by Penhumas Akmil | Sep 30, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Taruna Akademi Militer Tingkat III dan Tingkat II jumlah 789 orang menerima pembekalan Hukum Humaniter Internasional (HHI) dan Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kababinkum TNI Mayjen TNI Wahyoedho Indrajit, S.H., M.H., bertempat Gedung Moch. Lily Rochli Akademi Militer. Kamis (30/09/2021).
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Candra Wijaya dalam kata pengantarnya yang disampaikan oleh Dirdik Akmil Brigjen TNI Yudi Yulistyanto, M.A menguraikan, ”pembekalan Hukum Humaniter Internasional dan Hak Asasi Manusia ini memiliki arti penting bagi para Taruna Akademi Militer, karena mendapatkan pencerahan secara langsung tentang pelaksanaan Hukum Humaniter dan HAM bagi prajurit TNI AD, yang akan disampaikan oleh Kababinkum TNI. Harapannya agar kegiatan ini dapat dijadikan referensi dan pedoman bagi para Taruna Akademi Militer”.
Di sesi selanjutnya Mayjen TNI Wahyoedho Indrajit sebagai pemateri dalam kegiatan pembekalan Hukum Humaniter Internasional (HHI) dan Hak Asasi Manusia (HAM) kepada Taruna Akademi Militer menguraikan, ”Hukum Humaniter dan HAM merupakan dasar, pedoman, panduan dan rujukan bagi setiap Prajurit TNI dan satuan TNI dalam melaksanakan tugas. Tentara profesional, yaitu tentara yang terlatih, terdidik, diperlengkapi secara baik, tidak berpolitik praktis, tidak berbisnis dan dijamin kesejahteraannya serta mengikuti kebijakan politik negara yg menganut prinsip demokrasi, supremasi sipil, Hak Asasi manusia, ketentuan hukum Nasional dan Hukum Internasional yang telah diratifikasi”, tegas beliau.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta
Penhumas Akmil.
by Penhumas Akmil | Sep 29, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Bersinergi dan berbagi dengan memberikan bantuan kepada masyarakat Magelang selalu menjadi tradisi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun TNI setiap tahunnya. Begitu juga halnya yang ke-76 tahun 2021 ini, dengan mengusung tema “Darahku Mengalir Untuk Negeri”.
Akademi Militer bekerja sama dengan PMI Kota Magelang mengadakan aksi sosial Donor Darah bertempat di Rumah Sakit Tingkat IV Soebianto Djojohadikusumo Kesehatan Akmil, Rabu (29/09/2021).
Turut hadir dan berpartisipasi menyumbangkan darahnya untuk negeri, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Candra Wijaya beserta Ibu Fenty Candra Wijaya yang didamping Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas beserta Ibu Rini Agit Thomas juga tidak ketinggalan para Perwira Tinggi Akmil beserta Ibu dan Pejabat Distribusi. Dalam gelar donor darah kali ini diikuti oleh 195 orang Organik Akmil Militer terdiri dari PNS 143 orang dan 52 orang anggota Persit Kartika Chandra Kirana PCBS Akmil.
Saat kegiatan berlangsung, selaku dokter dan Kepala Kesehatan (Kakes) Akmil, Letkol Ckm dr. Wijiono, So.OT. (K)., Hip & Knee., menyampaikan, “kegiatan Donor Darah ini merupakan bentuk kepedulian Akademi Militer dalam mendukung program kemanusiaan melalui Palang Merah Indonesia (PMI), karena darah yang terkumpul nantinya akan kita sumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan harapan, mudah-mudahan kegiatan kita hari ini dapat membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat Kota Magelang dan daerah sekitarnya, terutama dalam suasana pandemi Covid-19, dimana tidak terlalu mudah mendapatkan pendonor dibanding dalam suasana normal, sementara kebutuhan darah untuk tranfusi bagi pasien yang membutuhkan tetap ada bahkan cenderung meningkat”.
Penhumas Akmil.
by Penhumas Akmil | Sep 14, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Taruna Tingkat II/Sersan Taruna Akademi Militer Kelas D-1 s.d. D-14 jumlah 424 Taruna melaksanakan praktikum fisika terapan, sebagai penanggung jawab kegiatan ini Kadepmipatek Akmil Kolonel Cpl Taufan Tjandra Kusuma, S.I.Pem. bertempat di Laboratorium Fisika Subdepmipa Depmipatek. Selasa (14/09/2021).
Kadepmipatek di sela-sela kegiatannya menguraikan, ”mata kuliah Fisika Terapan merupakan kumpulan ilmu pengetahuan yang terdiri dari fakta, konsep, prinsip, hukum teori, dan juga model ilmiah kemudian digunakan untuk kebutuhan dalam menjalankan tugas di satuan yang relevan dikaitkan dengan tugas-tugas keluaran Pendidikan Taruna Akmil sebagai Komandan Peleton (Danton) atau jabatan setingkat yang memiliki gelar Akademis Diploma IV Sarjana Sains Terapan”.
Sementara Mayor Cpl Aryananta Lufti, S.T. merupakan salah satu Dosen Fisika Depmipatek menguraikan, ”gerak peluru untuk mengetahui kecepatan awal peluru aplikasi di lapangan sebagai pengetahuan dasar menembak mortir, meriam atau senjata yang lain. Dan gerak jatuh bebas bertujuan taktiknya untuk mengetahui percepatan gravitasi, aplikasi dalam kehidupan militer, contohnya seperti pengedropan barang dari pesawat atau heli di medan penugasan”.
Sertar Hindra Sakti No. Ak 2020.363 saat prakteknya mengungkapkan, ”latihan bukan untuk menyempurnakan, tapi untuk menjadikannya permanen. Taruna harus serius belajar Matematika dan Fisika, sehingga butuh latihan, bukan tiba-tiba bisa dan tidak cukup hanya dengan menghafal rumus. Taruna harus berlatih, berlatih, berlatih”.
Sertar Khansa Alexander No. Ak 2020.141 menambahkan, ”jadi Taruna itu sama dengan tanda tangan kontrak seumur hidup. Mereka akan mencurahkan seluruh hidup mereka untuk negara dan bangsa”.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Sep 13, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Taruna Akademi Militer Tingkat II dan Tingkat III sejumlah 123 Taruna melaksanakan kegiatan Keagamaan Protestan yaitu Pendalaman Alkitab dan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) dengan penceramah Pendeta Gilbert Lumoindong dengan pendamping Taruna Kasirohprot Bintal Akmil Pendeta Mayor Caj Toto Widodo, S. PAK. di gereja Imanuel Akmil. Jum’at (10/09/2021).
Di hadapan para Taruna Akmil Protestan, Pendeta Gilbert Lumoindong menguraikan tentang, ”Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) merupakan kegiatan ibadah yang diselenggarakan oleh Gereja. Ibadah ini diselenggarakan untuk memperbaharui kerohanian dan iman dari jemaat Gereja. KKR sebenarnya identik dengan ibadah-ibadah yang pernah dilakukan Kristus dahulu seperti khotbah di bukit, pelayanan di tempat-tempat umum sehingga orang-orang kebanyakan (umum) bisa datang berbondong-bondong untuk mendengar pengajaran firman Tuhan, didoakan dan mengalami mujizat kesembuhan Ilahi, diselamatkan dengan percaya dan menerima Tuhan Yesus secara pribadi”.
Pendeta Gilbert Lumoindong juga menyinggung tentang (Yeremia 29:11), ”Matahari selalu tahu kapan di terbit dan tenggelam maka kamu juga harus jalani hidup sebagaimana alur yang Tuhan tetapkan sampai waktu kau pergi karena memang sudah waktunya. Sebab aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan”.
Di akhir acara Pendeta berharap akan korelasi antara ibadah KKR dan spiritualitas jemaat dari pihak gereja diwujud nyatakan secara maksimal melalui ibadah-ibadah. Kesadaran jemaat akan pentingnya KKR dalam korelasi dengan kehidupan.
Kegiatan pembinaan rohani Protestan tetap mempedomani Protkes, berjalan dengan tertib dan aman.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Sep 13, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Taruna Akademi Militer Tingkat II jumlah 424 Taruna dan Tingkat III jumlah 265 Taruna melaksanakan makan siang bersama hubungan keluarga asuh di ruang makan Husein Akademi Militer. Sabtu (11/09/2021).
Danmenkorptar (Komandan Resimen Korps Taruna) Sermadatar Sawung 2019.005 saat memimpin acara kegiatan tersebut menyampaikan, ”Adanya keluarga asuh akan sangat membantu setiap Taruna untuk lebih cepat bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan di Akmil. Karena tugas saudara asuh dan para kakak asuh sendiri adalah membantu para adik-adik asuhnya dalam segala hal-hal yang baik”.
“Pelaksanaan makan siang bersama Taruna Akademi Militer dalam hubungan keluarga asuh menjadi tradisi Akmil untuk mempererat tali persaudaraan serta hubungan antara senior dengan junior sehingga kehidupan korps taruna Akademi Militer dapat harmonis”, lanjut Sermadatar Sawung.
Danmenkorpstar juga menambahkan, ”Selain itu, mereka bertekad menjadi Taruna yang disiplin dan mematuhi aturan, serta belajar dan berlatih dengan serius serta tidak melakukan kekerasan baik dengan taruna sesama tingkat maupun dengan mereka yang junior agar menjadi perwira yang militan dan bisa diandalkan dalam berbagai penugasan pada masa mendatang.
Penhumas Akmil.