Select Page

TARUNA AKMIL TINGKATKAN KETANGKASAN MOUNTAINEERING

Magelang,akmil.ac.id
Dalam rangka meningkatkan profesionalisme Taruna Tingkat III/Sermadatar Akademi Militer berjumlah 365 Taruna melaksanakan Latihan Mountaineering, yang dilaksanakan di Laboratorium Departemen Jasmani Militer, dengan para Pelatih Departemen Jasmani (Depjas) Akmil. Selasa (07/09/2021).
Koordinator Materi (Koormat) dalam kegiatan ini adalah Kapten Inf Teguh Mudianto. Disela-sela latihannya Kapten Teguh mengungkapkan bahwa, ”latihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan menguji tingkat kemampuan Taruna Tingkat III dalam melintasi bentuk rintangan dan ketinggian dengan menggunakan alat bantu tali dengan teknik yang benar. Mountainering ini merupakan salah satu keterampilan dan ketangkasan perorangan yang wajib dimiliki oleh Taruna Akmil”.
“Latihan dalam bidang jasmani militer ini, banyak menggunakan kemampuan fisik dan dalam setiap kegiatannya mengandung resiko yang berupa naik turun tebing, bangunan dan lembah dengan menggunakan alat peralatan, agar dalam pelaksanaan tugas pokok dapat berhasil,” lanjutnya.
“Mountenering merupakan suatu cara dan teknik para Taruna untuk melewati medan-medan yang berbahaya dengan materi yang diajarkan, antara lain : rapling, snapling, Fastroping, Ascanding dan panjat bebas. Sebelum  para Taruna melaksanakan kegiatan, terlebih dahulu diajarkan cara menggunakan tali jiwa, yaitu dengan menggunakan ikatan komando dan memasang figur eight dan carabiner oleh para pelatih Depjas Akmil”, ujarnya.
Tidak lupa juga sebelum menaiki Tower untuk melaksanakan Rapling dan Snapling tiap-tiap Taruna dilakukan pengecekan kembali untuk tali jiwa perorangannya, dipastikan keamanan tiap-tiap Taruna.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.
Penhumas Akmil.

Pembasmian Massal Hama dan Penyakit di Ruang Makan Taruna Akmil

Magelang,akmil.ac.id
Akademi Militer membasmi serangga berupa (kecoak, nyamuk, tikus termasuk kucing liar) di Ruang Makan Husein, Ruang Makan Soemargo dan sekitarnya. Kegiatan ini bantu 10 orang personel dari PT. Turacon Wirasta dari Jakarta dengan Pimpinan bapak Zainal Arifin yang di terima oleh Kolonel Inf Dodiet Lumwartono, S.Pd selaku Dandenma Akmil dan Kapenhumas Akmil Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.I.P. Minggu (05/09/2021).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari Sabtu dan Minggu tanggal 4 dan 5 September 2021. Kolonel Inf Dodiet Lumwartono, S.Pd selaku tuan rumah Akademi Militer menyampaikan bahwa, ”Pembasmi serangga di ruang makan Akademi Militer berupa serangga, kecoak mengakibatkan penyakit pencernaan dan mengganggu kenyamanan juga menjijikan. Nyamuk pada umumnya mengurangi kenyamanan dan penyebab penyakit DBD (aedes aegepty). Tikus juga binatang hama pengerat apapun yang digigit mengakibatkan penyakit pes/plague dan leptospirosis serta variannya. Termasuk kucing liar yang menimbulkan ganguan (pencurian lauk dan pencurian lain) termasuk kotorannya cukup mengganggu juga mendatangkan rabies dengan gigitannya. Dengan adanya gangguan tersebut maka Akademi Militer melakukan penanggulangan dan pencegahan terhadap hama tersebut”.
“Kegiatan ini dipastikan pelaksanaannya mematuhi Prokes (Protokol Kesehatan), tidak lupa faktor keamanan di utamakan karena semua alat-alat digunakan setiap hari untuk makan Taruna Akmil, Siswa Sepa PK juga Capratar (Akmil, AAU, AAL dan Akpol). Semua barang alat makan di cover/plastic”, lanjut beliau.
Pimpinan PT. Turacon Wirasta bapak Zainal Arifin menguraikan kegiatan pembasmiannya, ”kegiatan ini meliputi ruang makan utama Husein dan Sumargo, dapur tempat masak, tempat pencucian, gudang logistic dan sekitaran gedung. Di dalam gedung dilakukan penyemprotan pada seluruh area ruangan, suluruh celah kursi dan meja makan, bawah kompor/ alat dan tempat masak ruang dapur, saluran pembuangan limbah kotor dari dapur dan gudang stok dengan menggunakan White Oil. Untuk yang di luar gedung dilakukan pengasapan dan penyemprotan pada saluran drainase dan halaman luar gedung.
Pimpinan PT. Turacon Wirasta melanjutkan, “Penanggulangan Tikus dengan pemasangan kotak-kotak umpan pada ruang dalam gedung/dapur, pinggir pinggir dinding dalam dan luar gedung yang di pandang aman. Setelah 4 hari pemasangan umpan dilakukan pengecekan bila terdapat tikus mati di ambil dan di kubur dalam tanah. Untuk penanggulangan hama kucing dengan cara ditangkap langsung atau dengan peralatan kandang dan Jaring. Selanjutnya di buang jauh dari ruang tersebut dan kegiatan pengecekan dilakukan selama 1 bulan kedepan sehingga diyakinkan semuanya dapat bersih, aman dari segala penyakit”.
Penhumas Akmil

TARUNA AKMIL TINGKAT IV PENERBAD MENYONGSONG ERA DIGITAL

Magelang,akmil.ac.id
Sejumlah 17 Taruna Akademi Militer Tingkat IV/Sermatutar yang sedang melaksanakan Pendidikan Dasar Kecabangan (Diksarcab) Pusdik Penerbad (Pusat Pendidikan Penerbang Angkatan Darat) di Semarang Jawa Tengah mendapat kunjungan Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Candra Wijaya beserta Staf. Kamis (02/09/2021)
Gubernur Akademi Militer di hadapan para Taruna Akmil berpesan, ”Agar Taruna belajar yang serius di Lembaga ini karena alutsista yang di hadapi kedepan alusista canggih serba digital/elektronik, Semangatlah belajar guna menyongsong era yang serba modern.
Gubernur Akademi Militer mengharapkan, “dengan pelaksanaan Diksarcab ini, para Taruna mempunyai gambaran nyata di lapangan tentang peran, tugas dan tanggung jawab jabatan seorang Komandan setingkat Peleton dengan berbagai macam persoalan yang dihadapinya di Penerbad”.
“Pendidikan Dasar Kecabangan Penerbad ini membekali para Taruna sebagai seorang calon Komandan Pleton yang professional, yang banyak menguasai ilmu militer maupun non militer dengan Kecangangan Penerbad yang akan mengawaki pesawat-pesawat TNI AD dalam penugasan nantinya”, lanjut beliau.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melimpahkan Taufik dan Hidayah-Nya kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.
Penhumas Akmil

TARUNA AKMIL LAKSANAKAN PERSEMBAHYANGAN HARI RAYA PAGERWESI

Magelang,akmil.ac.id
Tidak kurang 100 orang Taruna Akademi Militer Tingkat III, Tingkat II serta organik dan keluarga Akademi Militer yang beragama Hindu melaksanakan Kegiatan persembahyangan Hari Raya Pagerwesi di Pura Wirabuana Akademi Militer, dipimpin oleh Bapak Pinandite I Wayan Kadek. Rabu (01/09/2021).
Kegiatan persembahyangan Hari Raya Pagerwesi tetap mempedomani Protkes (Protokol Kesehatan) yang berlaku di Akademi Militer.
Dalam kesempatan tersebut Bapak Iwayan Kadek dalam khutbahnya menjelaskan, ”Pagerwesi memiliki arti sebagai pagar besi yang melambangkan suatu perlindungan yang kuat, di mana segala yang dipagari dengan kuat berarti sesuatu yang sangat dilindungi karena berharga”.
“Hari Pagerwesi dimaknai sebagai magehin awak artinya yasa kuat teguh untuk memagari diri. Maksudnya memberi pagar diri agar terhindar dari godaan untuk berbuat yang melanggar ajaran agama,” lanjutnya.
Pagerwesi dilaksanakan setiap Rabu Kliwon wuku Sintha yang datang setiap 210 hari sekali sesuai dengan kalender Bali. Hari pagerwesi merupakan rerahinan gumi, sama halnya dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Rahinan gumi artinya hari raya untuk semua masyarakat baik pendeta maupun umat biasa.
Penhumas Akmil

Latihan Longdarlap Taruna Tk III/Sermadatar

Magelang,akmil.ac.id
Sejumlah 365 Taruna Tingkat III Akademi Militer melaksanakan Latihan Longdarlap (Pertolongan Darurat Lapangan) yang diselenggarakan di Daerah Latihan Gembung Komplek Akademi Militer. Rabu (01/09/2021).
Lettu Ckm dr.Falih sebagai koordinator materi longdarlap di hadapan para Taruna Tingkat III Akademi Militer menguraikan kepada para peserta latihan,“bahwa kita harus menjadi prajurit yang profesional, menjadi Tim Dukkes (Pendukung kesehatan) yang handal dan jangan berpuas diri dengan apa yang sudah dikuasai, tapi harus selalu belajar dan belajar untuk lebih baik lagi, ilmu pengetahuan bukan untuk diri sendiri tetapi untuk diamalkan kepada yang lebih membutuhkan.”
Dalam Latihan Longdarlap kali ini Taruna Tingkat III Akademi Militer dibekali dengan 7 materi pelatihan diantaranya : Materi Tindakan Longdarlap, Materi Gangguan Umum, Materi Korban Keracunan, Materi Korban Luka, Materi Patah Tulang, Materi Korban Pendarahan, Materi Korban Tenggelam.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.
Penhumas Akmil.