by Penhumas Akmil | Mar 4, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) bersama para Pejabat Distribusi A dan B-1 Akademi Militer dan para Perwira yang lain melaksanakan Tradisi Penerimaan Warga Baru Akmil di Puncak Tidar Magelang. Kamis (04/03/2021).
Sejumlah 21 personel terdiri dari 3 Kolonel, 1 Mayor, 2 Kapten,1 Lettu dan 14 Letda, warga baru Akmil yang masuk dalam Keluarga Besar Akademi Militer, melaksanakan tradisi dengan naik ke “Puncak Tidar” Magelang yang merupakan wujud kegiatan tradisi menjadi warga baru Akademi Militer ”kulo nuwun (sebuah permohonan untuk masuk)” dalam memasuki dan memulai berdinas di Akmil.
Di hadapan warga baru Gubernur Akademi Militer menyampaikan dalam amanatnya, “Selamat Datang” dan “Selamat Bergabung” kepada 4 Perwira Menengah dan 17 Perwira Pertama dalam Keluarga Besar Akademi Militer merupakan suatu tradisi di Akademi Militer tercinta ini, bahwa setiap anggota yang masuk menjadi warga baru Akademi Militer melaksanakan acara Tradisi Puncak Tidar. Hal ini bertujuan untuk memberikan penghormatan bagi anggota yang masuk ke Akademi Militer, sebagai tempat mencetak calon-calon pimpinan TNI masa depan, sehingga diharapkan akan memberikan motivasi bagi anggota yang bersangkutan dan kontribusi positif bagi Akademi Militer”.
“Dengan berbekal pengalaman dan potensi yang dimiliki, para anggota yang menjadi warga baru Akademi Militer akan tetap mampu meneruskan dan meningkatkan kinerja pada posisi jabatan yang baru di lingkungan Akademi Militer”, Lanjutnya.
“Harapannya semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta”, harapnya.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Mar 4, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) meninjau latihan Menembak Taruna Akmil tingkat III/Sermadatar TP 2020/2021. di lapangan tembak Akmil Sarsanto Plempungan, Salaman. Rabu (03/02/2021).
Latihan Hirbak (Mahir Menembak) ini di laksanakan selama satu Minggu, mulai hari Senin, 1 Maret sampai dengan 6 Maret 2021 dengan Taruna tingkat III sejumlah 296 dengan pelatih dan pendukung 96 orang.
Di daerah latihan Plempungan Gubernur Akademi Militer dalam kunjungan ini, dihadapan para Taruna tingkat III menekankan, ”agar Taruna dalam pelaksanaan latihan ini bersungguh-sungguh, Prajurit yang bersungguh-sungguh adalah prajurit yang pantas mendapatkan kemenangan maka Taruna akan menjadi orang pintar dalam bidang apapun. Taruna yang bersungguh-sungguh akan bertahan lebih lama dalam perjuangan. Itulah sebabnya Taruna yang bersungguh-sungguh sedikit lebih dekat dari kesuksesan”.
“Kemudian Taruna dalam pelaksanaan latihan juga harus disiplin, penuh motivasi saat mengikuti, menyerap dan melaksanakan seluruh materi, dengan disiplin merupakan jembatan antara tujuan dan pencapaian, hal ini merupakan kekuatan ajaib yang membuat Taruna benar-benar tak terhentikan dalam menuju puncak karir, bagi Taruna yg lulus memenuhi nilai standart maka berhak untuk menerima brifet menembak tingkat Pratama yg merupakan kebanggaan bagi seorang Taruna”. Tegas Gubernur Akmil.
Di akhir perhatian beliau, selalu mengingatkan faktor keamanan dalam latihan menembak, selamat berlatih Tarunaku. Semoga Alloh SWT selalu melindungi setiap kegiatan dalam pelaksanaan latihan ini. Aamiin.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Mar 3, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) melaksanakan vaksin covid-19 di Rumkit tk. IV Prof Soebijanto Djojohadikusumo Kesehatan Akmil bersama personel Militer Akmil. Rabu (03/02/2021).
Gubernur Akmil melaksanakan vaksinasi COVID-19 sesuai prosedur mulai dari pos I sampai dengan pos IV. Setelah lulus dari pemeriksaan kondisi umum yang meliputi pemeriksaan suhu badan, tekanan darah dan frekuensi nadi, lalu menuju pos I untuk proses pendaftaran dan verifikasi data melalui aplikasi ‘Peduli Lindungi’ (p-care).
Kemudian ke pos II untuk screening/penapisan yaitu penggalian riwayat penyakit (anamnesis). Di pos ini Gubernur Akmil dan personel Militer Akmil penerima vaksin yang lain akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (comorbid).
“Di pos II ini akan diberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk ada tidaknya penyakit bawaan. Jika ada satu item saja yang tidak memenuhi syarat, maka tidak diperbolehkan untuk dilakukan vaksinasi”, ungkap Lettu CKM drg. Wira Gusti Ngurah Komang selaku kepala FKTP Balai Kesehatan Panca Arga Akmil.
Jika lolos dari screening di pos II, maka tahapan berikutnya adalah penyuntikan vaksin COVID-19 yang berada di pos III dimana dalam prosesnya dilakukan penyuntikan 0,5cc larutan vaksin ke dalam otot bahu lengan kiri. Usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 – 60 menit di pos IV. Observasi ini untuk melihat gejala ikutan yang muncul setelah pemberian vaksin atau disebut dengan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).
“Selama masa observasi ini, akan dipantau gejala ikutan yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul gelala ikutan seperti mual, nyeri sendi, nyeri otot, alergi/ biduran sampai dengan pingsan/syncope karena ketakutan terhadap proses penyuntikan maka akan mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh tim dokter” sambungnya.
Kakes Akmil Letkol Ckm dr.Wijiono, So.OT. (K).,Hip & Knee, menegaskan, gejala ikutan yang muncul atau KIPI tidaklah membahayakan. Biasanya gejala yang muncul adalah mulai gejala lokal nyeri di daerah penyuntikan, gejala umum seperti nyeri sendi (athralgia), nyeri pada otot (myalgia) maupun alergi.
“Kita juga sudah praktekkan dalam simulasi bila muncul KIPI setelah disuntik maka tim dokter akan melakukan pertolongan lebih lanjut dan ini bisa ditangani oleh tim dokter yang bertugas”. imbuhnya menandaskan.
Dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sejauh ini seluruh organik Akmil belum ada keluhan KIPI, semua dalam keadaan sehat dan aman. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menindungi kita semua. Amiin.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Mar 2, 2021 | Berita
Magelang,akmil.ac.id
Hari ini dan besok seluruh Organik Militer Akademi Militer memulai Vaksin Covid-19 sejumlah 1.600 personel Militer selama dua hari, Selasa dan Rabu tanggal 2 dan 3 Maret 2021. Vaksinasi ini dilaksanakan di Rumkit (Rumah Sakit) Kesehatan Akmil dilaksanakan oleh personel kesehatan (Dokter dan Perawat) Akmil dibantu Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang (Puskes Mertoyudan 1) sebanyak 5 personel (2 dokter, 3 perawat), Selasa (02/02/2021).
Kegiatan ini sebelumnya diambil apel di lapangan Taruna Bhakti oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI I Gde Agit Thomas, ”vaksinasi ini merupakan perintah dari Komando atas Bapak Kasad (Kepala Staf Agkatan Darat) Jenderal TNI Andika Perkasa dengan para Pangkotama, Kabalakpus dan Karumkit TNI AD tentang Penanggulangan Covid 19 serta Pelaksanaan Vaksinasi Jajaran TNI AD, termasuk Akmil”.
“Menindaklanjuti perintah Bapak Kasad, Akmil melaksanakan Vaksinasi Covid ini selama 2 hari Selasa dan Rabu tanggal, 2 dan 3 Maret 2021, dengan sasaran Militer 1600 personel diharapkan bisa selesai dalam dua hari ini”, tegas Wagub Akmil.
Dalam pelaksanaannya Akmil dibantu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, yaitu dr. Nurul Kepala (Puskes Mertoyudan 1), dr. Aditya Pandji, perawat Ibu Maemunah, Ibu Anis dan Bapak Arif petugas entri data.
Dalam kesempatan ini dr. Nurul menyampaikan, ”kami bersama tim datang ke Akmil untuk membantu kegaitan vaksinasi terhadap Organik Militer Akmil kemudian akan kami laporkan kegiatan ini ke Dinas Kesehatan Magelang.
Dan disambung oleh dr. Aditya Pandji, ”hari dan esok akan melakukan supporting vaksinasi di lingkungan Akmil sekitar 1600 personel harus kami selesaikan selama dua hari, untuk itu kami memberikan bantuan, baik dokter maupun perawat ataupun administrasi pengerjaan vaksin ini”.
Kegiatan vaksin ini diawali oleh Wakil Gubernur Akademi Militer, para Direktur, Kadep, Kepala (Pejabat Distibusi) kemudian para personel Akmil secara semultan dan tertib selama dua hari kedepan.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Mar 1, 2021 | Berita
Magelang, akmil.ac.id
Taruna Akmil tingkat III/Sermadatar TP 2020/2021 melaksanakan kegiatan menembak di lapangan tembak Sarsanto Plempungan, Salaman, selama 6 hari (Senin-Sabtu) Tgl 1 s.d. 6 Maret 2021 berjumlah 296 Taruna dengan pelatih 92 orang, Senin (01/02/2021).
Kegitan ini bertujuan sebagai pedoman dalam menyelenggaraan Uji Kemahiran Menembak kelas Pratama bagi Taruna Akmil Tingkat III/Sermadatar TP 2020/2021, dengan pelaksanaan tembak tepat penilaian jarak 100 meter dengan sikap (tiarap, duduk/berlutut dan berdiri), pada jarak 200 meter sikap (tiarap dan duduk/berlutut), selanjutnya tembak tepat penilaian jarak 300 meter sikap tiarap, dengan batas minimal nilai yang telah di tentukan.
Kadepmildas Akmil Kol Inf Murbianto Adhiwibowo dihadapan para Taruna dan organik pelatih serta pengasuh memberikan penekanannya, ”Seluruh Taruna agar disiplin dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti, menyerap, dan melaksanakan seluruh materi yang diujikan. Hasil uji Kemahiran Menembak kelas Pratama agar dicatat dalam buku saku petembak sehingga dapat digunakan untuk mengetahui perkembangan hasil latihan dan sebagai bahan evaluasi bagi pelatihan”.
“Bagi Taruna yang dinyatakan LULUS akan diberikan sertifikat penghargaan dan Brevet Kemahiran Menembak Kelas Pratama sesuai keputusan Gubernur Akmil. Untuk Taruna yang dinyatakan BELUM LULUS akan diberikan kesempatan untuk melaksanakan pembinaan lanjutan dan pendalaman, serta pengujian ulang hingga seluruh Taruna Akmil dinyatakan lulus Uji Kemahiran Menembak Tingkat Pratama”,sambung Kadepmildas.
“Untuk Para pelatih dan pendamping dituntut selalu melaksanakan pengawasan, pengendalian, disiplin serta memiliki kepedulian terhadap setiap tahap kegiatan dalam Uji Kemahiran Menembak kelas Pratama. Agar pelaksanaan Uji Kemahiran Menembak kelas Pratama dilaksanakan secara jujur dan obyektif sesuai teknik dan sistem penilaian yang benar dengan didasarkan pada hasil kemampuan petembak. Petembak yang TIDAK LULUS salah satu sub materi maka dinyatakan TIDAK LULUS”, lanjut beliau.
“Penting dan perlu mendapatkan perhatian khusus yaitu perencanaan dan persiapan yang cermat agar tujuan dan sasaran latihan dapat dicapai secara optimal. Perhatikan faktor keamanan dan pengamanan personel maupun materiil dengan berpedoman pada rencana pengamanan. Adakan pencatatan yang tertib, cermat, jelas, dan teliti dalam setiap penggunaan munisi yang digunakan selama pelaksanaan Uji Kemahiran Menembak tingkat Pratama sehingga penggunaannya dapat dipertanggung-jawabkan serta untuk menghindari adanya penyalahgunaan”, tegasnya.
Mengakhiri perhatiannya seluruh Taruna dan organik serta pengasuh untuk selalu memegang teguh 8 Wajib TNI, Saptamarga dan Sumpah Prajurit selama pelaksanaan kegiatan Uji Kemahiran Menembak tingkat Pratama.
Penhumas Akmil
by Penhumas Akmil | Feb 27, 2021 | Berita
Magelang, akmil.ac.id
Kadeptik Akmil Kolonel Inf R. Mohamad Kusdaryono, S.Sos, dan Wadanmentar Akmil Kolonel Arm Djoni Prasetyo, S.Sos, bersama pengasuh dan pelatih Akademi Militer berjumlah 25 orang melaksanakan Tinjau Medan Latihan Pramuka Yudha Taruna Akmil Tingkat II guna untuk mengetahui dan mengenal wilayah serta medan latihan yang akan dilaksanakan. Sabtu (27/02/2021).
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari Sabtu (27/02), Minggu (28/02) dan Senin (01/03) di daerah Magelang dan Temanggung. Untuk hari ini meninjau Kampung Jarak Pringsurat dan sekitar.
Dalam pelaksanaan Tinjau Medan kali ini Kadeptik Akmil dalam perhatiannya menyampaikan, ”Latihan Pramuka Yudha ini bertujuan untuk memberikan dan membekali serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan para Taruna dalam mengaplikasikan pengetahuan teknik, taktik dasar bertempur dan jasmani militer di lapangan serta melatih keterampilan dan kemampuan teknis keprajuritan secara perorangan sampai dengan satuan setingkat Regu/Tim, sehingga dapat mengatasi berbagai rintangan medan, baik alam maupun buatan”.
“Sasaran yang ingin dicapai adalah, agar Taruna memiliki kondisi fisik yang tangguh, memiliki disiplin tempur, naluri lapangan, sikap mental dan kepercayaan diri, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik di satuan nantinya”, sambung Kadeptik.
Kemudian Wadanmentar menambahkan, ”bahwa materi-materi latihan ini akan diformulasikan dengan kondisi medan latihan yang sebenarnya, sehingga penguasaan tentang teori mutlak, Taruna harus kuasai, sehingga sanggup mengaplikasikannya selama latihan Pramuka Yudha ini berlangsung”.
Wadanmentar berharap agar keterampilan yang telah dimiliki dalam taktik dan teknik bertempur, hendaknya dapat dipraktekkan sesuai sasaran yang diinginkan, sehingga latihan Pramuka Yudha ini dapat dijadikan referensi bagi para Taruna pada saat melaksanakan tugas di lapangan sebagai seorang perwira nantinya. Bagi Taruna yang berhasil dalam melaksanakan latihan ini akan berhak memakai Brevet Pramuka Yudha yang merupakan kebanggaan bagi seorang Taruna.
Penhumas Akmil