Select Page

140 Pegolf Ramaikan Turnamen HUT ke-62 Akmil

Akademi Militer (16/11/2019) Sebanyak 140 pegolf ikut meramaikan lomba golf di Lapangan Borobudur International Golf Magelang, Sabtu pagi (16/11). Bagi pegolf hole in one disediakan hadiah uang Rp 100 juta.
Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman di sela-sela kegiatan itu mengatakan, Golf Open Tournament itu merupakan rangkaian peringatan HUT ke-62 Akmil yang jatuh pada 11 November 2019. Pelaksanaan lomba golf itu pada 15 dan 16 November 2019. Namun turnamen dibuka secara resmi dengan pukulan bola asap pertama oleh Bapak Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Sabtu (16/11) tepat pukul 07.00. Pembukaan turnamen itu dihadiri Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNi Wirana Prasetya Budi SE, pejabat distribusi Akmil, dan 140 peserta golf.
Peserta kejuaraan tersebut terdiri atas anggota TNI, Polri dan peserta umum. Hadiah yang disediakan oleh panitia, untuk juara hole in one di hole (lubang) 4, 6,12 dan 15 berupa uang tunai Rp 100 juta masing masing hole. Untuk T Trophy  Best Gross Overall, Best Net Overrall, Flight A,B,C (Runner UP Net) di sediakan hadiah 60 Juta.
Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman menambahkan, dalam rangkaian memperingati HUT Akmil ini salah satunya Turnamen Golf, harapan Gubernur Akmil dengan kegiantan ini kami mohon doa restu kepada Golf dan masyarakat sekitar semoga Akademi Militer semakin Jaya.
Ketua Panitia Golf Open Tournament Letkol Inf Hendra P(Wairakmil), menambahkan,”Penyelenggaraan Turnamen Golf ini untuk umum, tujuannya lebih menyatukan komunitas golf melalui Akademi Militer, sehingga Akmil lebih dikenal masyarakat, semakin Jaya,” Tungkasnya.

AUTENTIKASI

 PENHUMAS AKMIL

WARGA AKMIL MEMPERINGATI MAULID NABI DI MASJID TAQWA PANCA ARGA

Akmil, Kamis (14/10/19) Organik dan Keluarga Akmil yang beragama Islam memperingati Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW di Majid Taqwa Panca Arga 1, Akmil Magelang . yang di Hadiri Gubenur Akademi Militer, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Budi Prasetya, Para Pejabat Distribusi Akademi Militer beserta Ibu, Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil beserta Pengurus dan Para Kaum Muslimin dan Muslimat warga Panca Arga Akademi Militer dan sekitarnya. Selaku Penceramah K.H.  Achmad Muwaffiq (Gus Muwaffiq), dari Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Akmil menyampaikan Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-Ahzab, ayat 21, yang  artinya : ”Sesungguhnya Telah Ada  Pada Diri Rasulullah Itu Suri Tauladan Yang Baik Bagi Kamu Sekalian”. Berkaitan dengan firman Allah SWT tersebut, Gubernur mengajak untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW saat ini, sebagai momentum untuk meneladani segala amal  perbuatan, baik pikiran, perilaku maupun kepemimpinan yang telah dilakukan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang sangat menyayangi umatnya.
Di sela kesempatan yang lain Gubernur menyampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini, tema yang diangkat yaitu : “Dengan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah/2019 Masehi,  Kita Implementsikan  Akhlak Mulia dalam Kehidupan Sehari-hari Guna Mewujudkan Prajurit dan PNS  TNI AD Profesional Kebanggaan Rakyat “.
Sejarah Maulid Nabi merupakan perjalanan penting dalam kehidupan Rasulullah dan juga agama Islam. Nabi Muhammad lahir dari ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdullah. Menurut riwayat, Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun pertama sejak peristiwa tentara bergajah atau Amul Fiil atau tahun 571 kalender Romawi. Pendapat lain juga menyebut Nabi lahir pada 9 Rabiul Awal. Namun, pendapat yang terkenal adalah pada 12 Rabiul Awal. Hal ini sesuai dengan Hadis Riwayat Muslim. “Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab, hari Senin adalah hari aku dilahirkan,” bunyi Hadis Riwayat Muslim. Yang di sampaikan oleh Gus Muwaffiq,
Gus Muwaffiq menuturkan Nama Rosululloh diberikan oleh sang kakek Abdul Mutalib, pemegang kunci Kakbah. Abdul Mutalib membawa Muhammad masuk ke dalam Kakbah, lalu seekor kambing disembelih sebagai bentuk akikah. Nabi Muhammad juga dikhitan saat berusia tujuh hari. Dikutib dari buku Intisari Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hazm al-Andalusi, Nabi Muhammad tumbuh sebagai seorang yatim. Ayahnya meninggal saat belum genap berusia 3 tahun.
Gus Muwaffiq menguraiankan  Rosululloh pada saat anak-anak dan masa remaja, tanda-tanda kenabian Muhammad sudah terlihat. Misalnya, seperti malaikat Jibril yang membelah dada dan mencuci jantung Nabi. Saat masa remaja ketika pergi berdagang, seorang pendeta Bahira juga melihat tanda kerasulan Muhammad.
Gus Muwaffiq mengujarkan bahwa Nabi Muhammad menerima wahyu pertama pada saat berusia 40 tahun di Gua Hira. Nabi memiliki empat sifat yakni benar, dapat dipercaya, menyampaikan, dan cerdas. Rasulullah meninggal dalam usia 63 tahun pada hari Senin di bulan Rabiul Awal. Nabi Meninggal setelah sakit selama 12 hari.
Pada  akhir ceramah Gus Muwaffiq mengatakan sejarah Maulid Nabi atau Kelahiran Nabi dapat dijadikan momentum untuk mendekatkan diri kepada Rasulullah dengan meneladani kisah dan sifat-sifat Rasulullah. Dan di akhiri dengan doa penutup oleh KH. Said Asroy dari Wonosari Tempuran Magelang.

AUTENTIKASI

 PENHUMAS AKMIL

PARA JENDERAL PESERTA WISUDHA PURNAWIRA PATI TNI AD ADAKAN TEMU KANGEN DI AKMIL

Akmil, Senin (11/10/19) Sebanyak 168 Pati TNI AD melaksanakan upacara Wisuda Purna Wira (WPW) Pati TNI AD hari ini, 11 November 2019, di Lapangan Pancasila Kesatrian Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Salah satu peserta Widusawan Purnawira Pati TNI AD adalah Jenderal Purnawirawan Mulyono (Kasad 2015-2018),menyusul ada 12 Letjen TNI, 62 Mayjen TNI dan 95 Brigjen TNI. Berlaku sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf Angkatan Darat Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.
Kasad menyampaikan setelah prosesi Upacara WPW Pati TNI  AD dilaksanakan, bahwa pelaksanaan upacara tahun ini dilaksanakan pada suasana dan tempat   yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, namun tidak mengurangi suasana sakral dan hikmat pada pelaksanaannya.
Kasad  Jenderal TNI Andika Perkasa, juga menyampaikan bahwa pada saat wisudha terdapat 4 orang peserta yang tidak dapat hadir dikarenakan sakit, namun diwakili oleh keluarganya, baik isteri maupun putra-putrinya. Kehadiran keluarga wisudhawan yang mewakili wisudhawan yang tidak dapat hadir, menurut Kasad tetap dianggap syah., karena Warakawuri dan putra-putri  wisudhawan adalah merupakan Kaluarga   Besar TNI AD. Ditegaskan pula bahwa sumbangsih baik pemikiran maupun tenaga dari para mantan Pati TNI tersebut masih dibutuhkan oleh bangsa dan Negara. Hal ini dibuktikan dengan masih biberdayakannya para Pati TNI AD tersebut pada beberapa kementerian maupun lembaga Tinggi Negara.
Pada bagian lain Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa Kehadiran para senior di Akmil setelah lebih dari 30 tahun mereka berdinas, tentu merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri, selain merupakan ajang untuk mempererat tali silaturahim diantara kita, juga sebagai wahana  bernostalgia, yang dapat mengingatkan para Wisudawan akan kenangan di masa menjadi Taruna.
Disamping itu, acara yang telah dijadikan tradisi di lingkungan TNI AD ini, tersirat juga pesan yang sangat mendalam bagi kami sebagai generasi penerus TNI AD akan semangat pengabdian para Wisudawan sebagai  prajurit   pejuang, yang tidak pernah pudar dihati sanubari dalam derap langkah pengabdian kepada tanah air, bangsa dan negara.
Harapan Gubernur Akmil dalam acara WPW ini agar jalinan komunikasi yang dilandasi oleh kebersamaan, kesetiaan dan ikatan yang kokoh, kuat, yang dilandasi   saling asah, saling asih dan saling asuh antara para senior yang akan memasuki masa purna tugas dan kami yang masih aktif, serta bagi Taruna/Taruni yang masih mengenyam pendidikan, akan tetap langgeng sepanjang hayat masih dikandung badan.

AUTENTIKASI

 PENHUMAS AKMIL

GRAND OPENING TIDAR MART PUSKOP KARTIKA TIDAR AKADEMI MILITER

Akmil –  Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman meresmikan atau Grand Opening mulai operasionalnya toko atau market modern yang diberi nama “Tidar Mart” yang merupakan bagian dari Pusat Koperasi (Puskop) Kartika Tidar Akademi Militer yang berlokasi di Pancaarga perumahan dinas Akademi Militer. Acara Grand Opening tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Akmil, para Pejabat Distribusi Akmil, Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil, para Ketua Primer Koperasi (Primkop) di jajaran Puskop Kartika Tidar Akmil, Pejabat dari Indogrosir beserta Staf dan segenap anggota Puskop Kartika Tidar. Selasa (22/10/19).
Seperti diketahui, bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi terkini, para pelaku usaha mulai membutuhkan suatu teknologi yang dapat membantu mengoptimalisasi penjualan produk mereka. Apalagi sistem penjualan online yang fleksibel dan viral mulai menjadi suatu kebutuhan pelaku bisnis di Indonesia. Menganggap sebagai suatu peluang, Puskop Kartika  Tidar juga memulai penjualan barang menyesuaikan perkembangan bisnis penjualan barang secara modern dengan launching perdana  melalui acara yang bertajuk Grand Opening Tidar Mart.
Puskop Kartika Tidar merupakan  badan  usaha yang bergerak di bidang usaha simpan pinjam, pertokoan dan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih bersaing  dan mutu tetap terjaga.
Gubernur Akmil dalam sambutannya menekankan, bahwa dengan keberadaan Tidar Mart di tengah-tengah asrama, diharapkan agar para anggota dan keluarganya akan dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya sebagai sarana belanja keluarga, dengan harapan dari sebagian keuntungan yang didapatkan oleh Tidar Mart akan kembali kepada kita pada saat pembagian THR  dari SHU tahunan.
Gubernur menambahkan, bahwa perkembangan sistem penjualan barang secara modern sangatlah pesat. Hal tersebut merupakan salah satu tantangan bagi pengurus Koperasi Kartika Tidar untuk selalu kreatif dan inovatif menciptakan dan memanfaatkan peluang usaha, sehingga koperasi kita dapat berjalan secara berdayaguna dan berhasilguna. Disamping itu, koperasi juga harus bisa memperluas jalinan kemitraan dengan badan usaha lainnya demi kemajuan koperasi yang dikelola, sehingga target dapat terealisasi.
Berdasarkan pemikiran tersebut, maka Puskop Kartika Tidar melakukan terobosan dengan lebih memberdayakan koperasi yang ada dengan mengupgrade Toko Puskop Kartika Tidar yang semula berbentuk konvensional dirubah menjadi bentuk modern atau Mini Market dengan nama Tidar Mart.
Hal tersebut bertujuan untuk lebih meningkatkan pelayanan kebutuhan pokok bagi anggota beserta keluarga dan masyarakat sekitarnya, tentunya dengan harga yang terjangkau. Selain hal tersebut, juga bertujuan untuk meningkatkan SHU Unit Toko pada khususnya dan Puskop Kartika Tidar pada umumnya.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

Datangi Akmil, Polisi Magelang Ucapkan HUT TNI ke-74

Lembah Tidar, Selasa (08/10/19) Dalam rangka Hari Ulang Tahun TNI ke-74 Jajaran Keplisian Polres Magelang Kabupaten yang dipimpin oleh Kapolreskab AKBP Pungky Bhuana Santoso dan Polresta Magelang yang dipimpin oleh AKBP Idham Mahdi telah melaksanakan kunjungan ke Akademi MIliter (Akmil) Magelang.
“Kegiatan ini dalam rangka memberikan ucapan selamat Ulang Tahun kepada Jajaran TNI yang berada di Magelang diantaranya AKMIL, Rindam, Armed dan Sub Denpom“ terang Kapolres Magelang Polda Jateng AKBP Pungky Bhuana Santoso disela sela kunjungannya didampingi oleh Kapolresta Magelang AKBP Idham Mahdi.
Dalam kunjungan di Akademi Militer (Akmil) Magelang rombongan menyerahkan sebuah tumpeng dan diterima langsung oleh Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman didampingi Wakil Gubernur dan para Pejabat Distribusi Akmil.
Kegiatan ini merupakan wujud solidaritas Polri dan TNI dalam menciptakan situasi keamanan dan ketentraman masyarakat, terutama wiyalah Magelang.
Ikut dalam rombongan tersebut, diantaranya Kapolres Magelang, Kapolres Magelang Kota, Para PJU Polres Magelang Kota dan Polres Magelang Kabupaten, Anggota dan Bhayangkari.
 
AUTENTIKASI
 PENHUMAS AKMIL

AKMIL GELAR UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA

Akademi Militer – Upacara Hari Kesaktian Pancasila digelar di Lapangan Pancasila Akademi Militer pada hari ini Selasa pukul 07.00 WIB, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Wakil Gubernur Akademi Militer, Brigadir Jenderal TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., dan bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) Kepala Perhubungan (Kahub) Akmil Letnan Kolonel Chb William Pratomo, S.E., M.I.Pol., sebagai peserta upacara seluruh organik Akmil, baik Militer maupun PNS. Peringatan Kesaktian Pancasila ini berakar dari peristiwa tanggal 30 September 1965 yang disebut Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30SPKI) yang berupaya merongrong dan mengganti ideologi Pancasila dengan paham Komunis. Dalam peristiwa tersebut 7 (tujuh) putera terbaik bangsa gugur sebagai kusuma bangsa Pahlawan Revolusi. Dalam peristiwa tersebut rongrongan paham komunis terhadap ideologi Pancasila dapat digagalkan dan pada peristiwa tersebut Pancasila teruji kesaktiannya.
Pancasila memiliki makna yang penting untuk sejarah perjalanan Bangsa Indonesia karena hal inilah Pancasila dijadikan sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui simbol Pancasila sebagai dasar negara ini, segala tindak tanduk dari orang-orang yang termaktub sebagai warga negara Indonesia haruslah berlandasakan prinsip dan nilai-nilai yang terkandung pada semangat Pancasila.
Pada Hari Kesaktian Pancasila menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan tentang memaknai nilai-nilai dan kesaktian Pancasila. Hal ini menjadi hal yang pokok dan penting bagi generasi muda bangsa ini, sehingga memiliki kebanggaan dan rasa percaya diri yang tinggi terhadap sejarah pembentuk kehidupan negara berbangsa dan bernegara. Maka dalam upacara tersebut dibacakan ikrar oleh Mayor Cpl Agus Setiawan dari satuan Sdirbinlitbang Akmil yang berbunyi : “Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya, bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Maka dihadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019 di Akademi Militer berlangsung dengan penuh hikmat, tertib dan lancar.
 
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL