Select Page

BARAK/FLAT BERSIH DAN RAPIH, TARUNA SEHAT

Magelang,akmil.ac.id
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) meninjau Flat 4 dan 5 Taruna Tingkat III di Mentar Akmil yang didampingi oleh Dirum Brigjen TNI Agus Prangarso,S.Sos, Danmentar Brigjen TNI Windiyatno, Rabu (23/02/2021).
Dalam peninjauan tersebut Gubernur Akmil menekankan, ”mengarahkan kepada rekanan Mabesad ibu Puspa penempatan kursi, meja belajar, raung tidur dan rauang belajar Taruna yang berupakan program dari Mabesad, dengan pembenahan ini maka flat menjadi lebih bersih dan rapi juga indah serta sehat”.
Beliau juga memberikan perhatian tentang, ”kebersihan dan kerapian, ada pepatah mengatakan, kebersihan adalah sebagian dari iman. Kebersihan lingkungan dimulai dengan keinginan setiap individu untuk menjadi bersih, terutama Flat Taruna mulai kamar mandi, tempat tinggal, kamar tidur dan lingkungannya, bersih itu indah, bersih itu anugerah”,
“Lingkungan Flat Taruna harus hijau dan bersih bukan hanya sebuah aspirasi tetapi sebuah tindakan. Kebersihan menjadi awal dari penilaian baik buruknya Taruna. Kepribadian yang baik akan menjaga kebersihan dirinya, lingkungannya dan sekitarnya, tujuannya pembersihan bukan hanya untuk membersihkan, tetapi untuk merasakan kebahagiaan hidup dalam lingkungan (Akmil)”.
“Lingkungan bersih dan asri adalah hasil dari kerja keras pengasuh dan Taruna yang menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan Akmil, Taruna akan sehat dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari tanpa adanya ancaman penyakit yang berarti”, ajak beliau.
Selesai mengecek Flat 4, Gubernur Akmil didampingi Danmentar menuju ruang tamu Mantar, melaksanakan kegiatan selanjutnya.
 
Penhumas Akmil

Profiling Psikologi guna Peningkatkan Kualitas Dosen, Gumil dan Pengasuh Akmil

Magelang,akmil.ac.id
Akademi Militer melaksanakan pendataan dan Profiling Psikologi untuk para Dosen, Gumil dan Pengasuh Taruna Akmil berjumlah 209 Perwira. Selama lima hari mulai hari Senin s.d. Jumat, tanggal 22 s.d 26 Feb 2021 di Kelas A1 dan A2 Akademi Militer Magelang. Selasa (23/02/2021).
 
Kegiatan ini di laksanakan guna melihat kelayakan potensi dasar, kematangan emosi, dan kesiapan pribadi lainnya dari para Dosen, Gumil dan Pengasuh Taruna Akmil. Selama lima hari setiap hari di jadwalkan 60 orang. Hari kelima adalah hari cadangan. Apabila di hari Senin sampai Kamis tidak bisa hadir.
 
Wadirdik (Wakil Derektur Pendidikan) Akmil Kolonel Inf Saiful Rizal, S,Sos, yang mengawasi kegiatan tersebut menyampaikan, ”bahwa sasaran kegiatan ini adalah dengan mengupgrading marwah Akmil ini akan meningkat dengan tujuan pokoknya menaikan marwah, wibawa, karena seseorang yang SDMnya naik maka wibawanya akan bertambah”.
 
“Hal ini merupakan bagian dari upaya Akademi Militer sebagai lembaga pedidikan untuk meningkatkan (upgrading) karena kita tahu bahwa Tenaga Pendidik (Gadik) Akmil itu harus ada jaminan mutu untuk dia sebagai Guru yang harus digugu dan ditiru oleh para peserta didik (Taruna Akmil)”, sambungnya.
 
“Tidak hanya penguasaan materi saja tapi sikap dan perilakunya, karena setiap saat akan dilihat, direkam oleh Taruna sehingga para Gadik perlu yang namaya perawatan sesuai keilmuan atau keahlian. Melalui pendataan Psikologi ini akan di ketahui potensi dasar. Bagi yang menurun perlu di tingkatkan, sehingga nanti akan terdeksi secara pasti melaui ilmu Psikologi”, lanjut Wadirdik.
 
“Maka akan keluar klaster mana gadik yang memenuhi syarat dan kurang memenuhi syarat, bagi yang memenuhi syarat mereka akan diberi kepercayaan untuk melakukan Upgrading. Tetapi bagi yang belum memenuhi syarat dari Departemen, Kordos (koordinator dosen) akan mendampingi gadik (untuk di tugasi belajar). Para gadik yang menurun akan mendapat terapi dari Departemen atau Kordos untuk berlatih dan belajar guna meningkatakan kemampuanya”, Tegas Wadir menjelaskan.
 
Penhumas Akmil

Taruna Akmil ikuti Muhasabah untuk Meningkatkan Kualitas Iman

Magelang,akmil.ac.id
Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT, pagi hari ini Taruna Akademi Militer melaksanakanan Muhasabah bagi Taruna/Taruni Akmil Tk. I, II dan III yang beragam Islam guna mencapai sasaran pembentukan moral/ ahlak dan karakter sikap kepribadian dengan tema “Dengan Muhasabah Kita Tingkatkan Semangat untuk Berbuat yang Terbaik dalam Menempuh Pendidikan di Akmil”, di Serambi Masjid Al Jihad Kesatrian Akmil. Minggu (21/02/21).
 
Mayor Inf Farkhan (Bintal Akmil) dalam acara ini mengawali pembicaraan, ”Maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah”. (QS. Al-Insyiqaq [84]: 7-8).
“Jika kita amati secara mendalam, hikmah dari i’tibar yang diperoleh dari bencana yang melanda dunia ini tak ubahnya perkataan yang pasti akan menggoreskan kesan (positif atau negatif) dihati pendengarnya. Begitupun dengan apa (musibah) yang Allah turunkan kepada manusia sebagai bentuk kalam Tuhan yang bersifat teguran tentu memiliki maksud dan tujuan yang terkadang kita merasa sulit atau bahkan kesulitan untuk memaknainya. Semestinya manusia menyadari hal itu lalu melakukan tindak lanjut (fedback) dari semua itu. Hal ini merupakan keterbatasan manusia sebagai ciptaan Tuhan (makhluk) yang memang sudah menjadi ketetapan Sang Pencipta (Kholiq) untuk memahaminya”, ujarnya.
 
“Idealnya menanggapi semua itu, kita harus melakukan muhasabah (introspeksi) terhadap semua sikap dan tindakan kita selama ini dan kita selalu mendoakan kedua orang tua kita terutama ibu. Sudahkah kita penuhi semua kewajiban kita sebagai makhluk Tuhan, dimana tujuan penciptaan manusia adalah untuk mengabdi kepada Allah (li’ibadatillah), atau justru perbuatan kita selama ini jauh dari nilai-nilai Illahiyyah. Oleh karena itu, mari kita berintrospeksi diri demi menuju hidup yang sesuai dengan ajaran agama mengingat bahwa tidak ada jaminan kita akan bangkit dari tidur esok hari. Karena boleh jadi ajal menjemput sebelum kita bertaubat kepada Allah SWT atau Malaikat Izrail telah mencabut nyawa kita sebelum taubat kita benar-benar diterima oleh-Nya, yang lebih ironis bila nyawa ini melayang dikala kita sedang berbuat kemaksiatan atau berada dalam lembah kenistaan. Na’udzubillahi min dzalik,” Sambungnya.
 
“Muhasabah atau introspeksi diri adalah kata yang hakikatnya sering disalahpahami oleh mayoritas orang. Mereka beranggapan introspeksi diri adalah mengingat perbuatan dosa yang telah dilakukan, dengan menyesali (nadamah) dan menangisinya (buka’). Padahal, pengertian tersebut bukanlah termasuk ke dalam muhasabah. Namun itu adalah salah satu dari syarat-syarat taubatan nasuhan (taubat yang murni). Merujuk kepada hadits Rasulullah saw. Tentang hakikat muhasabah, akan kita temukan yang dimaksud dengan muhasabah adalah memaksakan diri dan menundukkannya agar taat melaksanakan semua perintah Allah SWT. sebagai bekal di akhirat”, lanjutnya.
Sesuai dengan konsep ini maka kita harus mengarahkan diri kita untuk selalu tunduk dengan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, Muhammad SAW. Dengan demikian diharapkan kita mampu melakukan muhasabah diri (introspeksi) yang hakiki. Sehingga kita dapat mengontrol semua tindakan kita agar selalu berada di jalan yang diridhoi Allah SWT.
Begitu pentingnya muhasabah dalam hidup ini maka sudah sewajarnya kita selalu melakukannya setiap waktu. Terlebih setiap selesai melakukan suatu amal perbuatan supaya perbuatan sehari-hari (amaliyyah yaumiyyah) kita diterima dan bersih dari rasa sombong dan riya’ yang dapat menggugurkan pahala. Dengan membiasakan diri bermuhasabah berarti kita telah berusaha meningkatkan kualitas iman kita kenuju kesempurnaan. Bahkan kita pun akan menjadi orang yang beruntung di hari perhitungan amal (yaum al hisâb) nanti karena sedikit banyak kita telah memperhitungkan (membuat perhitungan) amal kita di dunia. Insya Allah.
Umar bin Al Khatab pernah berkata, ”Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab (hâsibû qobla an tuhâsabû)”.
 
Hadir dalam kegiatan ini Danmentar Brigjen TNI Windiyatno, Wadanmentar, Para Danyontar, Para Pa dan Ba Pengasuh Mentar (Resimen Taruna) (50), Taruna Tk I (328), Taruna Tk II(286). Taruna Tk III (248).
 
Penhumas Akmil

PEMBINAAN FISIK LARI SIANG BAIK UNTUK CEGAH CORONA

Magelang,akmil.ac.id
Segenap Taruna Akademi Militer tingkat I, II dan III melaksanakan pembinaan fisik berupa lari di siang hari, mengelilingi route Kesatrian Akmil. Menurut berbagai ahli kesehatan, dengan melaksanakan lari di siang hari akan menyehatkan dan menambah kebugaran fisik yang berdampak terhadap meningkatnya daya tahan tubuh seseorang dari berbagai macam penyakit.
Demikian disampaikan Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil Brigjen TNI Windiyatno usai mengawasi kegiatan lari siang, bertempat di Resimen Taruna (Mentar) Akmil Magelang, Jum’at (19/02/2021).
 
Menurut Danmentar, manfaat lain dari pelaksanaan lari siang adalah menurunkan berat badan, sehingga terhindar dari obesitas, meningkatkan kemampuan fungsi paru-paru, jantung dan berbagai manfaat lainnya. Dengan berlari di siang hari, maka paru-paru akan bekerja lebih keras menghisap udara berkadar oksigen rendah. Hal ini menyebabkan kemampuan paru-paru dalam menghisap udara semakin besar, sehingga meningkatkan kemampuan paru-paru tersebut berpengaruh terhadap daya tahan organ tubuh manusia. Kesimpulannya daya tahan tubuh semakin kuat akibat peningkatan kemampuan kinerja paru-paru”, jelas Danmentar.
“Bagi seorang Taruna Akmil, kemampuan fisik sangat dibutuhkan dalam setiap pelaksanaan tugas belajar dan berlatih di Akademi Militer, sehingga program lari siang pun dimasukkan sebagai ajang pembinaan fisik”, lanjut Danmentar.
 
Dalam kegitan ini diawasi juga oleh Kaursuh (Kepala Urusan Pengasuhan) Kapten Inf Bambang juga mengutarakan, ”lari siang merupakan jadwal rutin setiap hari yang dilaksanakan dengan berbagai variasi mulai dari latihan ketahanan lari, penguatan otot tangan, otot perut dan kecepatan. Dalam melaksanakan kegiatan latihan ketahanan fisik seluruh personel melaksanakan dengan gembira, bergairah serta penuh semangat dan membangkitkan moril para Taruna. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan kebugaran fisik Taruna yang merupakan unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas belajar selanjutnya”, ujarnya.
 
“Terlihat dari sepanjang rute kegiatan lari siang, Taruna Akmil sambil menyayikan lagu-lagu TNI selaras dengan irama lagu walaupun dengan keadaan cuaca yang panas mereka tetap penuh semangat melasanakan lari siang. Selain itu, pelaksanaan lari siang ini juga bertujuan untuk memulihkan kembali stamina para Taruna Akmil serta untuk menjaga kemampuan fisik Taruna agar selalu tetap terjaga dan selalu siap melaksanakan setiap tugas yang penuh dengan tantangan”, sambungnya.
 
Dalam kegiatan tersebuat Danmentar Brigjen TNI Windiyatno menekankan kegiatan lari siang ini merupakan salah satu fungsi komando dalam pembinaan fisik dan pemeliharaan kesehatan demi mendukung kesiapan pada saat melaksanakan tugas. Karena dalam fisik yang kuat serta jiwa yang sehat merupakan modal dasar Taruna dalam proses belajar dan berlatih demi pengabdian kepada nusa dan bangsa.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua untuk menjadikan Akademi Militer sebagai Center of Excellence yang dapat mewujudkan hasil didik yang profesional dan dicintai rakyat menuju World Class Academy.
 
Penhumas Akmil

DANYON, DANKI DAN DANTON BERSYUKUR MENJADI PEMBINA TARUNA AKMIL

Magelang,akmil.ac.id

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) memberikan pangarahan kepada pengasuh Taruna Akmil bertempat di Perkasa Fitness Center (Akmil), Magelang, Rabu (17/02/2021).

Gubernur Akmil dalam pengarahannya menyampaikan, ”Pengasuh Akmil dari berbagai asal kesatuan, macam penugasan, kecabangan dan suku di kumpulkan disini untuk membina Taruna, baik sebagai Danton, Danki/Dankotakta, Danyon dan sebagai Staf Resimen. Semua sama tugas dan pengabdian yaitu kalian memintarkan Taruna.

“Untuk itu yang punya keluarga bawa ke Magelang Akmil, tinggal di Panca Arga. Kamu lepas baju lama, pakai baju baru dengan logo Akademi Militer, tidak ada lagi satuan lama yang ada hanya Akademi Militer, tidak ada korp, asal daerah, hanya satu yaitu Akademi Militer“, sambungnya.

“Tentunya dalam penugasan di Akmil ini tetap ada hierarki dalam pangkat dan jabatan itu kewajiban, kita laksanakan tugas secara optimal. Terkait dengan hal ini Gubernur berharap hal-hal yang positif coba dihimpun lanjutkan, sebaliknya hal-hal yang negatif jangan sekali-kali kau bawa ke Akmil, karena para pengasuh ini yang sudah berpengalaman di satuan-satuan jajaran Angkatan Darat”, lanjutnya.

“Hal-hal yang baik bisa di berikan saat pembinaan pengasuhan sehingga ada nilai tambah, kalian di sini ikut mewarnai dalam membentuk karakter Taruna yang unggul. Jadilah pengasuh yang dibutuhkan dalam satuannya bukan sebaliknya. Kehadiran kalian menambah kekuatan, optimalkan tugas di Akmil sebagai pembina Taruna”, ajaknya.

“Akmil adalah lembaga pendidikan yang mendidik calon-calon Pemimpin Masa Depan, visi kita adalan sebagai Center Of Excelllece (Pusat ke Unggulan) yang menjadikan Taruna mempunyai profesionalisme, berkarakter, akademis dan di cintai rakyat menuju World Class Academy”, jelasnya.

“Untuk menuju ini kita perlu berlomba-lomba dalam kerja keras agar menjadi yang terbaik. Demi keunggulan Akmil, Lakukan segala sesuatunya dengan semaksimal mungkin, maka hasil yang akan didapatkan juga akan demikian,  sebagai pengasuh sasarannya Taruna agar mencapai Akademis, Siku (Sikap dan Prilaku) harus bersikap jujur, adil, transparan, akuntabel dan dipertanggung jawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kemudian Kesemaptaan Jasmani yang unggul dan harus meningkat”, ungkapnya.

“Aturan yang telah di buat mulai Prada sampai Gubernur Akmil harus mentaati, Pintarkan dan hebatkan Taruna dengan kerja yang keras. Keberhasilan dalam kehidupan hanya bisa didapatkan ketika seseorang mau berjuang dengan keras”, terangnya.

Pelaksanakan kegiatan ini secara sederhana, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan berpedoman pada kebijakan pemerintah tentang pembatasan kegiatan masyarakat atau Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kegiatan ini Gubernur Akmil di dampingi oleh Dirum Brigjen TNI Agus Prangarso,S.Sos, Danmentar Brigjen TNI Windiyatno dan para pengasuh Taruna berpangkat perwira sejumlah 85 orang.

Penhumas Akmil

GUBERNUR AKMIL MENGIKUTI RAPIM TNI TA. 2021

Magelang,akmil.ac.id
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2021 secara Virtual melalui Video Conference (Vicon), bertempat di ruang kerja Gubenur Akmil. Selasa (16/02/2021).
 
Rapim TNI ini bertempat di gedung GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap Jakarta, menerima materi Pembekalan dari  Menteri Pertahanan dengan nara sumber Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P, Menko Perekonomian RI, Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kepala Bapenas, Kepala BNPB.
 
Panglima TNI dalam Video Conference mengajak para petinggi TNI mengevaluasi penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dalam Rapat Pimpinan TNI.
 
Selain itu pandemi Covid-19 bisa menjadi momentum untuk meninjau kembali kemampuan bio medika dan nubika. “Kita harus benar-benar mengevaluasi terkait pandemi Covid-19 karena ini bisa kita jadikan momentum untuk meninjau kembali kemampuan bio medika dan nubika TNI,” sambung Panglima TNI dalam sambutannya.
 
Acara ini dengan metode tatap muka dan virtual, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan berpedoman pada kebijakan pemerintah tentang pembatasan kegiatan masyarakat atau Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kemudian di akhiri dengan pernyataan penutupan Rapim TNI Tahun 2021 dari Asrenum TNI kepada Panglima TNI.
 
Penhumas Akmil