Select Page

WARGA AKMIL POTONG HEWAN KURBAN

Akademi Militer. Sabtu (01/08/2020). Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dalam rangka hari raya Idul Adha 1441 H/2020 M di wilayah Akademi Militer di laksanakan di masjid At-Taqwa Panca Arga 1 Magelang. Yang di hadiri oleh warga Akmil dan keluarga komplek Panca Arga 1, 2 dan 3 yang terlibat kepanitian saja. Pelaksanaan pemotongan pada jam 08.00 sampai selesai yang di pimpin oleh Kabintal Akmil Letkol Inf Ali Nurrokhim S.Ag. Untuk koordinator pemotongan hewan kurban Mayor Farkhan.
Pelaksanaan kegiatan penyembelihan hewan kurban di belakang masjid At-Taqwa dengan tetap menggunakan protokol kesehatan, sebelum dan sesudah menyembelih diawasi/test kesehatan hewan oleh dokter hewan. Kemudian pembagian daging hewan kurban di antar semua ke rumah-rumah warga karena tidak ada jamaah/warga yang mengantri daging kurban. “Daging kurban akan di distribusikan kepada mustahit (orang yang berhak menerima) sampai semua habis oleh panitia.” Jelas Mayor Farkhan.
“Di komplek Akmil hewan kurban tahun 1441 H/2020 M memotong 8 ekor sapi dan 58 ekor kambing. Rencana pendistribusiannya ke Warga Akmil Panca Arga 1, 2 dan 3. Kampung kampung sekitar Akmil, kampung Seneng, Sekaran dan sekitarnya. Juga daerah-daerah Latihan Akmil seperti Plempungan, Tempuran dan Kaloran yang akan di antar oleh panitia. Tidak ada warga yang antri atau mengambil ke Masjid.” Ujarnya.
PENHUMAS AKMIL

PROTOKOL KESEHATAN DI AKADEMI MILITER

Akademi Militer. Selasa (28/07/2020). Petugas Piket Covid dilengkapi dengan Helm Pintar atau Smart Helmet dan Thermogun, melaksanakan tugas pengecekan terhadap suhu tubuh seluruh Organik Akmil yang masuk kesatrian Akmil melalui pintu Kranggan. Petugas dari Kesehatan Akmil Serda Muhammad Aufi melaksanakan tugas pembacaan suhu tubuh menggunakan Helm Pintar atau Smart Helmet yang tertampil di layar monitor Komputer. Sementara yang mengatur jalannya arus lalu lintas oleh piket Provos Kopka Wahyu dan dibantu oleh empat personel anggota piket pintu Kranggan. Sementara petugas yang melaksanakan pengecekan suhu badan secara manual menggunakan Thermogun adalah Serka Sobri.
Helm pintar tersebut memiliki spesifikasi canggih yang berguna di tengah pandemi Covid-19. Dilansir dari Website perusahaan yang memproduksi Smart Helmet jenis KC N901 tersebut, yakni KC Wearable, memiliki sembilan mode kecanggihan, diantaranya mampu mendeteksi suhu tubuh banyak orang sekaligus atau mampu membaca suhu tubuh secara bersamaan. Selain itu, helm pintar tersebut juga mampu membaca plat nomor kendaraan yang terdaftar atau tidak, mendeteksi titik suhu panas, penglihatan di ruang gelap dengan deteksi panas dan pendeteksi wajah atau face recognition.
Sementara Thermogun yang di arahkan ke tubuh akan menunjukkan suhu orang tersebut. Untuk hari ini selasa 28 Juli 2020 suhu tubuh semua organik Akmil yang melewati pintu Kranggan rata-rata kurang dari 37 derajat Celsius dan dinyatakan aman. Sementara itu, Brigjen TNI Agus Prangarso, S.Sos. Dirum Akmil (Direktur Umum Akademi Militer) memberikan himbauan kepada seluruh warga Akmil agar lebih melaksanakan pencegahan penularan covid 19 di lingkungan Akmil, dengan melaksanakan prosedur kesehatan yang sudah disosialisasikan dalam setiap kegiatan seperti cuci tangan, pengecekan suhu, bermasker, tidak berkerumun dan mendatangi kerumunan. Apel pengecekan dilaksanakan di tingkat kecil bagian per bagian dengan tetap memedomani Social Distancing, melaksanakan olahraga secara mandiri, berjemur di sinar matahari pagi, selesai olahraga sekitar 30 menit, Lanjutnya.
Kepala Penerangan Hubungan Masyarakat Akmil (Kapenhumas) Letkol Arm Kukuh Dwi Antono S.I.P., juga memberikan himbauan untuk tetap jaga jarak kepada siapapun apalagi orang tersebut berasal dari luar, tetap gunakan masker kemanapun pergi, makan makanan yang bergizi dan berprotein tinggi, konsumsi Vitamin C, buat suasana bathin dibawa senang/bahagia dan jangan larut dalam susana covid agar dapat meningkatkan imunitas (kekebalan tubuh).

 PENHUMAS AKMIL

Kasad dan Ketua KPK RI Tanda Tangani BAST Barang Rampasan Negara

Jakarta – tniad.mil.id.          Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Komjen Pol Drs. Firli Bahuri, M.Si. menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Rampasan Negara dari KPK RI kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dalam hal ini TNI Angkatan Darat, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin (27/7/2020).
Demikian keterangan yang disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E., M.M., dalam siaran pers tertulisnya, usai mengikuti kegiatan tersebut.
Berita acara serah terima yang ditandatangani oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri, selaku Pihak Pertama, dan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, selaku Pihak Kedua, memuat tentang penyerahan Barang Milik Negara yang berasal dari Barang Rampasan Negara.
“Penyerahan ini dilakukan atas dasar Keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Nomor S-84/KM.6/2020 tanggal 5 Mei 2020 tentang penetapan status penggunaan Barang Milik Negara yang berasal dari barang rampasan negara dari KPK kepada Kemenhan RI, dalam hal ini TNI Angkatan Darat”, jelas Nefra.
Dalam kesempatan tersebut, kata Kadispenad, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan negara kepada TNI Angkatan Darat untuk memanfaatkan Barang Rampasan Negara berupa tanah dan bangunan seluas 534.154 m² senilai Rp 20.023.666.000,- yang terletak di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe dan Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat.
“Amanah berupa aset yang kami terima ini, akan kami serahkan kepada Kodam III/Siliwangi untuk mengelola dan mengoptimalkan pemanfaatannya dalam rangka mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Darat. Hal-hal terkait administrasi dan teknis akan kami penuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku”, ujar Nefra menirukan sambutan Kasad.
Pada kesempatan tersebut pula, Ketua KPK RI dalam sambutannya, selain menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Kasad beserta jajaran TNI AD atas terlaksananya kegiatan BAST tersebut, Ia juga menekankan lagi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi bisa menjadi seperti saat ini, tak lain karena memegang prinsip “Kita bisa dan rela berbuat apapun demi tugas serta senantiasa memegang teguh prinsip-prinsip tata kelola negara yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan”, kata Nefra menyitir ungkapan Ketua KPK.
Dalam rangkaian acara tersebut, Dirjen Kekayaan Negara (DKN) Kemenkeu RI Isa Rachmatarwata menyampaikan bahwa Kemenkeu menyambut baik kerja cepat dari KPK RI dalam menyalurkan Barang Rampasan Negara (BRN) kepada instansi yang membutuhkan dalam hal ini terkait penyerahan kepada TNI AD, karena sebelumnya masih banyak BRN yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk diserahkan sehingga ada yang rusak atau tidak bisa dipergunakan.
“DKN Kemenkeu juga terus berupaya untuk mempercepat proses penyaluran BRN lainnya, dengan tetap berkoordinasi dengan semua pihak serta memperhatikan asas keadilan bagi semua pihak. DKN juga mengapresiasi saran masukan dari Kasad terkait tentang upaya memanfaatkan BRN tidak hanya untuk kepentingan dinas, namun juga bisa dimanfaatkan untuk menambah Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP)”, ujar Nefra mengutip pernyataan Dirjen Kekayaan Negara.
Penandatanganan BAST BMN ini turut pula disaksikan oleh Sekjen KPK RI, Deputi Bidang Penindakan KPK RI, Kabaranahan Kemhan RI,  serta dihadiri para pejabat TNI AD yaitu Wakasad, Irjenad, Koorsahli Kasad, Danpuspomad, Pangdam III/Slw, para Asisten Kasad, Kapusziad, Dirkumad, serta para pejabat TNI AD yang membidangi pengelolaan Barang Milik Negara. Turut hadir Bupati Subang, Kepala Desa Kumpay dan Kepala Desa Cirangkong, pejabat Kepala Kantor Pertahanan Subang, termasuk Bapak Iyan selaku penjaga lokasi/tanah yang diserahterimakan.
Setelah acara penandatanganan BAST BMN oleh Kasad dan Ketua KPK, acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pertukaran plakat antara KPK RI dan TNI Angkatan Darat serta foto bersama. (Dispenad)
PENHUMAS AKMIL

WAKIL MENTERI PERTAHANAN RI BUKA UPACARA DIKSARMIL KADET UNHAN DI AKMIL

Akademi Militer. Kamis(23/07/2020) Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Bapak Sakti Wahyu Trenggono hadir dalam Upacara Pembukaan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) Kadet Mahasiswa S1 Universitas Pertahanan (Unhan) di Lapangan Pancasila Akmil Magelang. Sebanyak 242 Kadet masuki lapangan Pancasila Akmil. Momen ini di hadiri oleh Wamenhan Bapak Sakti Wahyu Trenggono sebagai Irup dalam upacara tersebut. Turut hadir sejumlah tamu undangan Rektor Universitas Pertahanan Laksdya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., DESD, Pangdam IV/Dip. Mayor Jenderal TNI Bakti Agus Fadjari, S.IP, Kapolda Jateng, Para Pejabat Mabes TNI, Mabes AD, AL dan Mabes AU, para pejabat Distribusi Akmil dan para undangan lainnya.
Dalam menghadiri Pembukaan Diksarmil Kadet Mahasiswa S1 Universitas Pertahanan di Akmil, Wamenhan RI Bapak Sakti Wahyu Trenggono mendarat di Jogja Lanud Adi Sucipto di lanjutkan menggunakan Helly Colibri EC120b menuju ke Akmil dan mendarat di Stadion Saptamarga pada pukul 16.00 Wib. Disambut oleh perajat Distribusi Akmil yang selanjutnya menuju lapangan Pancasila Akmil.
Dalam sambutanya Wamenhan menyampaikan para Kadet nantinya akan menjadi para ahli di bidang Kedoteran Militer, Ilmu Farmasi Militer, Tehnik Militer, Mipa Militer, kenapa ada militernya ? Karena di tutut untuk menguasai kompetensi inti sesuai program studi yang Kadet tekuni, para Kadet disiapkan memiliki mental kejuangan, kedisiplinan, komitmen yang tinggi, jiwa nasionalisme dan semangat bela negara yang disiapkan menjadi pejuang dan penjaga kedaulatan Neragara Kesatuan Republik Indonesia.
Lebih lanjut Wamenhan menyampaikan para Kadet Mahasiswa Unhan gelombang pertama yang di biayai oleh Negara secara utuh dan setelah tamat nanti negara akan terus membiayai para Kadet ini untuk menjadi doktor-doktor di bidang riset sesuai bidang keahlian yang di tekuni. Misalnya Bidang Farmasi Militer, maka nantinya negara mengharapkan kalian menjadi seorang yang ahli di bidang virologi dan mampu menciptakan vaksin-vaksin baru berkaitan dengan penyakit-penyakit yang ditimbulkan akibat virus.
Kedepan peperangan akan sarat dengan penggunaan teknologi Informasi, senjata militer akan lebih mengarah kepada penggunaan Machine Learning, Artifical Intelegence dan Big Data secara massif. Perang kedepan akan lebih banya menggunakan robot dibandingkan manusia. Manusia akan berada di belakang layar sebagai pengendali robot-robot tersebut. Jelasnya.
Kepala Penerangan Hubungan Masyarakat Akmil (Kapenhumas) Letkol Arm Kukuh Dwi Antono S.I.P., yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan tentang kegiatan hari ini adalah “Para Kadet mahasiswa S1 Unhan yang mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) pada saat ini adalah 242 orang. Setelah upacara pembukaan selesai, para Kadet melaksanakan kegiatan sesuai jadwal yang telah jadwalkan,” ujarnya.
PENHUMAS AKMIL