Select Page

Personel Akmil Saat Libur Bersama Harus Dilengkapi Surat Jalan Dan Surat Kendaraan

Akademi Militer. Senin (26/10/2020) Dalam rangka Apel Pengecekan Minggu Militer Minggu ke 4 di tiap bulannya, hari Senin, 26 Oktober 2020, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), mendelegasikan kepada Dirum (Direktur Umum) Akmil Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos. untuk mengambil apel. Hadir dalam kegiatan apel pengecekan Minggu Militer Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, Para pejabat Distribusi Akmil, Oranik Militer dan PNS berjumlah 759. Di Lapangan Pancasila Akmil Magelang.
Dalam kesempatan ini Direktur Umum Akmil mengnyampaikan, “Organik Akmil yang akan melaksanakan libur long Week End mulai 28 Oktober sampai dengan 1 November 2020 tentunya tidak terlibat dinas jaga atau dinas dalam yang lain. Yang melaksankan libur keluar kota ( luar kodam IV) harus membuat surat jalan dan surat surat kendaran”.
Kemudian Dirum melanjutkan, ”Jaga keamanan, mulai berangkat di perjalanan juga sampai di tujuan termasuk yang di tinggalkan, tetap melaksankan protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan, pakai masker di mana saja organik Akmil berada”.
Brigjen TNI Agus Prangarso juga mengingatkan, ”Bahwa Air, Listrik, AC yang ada di rumah/Kantor yakinkan betul sudah mati pada saat di tinggalkan, kecuali lampu lampu penerangan jalan yang ada di depan rumah masing-masing tolong di titipkan ke tetangganya. Sehingga selama melaksanakan libur bersama tidak sepi di lingkungan Akmil dan perumahan Panca Arga”.
Selanjutnya Brigjen TNI Agus Prangarso menekankan, ”Petugas Dinas Dalam sejumlah 135 setiap hari yang bertugas jaga di Kesatrian Akmil ini sampai Panca Arga. Selama pelaksanaan libur bersama petugas Dinas Dalam inilah yang bertanggung jawab dari Kesatrian Akmil termasuk di Asrama Panca Arga. Laksanakan Patroli yang benar sesuai prosedur, mulai di dalam perkantoran Akmil sampai di perumah Panca Arga”.
Brigjen TNI Agus Prangarso juga mengingatkan, ”Sektor sektor kebersihan umum seperti jalan-jalan utama menjadi tanggung jawab jaga. Sejumlah 135 personel di atur secara merata. Khusunya di jalan-jalan protokol tetap bersih walaupun organik yang lainnya melaksanakan libur”.
PENHUMAS AKMIL

Akmil Tingkatkan Keimanan, Ketaqwaan, Nasionalisme Dan Militansi Prajurit Guna Dukung Tugas Pokok TNI AD

Akademi Militer. Jum’at (23/10/2020) Kadisbintalad Brigjen TNI Edison, S.E., M.M., memberikan Pembinaan Mental (Bintal) fungsi komando kepada Organik Militer, PNS dan Taruna Tk III Akademi Militer sebagai wahana untuk memelihara dan meningkatan kualitas mental spiritual, ideologi, dan kejuangan. Hadir dalam pelaksanaan Bintal ini Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, Para Pejabat Distribusi Akademi Militer dan personel yang hadir para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS organik Akmil berjumlah 250 orang serta 296 Taruna Tingkat III.

Brigjen TNI I Gde Agit Thomas dalam sambutannya, membacakan sambutan Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), menegaskan, ”Maksud dan tujuan diadakannya Bintal Fungsi Komando ini adalah untuk mengimplementasikan perintah pimpinan Angkatan Darat, dalam memelihara dan meningkatkan kualitas mental spiritual, ideologi dan kejuangan Prajurit maupun PNS TNI AD, khususnya di Akademi Militer”.

Selain itu Brigjen TNI I Gde Agit Thomas berharap, ”kegiatan Bintal Fungsi Komando seperti ini, akan meningkatkan nilai kecintaan terhadap satuan dan semakin meningkatkan semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai dinamika tantangan tugas, serta dapat memberikan nilai manfaat bagi organik dan Taruna/Taruni Akademi Militer”.

Diungkapkan Kapenhumas Akmil Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.I.P., “Penyelenggaraan Bintal Fungsi Komando mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan untuk menangkal radikalisme guna mewujudkan mental yang tangguh bagi prajurit”. ujarnya.

Dalam inti kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) fungsi Komando, Kadisbintalad menitikberatkan bahwa, ”melalui Bintalidjuang kita tingkatkan keimanan/ketaqwaan, nasionalisme dan militansi prajurit guna mendukung tugas pokok TNI AD”.

Dalam penjelasannya Brigjen TNI Edison, S.E., M.M mengatakan, ”pengaruh globalisasi yaitu sikap individualis dengan ciri khas masyarakat Indonesia adalah gotong-royong. Namun, saat ini sebagian besar masyarakat kita menjadi individualis (tidak memperdulikan lingkungannya) kemudian kurang bersosialisasi, personel lebih memilih dunia maya sebagai tempat untuk bersosialisasi sehingga kurang peduli terhadap lingkungan sekitarnya (anti sosial)”.

Selanjutnya Brigjen TNI Edison membahas, ”lupa budaya dan tradisi mengakibatkan mulai lunturnya jati diri bangsa dipengaruhi oleh budaya asing dan konsumtif dan hedonisme sehingga berbagai teknologi dan kemudahan dalam berbelanja diberikan kepada masyarakat secara gratis sehingga menimbulkan sifat konsumerisme dan hedonisme”.

Di akhir kegiatan tersebut Brigjen TNI Edison menyimpulkan, ”seorang prajurit yang bermental tangguh memiliki kondisi jiwa yang kuat, ulet, pantang menyerah, yang diwujudkan dalam setiap perilaku ataupun perbuatan seorang prajurit di lapangan dalam pengabdian kepada NKRI yang didasari dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME dan dilaksanakan dengan tulus, sabar dan ikhlas”.

PENHUMAS AKMIL

PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM LANJUTAN PENYAKIT KRONIS DI KLINIK PRATAMA PANCA ARGA

Akademi Militer, Jum’at (23/10/2020) Klinik Pratama Panca Arga mulai 14 Januari 2020 sampai saat ini melayani PROLANIS, yaitu suatu program rutin yang dilaksanakan setiap 2 minggu sekali di klinik pratama panca arga yang bertujuan untuk mewadahi dan mempermudah dalam penanganan pasien hipertensi/ tekanan darah tinggi dan Diabetes Melitus atau penyakit gula darah dalam melakukan kontrol secara rutin yang seharusnya dilaksanakan di Rumah Sakit, tetapi sekarang dapat dilakukan di Klinik/FKTP masing-masing serta dilakukan pula kontrol darah yang bekerja sama dengan Lab jejaring yaitu Lab Pramita.

Adapun kegiatannya adalah berupa penyuluhan tentang penyakit diabetes dan hipertensi, yang dibawakan oleh letda ckm dr. Falih Akbar yang berjudul “Gangguan Tidur Sebagai Manifestasi Penyakit Sistemik” sebanyak 15 orang peserta prolanis mengikuti kegiatan tersebut, dengan antusias banyak peserta mengajukan pertanyaan terkait penyakit yang dimiliki. Setelah dilakukan penyuluhan peserta diarahkan untuk melaksanakan kegiatan senam dan menikmati hidangan sehat berupa makanan rebusan, diharapkan kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesehatan warga Akmil.

Kesehatan Akmil