Select Page

Test Jasmani Organik Akmil Sebagai Syarat Dikreg Seskoad

Akademi Militer. Senin (23/10/2020) Dalam rangka seleksi Seskoad (Sekolah Komando Angkatan Darat) dengan peserta sebanyak 21 orang berpangkat Pamen (Pewira Menengah) bertempat di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer Magelang, test kesegaran Jasmani sebagai syarat untuk mengikuti pendidikan di Seskoad. Hadir dalam kegiatan ini Dirum (Direktur Umum) Akmil Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos, Kadep Jasmani Akmil Kolonel Inf Sunarto dan para pendukung Test kesempataan Jasmani.
Kepala Penerangan Akmil Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.I.P. menyatakan, “Pada pelaksanaan tes dilaksanakan secara ketat dan selektif, untuk memilih Pamen abituren Akmil dan Sepa PK yang sudah Selapa sesuai kecabangan di jajaran TNI AD yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti Dikreg Seskoad TA 2020. Seleksi dilaksanakan melalui mekanisme yang dilakukan secara profesional, akuntabel, transparan, jujur dan adil yang pelaksanaannya terdiri dari dua tahap. Tahap I diselenggarakan oleh panitia daerah (Panda) dan tahap II diselenggarakan oleh panitia seleksi (Pansel) dengan supervisi panitia pusat (Panpus)”.
Kemudian Letkol Arm Kukuh melanjutkan, ”Seleksi ini sangat ketat karena TNI AD menaruh harapan besar kepada Seskoad untuk dapat mencetak kader penerus tongkat estafet kepemimpinan masa depan yang memiliki karakter keprajuritan dengan menjunjung tinggi loyalitas, moralitas dan integritas. Dimana Seskoad merupakan lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di TNI AD yang mendidik para perwira menengah (Pamen) terbaik agar memiliki kepribadian Sapta Marga, pengetahuan dan keterampilan strategi dan taktik operasi matra darat serta kondisi jasmani yang prima”.
PENHUMAS AKMIL

Personel Akmil Saat Libur Bersama Harus Dilengkapi Surat Jalan Dan Surat Kendaraan

Akademi Militer. Senin (26/10/2020) Dalam rangka Apel Pengecekan Minggu Militer Minggu ke 4 di tiap bulannya, hari Senin, 26 Oktober 2020, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), mendelegasikan kepada Dirum (Direktur Umum) Akmil Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos. untuk mengambil apel. Hadir dalam kegiatan apel pengecekan Minggu Militer Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, Para pejabat Distribusi Akmil, Oranik Militer dan PNS berjumlah 759. Di Lapangan Pancasila Akmil Magelang.
Dalam kesempatan ini Direktur Umum Akmil mengnyampaikan, “Organik Akmil yang akan melaksanakan libur long Week End mulai 28 Oktober sampai dengan 1 November 2020 tentunya tidak terlibat dinas jaga atau dinas dalam yang lain. Yang melaksankan libur keluar kota ( luar kodam IV) harus membuat surat jalan dan surat surat kendaran”.
Kemudian Dirum melanjutkan, ”Jaga keamanan, mulai berangkat di perjalanan juga sampai di tujuan termasuk yang di tinggalkan, tetap melaksankan protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan, pakai masker di mana saja organik Akmil berada”.
Brigjen TNI Agus Prangarso juga mengingatkan, ”Bahwa Air, Listrik, AC yang ada di rumah/Kantor yakinkan betul sudah mati pada saat di tinggalkan, kecuali lampu lampu penerangan jalan yang ada di depan rumah masing-masing tolong di titipkan ke tetangganya. Sehingga selama melaksanakan libur bersama tidak sepi di lingkungan Akmil dan perumahan Panca Arga”.
Selanjutnya Brigjen TNI Agus Prangarso menekankan, ”Petugas Dinas Dalam sejumlah 135 setiap hari yang bertugas jaga di Kesatrian Akmil ini sampai Panca Arga. Selama pelaksanaan libur bersama petugas Dinas Dalam inilah yang bertanggung jawab dari Kesatrian Akmil termasuk di Asrama Panca Arga. Laksanakan Patroli yang benar sesuai prosedur, mulai di dalam perkantoran Akmil sampai di perumah Panca Arga”.
Brigjen TNI Agus Prangarso juga mengingatkan, ”Sektor sektor kebersihan umum seperti jalan-jalan utama menjadi tanggung jawab jaga. Sejumlah 135 personel di atur secara merata. Khusunya di jalan-jalan protokol tetap bersih walaupun organik yang lainnya melaksanakan libur”.
PENHUMAS AKMIL

Akmil Tingkatkan Keimanan, Ketaqwaan, Nasionalisme Dan Militansi Prajurit Guna Dukung Tugas Pokok TNI AD

Akademi Militer. Jum’at (23/10/2020) Kadisbintalad Brigjen TNI Edison, S.E., M.M., memberikan Pembinaan Mental (Bintal) fungsi komando kepada Organik Militer, PNS dan Taruna Tk III Akademi Militer sebagai wahana untuk memelihara dan meningkatan kualitas mental spiritual, ideologi, dan kejuangan. Hadir dalam pelaksanaan Bintal ini Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, Para Pejabat Distribusi Akademi Militer dan personel yang hadir para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS organik Akmil berjumlah 250 orang serta 296 Taruna Tingkat III.

Brigjen TNI I Gde Agit Thomas dalam sambutannya, membacakan sambutan Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), menegaskan, ”Maksud dan tujuan diadakannya Bintal Fungsi Komando ini adalah untuk mengimplementasikan perintah pimpinan Angkatan Darat, dalam memelihara dan meningkatkan kualitas mental spiritual, ideologi dan kejuangan Prajurit maupun PNS TNI AD, khususnya di Akademi Militer”.

Selain itu Brigjen TNI I Gde Agit Thomas berharap, ”kegiatan Bintal Fungsi Komando seperti ini, akan meningkatkan nilai kecintaan terhadap satuan dan semakin meningkatkan semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai dinamika tantangan tugas, serta dapat memberikan nilai manfaat bagi organik dan Taruna/Taruni Akademi Militer”.

Diungkapkan Kapenhumas Akmil Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.I.P., “Penyelenggaraan Bintal Fungsi Komando mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan untuk menangkal radikalisme guna mewujudkan mental yang tangguh bagi prajurit”. ujarnya.

Dalam inti kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) fungsi Komando, Kadisbintalad menitikberatkan bahwa, ”melalui Bintalidjuang kita tingkatkan keimanan/ketaqwaan, nasionalisme dan militansi prajurit guna mendukung tugas pokok TNI AD”.

Dalam penjelasannya Brigjen TNI Edison, S.E., M.M mengatakan, ”pengaruh globalisasi yaitu sikap individualis dengan ciri khas masyarakat Indonesia adalah gotong-royong. Namun, saat ini sebagian besar masyarakat kita menjadi individualis (tidak memperdulikan lingkungannya) kemudian kurang bersosialisasi, personel lebih memilih dunia maya sebagai tempat untuk bersosialisasi sehingga kurang peduli terhadap lingkungan sekitarnya (anti sosial)”.

Selanjutnya Brigjen TNI Edison membahas, ”lupa budaya dan tradisi mengakibatkan mulai lunturnya jati diri bangsa dipengaruhi oleh budaya asing dan konsumtif dan hedonisme sehingga berbagai teknologi dan kemudahan dalam berbelanja diberikan kepada masyarakat secara gratis sehingga menimbulkan sifat konsumerisme dan hedonisme”.

Di akhir kegiatan tersebut Brigjen TNI Edison menyimpulkan, ”seorang prajurit yang bermental tangguh memiliki kondisi jiwa yang kuat, ulet, pantang menyerah, yang diwujudkan dalam setiap perilaku ataupun perbuatan seorang prajurit di lapangan dalam pengabdian kepada NKRI yang didasari dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME dan dilaksanakan dengan tulus, sabar dan ikhlas”.

PENHUMAS AKMIL