Akademi Militer. Jumat (23/10/2020) Dalam rangka rangkaian kegiatan HUT (Hari Ulang Tahun) Akademi Militer yang ke-63 thun 2020, beserta Artha Graha Peduli hari ini mengadakan kegiatan Bakti Sosial di lapangan Pancasila Akmil. Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, para Pejabat Distribusi Akmil, Ibu Endang dari Artha Graha beserta staf, para perwakilan penerima sembako organik Akmil pangkat Kopka 20 orang, PNS Gol II 20 orang, TBO (Tenaga Bantuan Oprasional)/honorer 82 orang, Anak Yatim 50 orang, Tukang Becak 10 orang. (182 perwakilan penerima sembako).
Dalam kesempatan yang baik ini Mayjen TNI Totok Imam mengekspresikan, “Bhakti Sosial ini di selenggarakan dengan mengingat kondisi negara kita dalam kondisi pandemi Covid, sasarannya disamping kepada organik Akmil, Militer berpangkat Kopka, PNS golongan II, Honorer, juga kepada Masyarakat panti asuhan, yatim-piatu serta tukang becak di sekitar Akmil dan masyarakat yang berada di daerah-daerah latihan yang selama ini di gunakan latihan oleh Taruna Akmil”.
Mayjen TNI Totok Imam berharap, ”agar mereka juga ikut menikmati terlebih di suasana pandemi covid, mudah-mudahan yang kita berikan bisa bermanfaat bagi mereka semua. Untuk jumlah paket yang dibagikan sejumlah 1.000 ( Seribu) Paket”.
Selanjutnya Dirum (Direktur Umum) Akmil Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos. sebagai ketua pelaksana dalam rangkaian kegiatan HUT Akademi Militer ke-63,” merancang sedemikian rupa, salah satunya Bhakti Sosial mengingat kondisi Negara kita dilanda pandemi seperti ini sehingga ada hal yang bisa di berikan kepada mereka untuk membantu, khususnya mereka yang sangat membutuhkan”.
Dalam sambutannya Mayjen TNI Totok Imam menandaskan, ”Akmil melaksanakan rangkaian kegiatan HUT Akmil ke-63 pada tanggal 11 November 2020, kebetulan tahun ini tidak ada Wisuda Purna Wira TNI AD di Akmil dan situasi masih dalam pandemi covid, jadi Akmil melaksanakan kegiatan agama, Ibadah dan beberapa kegiatan wisuda organik Akmil yang berpangkat Pamen serta syukuran bersama pada tanggal 11 November 2020, ucapan terima kasih Artha Graha Peduli atas kerjasama, partisipasi serta dukungan dalam kegiatan Bhakti Sosial ini, juga kepada temen-teman dari Muhammadiyah, tukang bersih-bersih, para pengayuh becak dan para anggota yang mendapat pembagian sembako, semoga menjadi amal ibadah dan barokah untuk kita semua. Tak lupa mohon doa agar Akmil yang menapaki pada usia ke-63 nantinya mampu melaksanakan tugas pokoknya secara maksimal, mampu memberikan kinerja dan kontribusi yang positif yang tentunya akan lebih baik dari tampilan yang sebelumnya”.
Di akhir acara Mayjen TNI Totok Imam menambahkan, ”Mari kita sama-sama berdoa mudah-mudahan apa yang menjadi niat kita bersama, apa yang menjadi pokok masalah bangsa ini Insya Alloh akan segera selesai dan dikabulkan niat kita bersama dalam menjadikan khususnya negara kita yang aman, tenteram dan maju”.
PENHUMAS AKMIL
Akademi Militer. Kamis (22/10/2020) Kegiatan Road show Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) kepada satuan jajaran Bekang (Perbekalan dan Angkutan), Hub (Perhubungan), Zeni, Pal (Peralatan) Akmil yang bertempat di Garasi Unit B Angmor Bekang Akmil. Hadir dalam kegiatan ini Kabekang Akmil Letkol Cba Tri Joko Sulistio, S.E. Kahub Akmil letkol Chb Wiliam Pratomo S.E.,M.I.Pol. Pjs.Kazeni Akmil Mayor Czi Ali Mursito. Kapal Akmil Letkol Cpl Muhammad Fanlik Efendi, S.Sos. M.I.Pol. Para personel Bekang, Hub, Zeni dan Pal Akmil baik Militer serta Pns berjumlah 250 orang.
Gubernur Akademi Militer dalam kesempatan tersebut menyampaikan agar, “kita kedepan sama-sama melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan selaras dan persepsi yang sama agar kedepan lebih baik secara bersama”.
Gubernur Akademi Militer berkeinginan, ”hubungan kerja yang harmonis, (Home Sweet Home) inilah rumah kita bersama. Dalam jam dinas Gubernur Akmil sebagai orang tua, guru, teman, pelatih demikian juga semua personel Akmil selama jam dinas Gubernur Akmil anggap sebagai keluarga besarnya. Sehingga tidak ada jarak atau sekat antara Gubernur Akmil dan personel Akmil”.
Gubernur berharap dengan, ”pengalaman dinas di Akmil yang sudah lama sehingga tahu beberapa pimpinan Akmil terdahulu bagaimana karakternya, diharapkan dengan pengalaman yang panjang itu akan lebih baik penugasan kedepan. Satu komitmen orang jawa bilang “ngono yo ngono ning ojo ngono”. kepentingan tugas pokok itu yang utama dibandingkan dengan kepentingan yang lain, kecuali hal mendesak istri, anak dan orang tua. Selain itu laksanakan tugas sebaik-baiknya”.
Selanjutnya Gubernur Akmil berharap, ”seluruh anggota Akmil harus bekerja lebih keras lagi karena dapat gaji dan tunjangan kinerja kemudian bersyukur dengan apa yang kita dapat dari negara, balasannya dengan kinerja kita yang lebih baik, itu semua sebagai konsekuwensi tugas, melalui berimprovisasi, inovasi dan profesional yang harapannya hasil didik Taruna Akmil dapat tercapai secara profesional dan optimal”.
Gubernur Akmil sangat sedih apabila melihat, ”Pimpinan memberikan contoh tidak benar, apel seenaknya sendiri, Sholat dhuhur tidak mau berjamaah di masjid Al Jihad dan lain sebagainya”.
Mayjen TNI Totok Imam menekankan, ”Bagaimana membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah, sesuatu yang salah menjadi benar, sesuatu yang tidak tertib menjadi tertib, sesuatu yang tersiksa menjadi nyaman/damai sasarannya, semua kegiatan yang sehari-hari sesuai aturan yang berlaku”.
Di akhir pengarahan Gubernur Akmil mengingatkan agar ”menjaga imunitas tubuh dengan berolahraga, makan bergizi, istirahat cukup serta berhati-hati dalam berkendara guna menghindari resiko kecelakaan dan bijak/cerdas dalam menggunakan medsos. Laksanakan tugas-tugas dengan baik dan ikhlas sesuai dengan prosedur dan sesuai dengan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) masing-masing. Bagi yang beragama Islam sebelum istirahat siang agar melaksanakan sholat dzuhur berjamaah di masjid Al Jihad Kesatrian Akmil”.
Akademi Militer. Rabu (21/10/2020) Keselamatan Prajurit merupakan prioritas utama bagi seluruh jajaran Akademi Militer, untuk itu sebagai langkah pencegahan sekaligus penyegaran bagi personel Akmil, Bekang Akmil menyelenggarakan Sosialisasi dan Latihan simulasi penanganan bahaya kebakaran bekerjasama dengan tenaga pemadam kebakaran Kabupaten Magelang, kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan parkir unit jasa (Gembung) Bekang Akmil. Hadir Kabekang Akmil Letkol Cba Tri Joko Sulistio, S.E. Pimpinan Latihan Mayor Cba Ramli, Komandan Latihan Bapak Edy Priyanto dari Damkar Kab.Magelang dan perwakilan Staf Operasional jajaran Akmil berjumlah 80 orang, untuk jumlah pendukung dari bekang 20 orang dan 5 orang Pemadam kebakaran Kab. Magelang.
Latihan simulasi ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada personel Akmil dalam menanggulangi keadaan darurat bencana bahaya kebakaran. Sebelum pelaksanaan simulasi latihan pemadam kebakaran, dilaksanakan sosialisasi yang disampaikan oleh Mayor Cba Ramli dan Bapak Edy Priyanto dari pemadam kebakaran Kab. Magelang menjelaskan, ”ada tiga unsur api yang bisa menyebabkan kebakaran yaitu oksigen, panas dan bahan yang mudah terbakar. Dengan adanya alat pemadam kebakaran, akan memutus unsur api yang akan membesar, selain itu dipraktekkan juga penggunaan alat pemadam kebakaran ringan, selanjutnya personel Akmil mencoba memadamkan api dengan menggunakan alat tradisional yaitu karung goni yang dibasahi air, kemudian ditutupkan pada objek yang terbakar. Hal ini mampu memadamkan api secara cepat karena menghambat masuknya oksigen yang merupakan elemen penting dalam reaksi pembakaran”.
Mayor Cba Ramli menambahkan, “dalam latihan penanggulangan bahaya kebakaran di Akademi militer ini bekerjasama dengan dinas pemadam kebakaran Kabupaten Magelang, kita berbagi ilmu sekaligus menguji prosedur tetap (Protap) agar personel akmil yang masuk dalam organisasi bisa tau apa yang di kerjakan apabila misalnya terjadi kebakaran sesungguhnya. Materinya mulai pengenalan alat pemadam kebakaran baik alat tradisonal ataupun alat pemadam ringan (APAR), Alat pemadam kebakaran portable atau sering disebut alat pemadam api ringan merupakan alat pemadam yang memiliki perlindungan kebakaran aktif. Berfungsi untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil, umumnya digunakan dalam situasi darurat”.
Selanjutnya, “cara pemeliharaan di satuan masing-masing sudah ada tapi tidak tau cara pemeliharaannya, sehingga isi nya tidak membeku sehingga saat akan di gunakan bisa berfungsi, kemudian praktek menanggulangi kebakaran kompor dengan alat yang tersedia di rumah masing masing bisa memakai handuk, selimut atau karung goni, intinya kita menggunakan sarana yang ada di rumah. Karena tidak semua rumah belum tentu mempunyai APAR di rumah”.
Pak Edy Priyanto selaku ketua tim dari pemadam kebakaran Kab. Magelang mengatakan, “kami membantu dalam kegiatan Simulasi Pencegahan Pemadam kebakaran di unit Jasa Bekang Akmil, Tujuannya mengantisipasi kerugian yang di timbulkan dari kebakaran itu seminimal mungkin tidak merembet ke yang lain, tidak membesar. Prajurit Akmil bisa melakukan pemadaman kebakaran sendiri sebelum ada bantuan atau kebakaran semakin membesar”.
Di akhir kegiatan Pak Edy Priyanto mengungkapkan, ”Dinas pemadam kebakaran Kab. Magelang melayani seluruh wilayah magelang tidak mengenal batas kota atau kabupaten, pemadaman tidak mengenal lintas batas daerah. Kami siap membantu pemadaman kebakaran walaupun di luar kota Magelang”.
Akademi Militer. Rabu (21/10/2020) Pembekalan Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam Santoso., S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han) kepada Taruna Tingkat II dan III dengan jumlah 645 Taruna bertempat di Gedung Lily Rochli Akmil Magelang. Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, para Pejabat Distribusi Akademi Militer dan para pengasuh Taruna tingkat II dan III. Dengan Tema, ”Karakter dan Profesionalitas Taruna di Era Kekinian untuk Membentuk Kepemimpinan Perwira Remaja yang Tangguh, Berintegritas, Berinovasi dan Adaptif”.
Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam dalam kuliah umumnya menyampaikan, ”Taruna sebagai seorang Perwira Remaja nantinya harus sebagai teladan, Do the Best dan mampu bersaing”. Tegasnya.
Selanjutnya Gubernur Akmil juga memberikan hal-hal kecil menuju sukses yaitu, ”masa depan yang gemilang harus dipersiapkan dan diperjuangkan sejak dini (Taruna), tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan, Taruna harus memotivasi diri untuk terus belajar”.
Selanjutnya, “Taruna mulai membangun integritas, disiplin dan profesionalisme karena Taruna saat lulus akan menjadi perwira remaja pangkat Letnan Dua dengan gelar kesarjanaan. Jangan membiasakan hal yang salah karena akan terus terbawa sampai dengan penugasan. Bina hubungan senior junior yang baik, Senior membina junior secara proporsional, jangan ada sifat balas dendam”.
Kemudian Gubernur Akmil melanjutkan, “Hal ini bekal dalam bertugas di masyarakat, oleh sebab itu belajar dengan baik, jadilah diri sendiri jangan mengandalkan orang lain. Jadilah “Jenderal Lapangan” yang profesional dan ber-akademi. Selalu bersyukur, jangan pernah lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa”.
Selesai memberikan Kuliah Umum Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam menyampaikan di depan Gedung Lily Rochli, ”hari ini saya memberikan kuliah umum kepada Taruna tingkat II dan III, dengan materi “Bagaimana Pembentukan Karakter, Moral dan Kualitas Profesionalisme Taruna” baik saat mengikuti pendidikan Akmil dan nanti sebagai bekal menjadi Letnan Dua di satuan baru, harus bermoral yang bagus mempunyai karakter, idealisme dan juga berpengetahuan yang unggul, sehingga Para Taruna ini kedepan bisa adaptif dan diterima di lingkungan. Taruna harus merubah mainset untuk menata diri, menerapkan aturan aturan yang berlaku bukan maunya sendiri, meninggalkan sifat malas, apatis, tidak mau tau, merasa ego centris, konsumtif harus ditinggalkan, qualified berjuang untuk persiapan dirinya baik selama di Akmil ini ataupun kelak di satuan”.