, dan tokoh masyarakat Jawa Timur serta para Taruna/Taruni Akademi TNI, Akademi Kepolisian, Praja IPDN serta Mahasiswa peserta Upacara Pembukaan Latsitarda Nusantara XXXIX Tahun 2019, Senin (01/04/2019)

            Dalam amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, bahwa Latsitarda Nusantara merupakan realisasi dari Kurikulum Pendidikan Integratif Taruna/Taruni Akmil, AAL, AAU dan Akpol tingkat akhir sebelum menyelesaikan tugas pendidikan dan selanjutnya dilantik menjadi Perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik Indonesia. Pada tahun 2019 ini, Latsitarda Nusantara XXXIX dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur yang tersebar di Kabupaten Jember, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pamekasan.

            Latihan terintegrasi ini diharapkan dapat memberikan pembekalan kepada para Taruna/Taruni ketiga Akademi Angkatan, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiwa sebagai kader pemimpin masa depan. Selain itu Latsitarda akan memupuk dan memantapkan kemanunggalan TNI dan Polri dengan masyarakat; serta menanamkan dan menumbuh-kembangkan jiwa kejuangan, cinta tanah air serta semangat integrasi para Taruna/Taruni, Praja dan Mahasiswa; sebagai upaya membangun soliditas TNI, Polri dan Masyarakat.

Selain itu Latsitarda diharapkan juga dapat membantu Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan kemampuan akademik dan menambah wawasan para Taruna Akademi Angkatan, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiswa  dalam  menyongsong  tugas-tugas ke depan yang tentunya semakin penuh tantangan.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota dan Kabupaten serta seluruh masyarakat Jawa Timur atas segala perhatian dan dukungan yang diberikan untuk membantu pelaksanaan Latsitarda Nusantara XXXIX tahun 2019 ini.

Selanjutnya kepada seluruh peserta Latsitarda; para Taruna/Taruni Akademi Angkatan, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiswa peserta Latsitarda Nusantara XXXIX Tahun 2019, Panglima TNI berpesan untuk memanfaatkan kegiatan integrasi ini dengan sebaik-baiknya. Selama latihan, patuhi dan taati setiap petunjuk pelatih dan ketentuan latihan. Hargai dan junjung tinggi kearifan dan budaya masyarakat sesuai Pancasila dan ke-Bhinneka Tunggal Ika-an. Jadikanlah kesempatan ini untuk dapat memahami masyarakat serta menjadi titik awal berdharma bhakti kepada rakyat. Laksanakan setiap tugas dengan disertai keikhlasan, kesungguhan dan penuh rasa tanggung jawab, pesan Panglima TNI

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL