Select Page

GIAT PRAJABAKTI TARUNA DI KUNJUNGI DANDIM 0707 WONOSOBO DAN PERSIT

Pelaksanaan Praja Bhakti Tanura Akmil diwilayah Wonosobo sudah memasuki hari ke 3.  Bertempat di aula Kecamatan Kaliwiro yang sekaligus sebagai Posko Utama kegiatan Taruna Akmil mendapat kunjungan Komandan Kodim dan Ketua Persit Cabang  XXVII besertam rombongan.  Rombongan diterima oleh Danmentar Kolonel Inf Ari Yulianto, Selasa(4/1/18).
Kolonel Inf Ari Yulianto menyampaikan atas nama Akmil dan Taruna mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dandim beserta rombongan. Ini sebuah kehormatan yang sangat bagus, dalam kegiatan dikunjungi pejabat diwilayah. Sekaligus menunjukan bahwa kedatangan para taruna mendapatkan apreasi yang bagus dari semua pihak.
Danmentar mengingatkan kepada para tanura dan taruni agar belajar dengan sungguh – sungguh, serap semua ilmu yang diberikan oleh para Gumil agar bisa seperti Letkol Czi Fauzan menjadi Komandan Kodim, karena tidak semua lulusan Akmil tidak berkesempatan menjadi Komandan Kodim.  Untuk itu berusaha dengan sungguh – sungguh dan diiringi doa, maka insya Allah akan tercapai.
Tidak lupa mengingatkan kepada para taruna bahwa tugas ke depan semakin berat. Untuk itu bahwa taruna dicetak menjadi pemimpin, oleh sebab itu TNI harus selalu dekat dengan rakyat melalui 3 S (senyum, sapa, salam).  3 S itu harus benar benar dilaksanakan jangan hanya dibibir saja.
Letkol Czi Fauzan Fadli, SE menyampaikan terima kasih kepada Akmil yang telah menjadikan Wonosobo sebagai tempat latihan.  Dengan dijadikan sebagai tempat latihan akan membawa nilai positif bagi masyarakat khususnya para generasi muda.  Semangat untuk menjadi anggota TNI di Wonosobo bisa meningkat.
Senada dengan Danmentar bahwa DNA TNI  adalah rakyat.  Untuk itu kita sebagai anggota TNI harus dekat dengan rakyat, harus baik dengan rakyat, mengabdi untuk kepentingan rakyat.  Maka rakyat akan melindungi, dan membantu kita. Itulah kekuatan sesungguhnya yang ditakuti oleh negara lain dan tidak bisa dicontoh oleh angkatan perang negara manapun. Sehingga setiap TNI bertugas di luar negeri maka akan menjadi primadona.
Karena TNI selalu dekat dengan rakyat, sinergi dengan  instansi yang lain maka dalam kesempatan kali ini rombongan membawa buah tangan buat para taruna. Buah tangan tersebut berasal dari senergitas Kodim,  Polres, Persit dan Bhayangkari.   Untuk saat ini Kapolres belum bisa bersama – sama menemui para Taruna hanya titip salam saja. Inilah pentingnya sinergitas dan berbuat baik kepada sesama, maka pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan mudah. Ini mengajarkan kepada para taruna bahwa kita sebagai aparat teritorial harus selalu senergi dengan semua komponen yang ada sekitar kita.  Dengan menjalin semua komponen tersebut kita akan semakin mudah dalam berkarya.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

TARUNA/ TARUNI AKMIL SOSIALISASI DI SMK NEGRI 1 WADASLINTANG WONOSOBO

(Akmil) Taruna-Taruni Akademi Militer Magelang sosialisasi oleh Taruna Taruni tentang wawasan Kebangsaan dan cara mengikuti seleksi Taruna Akmil kepada siswa SMK negri 1 Wadaslintang Wonosobo. Sebanyak 5 orang Anggota Taruna Taruni Akmil memberikan  Materi Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SMK Negri 1 Wadaslintang yang di ikuti  seluruh anak kelas XII sebanyak 100 orang yang sebentar lagi akan melaksanakan Ujian Nasional. Senin (3/12/18)
Para Taruna Taruni mengatakan bahwa wawasan Kebangsaan wajib disosialisasikan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pelajar yang merupakan simbol generasi penerus bangsa. “Wasbang itu penting untuk dipahami oleh seluruh generasi muda,” tegasnya
Wawasan kebangsaan bertujuan mewujudkan kesatuan perilaku politik melalui pendidikan politik rakyat yang demokratis dan berbudaya,mewujudkan demokratisasi tatanan pemerintah yang mencerminkan good governance, dan sebagai perekat ketahanan bangsa.
Ni PutuSumira Prilia Dewi (Sermadatar) selaku  Pemateri juga menambahkan, sosialisasi ini menarik minat dari para siswa-siswi SMK negri 1 Wadaslintang, guna mengikuti seleksi Calon Taruna (Catar) Akmil. “Pada kegiatan ini juga dijelaskan bagaimana tata cara pendaftaran dan persyaratan-persyaratan Calon Taruna Akmil, mulai dari Persyaratan Umum, Persyaratan Tambahan, Persyaratan Khusus dan Persyaratan lainya,”ungkapnya.
Faktor terpenting untuk menjadi Calon Taruna Akmil harus sehat jasmani dan rohani, sebab dengan memiliki kesehatan yang prima, seorang Taruna Akmil apabila sudah dilantik menjadi Perwira harus mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh TNI AD,” pungkasnya.

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

PEMBUKAAN PRAJA BAKTI TARUNA AKMIL TK. II DAN III TP 2018/2019 DI WILAYAH KODIM 0707 WONOSOBO

Sebanyak 470 Taruna-Taruni Akademi Militer (Akmil) Magelang mengikuti Latihan Praja Bakti Taruna Akmil Tk. II dan III TP. 2018/2019 di Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo selama satu minggu, Minggu s.d. Jumat (02-07/12/2018). Upacara pembukaan Latihan Praja Bakti yang digelar di lapangan Kelurahan Kaliwiro tersebut  dipimpin oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo.
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., Inspektur Akmil Kolonel Inf Yoyo Subrolarang, Dirbinlem Kolonel Czi Tedja Sukma Ekaputra, Dirbinlitbang Kolonel Inf Terry Tresna Purnama, S.I.Kom, Danmentar Akmil Kolonel Inf Ari Yulianto, para Kepala Departemen Akmil dan Dandim Wonosobo 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E, Para Kabalak Akmil, Wakapolres Wonosobo Kompol Sopanah, segenap Forkominda Wonosobo dan Muspika Kaliwiro dan Wadaslintang.
Bupati Wonosobo, Eko Purnomo dalam sambutannya mengungkapkan, atas nama pribadi, masyarakat, maupun Pemerintah Kabupaten Wonosobo, pihaknya mengucapkan selamat datang kepada Taruna-Taruni Akmil di Wonosobo, yang akan melaksanakan latihan Praja Bakti selama 6 (enam) hari kedepan. Semoga sedikit banyak dapat mempengaruhi perubahan paradigma pembangunan masyarakat, ke arah yang lebih partisipatif, mandiri, dan mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah setempat secara lebih bijaksana, dengan berbasis pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.
Lebih lanjut Bupati menceritakan, kondisi geografis Kabupaten Wonosobo sangat mendukung sistem pertanian. Pertanian sebagai salah satu sumber mata pencaharian masyarakat, yang memberikan sumbangan cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wonosobo. Selain itu, Wonosobo juga sebagai daerah kunjungan wisata kedua di Jawa Tengah, selain memiliki panorama alam yang indah dan masih sangat natural, potensi budaya yang memikat, serta produk unggulan daerah yang khas, juga mampu mengangkat nama daerah ini hingga kancah intemasional.
Berkenaan dengan kondisi Hankam, Kabupaten Wonosobo merupakan daerah yang relatif aman dan damai, meskipun dengan beragam kemajemukan masyarakatnya. Kerukunan beragama juga terjamin dengan baik, hal tersebut didukung dengan adanya Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) dan adanya Perda Ramah HAM.
Sementara itu Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., melalui Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., mengatakan, latihan selama 6 (enam) hari ini untuk memberi pembelajaran kepada para Taruna-Taruni terkait dengan masalah teritorial. Selain itu, agar para Taruna-Taruni dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat dan membaur serta membantu  masyarakat.
Dalam latihan ini, para Taruna-Taruni akan melakukan kegiatan karya bakti, komunikasi sosial dan melakukan pembinaan ketahanan wilayah.
Selain itu, dengan keberadaan para Taruna-Taruni pada kegiatan ini, dapat menarik minat para anak-anak SMA untuk mengabdikan diri di instansi militer atau Akademi Militer pada khuusnya.
Sementara itu Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E. menjelaskan, sasaran dari kegiatan latihan Praja Bakti Taruna-Taruni ini, adalah kegiatan fisik dan non flsik. Kegiatan fisik berupa karya bakti, meliputi penataan dan perbaikan jalan. Pengaspalan jalan, pemasangan  drainase, perbaikan saluran irigasi, pengecatan dan pembersihan mushola dan pembersihan saluran irigasi. Pembuatan ngrowisata serta pelebaran jalan. Sedangkan kegiatan non fisik, berupa promosi Taruna-Taruni Akmil. Penyuluhan Bela Negara dan Narkoba. Selain itu dilaksanakan Pelatihan Marching Band, pelatihan PBB, anjangsana. Bakti Sosial,  riset sosial dan Stand Pameran Akmil.
Program latihan Praja Bakti, dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah, dalam memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu tugas pemerintah daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

“AKADEMI MILITER ADVENTURE OFFROAD-2”

Akademi MiliterWakil Gubernur Akmil, Brigadir Jenderal TNI Wirana Prasetya Budi.S.E.  melepas peserta AKADEMI MILITER ADVENTURE OFFROAD-2 dalam rangka memeriahkan HUT ke-61 Akademi Militer Tahun 2018, bertempat di lapangan Drill Teknis Gembung – Pancaarga Komplek. Sabtu (1/12).
Akademi Militer Adventure Off Road-2,  merupakan Safari kegiatan Bhakti Sosial Gubernur Akmil, dalam rangka memperingati HUT ke- 61 Akademi Militer yang diikuti oleh Kelas 4×4 fun. Jml peserta 140 ran. Peserta dari wil jatim, jateng dan jabar. Kelas 4×4 ekstrim jml peserta 120 ran. Peserta dari jatim, jateng dan jabar. Kelas family jml peserta 47 ran. Peserta dari jateng. Kelas SCS jumlah peserta 57 ran. Peserta dari Jatim, jateng, Jabar, bali dan lombok, direncanakan berlangsung selama 2 (dua) hari. Sabtu dan minggu tanggal 1 sd 2 Desember 2018. Khusus di Pancaarga Komplek  Adventure Off Road dilaksanakan di lapangan Drill Teknis Gembung dan sekitarnya dilaksanakan hari sabtu untuk kendaraan 4×4 WD, sedangkan untuk kendaraan 4×2 WD hanya melintasi  medan  yang tidak begitu berat dan tidak extrim. Lanjut pada hari minggu tanggal 2 Desember,  pelaksanaan Akmil Adventure Offroad-2 dilapangan tembak plempungan.
“ Akademi Militer Adventure Offroad-2 diharapkan dapat digunakan sebagai  sarana yang tepat untuk bersilaturahmi sesame komunitas offroad dan meningkatkan harmonisasi hubungan TNI dan masyarakat, memperkenalkan destinasi wisata yang ada di daerah Magelang serta mempererat hubungan antar komunitas/penggemar offroad sekaligus merupakan uji kemahiran mengemudi dengan melewati rute dan beberapa etape menantang”. Tegas Gubernur Akmil, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wagub.
Pelaksanaan Kompetisi Akademi Militer Adventure Offroad-2 kali ini dapat diikuti dengan penuh antusias , semangat, sportif dan rekreatif. Dikarenakan Akademi Militer Adventure Offroad-2 ini termasuk olah raga ekstrem yang penuh dengan uji adrenalin. utamakan faktor keamanan dan keselamatan di sepanjang rute dan etape yang ditempuh”. Pesannya
Akademi Militer Adventure Offroad-2 kali ini, keluar sebagai juara 1 kelas 4×4 fun adalah Danil dan sholikin dari Team Sendang 4×4 Kartosuro. Ardan dan Diki dari Team ASRT – Karangannyar juara 1 dikelas 4×4 extrim. Josua dan Bima juara 1 dikelas SCS  dari Team DASICO- Bali. Juara umum Akademi Militer Adventure Offroad-2 diraih oleh Daniel dari Purwodadi.
 
 

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL

TARUNA AKMIL LAPORAN KESIAPAN LATIHAN PRAJABAKTI

Lembah Tidar , Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E.  mewakili Gubernur Akmil,menerima laporan kesiapan letihan praba bakti Taruna/Taruni Akmil tingkat II dan III TP. 2018/2019 di Lapangan Pancasila Kesatrian Akmil Magelang. Laporan kesiapan latihan Praja Bakti tersebut dihadiri oleh para pejabat Distrbusi B Akademi Militer, pelatih Taruna dan para pendukung latihan, Sabtu (1-1218).
Latihan Praja bakti akan dilaksanakan mulai tanggal 2 sampai dengan 7 Desember 2018 di Wilayah kabupaten Wonosobo Jawa Tengah.
Dalam amanat Gubernur Akmil, yang dibacakan oleh Wakil Gubenur Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E. dikatakan bahwa salah satu fungsi utama TNI, yaitu Pembinaan Teritorial dengan beberapa metoda Bakti TNI, Pembinaan Komunikasi Sosial dan Pembinaan Ketahanan  Wilayah.  Wujud   implementasi  nilai-nilai yang terkandung dalam Pembinaan Teritorial TNI  adalah Latihan Praja Bakti yang sangat bermanfaat bagi Taruna/Taruni, terutama dalam rangka meningkatkan pemahaman Taruna/Taruni tentang pentingnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Pada bagian lain amanatnya, Gubenur Akmil mengatakan bahwa, latihan ini juga memberikan pembekalan kepada  Taruna/Taruni untuk dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan lapangannya secara aplikatif dan melatih Taruna/Taruni bagaimana cara memecahkan berbagai masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Dewasa ini, masalah-masalah ekonomi, sosial dan budaya yang terjadi di masyarakat sangat dipengaruhi oleh demokrasi dan arus globalisasi, yang berdampak menurunnya sikap kesadaran berbangsa dan bernegara masyarakat kita, terutama kesadaran bela negara, penegakan hukum dan HAM, disiplin nasional serta wawasan kebangsaan.
Berkaitan dengan hal tersebut Gubenur Akmil berharap dalam melaksanakan kegiatan tersebut para Taruna/Taruni harus selalu menjaga sikap yang baik dan penuh keteladanan, sehingga keberadaan kalian benar-benar dapat mewujudkan nilai-nilai integrasi dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Sejarah telah membuktikan, bahwa kunci keberhasilan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa Indonesia di masa lalu adalah “Bersatunya kekuatan TNI dengan Rakyat”.
Sebelum mengakhiri amanat tertulisnya Gubenur Akmil menekankan, kepada para Taruna/Taruni maupun pendukung Latihan untuk :
Pertama, beradaptasi dengan kondisi lingkungan masyarakat tempat tinggal nantinya. Pahami dengan baik adat istiadat maupun nilai-nilai sosial kemasyarakatan yang berlaku di daerah tersebut.
Kedua, untuk pelihara fisik dan kesehatan dengan baik, serta memperhatikan faktor keamanan selama mengikuti latihan praja bakti.
Ketiga, agar segera melaporkan  kepada para pelatih dan pengasuh bila terjadi hal-hal yang menonjol serta memerlukan tindakan lebih lanjut.
Keempat, penekanan kepada para Taruna/Taruni, bahwa para Taruna/Taruni adalah duta-duta Akademi  Militer. Untuk itu, pegang teguh sikap dan perilaku serta tutur kata sosok seorang Taruna/Taruni yang dapat dibanggakan dan diteladani, sehingga citra dan nama baik Akademi Militer dapat terjaga di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Wonosobo.
Amanat Gubernur Akmil ditutup dengan ucapan ucapan “Selamat Melaksanakan Tugas”, kepada para Taruna/Taruni peserta latihan dan meminta untuk berbuat yang terbaik demi kejayaan dan nama baik Akademi Militer.
OUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

PIMPINAN DAERAH KAB WONOSOBO BERIKAN PEMBEKALAN KEPADA TARUNA/TARUNI AKMIL

Akademi Militer – Direktur Pembinaan Pendidikan (Dirbindik) Akademi Militer (Akmil) Kolonel Inf Gausudin Amin Yusuf, S.I.P., M.Si mewakili Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menerima kunjungan Rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Wonosobo, yang dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo Bapak Eko Purnomo, bertempat di Main Hall Akmil, turut hadir pada acara itu para pejabat Distribusi Akmil. Selanjutnya Bapak Bupati Wonosobo beserta segenap pejabat Forkopimda Wonosobo didampingi Dirbindik Akmil Kolonel Inf Gausudin Amin Yusuf, S.I.P., M.Si, menuju ke Gedung Lilly Rochli, untuk melaksanakan pembekalan kepada para Taruna dan Taruni yang akan melaksanakan Latihan Prajabhakti di Kabupaten Wonosobo. Kamis (30/11)
Gubernur Akmil dalam kata pengantarnya yang di bacakan oleh Dirbindik Akmil mengucapkan “Selamat Datang” di Lembah Tidar Akademi Militer kepada Bapak Bupati Wonosobo, beserta rombongan, sekaligus ungkapan Terima Kasih atas kesediaan Bapak Bupati yang sudah berkenan meluangkan waktu guna memberikan pembekalan kepada para Taruna / Taruni  Tingkat II dan III Akademi Militer, dalam rangka Latihan Prajabhakti TP. 2018, yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 3 sd 7 Desember 2018 di Kabupaten Wonosobo. Seperti diketahui, bahwa Latihan Praja Bakti merupakan latihan yang dilaksanakan oleh seluruh  Taruna dan Taruni Akmil Tingkat II dan III agar Taruna dan Taruni memperoleh gambaran yang mendalam tentang pelaksanaan aplikasi karya bakti dan bakti sosial secara langsung di masyarakat di wilayah Kabupaten Wonosobo – Provinsi Jawa Tengah.
 “Saat ini Resimen Taruna Akmil Khususnya Batalyon Taruna Dewasa/Taruna Tk III dan Taruna Madya/Taruna Tk. II berjumlah 484 orang Taruna/Taruni yang terdiri dari 231 orang Taruna Tk. III/Dewasa (20 orang Taruni) dan 215 orang Taruna Tk. II/Madya (18 orang Taruni) didampingi oleh para Perwira dan para Pengasuh telah siap untuk menerima pengarahan, tegas Gubernur Akmil dalam kata pengantar yang dibacakan oleh Dirbindik Akmil.
Bupati Wonosobo Kab Wonosobo Bapak Eko Purnomo pada kesempatan itu menjelaskan dengan adanya pelatihan Praja Bhakti Taruna dan Taruni Akmil kali ini dapat membawa dampak yang positif dan sadarnya masyarakat tentang pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Tak hanya itu pelatihan ini juga diharapkan sebagai motivator keinginan masyarakat menjadi seorang anggota TNI. Bupati lebih lanjut mengungkapkan terima kasih atas kepercayaannya, Wonosobo menjadi tempat latihan Praja Bhakti Taruna dan Taruni 2018”
 
Yang utama adalah dengan kedatangan Taruna Taruni  Akademi Militer dalam rangka latihan Prajabhakti ke Kabupaten Wonosobo bisa membangun partisipasi dan peran masyarakat bersama sama dengan pemerintah dalam upaya meningkatkan pembangunan di Wilayah Kabupaten Wonosobo”.

AUTENTIKASI

PENHUMAS AKMIL