by Penhumas Akmil | Oct 23, 2025 | Berita
Magelang, 23 Oktober 2025 – Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Pramungkas Agus T., S.I.Pem., M.H. memimpin upacara penutupan Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (PSM) bagi personel militer di satuan jajaran Akmil Tahun Anggaran 2025, bertempat di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang.
Dalam amanat yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Akmil, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar menyampaikan bahwa latihan kader pelatih PSM memiliki makna strategis dalam pembinaan kemampuan prajurit. Pencak Silat Militer tidak hanya merupakan warisan budaya bangsa, tetapi juga menjadi bagian integral dalam pembentukan karakter kesatria, ketangkasan, dan kemampuan bela diri yang prima bagi calon perwira TNI AD.
Lebih lanjut, Gubernur Akmil menegaskan bahwa seorang kader pelatih tidak hanya dituntut menguasai teknik dan strategi pencak silat, tetapi juga harus memiliki kemampuan kepemimpinan, semangat juang, serta integritas moral yang tinggi. Para kader diharapkan menjadi teladan dan penggerak dalam menanamkan nilai-nilai kejuangan, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan kepada rekan-rekan prajurit di satuan masing-masing.
Mengakhiri amanatnya, Gubernur Akmil melalui Wakil Gubernur menyampaikan tiga pesan penting, yaitu agar para kader terus meningkatkan dan menularkan kemampuan yang diperoleh, menjadi pelatih yang rendah hati dan tegas dalam menegakkan disiplin, serta senantiasa memegang teguh nilai-nilai kejuangan, kehormatan, dan etika prajurit. Dengan penuh rasa syukur, latihan kader pelatih Pencak Silat Militer (PSM) Organik Akmil Tahun 2025 secara resmi dinyatakan ditutup.
by Penhumas Akmil | Oct 17, 2025 | Berita
by Penhumas Akmil | Oct 17, 2025 | Berita
Magelang, 17 Oktober 2025 – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayor Jenderal TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E., didampingi para Pejabat Utama Akmil, menerima kunjungan kehormatan Mayor Jenderal Ito Yuichiro, Deputy Director General Defence Plans and Policy Department Jepang, beserta rombongan Delegasi Sasakawa Peace Foundation (SPF) Tahun 2025 di Lembah Tidar, Magelang.
Rombongan tiba di Pintu II Kesatrian Akademi Militer pada pukul 09.00 WIB dan disambut dengan penghormatan jaga pos serta jajar kehormatan dari regu jaga kesatrian. Selanjutnya, delegasi menuju Museum Taruna Abdul Djalil Akmil dengan iringan Tim 54 GSCL Genderang Suling Canka Lokananta Taruna Akmil.
Di museum, Mayor Jenderal Ito Yuichiro dan rombongan diterima oleh para Pejabat Utama Akmil, mengisi buku tamu kehormatan, serta meninjau koleksi sejarah perjuangan para Taruna dan alumnus Akmil. Usai berkeliling, rombongan menuju Graha Utama Akmil untuk foto bersama dan melaksanakan courtesy call.
Kegiatan courtesy call diawali dengan penayangan profil Akademi Militer, dilanjutkan sambutan oleh Gubernur Akmil dan Mayor Jenderal Ito Yuichiro, serta diakhiri dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan antara kedua institusi.
Dalam sambutannya, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan delegasi SPF Jepang.
“Kehadiran Major General Ito Yuichiro beserta rombongan di lembaga pendidikan perwira masa depan TNI Angkatan Darat ini merupakan kehormatan yang besar bagi kami,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Akmil menegaskan bahwa Akademi Militer sangat menghargai kerja sama internasional dalam membangun perdamaian dunia, dan Sasakawa Peace Foundation (SPF) adalah mitra yang memiliki komitmen tinggi dalam mempromosikan perdamaian, stabilitas, serta saling pengertian antarbangsa.
“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan antara Akademi Militer Indonesia dan Sasakawa Peace Foundation Jepang, serta memperkuat hubungan antara TNI Angkatan Darat dan Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF),” tambahnya.
Setelah acara courtesy call berakhir, rombongan kembali meninggalkan Akmil melalui Pintu II Kesatrian dan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam bidang pendidikan militer, serta memperkuat nilai-nilai perdamaian dan profesionalisme antar lembaga pertahanan kedua negara.
by Penhumas Akmil | Oct 17, 2025 | Berita
Magelang, 17 Oktober 2025 – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayor Jenderal TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E., memimpin Upacara Bendera 17-an yang diselenggarakan di Lapangan Sapta Marga, Magelang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel organik militer, pegawai negeri sipil (PNS), serta para Taruna Akademi Militer.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Akademi Militer bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tahun 2025 disebut sebagai tahun kebanggaan, karena TNI baru saja memperingati Hari Ulang Tahun ke-80, sebuah usia yang mencerminkan kematangan dan ketangguhan lembaga pertahanan bangsa.
Dengan mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, Panglima TNI menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada alutsista modern, tetapi juga pada ideologi, karakter, dan mentalitas prajurit. Beliau menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, loyalitas, serta sinergi antar matra dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
“Pastikan bendera Merah Putih selalu berkibar tegak di wilayah tugas kalian, dan tidak ada sejengkal pun tanah air yang digoyahkan oleh kepentingan pihak lain yang bertentangan dengan Pancasila,” tegas Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan oleh Gubernur Akmil.
Panglima TNI juga memberikan tiga penekanan utama bagi seluruh prajurit dan PNS TNI:
- Profesionalisme mutlak — terus berlatih, belajar, dan menguasai teknologi serta taktik modern;
- Disiplin dan loyalitas — menjaga kehormatan dan nama baik TNI;
- Kemanunggalan dengan rakyat — menjalin hubungan erat dengan masyarakat sebagai kekuatan utama TNI.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib, mencerminkan semangat nasionalisme dan jiwa pengabdian seluruh peserta upacara. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar Akademi Militer untuk meneguhkan komitmen dalam mencetak calon-calon perwira TNI Angkatan Darat yang tangguh, profesional, dan berkarakter.
by Penhumas Akmil | Oct 15, 2025 | Berita
Magelang, 15 Oktober 2025 – Dalam rangka kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) Terpadu bagi Organik Akademi Militer beserta keluarga Semester II TA 2025, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar memberikan pengarahan kepada seluruh personel militer, PNS, anggota Persit, serta keluarga besar Akademi Militer. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Leo Kailola, Akademi Militer, Magelang.
Dalam arahannya, Gubernur Akmil menekankan pentingnya pembinaan mental dan moral keluarga besar Akademi Militer agar tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan smartphone, maraknya judi online (judol), serta penyalahgunaan pinjaman online (pinjol). Ketiga hal tersebut dinilai dapat berdampak negatif terhadap kehidupan pribadi, keluarga, maupun kedinasan apabila tidak diantisipasi secara bijak.
Mayjen TNI Rano Tilaar mengingatkan bahwa kemajuan teknologi hendaknya dimanfaatkan secara positif untuk mendukung tugas, pendidikan, dan kehidupan keluarga. “Kita harus mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bukan korban dari kemudahan digital,” tegasnya. Beliau juga menekankan agar setiap anggota keluarga besar Akademi Militer membangun komunikasi yang harmonis dan saling mengingatkan dalam menjaga moralitas, integritas, serta kehormatan prajurit.
Melalui kegiatan Bintal Terpadu ini, diharapkan seluruh organik Akmil beserta keluarganya dapat memperkuat ketahanan mental dan spiritual, serta meningkatkan kesadaran terhadap ancaman gaya hidup digital yang tidak sehat. Pembinaan ini menjadi wujud komitmen Akademi Militer dalam membentuk pribadi prajurit dan keluarga yang berkarakter, beretika, dan berdisiplin tinggi di era modern.