Select Page

KAB JEMBER JUGA MENJADI SASARAN LATSITARDA NUSANTARA KE XXXIX TARUNA/TARUNI AKADEMI MILITER

Akmil, Magelang – Kabupaten Jember kembali dipercaya menjadi salah satu daerah sasaran Kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-39. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh sejumlah institusi pendidikan besar di Indonesia, yakni Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Kepolisian (Akpol), dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Dalam upacara penyambutan Latsitarda Nusantara ke-39 di Kabupaten Jember selaku Irup Bupati Jember dr.Hj Faida M.MR, dihadiri oleh Ketua DPRD Kab. Jember Bp Ardi Pujo Prabowo, Dandim 0824 Letkol Inf Arif Munawar S.E., Kepala Bakorwil Jember Bp Cahyo, Danyon 509 Letkol Inf Wira Mukaromah, Danyon 501 Mayor inf Toni Oki T, Dansecaba Letkol inf Yusuf Dedi Sandra dan para tamu undangan lainnya. Selasa (02/04/2019)
Dalam sambutannya Bupati Jember dr.Hj Faida M.MR menyampaikan ucapan “Selamat Datang” para peserta (Latsitarda) Nusantara ke-39 yang saat ini sudah berada di Kab. Jember. Semoga pelaksanaan kegiatan latsitarda  memberikan manfaat bagi peserta dan masyarakat Kab. Jember. Pemerintah Kab. Jember menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada TNI sebagai leading sector kegiatan ini, juga unsur terkait seperti,Kepolisian Republik Indonesia, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Universitas yang ada di Kab.Jember.
Dalam kesempatan yang lain  dr.Hj Faida M.MR menyampaikan bahwa kegiatan (Latsitarda) Nusantara ke-39 tahun ini yang di laksanakan di Kab. Jember hendaknya dapat dijadikan wahana untuk memupuk dan memantapkan kemanunggalan TNI/Polri, Praja IPDN dan mahasiswa dengan masyarakat, serta menumbuh kembangkan jiwa kejuangan dan cinta tanah air. Khususnya bagi Taruna Akademi Militer, baik AD, AU, AL, Akpol serta IPDN dan mahasiswa yang ada di Jember.
Selain itu dr.Hj Faida M.MR berharap kegiatan (Latsitarda) Nusantara ke-39 ini dapat memberikan gambaran dan kesan positif tentang apa dan bagaimana sikap Taruna TNI dan Praja IPDN yang sebenarnya, dan mampu menyerap sebanyak mungkin persoalan yang berkembang di msyarakat, sehingga ketika nanti pada saat melaksanakan tugas dapat memahami betul karakter masyarakat.
Selain Jember, tiga kabupaten lain di Jawa Timur yang juga menggelar kegiatan tersebut yakni Trenggalek, Pamekasan, dan Bojonegoro.”Ada beberapa poin pertimbangan kenapa Latsitarda dilaksanakan di Jember, di antaranya adalah faktor jarak, dukungan pemerintah daerah, dukungan masyarakat, kesiapan, dan akomodasi. Hasil penilaian tim pengendali Latsarda Nusantara, Jember layak sebagai daerah sasaran,” ungkap Bupati Jember dr. Faida saat diundang ke Surabaya bersama tiga kepala daerah lain untuk menghadiri audiensi Danjen Akademi Militer TNI bersama Gubernur Jawa Timur di Gedung Grahadi, Surabaya, beberapa waktu lalu.
dr.Faida menerangkan, tujuan diselenggarakannya Latsarda ini salah satunya adalah percepatan pembangunan melalui penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda di daerah sasaran, berkaitan dengan kesadaran berbangsa dan bernegara.
“Ada beberapa kegiatan teknis yang nantinya akan dilakukan seperti karya bakti, kajian sosial, bakti sosial kesehatan, penyuluhan, penanaman nilai juang, dan pengenalan Akademi TNI, Akpol, dan IPDN,” tambahnya.
 
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

TARUNA/TARUNI AKADEMI MILITER TURUT AMBIL BAGIAN PADA LATSITARDA NUSANTARA KE XXXIX DI WILAYAH PROVINSI JAWA TIMUR

Akmil, Magelang – Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke XXXIX tahun 2019 digelar di empat kabupaten di Jawa Timur (Jatim) yakni : Jember, Bojonegoro, Trenggalek, dan Pamekasan. Latihan ini diikuti 891 Taruna-Taruni Akademi Militer (Akmil), Karbol Akademi Angkatan Udara (AAU), Cadet Akademi Angkatan Laut (AAL), Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) dan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Mahasiswa perwakilan dari beberapa perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur. Pada Upacara pembukaan Latsitarda Nusantara 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya ini dihadiri oleh Para Kepala Staf Angkatan, Danjen Akademi TNI, Kalemdiklat Polri, para Gubernur Akademi Angkatan, Gubernur Akademi Kepolisian, Gubernur IPDN, serta para Rektor beberapa Perguruan Tinggi di wilayah Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, dan Kapolda Jawa Timur, para Pejabat teras TNI dan Polri, pejabat daerah Jawa Timur, dan tokoh masyarakat Jawa Timur serta para Taruna/Taruni Akademi TNI, Akademi Kepolisian, Praja IPDN serta Mahasiswa peserta Upacara Pembukaan Latsitarda Nusantara XXXIX Tahun 2019, Senin (01/04/2019)

            Dalam amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, bahwa Latsitarda Nusantara merupakan realisasi dari Kurikulum Pendidikan Integratif Taruna/Taruni Akmil, AAL, AAU dan Akpol tingkat akhir sebelum menyelesaikan tugas pendidikan dan selanjutnya dilantik menjadi Perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik Indonesia. Pada tahun 2019 ini, Latsitarda Nusantara XXXIX dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur yang tersebar di Kabupaten Jember, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pamekasan.

            Latihan terintegrasi ini diharapkan dapat memberikan pembekalan kepada para Taruna/Taruni ketiga Akademi Angkatan, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiwa sebagai kader pemimpin masa depan. Selain itu Latsitarda akan memupuk dan memantapkan kemanunggalan TNI dan Polri dengan masyarakat; serta menanamkan dan menumbuh-kembangkan jiwa kejuangan, cinta tanah air serta semangat integrasi para Taruna/Taruni, Praja dan Mahasiswa; sebagai upaya membangun soliditas TNI, Polri dan Masyarakat.

Selain itu Latsitarda diharapkan juga dapat membantu Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan kemampuan akademik dan menambah wawasan para Taruna Akademi Angkatan, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiswa  dalam  menyongsong  tugas-tugas ke depan yang tentunya semakin penuh tantangan.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota dan Kabupaten serta seluruh masyarakat Jawa Timur atas segala perhatian dan dukungan yang diberikan untuk membantu pelaksanaan Latsitarda Nusantara XXXIX tahun 2019 ini.
Selanjutnya kepada seluruh peserta Latsitarda; para Taruna/Taruni Akademi Angkatan, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiswa peserta Latsitarda Nusantara XXXIX Tahun 2019, Panglima TNI berpesan untuk memanfaatkan kegiatan integrasi ini dengan sebaik-baiknya. Selama latihan, patuhi dan taati setiap petunjuk pelatih dan ketentuan latihan. Hargai dan junjung tinggi kearifan dan budaya masyarakat sesuai Pancasila dan ke-Bhinneka Tunggal Ika-an. Jadikanlah kesempatan ini untuk dapat memahami masyarakat serta menjadi titik awal berdharma bhakti kepada rakyat. Laksanakan setiap tugas dengan disertai keikhlasan, kesungguhan dan penuh rasa tanggung jawab, pesan Panglima TNI
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

TARUNA/TARUNI TK. IV AKMIL BERANGKAT LATSITARDANUS XXXIX/2019 DILANJUTKAN OJT

Akademi Militer. (26/3/19) Jawa Timur kembali dipercaya untuk menjadi salah satu daerah sasaran Kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-39. dan Latihan On The Job Training (OJT) Taruna/Taruni Tingkat IV Akmil tahun 2019.  Latsitarda Nusantara yang akan dilaksanakan selama dua minggu mulai tanggal 1 sampai dengan 15 April 2019. Tiga kabupaten di Jawa Timur yang menjadi ajang Latsitarda Nusantara tersebut yakni Jember, Trenggalek, Pamekasan, dan Bojonegoro.
 
Sementara itu, pada waktu dan tempat yang sama, yaitu di Lapangan Pancasila Akmil juga diadakan laporan kesiapan OJT bagi Taruna/Taruni Akmil Tingkat IV Tahun 2019, di jajaran Kodam V/Brawijaya, Divisi Infanteri 2/Kostrad dan Pusdikpenerbad. Hadir pada acara kesiapan pemberangkatan (Latsitarda) Nusantara ke-39 dan Latihan On The Job Training (OJT), Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi dan para pejabat Distribusi Akmil, pengasuh, Gumil dan Dosen Akmil.
Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam sambutannya pada saat laporan kesiapan Latitardanus XXXIX dan OJT Tahun 2019 mengatakan kepada Taruna/Taruni Tk. IV, bahwa Latsitarda Nusantara,  merupakan kegiatan latihan aplikasi dari materi pengetahuan teritorial    dalam    rangka meningkatkan kesadaran  dan   pemahaman   akan arti pentingnya nilai-nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat serta sebagai wahana pembelajaran dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan Akademik para Taruna/Taruni guna membantu percepatan pembangunan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adapun materi kegiatan yang akan dilaksanakan  diantaranya adalah karya bhakti, penyuluhan, kajian sosial, kegiatan akademis dengan melaksanakan penelitian kondisi sosial budaya masyarakat setempat dan  pengenalan/promosi Taruna Akademi TNI, Akpol dan IPDN.
Di bagian lain sambutannya, Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman menjelaskan tentang  Latihan On The Job Training (OJT) yang akan berlangsung mulai tanggal 18 sampai dengan  27 April 2019,   adalah salah satu bentuk kegiatan kurikuler  Taruna/Taruni    yang     nantinya akan  dapat mendukung pelaksanaan tugas di Satuan, dengan berperan sebagai seorang    Danton,    Pa  Staf    Batalyon,  dan Perwira TNI AD pada jabatan Golongan IX di Satuan-Satuan Jajaran Kodam V/Brawijaya, Divisi Infanteri 2/Kostrad dan Pusdikpenerbad,  sehingga   para   Taruna/Taruni  memperoleh pengalaman tugas yang sebenarnya sesuai dengan job discription, baik sebagai komandan, staf dan sekaligus mengenal kehidupan prajurit secara nyata di lapangan. Pada bagian akhir amanatnya, Gubernur  Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengucapkan “Selamat Melaksanakan Latihan”, kepada para Taruna/Taruni Tingkat IV Akmil.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

TARUNA/TARUNI AKMIL MENDAPAT PENGARAHAN KAPENDAM IV/ DIP

Akademi Militer – Dalam ceramah pembekalan kepada Taruna/Taruni Akmil sesi kedua yang berlangsung mulai pukul 10.00 s.d 12.00 WIB. Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum memberikan materi tentang Media Social. Kegiatan ini juga berlangsung  di Gedung Lily Rocli Akmil. Turut hadir pada kegiatan tersebut Pejabat Distribusi Akmil, para pengasuh Resimen 81 orang dan seluruh Taruna Tingkat I (250), Tingkat II (184) , Tingkat III (207) , Tingkat IV (245) Akmil dan Taruni  sebanyak Tingkat I (14), Tingkat II (16) , Tingkat III (14), Tingkat IV (14) orang. Senin (25/03/19).
 
Pada sesi tesebut, Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang di wakili oleh Wadirbindik Kolonel Arh Bambang Utomo S.IP M. Sos, juga menyampaikan ucapan “Selamat Datang” di Lembah Tidar  sekaligus ucapan “Terima Kasih” kepada Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum, atas kehadirannya di Akademi Militer dalam rangka memberikan ceramah pembekalan tentang media sosial kepada para Taruna/Taruni Akademi Militer.
 
 
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

TARUNA-TARUNI AKMIL MENERIMA CERAMAH PEMBEKALAN BNNK TEMANGGUNG

Akademi Militer – Hari ini para Taruna/Taruni Akmil mendapatkan dua ceramah pembekalan dari BNNK Temanggung dan Kapendam IV/Dip. Pada sesi pertama yang berlangsung pada pukul 08.00 s.d 10.00 WIB Taruna dan Taruni Akmil meneriman pengarahan dari Bapak Komisaris Polisi Trasmaka, S.H., Kepala Seksi Pemberantasan Badan Narkotika  Nasional  Kabupaten Temanggung, . Ceramah pembekalan ini berlangsung di gedung Lily Rocly Akmil Magelang dihadiri oleh Pejabat Distribusi Akmil, para pengasuh Resimen 81 orang dan seluruh Taruna Tingkat I (250), Tingkat II (184) , Tingkat III (207) , Tingkat IV (245) Akmil dan Taruni  sebanyak Tingkat I (14), Tingkat II (16) , Tingkat III (14), Tingkat IV (14) orang. Senin (25/03/19)
 
Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang di wakili oleh Wadirbindik Kolonel Arh Bambang Utomo S.IP M. Sos,  pada kesempatan tersebut menyampaikan seluruh ucapan “Selamat Datang” di Lembah Tidar  sekaligus ucapan “Terima Kasih” kepada Bapak Komisaris Polisi Trasmaka, S.H., beserta  rombongan sekaligus ungkapan Terima Kasih”, atas kesediaannya memberikan ceramah pembekalan kepada segenap Taruna/Taruni Akademi Militer tentang Bahaya Penggunaan Narkoba.
Seperti kita ketahui bersama bahwa keterbatasan aparat dihubungkan dengan luasnya wilayah Indonesia, yang   merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, maka jalur perdagangan dan peredaran gelap Narkoba akan sangat mudah berkembang dan sulit diawasi. Karena itulah, bahaya Narkoba ini harus dijadikan masalah nasional dan ditangani secara serius dan terpadu oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia. Atas dasar pemikiran tersebut, Akademi Militer mengadakan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Temanggung untuk mengadakan ceramah ini  dengan  harapan  agar bahaya Narkoba ini dapat ditekan dan dicegah peredarannya papar Wadirbindik Kolonel Arh Bambang Utomo S.IP M. Sos
Disamping itu juga untuk mengingatkan dan menekankan kembali kepada para Taruna dan Taruni  Akademi Militer sebagai kader-kader Pimpinan TNI AD masa depan, agar tidak terkontaminasi oleh Narkoba dengan cara memahami dan menyadari dampak atau kerugian yang ditimbulkan oleh Narkoba tersebut.  Apalagi masalah Narkoba ini telah menjadi atensi Pimpinan TNI AD dengan kebijakan penerapan hukum yang sangat berat dan tegas bagi personel TNI AD yang terlibat masalah Narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar, maupun bandar dari barang haram tersebut.
.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL

263 Taruna Akmil Kembali Latihan Terjun Payung di Batujajar

Akademi Militer – Dalam penyambutan Taruna/ Taruni Tingkat IV Akmil selesai melaksanakan terjun para di Batu Jajar Bandung di lapangan Hitam Resimen Taruna Akmil, pada hari Rabu  tanggal 20 Maret 2019,  oleh Komandan Resimen Taruna Kolonel Inf Ari Yulianto.. Rabu (20/03/19).
 
Acara penyambutan ini merupakan kehormatan untuk Taruna selesai melaksanakan Pendidikan Dasar Para  sebagai gambaran bahwa nanti dinas di satuan menjadi kebanggaan dan kehormatan dalam melaksanakan tugas, Penekanan dari Kolonel Inf Ari Yulianto sebagai Danmentar Akmil sebagai pengambil Apel.
 
Sejumblah 263 lengkap personel Taruna/ Taruni memasuki Akademi Militer dan di terima di Resimen Taruna, puji dan sukur segenap civitas Akmil dengan kembalinya Taruna tingkat IV dalam keadaan aman lengkap.
Adapun Materi yang di laksanakan para Taruna/ Taruni adalah :

  1. Terjun tanpa perlengkapan
  2. Terjun tanpa Kontener ( ransel/ barang)
  3. Terjun dengan Konterner.
  4. Terjun dengan Konterner bersenjata
  5. Terjun malam
  6. Terjun gunung Hutan
  7. Wing day.

Taruna / Taruni di latih dan di gembleng di Batujajar oleh para pelatih penerjun Kopasus yang handal, melakukan terjun payung saat Wing Day  dengan baik terarah dan terencana. Kegiatan Terjun Para Dasar ini tepatnya dilaksanakan di Lanud Suparlan, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL