by Penhumas Akmil | Sep 13, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Taruna Akademi Militer Tingkat III/Sermadatar kelas M.09 sampai M.14 sejumlah 127 Taruna melaksanakan materi pelajaran Lari Lintas Medan dengan jarak 10 Km dengan route start; Lapangan Babrik, Tempuran – Kampung Tugu Sertan – Kampung Ngandong Wetan – Perempatan Kampung Pelabuhan – Pertigaan Sawah Prajegsari – Belokan arah irigasi – Pos Kampling Kampung Gegeran – Jembatan Sukosari – Pertigaan Kampung Semali – Lapangan Semali – Kampung Karang Rejo – Kampung Kedungan – Kampung Pranan – Finish Lapangan Pahingan. Senin(13/09/2021).
Komandan Latihan (Danlat) Kadepjas Akmil Kolonel Inf Akhyari, S.I.P., M.I.P., saat menerima Taruna di titik star menyampaikan,” kegiatan dan mekanisme pelaksanaan Lintas Medan, sebelumnya Taruna dicek kesehatan dan tensinya oleh petugas kesehatan, dilanjutkan pemanasan dan peregangan guna menyiapkan otot-otot tubuh guna menghadapi kegiatan Lari Lintas Medan oleh tim pelatih jasmani.”
Selanjutnya koordinator materi Kapten Inf Agus Setiono menguraikan, ”Taruna Kelas M.09 sampai M.14 dalam pelaksanaan Lari Lintas Medan dimulai pukul 07.00 WIB, yang terbagi dalam dua gelombang dengan interval 10 menit. Gelombang satu : M.09 s.d. M.11 dan Gelombang dua : M.12 s.d. M.14”.
Para Taruna dapat mencapai finish dengan selamat dan aman dengan rata-rata waktu tempuh 50 menit, dengan waktu tercepat ditempuh dalam ..… menit oleh Sermadatar ….”, lanjutnya.
Disela-sela kegiatannya Sermadatar Muhammad Irfan No.ak 2018.028 berpesan ,”tetapkan tujuanmu setinggi mungkin dan jangan berhenti sampai kamu mencapainya. Hambatan tidak harus menghentikanmu. Jika kamu menabrak tembok, jangan berbalik dan menyerah. Cari tahu cara memanjatnya, melewatinya serta mengatasinya”, tegasnya.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.
Penhumas Akmil.
by Penhumas Akmil | Sep 9, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PCBS Akmil Ny. Fenty Candra Wijaya dan ibu Wakil Ketua Ny. Rini Agit Thomas serta para pejabat Persit Kartika Chandra Kirana PCBS Akmil mengikuti Video Conference Sosialisasi Revitalisasi Posyandu di Lingkungan Pesit Kartika Chandra Kirana oleh Ketua Umum (Ketum) Persit Kartika Chandra Kirana Pusat Ibu Hetty Andika Perkasa dan Kapuskesad (Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat) Mayjen TNI dr. Budiman, Sp.BP.RE (K)., M.A.R.S., M.H
di Ruang Oerip Soemohardjo Akmil. Kamis (09/09/2021).
Dalam kegaitan ini mengambil tema, “Sosialisasi Revitalisasi Posyandu di Lingkungan Pesit Kartika Chandra Kirana Dalam Upaya Mencegah Stunting Bagi Keluarga TNI AD”. Kegiatan ini di laksanakan melalui Link Zoom Meeting yang diakses di seluruh jajaran Persit Kartika Chandra Kirana.
Ketua Umum Persit Ibu Hetty Andika Perkasa mengajak, “mengajarkan kepada anggota persit kita, kalau nanti bila mereka mengandung, harus hamil yang direncanakan. Berikan kasih sayang, makanan dengan gizi yang baik agar anaknya tidak stunting, jadi anak yang cerdas dan berkualitas”.
Dalam kegiatan tersebut Mayjen TNI dr. Budiman menjelaskan, ”Pernah dengar stunting, sebagian orang mungkin asing dengan istilah tersebut, Stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya. Di Indonesia, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak. Hal ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dengan manifestasi kegagalan pertumbuhan (growth faltering) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun, Hal ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dengan manifestasi kegagalan pertumbuhan (growth faltering) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun”.
”Kekurangan gizi pada masa janin dan usia dini akan berdampak pada perkembangan otak, rendahnya kemampuan kognitif yang akan mempengaruhi prestasi sekolah dan keberhasilan pendidikan dalam jangka panjang, kekurangan gizi pada awal kehidupan akan menurunkan produktivitas dan kemudian menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan kesenjangan dimasyarakat”, tegas beliau.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Sep 8, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Akademi Militer menggelar acara Penandatanganan Pakta Integritas Pejabat Dirum Akademi Militer Brigjen TNI Yudha Medy Dharma Zafrul, S.I.P., pejabat Widya Iswara Bid. Teknik Akademi Militer dari Gubernur Akmil kepada Brigjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., dan beberapa jabatan Pamen lainnya serta Tradisi Warga Akademi Militer bertempat di Gedung Leo Kailola Akademi Militer. Rabu (08/09/2021).
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Candra Wijaya saat memimpin acara Sertijab dan Tradisi mengucapkan “Selamat” atas jabatan barunya, dan “Selamat Bergabung” dalam Keluarga Besar Akademi Militer. Kepada Brigjen TNI Yudha Medy Dharma Zafrul, S.I.P. (Dirum Akmil), Brigjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P. (Widya Iswara Bid. Teknik Akmil), Kolonel Inf Frans Yohanes Purba (Wadanmentar Akmil) dan Letkol Inf Hermanto (Danyontar Dewasa Mentar Akmil)”.
Gubernur Akademi Militer yakin dan percaya dengan berbekal pengalaman dan potensi yang dimiliki, para perwira sekalian akan mampu meneruskan dan meningkatkan kinerja pada jabatan baru tersebut. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada istri para perwira, yang sangat diharapkan perannya dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akademi Militer guna mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.
Hadir dalam kesempatan terebut Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Candra Wijaya, Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, para Pati (Perwira Tinggi) beserta Istri, Para Pejabat Distribusi Akademi Militer, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akademi Militer beserta segenap Pengurus, Para Perwira yang melaksanakan Tradisi Warga Akademi Militer beserta istri.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Sep 7, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Dalam rangka meningkatkan profesionalisme Taruna Tingkat III/Sermadatar Akademi Militer berjumlah 365 Taruna melaksanakan Latihan Mountaineering, yang dilaksanakan di Laboratorium Departemen Jasmani Militer, dengan para Pelatih Departemen Jasmani (Depjas) Akmil. Selasa (07/09/2021).
Koordinator Materi (Koormat) dalam kegiatan ini adalah Kapten Inf Teguh Mudianto. Disela-sela latihannya Kapten Teguh mengungkapkan bahwa, ”latihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan menguji tingkat kemampuan Taruna Tingkat III dalam melintasi bentuk rintangan dan ketinggian dengan menggunakan alat bantu tali dengan teknik yang benar. Mountainering ini merupakan salah satu keterampilan dan ketangkasan perorangan yang wajib dimiliki oleh Taruna Akmil”.
“Latihan dalam bidang jasmani militer ini, banyak menggunakan kemampuan fisik dan dalam setiap kegiatannya mengandung resiko yang berupa naik turun tebing, bangunan dan lembah dengan menggunakan alat peralatan, agar dalam pelaksanaan tugas pokok dapat berhasil,” lanjutnya.
“Mountenering merupakan suatu cara dan teknik para Taruna untuk melewati medan-medan yang berbahaya dengan materi yang diajarkan, antara lain : rapling, snapling, Fastroping, Ascanding dan panjat bebas. Sebelum para Taruna melaksanakan kegiatan, terlebih dahulu diajarkan cara menggunakan tali jiwa, yaitu dengan menggunakan ikatan komando dan memasang figur eight dan carabiner oleh para pelatih Depjas Akmil”, ujarnya.
Tidak lupa juga sebelum menaiki Tower untuk melaksanakan Rapling dan Snapling tiap-tiap Taruna dilakukan pengecekan kembali untuk tali jiwa perorangannya, dipastikan keamanan tiap-tiap Taruna.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.
Penhumas Akmil.
by Penhumas Akmil | Sep 5, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Akademi Militer membasmi serangga berupa (kecoak, nyamuk, tikus termasuk kucing liar) di Ruang Makan Husein, Ruang Makan Soemargo dan sekitarnya. Kegiatan ini bantu 10 orang personel dari PT. Turacon Wirasta dari Jakarta dengan Pimpinan bapak Zainal Arifin yang di terima oleh Kolonel Inf Dodiet Lumwartono, S.Pd selaku Dandenma Akmil dan Kapenhumas Akmil Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.I.P. Minggu (05/09/2021).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari Sabtu dan Minggu tanggal 4 dan 5 September 2021. Kolonel Inf Dodiet Lumwartono, S.Pd selaku tuan rumah Akademi Militer menyampaikan bahwa, ”Pembasmi serangga di ruang makan Akademi Militer berupa serangga, kecoak mengakibatkan penyakit pencernaan dan mengganggu kenyamanan juga menjijikan. Nyamuk pada umumnya mengurangi kenyamanan dan penyebab penyakit DBD (aedes aegepty). Tikus juga binatang hama pengerat apapun yang digigit mengakibatkan penyakit pes/plague dan leptospirosis serta variannya. Termasuk kucing liar yang menimbulkan ganguan (pencurian lauk dan pencurian lain) termasuk kotorannya cukup mengganggu juga mendatangkan rabies dengan gigitannya. Dengan adanya gangguan tersebut maka Akademi Militer melakukan penanggulangan dan pencegahan terhadap hama tersebut”.
“Kegiatan ini dipastikan pelaksanaannya mematuhi Prokes (Protokol Kesehatan), tidak lupa faktor keamanan di utamakan karena semua alat-alat digunakan setiap hari untuk makan Taruna Akmil, Siswa Sepa PK juga Capratar (Akmil, AAU, AAL dan Akpol). Semua barang alat makan di cover/plastic”, lanjut beliau.
Pimpinan PT. Turacon Wirasta bapak Zainal Arifin menguraikan kegiatan pembasmiannya, ”kegiatan ini meliputi ruang makan utama Husein dan Sumargo, dapur tempat masak, tempat pencucian, gudang logistic dan sekitaran gedung. Di dalam gedung dilakukan penyemprotan pada seluruh area ruangan, suluruh celah kursi dan meja makan, bawah kompor/ alat dan tempat masak ruang dapur, saluran pembuangan limbah kotor dari dapur dan gudang stok dengan menggunakan White Oil. Untuk yang di luar gedung dilakukan pengasapan dan penyemprotan pada saluran drainase dan halaman luar gedung.
Pimpinan PT. Turacon Wirasta melanjutkan, “Penanggulangan Tikus dengan pemasangan kotak-kotak umpan pada ruang dalam gedung/dapur, pinggir pinggir dinding dalam dan luar gedung yang di pandang aman. Setelah 4 hari pemasangan umpan dilakukan pengecekan bila terdapat tikus mati di ambil dan di kubur dalam tanah. Untuk penanggulangan hama kucing dengan cara ditangkap langsung atau dengan peralatan kandang dan Jaring. Selanjutnya di buang jauh dari ruang tersebut dan kegiatan pengecekan dilakukan selama 1 bulan kedepan sehingga diyakinkan semuanya dapat bersih, aman dari segala penyakit”.
Penhumas Akmil