Select Page
Serah Terima Jabatan dan Tradisi Warga Baru Akademi Militer

Serah Terima Jabatan dan Tradisi Warga Baru Akademi Militer

Magelang, 25 September 2025 – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar memimpin acara serah terima jabatan (sertijab) dan tradisi penerimaan serta pelepasan warga Akademi Militer di Graha Utama Lantai 1 Akmil. Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Pramungkas Agus T., S.I.Pem., M.H., para pejabat distribusi Akmil beserta ibu, jajaran Komandan dari Akademi TNI dan Kodiklat TNI, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang BS Akmil Ibu Tanya Rano Tilaar beserta pengurus, serta perwira yang melaksanakan sertijab beserta istri.

Dalam amanatnya, Gubernur Akmil menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal wajar dalam pembinaan personel TNI AD, termasuk di lingkungan Akmil. “Mutasi jabatan adalah bagian dari upaya pengembangan kualitas kepemimpinan, kompetensi manajerial, dan perluasan wawasan bagi perwira, agar mampu mengemban tugas secara profesional dan proporsional,” tegasnya. Beliau juga menekankan bahwa sistem tour of duty dan tour of area adalah kebutuhan institusi sekaligus tuntutan dinas demi mendukung pembinaan karier perwira.

Adapun pejabat yang melaksanakan sertijab di antaranya Inspektur Akmil, Dirjianbang, Dirum, Kakordos, Kadepjas, Kadeppimjuang, Kapal, Kaajen, Kajarah, dan Kaada Akmil. Pada kesempatan tersebut juga digelar tradisi penerimaan warga baru Akmil, antara lain Kolonel Inf Ichwansyah, S.H., M.H. (Inspektur Akmil), Kolonel Inf Prasetyo (Dirbinjianbang Akmil), Kolonel Inf Ignatius Tri Joko Budi S. (Dirbinlem Akmil), serta sejumlah perwira lainnya yang akan mengemban amanah baru di lingkungan Akademi Militer.

Sementara itu, dalam tradisi pelepasan, Gubernur Akmil menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pejabat lama, termasuk Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, S.Sos., M.I.P., Brigjen TNI Hari Mulyanto, M.Sc., Brigjen TNI Dedy Zulkifli, S.H., serta sejumlah perwira lainnya yang mendapat penugasan baru di berbagai satuan TNI AD. “Atas nama Civitas Academica Akademi Militer, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada istri para perwira yang telah setia mendampingi selama bertugas di Akademi Militer,” tegas Gubernur Akmil menutup sambutannya.

Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Taruna Akademi Militer

Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Taruna Akademi Militer

Magelang, 25 September 2025 – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar memimpin upacara serah terima tugas, wewenang, dan tanggung jawab jabatan Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil yang berlangsung di Lapangan Pancasila Akmil. Jabatan Danmentar diserahkan dari Brigjen TNI Ali Akhwan, S.E. kepada Kolonel Inf Tunjung Setyabudi, S.Sos. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Pramungkas Agus T., S.I.Pem., M.H., para pejabat distribusi, pengurus Persit, civitas akademika, serta Taruna dan Taruni Akademi Militer.

Dalam amanatnya, Gubernur Akmil menyampaikan bahwa pergantian jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan hal wajar yang mencerminkan kebutuhan organisasi untuk terus berkembang. Menurutnya, jabatan strategis Komandan Resimen Taruna memiliki peran penting dalam membentuk Taruna/Taruni sebagai calon pemimpin TNI AD yang tangguh, profesional, dan berkarakter. “Saya minta kepada Danmentar untuk terus bekerja keras dalam membentuk calon perwira muda yang militan, dilandasi moral dan etika sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit,” tegas Mayjen TNI Rano Tilaar.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Akmil juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Brigjen TNI Ali Akhwan, S.E. beserta istri, Ny. Bening Ali Akhwan, atas dedikasi, semangat, dan pengabdiannya dalam membina Taruna/Taruni serta mendukung kemajuan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana Cabang V Resimen Taruna Akmil. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan yang telah dirintis akan menjadi fondasi bagi kesinambungan pembinaan ke depan.

Kepada Danmentar yang baru, Kolonel Inf Tunjung Setyabudi, S.Sos. beserta istri, Ny. Elita Tunjung Setyabudi, Gubernur Akmil menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas. Beliau menyatakan keyakinannya bahwa dengan bekal pengalaman penugasan yang beragam, Danmentar baru akan mampu melanjutkan bahkan meningkatkan prestasi Resimen Taruna Akmil. “Semoga selalu sukses dan kreatif dalam membawa kemajuan bagi Resimen Taruna Akademi Militer,” pungkas Gubernur Akmil.

Akmil Buka Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer 2025 Cetak Pemimpin Tangguh Berkarakter

Akmil Buka Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer 2025 Cetak Pemimpin Tangguh Berkarakter

Magelang, 24 September 2025 – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar secara resmi membuka Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (PSM) Organik Akmil Tahun Anggaran 2025, yang digelar di GOR Soedarto Akmil, Akademi Militer. Kegiatan ini dihadiri Ketua IPSI Kota Magelang Ir. Sutrisno, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Pramungkas Agus T., S.I.Pem., M.H., para pejabat distribusi Akmil, para pelatih dan pembina, serta seluruh peserta latihan kader PSM.

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Rano Tilaar menekankan pentingnya latihan kader PSM sebagai upaya memperkuat identitas, karakter, dan fisik para pemimpin masa depan. Beliau menegaskan, pencak silat bukan sekadar olahraga atau seni bela diri, melainkan warisan budaya bangsa yang sarat nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, keuletan, kehormatan, dan identitas kebangsaan. “Melalui latihan ini, kita tidak hanya mencetak pelatih-pelatih pencak silat yang mahir secara teknik dan taktik, tetapi meneruskan warisan leluhur yang membentuk kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dedikasi, dan semangat juang tinggi,” tegasnya.

Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan bela diri, juga menjadi wahana pembentukan jati diri, karakter, dan jiwa ksatria prajurit Akmil. Gubernur Akmil menekankan beberapa pedoman penting: melaksanakan latihan dengan semangat, disiplin, dan tanggung jawab; menaati instruksi pelatih dan menjunjung etika militer; membangun kerja sama dan solidaritas sebagai kunci keberhasilan; serta siap menghadapi inovasi dan tantangan zaman dengan menjaga kesehatan dan keselamatan.

Dengan dibukanya latihan ini, Akademi Militer berharap lahir kader-kader pelatih PSM yang tidak hanya terampil dalam teknik pencak silat, tetapi juga tangguh secara mental dan moral, siap membimbing prajurit organik militer, khususnya Taruna taruni serta berkontribusi pada kekuatan pertahanan dan keamanan bangsa. Acara resmi dibuka oleh Gubernur Akmil pada Rabu, 24 September 2025, pukul 14.30 WIB, disertai doa agar latihan berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi pengembangan sumber daya manusia TNI AD.

Memperkuat Pondasi Kebangsaan di Era Digital Akmil Melaksanakan Seminar

Memperkuat Pondasi Kebangsaan di Era Digital Akmil Melaksanakan Seminar

Magelang, 24 September 2025 – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar resmi membuka Seminar Akademi Militer Tahun Akademik 2025 bertema “Memperkuat Pondasi Kebangsaan: Membangun Kesatuan NKRI di Era Digital dan Tantangan Global” di Gedung Moch. Lily Rochli, Akademi Militer. Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, S.I.P., M.Si. (Guru Besar FISIPOL UGM) sebagai pembicara kunci serta para narasumber: Prof. Dr. Ir. Dadan Umar Daihani, DEA (Tenaga Profesional SKA Lemhannas RI), Mayjen TNI Dr. Rachmat Setiawibawa, S.I.P., M.M., M.Tr.(Han). (Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan RI), dan Dr. Wibawanto Nugroho Widodo, S.E., M.A., M.A., War College Dip., M.P.P. (Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Strategic Center). Acara dipandu moderator Dr. Iva Ariani, S.S., M.Hum. (Wakil Dekan Fakultas Filsafat UGM).

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Rano Tilaar menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan peserta seminar. Beliau menegaskan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan dan persatuan di tengah perkembangan teknologi digital serta dinamika global yang kompleks. “Generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dan penjaga nilai-nilai nasionalisme. Melalui pemahaman yang adaptif dan pengelolaan narasi digital yang baik, kita dapat menjaga keutuhan NKRI,” tegas Gubernur Akmil.

Seminar ini diikuti oleh taruna dan taruni Akmil, AAL, AAU, Akpol, mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta, dosen, serta pengasuh taruna. Mayoritas peserta adalah akademisi muda dan calon pemimpin masa depan yang diharapkan mampu mengintegrasikan nilai kebangsaan dalam menghadapi era disrupsi teknologi dan sosial. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Akmil menyiapkan generasi penerus bangsa agar mampu berkompetisi dan berkolaborasi secara konstruktif melalui forum ilmiah.

Melalui diskusi dan pertukaran gagasan, seminar ini bertujuan mendorong lahirnya strategi mempertahankan kesatuan NKRI dengan pendekatan teknologi, literasi kebangsaan, dan peran aktif generasi muda. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diakhiri dengan pernyataan resmi pembukaan oleh Mayjen TNI Rano Tilaar. Beliau berharap hasil seminar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Stan Akademi Militer Jadi Daya Tarik di TNI AD Fair 2025

Stan Akademi Militer Jadi Daya Tarik di TNI AD Fair 2025

Jakarta, 21 September 2025 – Stan Akademi Militer (Akmil) turut ambil bagian dalam TNI AD Fair 2025 yang digelar di kawasan Pintu Timur Silang Monas, Jakarta Pusat, pada 20–21 September 2025 pukul 08.00–21.00 WIB. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Stan Akmil mendapat kehormatan dengan menerima kunjungan Ibu Panglima TNI, Evi Agus Subiyanto, Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, serta Danjen Akademi TNI Letnan Jenderal TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., beserta Ibu dan jajaran. Kehadiran para pejabat tinggi TNI ini menambah semarak acara yang diikuti oleh 22 stan satuan jajaran TNI AD.

Stan Akademi Militer menjadi salah satu pusat perhatian ribuan pengunjung. Taruna Akmil secara langsung memberikan penjelasan mengenai sistem pendidikan di Akmil kepada generasi muda yang berminat meniti karier sebagai perwira TNI AD. Antusiasme pengunjung, liputan media yang luas, serta suasana kebersamaan yang tercipta membuktikan bahwa TNI AD Fair 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran pertahanan, tetapi juga wahana interaksi, edukasi, dan hiburan bagi masyarakat.