Select Page

KESIAPSIAGAAN AKMIL

Akademi Militer. Kamis (15/10/2020). Apel Kesiapsiagaan Akmil dalam rangka antisipasi pengamanan di Area Akademi Milter dan perumahan Panca Arga. Dandenma Akmil Kolonel Inf Dodiet Lumwartono, S.Pd. memimpin apel kesiapsiagaan pengamanan Komplek Akmil dan sekitarnya bertempat di Lapangan Pancasila dengan kekuatan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) berjumlah 100 personel.

Apel kesiapsiagaan diikuti oleh satuan jajaran Akmil, dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh komponen Militer Akmil untuk mengantisipasi menghadapi ancaman gangguan di sekitar komplek Akmil Magelang.

Kolonel Inf Dodiet dalam apel pagi ini mengatakan, “SSK ini disiapkan untuk sewaktu-waktu siap digerakkan atas petunjuk pimpinan. Lebih lanjut Kolonel Inf Dodiet menegaskan bahwa, “tugas utama kita untuk mengamankan kesatrian Akmil maupun perumahan Panca Arga dan sekitarnya, di sela-sela tugas tersebut para personel juga melaksanakan tugas rutin sesuai job description di masing-masing satuan.

Selanjutnya Kolonel Inf Dodiet juga menekankan, “para personel yang tergabung dalam  SSK tersebut setiap saat siap digerakkan untuk menghadapi setiap kemungkinan yang akan terjadi.”

 PENHUMAS AKMIL

Gubernur Akmil MOU Dengan Pimpinan Perguruan Tinggi Magelang

Akademi Militer. Kamis (15/10/2020). Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Totok Imam S., S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han) bersama para Pimpinan Perguruan Tinggi di Wilayah Magelang menandatangani MOU kesepahaman antara Pimpinan Perguruan Tinggi se Wilayah Magelang bertempat di aula Universitas Tidar Magelang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor Untid Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin M.S.C., Direktur Akatirta Suparto Edi Cahyono, Ketua Stimik Bina Patria, Rektor Umnima Dr Sulisfiandi, mewakili Poltekkes Pimpinan Prodi Kebidanan, Politeknik Pembangunan Pertanian diwakili Wakil Rektor II.

Tema yang di ampu kali ini, “Diskusi Pendidikan dan Penandatanganan Nota Kesepahaman antar Pimpinan Perguruan Tinggi di Wilayah Magelang”

Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Totok Imam S., S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han) dalam kegiatan tersebut menyampaikan, “kerjasama antara Peguruan Tinggi bertujuan untuk menyatukan pola pikir dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Perguruan Tinggi di wilayah Magelang, sehingga mampu bersaing dengan Perguran Tinggi di luar Wilayah Magelang”.

Selanjutnya Gubernur Akmil menyampaikan, ”bahwa kita perlu membuat kajian bersama sebagai bahan masukan kepada pemerintah daerah untuk kemajuan Magelang.

Rektor Untid Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin M.S.C., menyampaikan, ”ucapan terima kasih atas terselengaranya kegiatan Diskusi Pendidikan dan Penandatanganan Nota Kesepahaman antar Pimpinan Perguruan Tinggi di Wilayah Magelang, terutama kepada Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Totok Imam S., S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han)”. Tegasnya.

PENHUMAS AKMIL

MEMBANGUN KELUARGA YANG SEHAT DAN HARMONIS DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Akademi Militer. Rabu (14/10/2020) Pembinaan Mental Terpadu Semester II TA. 2020 oleh Bintal Akmil dengan mengambil tema, ”Membangun Keluarga Yang Sehat Dan Harmonis Di Tengah Pendemi Covid-19 ditinjau dari Aspek Kesehatan Jiwa, Psikologi Dan Hukum” bertempat di Tribun Stadion Sapta Marga. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur Umum (Wadirum) Akmil Kolonel Inf Indarto Kusnohadi, S.I.P., S.H., M.H., para Pejabat Distribusi Akmil dan para personel organik militer, PNS serta persit Akmil yang ditunjuk berjumlah 575 orang.

Dalam acara tersebut, sebagai penceramah adalah Direktur RSJ Magelang dr. Eniarti.M.Sc.SpKJ.MMR yang juga merupakan persit dari Organik Akmil (Istri dari Letkol Caj Taukhid, S.Ag.), Kakes Akmil Letkol Ckm dr. Rudi Dwi Laksono, Sp, PD., M.Ked., Kakum Akmil Letkol Chk Winardjo, S.H., Kapsi Akmil Letkol Inf Agung Sigit Haribawan, S.Psi, Psikolog dan Kabintal Akmil Letkol Caj Ahmad Shodiq, S.Ag.

Wadirum Akmil Kolonel Indarto Kusnohadi mengawali sambutannya menyampaikan, ”Yang bisa hadir disini adalah orang yang sehat terhindar dari pengaruh Covid 19, mudah-mudahan kedepan kita tetap sehat, sejahtera dan bahagia. Keluarga yang bertahan walaupun dalam pandemi Covid, ada 4 hal yang harus di perhatikan yaitu : pertama, nilai jual/Harga/SDM. Kedua bagaimana kita bisa adaptasi jangan sampai kita cepat menyerah dengan keadaan, bila ada perubahan kita segera menyesuaikan. Ketiga transparansi/kejujuran antara suami istri dan anak-anak semuanya harus sejajar (searah) dan yang Keempat adalah stabilisasi (keamanan) jangan sampai melihat rumput tetangga lebih hijau dan sebagainya”.

Selanjutnya dr. Eniarti menguraikan, ”keharmonisan keluarga bisa tercapai adanya tanggung jawab dalam membina suatu keluarga didasari oleh saling menghormati, saling menerima, menghargai, saling mempercayai dan saling mencintai, suami istri saling menguatkan dalam cinta, saling percaya dan kasih sayang”.

Kemudian dr. Eniarti juga menekankan, ”ibu adalah sosok sangat penting dalam pendidikan anak, ibu adalah ‘madrasah pertama’ untuk putra-putrinya. Di tangan merekalah tumpuan dan harapan bangsa ini. Generasi-genersi yang hebat dan berakhlak baik tak luput dari pendidikan ibu yang hebat”.

Di akhir pengarahan dr. Eniarti mengungkapkan, ”aku bangga menjadi istri prajurit, kunci dari segalanya adalah bersyukur atas nikmat yang Tuhan sudah berikan kepada kita, obat yang paling ampuh adalah berlindung kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa”.

Selanjutnya Kakes Akmil Letkol Ckm dr. Rudi Dwi Laksono menguraikan, “konsumsi alkohol yang mematikan Virus Corona penyebab COVID-19 adalah Hoak. Alkohol 70 persen memang bisa mematikan virus, sehingga bisa digunakan sebagai disinfektan benda-benda/permukaan yang tercemar. Namun tidak bisa dikonsumsi karena juga mematikan bagi manusia juga. Virus Corona memang bisa masuk ke tubuh via selaput lendir (rongga mulut, rongga hidung, dan selaput mata). Tetapi tidak menular dengan tatapan mata saja. Perlu adanya droplets yang keluar ketika pasien batuk atau bersin dan masuk ke orang lain”.

Kemudian Upaya pencegahan Covid 19, “mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air atau handsanitizer, terutama setelah batuk, bersin atau menggunakan toilet, sebelum menyiapkan makanan dan setelah kontak dengan pasien atau barang personal pasien. Menghindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan sebelum cuci tangan. Gunakan masker di tempat publik (keramaian). Menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit dan barang personalnya dan gunakan masker. Menjaga jarak “. Tegasnya.

PENHUMAS AKMIL