Select Page

JIWA KORSA MERUPAKAN SUMBER KEKUATAN BAGI PRAJURIT TNI DI MASA YANG AKAN DATANG

Magelang, akmil.ac.id

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Integratif dan kenaikan pangkat Pratar ke Koptar Taruna Akademi TNI Tk. I TP. 2020/2021 di Lapangan Sapta Marga Akmil Magelang, selaku Irup Danjen Akademi TNI Marsekal Madya TNI Tamsil Malik, S.E., Ju’mat (29/01/21).

Danjen Akademi TNI di hadapan peserta upacara (Taruna Akademi TNI Tk. I 672 Taruna) dalam amanatnya menyampaikan, ”tujuan Pendidikan Dasar Integratif Taruna Akademi TNI Tk. I  adalah untuk membentuk pola sikap Taruna dari masyarakat sipil menjadi seorang prajurit yang berkarakter militer, yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan, serta memiliki kesamaptaan jasmani yang prima.

“Pendidikan juga diselenggarakan dengan sasaran, mewujudkan Taruna dengan sikap dan perilaku yang memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta kepribadian sebagai Taruna yang berjiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI”, sambungnya.

“Dan mewujudkan Taruna dengan pengetahuan dan keterampilan tentang pengetahuan umum, peraturan dasar, teknik dasar dan pengetahuan bidang latihan dasar keprajuritan serta mewujudkan Taruna yang memiliki jasmani yang samapta disertai keterampilan renang, bela diri, senam dan medan tangkas”, lanjutnya.

Selanjutnya Danjen Akademi TNI berharap, ”keberhasilan yang Taruna peroleh ini dapat menjadikan sebagai motivasi dalam melangkah dan menghadapi tugas belajar dan berlatih pada tahap lebih lanjut. Selama kurang lebih lima bulan tentu sudah banyak pengalaman suka dan duka yang tanpa kalian sadari telah menumbuhkembangkan jiwa korsa yang kuat diantara para Taruna sekalian”.

“Jiwa korsa yang baik tidak hanya menjadi perekat yang melahirkan rasa persaudaraan, persahabatan dan kekompakan yang kokoh dan kuat diantara Taruna, juga akan meningkatkan disiplin, moril dan motivasi. Hal ini akan meningkatkan keterampilan profesi Taruna kelak. Jiwa korsa itulah yang akan menjadi sumber kekuatan bagi prajurit TNI di masa yang akan datang dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, tegasnya.

“Secara linier setelah upacara kenaikan pangkat ini Taruna akan menempuh kelanjutan pada tingkat yang lebih tinggi di Akademi Angkatan masing-masing (Akmil, AAL, AAU)”,terangnya.

“Pelihara terus jiwa korsa yang tumbuh dalam diri Taruna, dengan demikian tidak akan pernah terjadi perpecahan. Hal ini perwujudan dari nilai-nilai integratif yang dapat memperkokoh persatuan serta kesatuan bangsa, sebagai landasan utama bagi tetap tegak dan kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menghadapi berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan”, ajaknya.

Setelah selesai upacara dilanjutkan acara tambahan, penandatanganan naskah serah terima Taruna Akademi TNI tingkat I Beasiswa NDA Jepang dari Danjen Akademi TNI kepada Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi, selanjutnya penyerahan Taruna oleh Danjen kepada  Gubernur Angkatan (Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P.), (Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr. (Han) , (Wagub AAU Marsma TNI Paminto Bambang Pamungkas S.I.P.)

Penhumas Akmil

Kerja Sama Antara Akmil Dan Unjaya

Akmil yang di terima langsung oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) menerima kunjungan kerja sama dari Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) Rektor Unjaya Dr.Drs.Djoko Susilo S.T.,M.T dan rombangan di ruang Kerja Gubernur Akmil, Rabu (27/01/21).
Gubernur Akmil di hadapan para rombongan Unjaya menyampaikan,” Gubernur Akmil sangat sepakat kerja sama di bidang Pendidikan antara Akmil dan Unjaya ini saling menguntungkan saling mendorong, saling memberikan kontribusi positif dan saling kerjasama untuk kedepan lebih baik”.
Dr.Drs.Djoko Susilo S.T.,M.T. menerangkan,” Unjaya mempunyai 3 Fakultas (Fakultas Ekonomi dan Sosial, Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi, dan Fakultas Kesehatan). Unjaya memberikan potongan 10% untuk Keluarga Besar Angkatan Darat khusus Fakultas Kesehatan, Dan potongan biaya 25% untuk Fakultas Ekonomi dan Sosial dan Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi)”.
“Kegiatan kerja sama antara Akmil dan Unjaya sudah dilaksanakan seperti pertukaran informasi dalam kuliah tamu dari dosen Akmil ke Unjaya akan tetapi secara formal belum tersirat dalam sebuah nota kesepahaman maupun nota perjanjian kerja sama. Unjaya merupakan universitas dibawah naungan Yayasan Kartika Eka Paksi (TNI AD) yang juga berkomitmen dan berkontribusi untuk memmbangun dan mengambangkan TNI AD”, sambungnya.
Kemudian Gubernur Akmil menuturkan bahwa,” Kerja sama dengan Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan bersama dan Koordinasi Psikologi militer antara unjaya dengan Akmil sudah terjalin dan akan dilaksanakan webinar dan direncanakan kegiatan penelitian bersama antara Akmil dan Unjaya”.
Gubernur Akmil memberikan saran kaitan hal ini,” untuk tema disesuaikan dengan Akmil sehingga dapat digunakan secara bersama dan tidak keluar dari koredor Akmil”.
Rektor Unjaya menanggapi dengan positif dan akan di carikan tema yang singkrun antara Akmil dan Unjaya kedepan.
Unjaya telah berimplementasi dengan militer sudah dilaksanakan dengan AL, AU dan AD bidang (Dinas Psikologi), lanjut rector.
Kemudian Gubernur Akmil menyarankan,”untuk permohonan webinar atau seminar dari taruna TK I tidak diijinkan karena masih dalam proses pembelajaran dan masih membutuhkan peningkatan komunikasi”, sarannya.
Di akhiri dengan penandatangannan kerjasama antara Akmil dan Unjaya oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam dan Rektor Unjaya Dr.Drs.Djoko Susilo juga saling memberikan cinderamata.
Penhumas Akmil

Kasad Rotasi Pimpinan Tiga Jabatan Kepala Dinas di Jajaran TNI AD

Jakarta, tniad.mil.id
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di jajaran TNI AD, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (26/01/2021).
Ketiga Kepala Dinas di jajaran TNI AD yang melaksanakan serah terima jabatan yaitu Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat ( Kadispsiad), Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data Angkatan Darat ( Kadisinfolahtad) dan Kepala Dinas Kelaikan Angkatan Darat ( Kadislaikad).
Jabatan Kadispsiad diisi oleh Kolonel Caj Drs. Bambang Sutisna yang sebelumnya menjabat Kasubdisbinfung Dispsiad, jabatan Kadisinfolahtad diisi oleh Kolonel Arm Drs. Winarto M.Hum yang sebelumnya menjabat Dirjian Olahyuda Pusjianstra TNI, dan jabatan Kadislaikad diisi oleh Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.I.P, M.Si yang sebelumnya menjabat Paban Sahli Kasad Bid. Narkoba.
Sementara itu, mantan Kadispsiad Brigjen  TNI Dr. Eri Radityawara Hidayat, M.B.A, MHRMC, mantan Kadisinfolahtad Brigjen TNI Taufik Budilukito, S.H, dan mantan Kadislaikad Brigjen TNI P. Gunung Sarasmoro akan menjadi Pati Mabes TNI AD kemudian ketiganya akan segera memasuki masa purna tugas dari kedinasan TNI (pensiun).
Acara tersebut sekaligus dirangkai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting oleh masing-masing Ketua Persit yang melaksanakan serah terima.
Kegiatan sertijab ini berjalan lancar dengan berpedoman pada protokol kesehatan mulai dari pembukaan, penayangan video profil para Pati yang melaksanakan sertijab, dan disambung prosesi acara Sertijab , serta foto bersama.
Hadir dalam acara tersebut, Irjenad, Koorsahli, Kaskostrad,  Dankodiklatad, Danpussenif, Wadanpusterad, Wadanpuspomad,  Ka RSPAD Gatot Subroto, para Asisten Kasad, dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana beserta Pengurus Pusat Persit KCK. (Dispenad).

Gubernur Akmil Cek Kesiapan Latihan Hulubalang Taruna Tingkat III

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han) menerima kegiatan Laporan Kesiapan Latihan Hulubalang Taruna Tingkat III TP 2020/ 2021 di lapangan Mentar Akmil, latihan ini akan di laksanakan di daerah latihan Akademi Militer Bantir dan Somowono, Jawa Tengah, Selasa(26/01/21).

Di hadapan Taruna Tingkat III Gubernur Akmil menyampaikan, ”Latihan Hulubalang yang akan Taruna laksanakan kali ini bertujuan agar para Taruna dapat memahami dan mampu mengaplikasikan teknik dan taktik Peleton Senapan dalam Operasi Lawan Insurjensi (OLI) serta melaksanakan komando dan pengendalian operasi satuan setingkat peleton”.

“Kunci keberhasilan Latihan Hulubalang adalah bagaimana tingkat pemahaman  Taruna terhadap teori dan praktek yang telah diterima untuk diterapkan pada medan latihan sesuai skenario yang dirancang oleh penyelenggara/pelatih, sehingga latihan dapat mencapai target, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan”, sambungnya.

“Mengingat waktu pelaksanaan latihan ini relatif singkat (27 s.d 30 Januari 2021) dengan tujuan dan sasaran yang harus Taruna capai, maka Gubernur berharap agar Taruna menggunakan kesempatan latihan ini dengan sebaik-baiknya”, harapnya.

Beberapa atensi dan penekanan Gubernur Akmil yang dipedomani dan dilaksanakan Taruna saat Latihan Hulubalang :

Pertama, awali setiap kegiatan latihan dengan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memohon keselamatan dan keberhasilan dalam pelaksanaan latihan.

Kedua, perhatikan faktor keamanan dan keselamatan dalam setiap tahap kegiatan dengan mentaati dan mempedomani segala instruksi dari para pelatih.

Ketiga : terapkan protokoler kesehatan secara disiplin dan benar. Pelihara kesehatan diri dan lingkungan, jaga kondisi fisik dan psikis, jangan ragu untuk berobat bila ada gejala sakit, guna mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan.

Keempat : pegang teguh dan pedomani Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta Delapan Wajib TNI, guna menjaga citra Akademi Militer serta nama baik sebagai Taruna/Taruni.

Selanjutnya harapan Gubernur kepada Komandan Latihan dan seluruh pelatih,”untuk senantiasa melaksanakan peran dan fungsinya sesuai organisasi dalam latihan. Lakukan pengawasan serta  pengendalian secara melekat dan terarah, terutama kepada personel, materiil maupun kegiatan, sehingga latihan terlaksana dengan tertib, lancar dan aman, sehingga mencapai kesuksesan”.

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.

Penhumas Akmil

PANGKOSTRAD : ING NGARSO SUNG TULODO

Akademi Militer, Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad)  Letnan Jenderal (Letjen) TNI Eko Margiyono, M.A., memberikan kuliah umum dan pembekalan kepada Taruna dan Taruni Akmil Tingkat II, III dan IV bertempat di Gedung Moch. Lilly Rochli Akmil, Magelang dengan Tema ”Karakter Pemimpin Danton Dihadapkan pada Tuntutan Tugas Satuan Kostrad”.Senin (25/1/21).
 
Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam menyampaikan,”kuliah umum dan pembekalan ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi para Taruna/Taruni sebagai Calon Perwira TNI AD, karena mendapat kesempatan menerima kuliah umum dan pembekalan secara langsung dari Pangkostrad, untuk dijadikan  bekal,  referensi  dan  pedoman  dalam menghadapi berbagai permasalahan yang berhubungan dengan manajemen kepemimpinan lapangan sebagai seorang Perwira Muda TNI AD di satuan tempat bertugas nantinya”.
 
Selanjutnya Pangkostrad menguraikan,”tujuan pendidikan Akmil membentuk Taruna Akmil menjadi perwira TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dan berpengetahuan, keterampilan dasar golongan perwira serta berkualifikasi  Diploma IV (D-IV) di bidang Pertahanan dengan gelar Sarjana Terapan Pertahanan S.Tr. (Han) serta mempunyai kondisi jasmani yang samapta”. “Perwira akan menjadi pemimpin, Pemimpin/Leadership has it’s risks, You might lose your office You can lose your life.” Sambungnya.
Selanjutnya Pangkostrad mengupas,”11 Azas Kepemimpinan TNI butir kedua “Ing Ngarso Sung Tulodo”, yang maknanya  Seorang Pemimpin di depan memberi contoh,  setiap pemimpin harus memiliki pengetahuan dan keterampilan. Karakter pemimpin definisi tabiat sifat-sifat kejiwaan, akhlak, budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain serta watak”.
Pangkostrad juga mengupas tentang Tugas TNI dalam UU TNI nomor 34 th 2004, pasal 7 yang pertama tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Kemudian yang kedua tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan: operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang”, Tegasnya
Kegiatan ini di awali dengan menyanyikan Indonesia Raya, sambutan Gubernur dan Pengarahan Pangkostrad kepada Taruna/Taruni Akmil dan akhiri dengan pemberian cindera mata dari Gubernur Akmil kepada Pangkostrad.
Penhumas Akmil