by Penhumas Akmil | Mar 20, 2020 | Berita
Akademi Militer – Jum’at (20/3/2020). Seluruh elemen Akmil bersatu padu menangkal penyebaran virus korona jenis baru (Covid-19), dengan cara melewati tenda sterilisasi cairan disinfektan, yang didirikan di pintu masuk samping Museum Abdul Djalil Akademi Militer. Tanpa terkecuali setiap personel Akmil, termasuk tamu yang berkunjung ke Akmil wajib melewati tenda sterilisasi untuk mendapatkan penyemprotan cairan disinfektan serta pengecekan suhu tubuh oleh petugas Kesehatan. Selama satu jam, petugas Akmil dengan sangat teliti menyemprot disinfektan baik kendaraan roda empat, roda dua dan seluruh personel Akmil, tidak terkecuali tamu yang masuk Akmil.
“Kegiatan ini dalam rangka menekan penyebaran virus corona yang lagi merebak di Indonesia agar tidak mewabah di Akmil,” ujar Kakes Akmil.
Dr. Rudy Dwi Laksono, Sp.PD., M.Ked Kakes Akmil menyampaikan “Sesuai Himbauan pemerintah dan untuk mencegah merebaknya Covid 19, Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman melalui Kakes Akmil Dr. Rudy Dwi Laksono, Sp.PD., M.Ked. Akmil mengambil langkah langkah antisipasi dan memerintahkan semua jajaran Akmil, untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, baik sebelum, selama berada di Kesatrian dan setelah meninggalkan kesatrian ini. Langkah yang diambil Akademi Militer diantarnya, setiap personel yang masuk ke Kesatrian kita semprot dengan disinfektan baik kendaraan maupun personilnya. Seperti kita ketahui, virus mematikan ini dapat menempel di semua bahan maupun benda. Selain penyemprotan tersebut juga dilaksaakan pengecekan suhu tubuh. Apabila suhu tubuh personel atau orang yang diperiksa melebihi 38 derajat atau demam, kita sarankan untuk isolasi atau pulang kerumah dan tidak meneruskan pekerjaan di Lingkungan Kesatrian Akademi Militer “. Tegas Kakes Akmil.
Dr. Rudy Dwi Laksono, Sp.PD., M.Ked lebih lanjut mengatakan, selain pendirian tenda anti virus corona juga dilaksanakan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat ibadah di Kesatrian Akmil (Masjid, Gereja, Pura), kantor-kantor di jajaran Akmil dan kompleks perumahan Panca Arga”.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Mar 19, 2020 | Berita
Akademi Militer – Kamis (19/3/2020). Akmil melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi menyebarnya virus Covid 19 tersebut. Team Kesehatan, Bagpam dan Provos melakukan penyemprotan cairan disinfektan di pintu masuk Kesatrian Akmil. Untuk seluruh personel baik militer, PNS Akmil.
Penyemprotan yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan, Kamis (19/3/2020). Dilakukan terhadap seluruh kendaraan roda 4 , roda 2 dan juga terhadap personel militer, Pns mulai dari pimpinan sampai dengan bawahan bahkan terhadap para tamu yang akan masuk ke dalam kesatrian Akmil.
“Cairan Disinfektan yang di gunakan adalah campuran dari Alkohol 70 %, 1 liter Alkohol perbanding 5 Liter air tidak terlalu pekat” penjelasan Kapten Teguh Kesehatan.
Untuk mengantisipasi menyebarnya virus Corona, maka seluruh aktifitas Akmil di lakukan dalam Kesatrian Akmil. Hal ini merupakan langkah yang diambil oleh Pimpinan Akmil atas perintah pemerintah Pusat. “Penyemprotan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona,” kata Kapen Humas Akmil Letkol Kukuh Dwi Antono S,ip.
Seluruh Satker yang ada di Akmil dan jajaran saling bahu membahu untuk mengatasi virus Corona. Tiap tiap satuan kerja (Satker) menyediakan Hand Sanittizer – Antiseptik Pembersih tangan untuk menjaga kebersihan tangan tiap tiap personel satuan kerja.
Kepala kesehatan (Kakes) Akmil menghimbau kepada Seluruh personel Akmil, “untuk personel masih bekerja di lapangan, tempat tempat latihan atau di dalam kantor, diimbau meningkatkan kebersihan. “Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketertiban Akmil”.
Dr. Rudy Dwi Laksono, Sp.PD., M.Ked lebih lanjut menekankan,“Sejak beberapa hari terakhir, Jajaran sudah turun membantu pemerintah untuk mengindari penularan virus corona“. “Pastikan lingkungan kerja dan sekitar selalu bersih dan higienis,”
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Mar 17, 2020 | Berita
Akademi Militer – Prodi Administrasi Pertahanan Departemen Sosial (Depsos) Akmil adakan seminar bertempat di Gedung Sumartal, Akademi Militer Magelang, dengan mengangkat tema “Pengelolaan Logistik Pertahanan Dalam Menjawab Tantangan Era Virtual Global“. Dalam seminar tersebut, menghadirkan dua pemateri, pemateri pertama, Prof. Dr. Muafi, S.E., M.Si., (Guru Besar Ilmu Manajemen UII) dan pemateri kedua, Dr. Herlina, J.R. (Ses Program Studi Manajemen Pertahanan UNHAN) serta dimoderatori oleh Septi Wulandari, S.Sos., (News Produser MNC Media Jateng), dengan peserta seminar para Taruna/Taruni Akademi Militer. Selasa (17/3/2020).
Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam sambutannya yang di bacakan oleh Kepala Departemen Sosial (Kadepsos) Akmil Kolonel Inf Efdal Nazra, S.I.P., menyampaikan ”Akademi Militer sebagai bagian dari lembaga pendidikan tinggi dan sebagai institusi yang membentuk karakter bangsa, harus peka terhadap perubahan sosial yang terjadi di masyara Akademi Militer sebagai salah satu lembaga pendidikan tingkat akademi yang memiliki peran penting dan strategis dalam melakukan pembaharuan secara sistematis dan kontinyu agar menghasilkan SDM yang berkualitas serta memiliki daya saing kompetitif”.
Dalam bagian lain amanatnya Gubernur Akmil menandaskan “Sejalan dengan kondisi komitmen di atas, sebagai bentuk aplikasi mata kuliah administrasi logistik, maka Prodi Administrasi bekerja sama dengan beberapa Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta di wilayah Magelang yang sama-sama mempunyai kepentingan terhadap dunia pendidikan, memprakarsai acara seminar Prodi Administrasi Pertahanan Akademi Militer tahun 2020 kali ini”.
Gubernur Akmil berharap dapat meningkatkan kualitas akademisi dan praktisi dalam melaksanakan tugas pelayanan logistik secara profesional, sehingga akan mampu dalam mewujudkan kesiapsiagaan TNI dan segenap komponen masyarakat lainnya guna menanggulangi berbagai ancaman yang merongrong keutuhan Wilayah NKRI.
Sementara itu Prof. Dr. Muafi, S.E., M.Si., mengungkapkan “ Berubahnya tren perang mendorong kekuatan pertahanan Indonesia tidak lagi hanya mengandalkan kemampuan penguasaan senjata saja, tapi juga berupa penguasaan teknologi dan keahlian khusus lainnya. Misalnya dalam menghadapi asymetric warfare maka diperlukan keahlian penguasaan teknologi informasi yang canggih, berupa skill hacker dan cracker. Selain itu, bentuk ancaman terus bermunculan dalam berbagai bentuk yang berbeda-beda misalnya Electronic Warfare, Information Warfare, Cyber Warfare, dan Psychological Warfare”.
Sementara Dr. Herlina, J.R. menjelaskan “Kegagalan Jerman di Uni Soviet karena kegagalan Managemen Logistik”.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Mar 16, 2020 | Berita
Akademi Militer – Akmil merupakan Lembaga Pendidikan Militer di wilayah Magelang tepatnya lembah Tidar Magelang. Perhatian Pimpinan khususnya bidang Kesehatan yaitu dengan mewabahnya penyakit corona. Akmil menyiapkan tempat untuk karantina dan observasi risiko virus corona untuk Organik baik Militer maupun Pns nya. Minggu (16/5/2020).
“Bentuk kepedulian Pimpinan Akmil terhadap penyakit ini, maka Akmil menyiapkan satu tenda besar yang menampung 10 tempat tidur. Untuk warga Akmil yang terindikasi virus corona”. Kata Kapenhumas Akmil Letkol Arm Kukuh
Kapenhumas menjelaskan tempat isolasi yang disiapkan bersifat sementara. Jiika ada anggota atau keluarga yang diduga suspect corona akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Di lokasi, tempat evakuasi dan isolasi yang disiapkan berbentuk tenda Besar yang didirikan Lapangan Tenis Indor Akmil.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Mar 16, 2020 | Berita
Akademi Militer – Bapak Brigjen TNI Agus Winarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han) Dosen tetap Universitas Pertahanan (Unhan) Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) memberikan pembekalan di Ruang Rapat Sdirbindik Akademi Militer, memberikan ceramah tentang “Tridharma Pergurun Tinggi” kepada para Tenaga Pendidik (Gadik) Akademi Militer. Hadir pada acara tersebut, Dirbindik Kol Inf Agung Pambudi, Wadirbindik Kol Inf Triyono, Para Pejabat Distribusi Akademi Militer dan para Dosen Akademi Militer. Senin (16/3/20).
Dalam sambutannya Gubernur Akmil yang di bacakan oleh Dirbindik Akmil Kol Inf Agung Pambudi menyampaikan,” Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan salah satu tujuan yang harus dicapai dan dilakukan oleh setiap perguruan tinggi di Indonesia. Perguruan Tinggi selayaknya melahirkan para pemuda-pemudi atau orang-orang terpelajar yang memiliki semangat tinggi, pemikiran yang kreatif, mandiri, inovatif agar dapat membangun bangsa di berbagai sektor sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya ”.
Dalam ceramahnya Brigjen TNI Agus Winarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han) memaparkan “Tri Dharma Perguruan Tinggi” terdiri dari tiga poin yaitu : 1) Pendidikan dan Pengajaran. 2) Penelitian dan Pengembangan 3) Pengabdian Kepada Masyarakat.
- Pendidikan dan Pengajaran
Poin pertama Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pendidikan dan Pengajaran. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual kegamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.
- Penelitian dan Pengembangan
Research and Development, adalah hal yang harus senantiasa dilakukan oleh bangsa ini jika ingin maju dan berkembang. Melaksanakan penelitian dan pengembangan, tentunya akan berdampak kepada majunya ekoomi, pendidikan, sosial, dan sektor-sektor lainnya di masyarakat.
- Pengabdian Kepada Masyarakat
Dari dua poin di atas, tentunya ada satu hal lagi yang digunakan untuk melengkapi, yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat. Tanpa jiwa dan semangat pengabdian kepada masyarakat, tentu saja tidak akan ada artinya. Taruna/ mahasiswa hanya menjadi cikal bakal manusia yang egois dan tidak peduli terhadap masyarakat. Tentu bukan sesuatu yang baik, dimana Taruna/ mahasiswa adalah harapan besar bangsa ini dan diharapkan mampu tumbuh, berkembang, dan menjadi harapan masa depan bangsa.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL
by Penhumas Akmil | Mar 16, 2020 | Berita
Akademi Militer (16/03/20)- Dalam rangka Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1441 Hijriyah/2020 Masehi. Bapak Ustadz H. Wijayanto, M.A. (Dosen Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada Yogyakarta memberikan ceramah/tausiah bertempat di Masjid Al Jihad Kesatrian Akademi Militer. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Akademi Militer Brgjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E., para Pejabat Distribusi Akademi Militer, para Prajurit Akmil dan segenap Pegawai Negeri Sipil Akmil. Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 1.400 Prajurit dan PNS Akmil.
Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Akademi Militer Brgjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E., menyampaikan,“ Bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan salah satu mukjizat Nabi Besar Muhammad SAW, karena pada peristiwa tersebut Rasulullah SAW menerima perintah secara langsung dari Allah SWT, tentang kewajiban menunaikan ibadah wajib, yaitu sholat lima waktu dengan segala ketentuan yang terkandung didalamnya. Gubernur Akmil juga menandaskan bahwa dengan memahami hakikat peristiwa Isra Mikraj Nabi Agung Muhammad SAW yang akan diuraikan oleh Bapak Ustadz H. Wijayanto, M.A., diharapkan nantinya tidak saja meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, akan tetapi juga akan memantapkan komitmen kita sebagai seorang Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Akademi Militer, untuk selalu berupaya meningkatkan etos kerja dan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks ini.
Dengan santai dan lugas Bapak Ustadz H. Wijayanto, M.A. memberikan tausiahnya bahwa Isra dan Miraj terjadi sekitar 10-12 tahun setelah Rasulullah (SAW) menerima wahyu dari Allah. Pada peristiwa tersebut merupakan masa kesedihan dan duka yang mendalam bagi Nabi (SAW) karena baru menghadapi kematian sang istri tercinta Khadijah (RA) dan pamannya Abu Thalib. Namun, di masa-masa sulit ini, Rasulullah (SAW) diberi kehormatan melalui kontak langsung dengan Allah melalui perjalanan yang diberkati ini.
Perjalanan ajaib Miraj ini berlangsung dalam dua bagian. Pertama, Nabi Muhammad (SAW) pergi dari Mekkah (Ka’bah) ke Yerusalem (Masjid Al-Aqsa) dan kemudian Rasulullah (SAW) diangkat naik ke surga oleh Allah. Malam dimulai dengan kehadiran pemimpin semua malaikat, Jibril (AS) di hadapan Rasulullah (SAW). Selanjutnya, ia membawa Muhammad (SAW) dari Masjid Al-Haram (Ka’bah) ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Demikian sekilas apa yang disampaikan oleh Penceramah Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1441 Hijriyah/2020 Masehi di Akademi Militer.
AUTENTIKASI
PENHUMAS AKMIL