Select Page

TARUNA TK IV AKMIL LAKUKAN TRADISI PESTA AIR

TARUNA TK IV AKMIL LAKUKAN TRADISI PESTA AIR

Lembah Tidar, (08/7/18), Akademi Militer menggelar acara tradisi korps Taruna berupa pesta air bagi calon Perwira Remaja (Capaja) Akmil di lapangan A Yani komplek pancaarga 1 Magelang, Minggu (13/7/2017) pukul 14.00 sampai dengan 17.00 WIB. Acara yang dipimpin Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa ini dihadiri Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, SE, Ketua dan Pengurus Persit KCK Cabang BS Akmil maupun lainnya. Pesta air juga disaksikan warga di sekitar Komplek Pancaarga.

Gubernur Akmil diantaranya mengatakan air mempunyai fungsi dan manfaat serta karakteristik yang baik untuk digunakan dan dicontoh bagi kelangsungan kehidupan umat manusia. Air disamping merupakan sumber kehidupan, juga merupakan sarana untuk  membersihkan diri dari berbagai kotoran dan noda yang ada.

“Selain itu, di dunia militer para ahli strategi mengungkapkan, bahwa strategi yang paling efektif dalam setiap pertempuran adalah strategi yang mencontoh sifat air, yakni cepat beradaptasi menyesuaikan diri dengan bentuk-bentuk medan yang  dihadapi,” terang Mayjen TNI Eka Wiharsa.

Begitu besarnya manfaat air bagi kehidupan umat manusia, sehingga Korps Taruna Akmil menjadikan Pesta Air sebagai Tradisi Korps Taruna, yang merupakan simbol yang penuh makna untuk membersihkan diri dari segala kekeliruan dan kekhilafan yang dilakukan oleh para Capaja selama mengikuti pendidikan dan latihan di Akademi Militer.

“Perlu disadari, bahwa saat ini bangsa dan negara membutuhkan Perwira-perwira TNI yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki jiwa kejuangan, berkarakter dan mempunyai moral yang baik, serta bersih dan jernih bagaikan air,” terang Gubernur Akmil.

Gubernur Akmil juga berharap agar para Capaja bisa menjadi seorang perwira yang dapat melaksanakan tugas dengan baik, tidak menyimpang dari aturan hukum yang berlaku, serta senantiasa mengutamakan moral dengan dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dapat dijadikan barometer dan tolok ukur serta dapat menjadi contoh dan panutan bagi anak buahnya di satuan serta masyarakat di lingkungan tempat bertugas.


 

TARUNA AKADEMI MILITER MELAKSANAKAN TRADISI SERAH TERIMA POKDOKORPTAR DAN GEDERANG SULING CANKA LOKANANTA (GSCL)

 

TARUNA AKADEMI MILITER MELAKSANAKAN TRADISI  SERAH TERIMA POKDOKORPTAR DAN

GEDERANG SULING CANKA LOKANANTA (GSCL)

 
AKADEMI MILITER – Komandan Resimen Korps Taruna (Danmenkorptar) Resimen Taruna (Mentar) Akademi Militer Sersan Mayor Satu Taruna (Sermatutar) Rovi Adya Prawira No. Ak. 2014.007 memimpin pelaksanaan Upacara serah terima jabatan Penatarama Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) dari Pejabat Lama kepada Pejabat Baru, yaitu Sersan Mayor Satu Taruna (Sermatutar)  Gurning No Ak. 214.170, Sermatutar Rudi Haryono 2014.166, Sermatutar Marina 2014.224, Sermatutar Alberta Injilia No. Ak. 2014.227 kepada Pejabat Baru, yaitu Sersan Mayor Dua Taruna (Sermadatar)  Dina A. 2015.028, Sermadatar Nur Alam No Ak. 2015.155, Sermadatar Yuti Pane No.Ak. 2015.183, Sermadatar Bima Maose No. Ak. 2015.201, Sermadatar Maulidia No. Ak. 2015.103. Upacara serah terima Penatarama Drumband kebanggaan Taruna/Taruni Akademi Militer tersebut dilaksanaka di Stadion Sapta Marga Akademi Militer pada hari Jumat 6 Juli 2018 Pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai. Acara sertijab ini dihadiri Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa, Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., para Pejabat Distribusi Akademi Militer, Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akademi Militer beserta pengurus dan pengurus Yayasan Kartika Jaya Cabang XII, Taruna/Taruni Tingkat II, III dan TK. IV. Pada kesempatan serah terima  Penatarama GSCL kali ini dimeriahkan oleh penampilan Tim Drumband/Marchingband SMK Kesdam IV/Diponegoro dan SMP Ahmad Yani Kartika XII-1 Magelang.
Rangkaian kegiatan Tradisi serah terima pejabat Penata Rama dan Genderang Suling Cangka Lokananta (GSCL) juga dilaksankan serah terima Kelompok Komando Korp Taruna (Pokdokorptar) mulai dari Danmenkorptar  pejabat lama Sersan Mayor Satu Taruna (Sermatutar) Rovi Adya Prawira No. Ak. 2014.007 kepada pejabat Danmenkorptar baru Sersan Mayor Dua Taruna (Sermadatar)  Fajar Muhammad Al Faruk No. Ak. 2015.002 beserta staf dan jajarannya termasuk ketua Primer Koperasi Taruna.
Tradisi ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Korps Taruna/Taruni Akademi Militer, yang diwariskan dari Senior pendahulu kepada Taruna Junior merupakan ciri khas  dan  kebanggaan  Taruna/Taruni  Akademi Militer. Berangkat dari pemikiran itulah, maka Penatarama dan GSCL harus tetap dapat dijaga, dipelihara, dikembangkan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi kepada generasi penerus atau Taruna Junior secara turun temurun dengan tradisi yang harus dilewati. Diharapkan kepercayaan dan kehormatan yang diberikan kepada pejabat baru hendaknya tidak disia-siakan, tetap dilanjutkan dan dikembangkan semua kreatifitas yang telah dirintis dari para Senior dengan sebaik-baiknya.  Sedangkan kata Canka Lokananta berasal dari bahasa Sansekerta yang mengandung arti “Suara Merdu Dari Surga” disamping itu, Penatarama dan GSCL merupakan sarana untuk menempa kemampuan dan kualitas diri, sekaligus menumbuhkembangkan sifat-sifat kedisiplinan dan soliditas yang tinggi. Dalam kehidupan GSCL senantiasa diciptakan suasana pembinaan dan kepemimpinan secara sehat, dinamis dan konstruktif yang dilandasi oleh rasa saling asah, saling asih dan saling asuh. Untuk menumbuhkembangkan soliditas agar GSCL tetap eksis dan lebih maju dari tahun sebelumnya.

AKMIL TARUNA TK IV/SERMATUTAR MENERIMA PEMBEKALAN DARI DANPUSPENERBAD, IRJENAD DAN KADISPENAD

 

AKMIL TARUNA TK IV/SERMATUTAR MENERIMA PEMBEKALAN DARI

DANPUSPENERBAD, IRJENAD DAN KADISPENAD

 
Akademi Militer – Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mayor Jenderal TNI Stephanus Tri Mulyono, memberikan pembekalan kepada 224 Taruna dan Taruni Akmil Tingkat IV/ Sermatutar Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI AD Tahun 2018, dengan tema “Peran dan Tugas Pokok Penerbad”, bertempat di Gedung Sumartal Lembah Tidar Akademi Militer Magelang Kamis, 5 Juli 2018. Kedatangan Danpuspenerbad yang merupakan Alumni Akmil 1986 disambut langsung oleh Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa dan Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., turut hadir pula pada acara tersebut para Pejabat Distribusi Akmil dan para Pengasuh Taruna Akmil. Kamis (05/07).
Pada acara ceramah pembekalan kepada para Taruna/Taruni Capaja TNI AD tersebut, Danpuspenerbad menyampaikan beberapa materi sebagai pedoman dan acuan dalam pelaksanaan tugas para Capaja TNI AD, diantaranya : Perkembangan Organisasi Penerbad, Operasi yang dilaksanakan oleh Penerbad, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Penerbad, Organisasi Puspenerbad, Gelar Kekuatan Penerbad dan Alutsista Penerbat.
Pada hari dan tempat yang sama setelah Danpuspenerbad, giliran Irjenad Mayor Jenderal TNI Johny L. Tobing yang meruapakn lulusan Akabri tahun 1983 ini juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ceramah pembekalan kepada para Taruna/Taruni Capaja TNI AD tersebut dengan mengambil tema “Peran dan Tugas Pokok Itjenad”. Orang nomor satu di jajaran Itjenad tersebut menjelaskan, bahwa Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) merupakan staf pelaksana yang berkedudukan langsung di bawah Kasad, bertugas melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terhadap organisasi di jajaran TNI AD.    Berdasarkan perkasad nomor 5 tahun 2015  tugas pokok Itjenad adalah “melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan umum serta pengawasan dan pemeriksaan perbendaharaan terhadap organisasi di jajaran Angkatan Darat, dalam rangka mendukung tugas pokok angkatan darat”.
Setelah Irjenad selesai memberikan ceramah pembekalan, pada jam ketiga giliran Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh yang merupakan Alumni Akmil 1988 ini juga memberikan pembekalan kepada para Taruna/Taruni Capaja TNI AD dengan mengambil tema “Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi Terhadap Karakter Prajurit TNI AD”. Lebih lanjut Kadispenad mengemukakan, bahwa Era modenisasi yang berkembang semakin pesat dimasa sekarang ini serta adanya perkembangan global telah berdampak adanya bentuk   ancaman  yang baru, sehingga para prajurit TNI AD sebagai penjaga kedaulatan negara ini diharapkan  tidak hanya sekedar membaca fakta lapangan,  akan tetapi  harus  dapat memahami medan perang yang kompleks. Jenis peperangan sekarang ini  mengisyaratkan   kemampuan untuk berpikir dan memahami isu-isu politik, ekonomi dan budaya pada beberapa tingkatan tertentu. Karena itu,  dibutuhkan  banyak  kecerdikan untuk  berpikir  sekaligus  bertindak, baik dalam   diplomasi   maupun berperang,  karena  beberapa  situasi perang,  tidak  selamanya  prajurit dihadapkan   dengan   penggunaan senjata semata, namun juga situasi politik, ekonomi dan budaya, seperti membangun    sarana    prasarana, berhadapan dengan penduduk lokal, bencana alam dan sebagainya.

TARUNA/TARUNA TK IV AKMIL SELAKU CALON PERWIRA REMAJA TNI AD MENERIMA PEMBEKALAN DARI ASPERS KASAD DAN ASTER KASAD


AKADEMI MILITER – Asisten Peronel Kasad Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto, M.M., M.Tr. (Han) pada jam 07.30-09.30 dan Asisten Teritorial Kasad Mayor Jenderal SUPARTODI, S.E., M.Si pada jam 09.45-11.45 di Gedung Sumartal Akademi Militer Magelang memberikan ceramah pembekalan kepada 224 orang Taruna dan Taruni Tingkat IV Akademi Militer sebagai Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI AD dengan tema ,“Membangun Peronel TNI AD yang Provesional dan Unggul ”. Kehadiran Aspers Kasad dan Aster Kasad disambut oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Eka Wiharsa, Wagkil Gubernur Akmil Brigadir Jenderal TNI Wirasa Prasetya Budi, S.E. dan para Pejabat Distribusi Akmil di ruang Transit Main Hall Akademi Militer, Magelang. Asisten Personel memberikan pembekalan kepada para Taruna Tingkat IV (Capaja) yang sebentar lagi akan menyelesaikan pendidikannya di Akademi Militer, Magelang. Sesuai yang telah direncanakan dalam kalender pendidikan Akademi Militer, ceramah pembekalan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada para Taruna dan Taruni yang sebentar lagi akan dilantik menjadi seorang Perwira Muda, yang nantinya akan bertugas di satuan satuan jajaran TNI AD yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air. Rabu (04/07).
Pada hari tersebut jam pertama tentang Pokok-pokok Kebijakan TNI AD Bidang Personel dan jam ke dua disampaikan oleh Aster Kasad yang membahas tentang Pokok-pokok Kebijakan TNI AD bidang Teritorial.
Pembekalan jam kedua diberikan oleh Asisten Teritorial (Aster) Kasad yang mengambil tema tentang Pokok-pokok Kebijakan TNI AD bidang Teritorial, sehingga dapat dijadikan bekal, referensi dan pedoman dalam menghadapi tantangan dan dinamika yang berhubungan dengan permasalahan Teritorial disatuan tempat bertugas nantinya.
Kegiatan ceramah pembekalan dilaksanakan secara bergiliran. Hal ini dilakukan agar waktunya dapat efektif dan efisien, sehingga para Taruna maupun Taruni mempunyai waktu cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi Penutupan Pendidikan pada tanggal 10 Juli 2018 dan Praspa pada tanggal 19 Juli 2018 di Istana Negara Jakarta nantinya.
Pada akhir pembekalan para Asisten Kasad memberikan kesempatan bertanya kepada para Taruna maupun Taruni untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti, dan ditutup dengan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh Taruna dan Taruni Tingkat IV (Capaja) 2018.

CAPAJA AKMIL MENERIMA CERAMAH PEMBEKALAN DARI DANJEN KOPASSUS

CAPAJA AKMIL MENERIMA CERAMAH PEMBEKALAN

DARI DANJEN KOPASSUS

Akmil –Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono memberikan pembekalan kepada Taruna/Taruni Akademi Militer Tingkat IV sebagai Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI AD di Gedung Sumartal Akademi Militer dalam suatu acara ceramah pembekalan yang didampingi oleh Kepala Departemen Jasmani (Kadepjas) Akademi Militer Kolonel Inf Narliansyah, S.AP., M.Si selaku Perwira Pendamping (Paping). Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus dalam pembekalannya kepada 224 orang Taruna/Taruni Capaja TNI AD, mengambil tema tentang “Kepemimpinan Lapangan Serta Tugas dan Fungsi Kopassus”. Kedatangan Danjen Kopassus disambut langsung oleh Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka wiharsa, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., dan para Pejabat Distribusi Akmil. Selasa (03/07).
Kata pengantar yang dibacakan oleh Perwira Pendamping, menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Danjen Kopassus untuk dapat memberikan ceramah pembekalan kepada para Tarun/Taruni Tingkat IV Akmil. Ceramah ini mempunyai nilai strategis dan sangat penting bagi Taruna/Taruni Tingkat IV sebagai Capaja TNI AD, karena pada ceramah pembekalan tersebut disampaikan tentang intisari dari ilmu dan seni kepemimpinan yang mutlak harus dikuasai oleh seorang Perwira sebagai pemimpin anak buah di lapangan. Disamping itu, faktor yang sangat menentukan bagi keberhasilan misi kepemimpinan para Perwira adalah pelaksanaan fungsi pengawasan dan pengendalian secara efektif dan efisien.
Pasukan Khusus adalah Satuan pelaksana fungsi teknis militer khusus yang dipilih, dididik, dilatih, dan dilengkapi serta diberikan tugas-tugas khusus yang bersifat strategis terpilih. Kopassus bertugas membantu Kasad dalam membina Fungsi dan Kesiapan Operasional Pasukan Khusus serta menyelenggarakan Operasi Komando, Operasi Sandi Yudha dan Operasi Penanggulangan Teror sesuai perintah Panglima TNI  dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI . Jelas orang nomor satu Korps Komando Baret Merah ini.
Lebih lanjut Danjend Kopassus menjelaskan, bahwa pemimpin harus mempunyai kemampuan menghadapi tantangan di era tranformasi, seperti menjaga profesionalitas yang dipimpin, baik perorangan maupun satuan, sehingga menjadi lebih produktif, menjaga satuan tetap prima dalam setiap kondisi apapun, gigih dalam upaya meningkatkan kemampuan prajurit dan satuan serta meningkatkan kesejahteraan, tidak materialistis dan tidak mudah mengeluh, kehadirannya dimanapun memberi arti penting yang dapat dirasakan manfaatnya oleh lingkungan, niatnya hadir untuk memberikan solusi dalam berbagai masalah.
“Seorang pemimpin harus mempunyai visi, misi, kebijakan, strategi, kemampuan kelola situasi krisis dan mencari solusi, sebagai seorang pencetus, sebagai seorang perencana, sebagai wakil kelompok, sebagai seorang ahli, sebagai wasit atau hakim, sebagai bapak dan sebagai guru maupun pelatih” Ujar Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono.
Usai mendapat pembekalan dari Danjen Kopassus dilanjutkan dengan  pembekalan dari Asisten Logistik (Aslog) Kasad Mayor Jenderal TNI Irwan, S.I.P., M.Hum dan Asrena Kasad yang diwakili oleh Wasrena Brigadir  Jenderal TNI Hassanudin, S.I.P., M.M., Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari ini, juga dihadiri oleh para pejabat Distribusi Akmil, Para pengasuh dan pelatih taruna tingkat IV.
 

TARUNA/TARUNI TK IV AKMIL SELAKU CALON PERWIRA REMAJA TNI AD MENERIMA PEMBEKALAN DARI ASISTEN KASAD

AKADEMI MILITER – Asisten Logistik (Alog) Kasad Mayor Jenderal TNI Irwan, S.I.P., M.Hum pada jam kedua Bertempat di Gedung Sumartal Akademi Militer Magelang memberikan ceramah pembekalan kepada 224 orang Taruna dan Taruni Tingkat IV Akademi Militer sebagai Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI AD dengan tema ,“POKOK-POKOK KEBIJAKAN TNI AD BIDANG LOGISTIK ” setelah sebelumnya Danjen Kopassus memberikan ceramah pembekalan kepada para Taruna/Taruni Calon Perwira Remaja TNI AD pada jam pertama. Kehadiran Aslog disambut oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Eka Wiharsa, Wagkil Gubernur Akmil Brigadir Jenderal TNI Wirasa Prasetya Budi, S.E. dan para Pejabat Distribusi Akmil di ruang Transit Main Hall Akademi Militer, Magelang. Asisten Logistik memberikan pembekalan kepada para Taruna Tingkat IV (Capaja) yang sebentar lagi akan menyelesaikan pendidikannya di Akademi Militer, Magelang. Sesuai yang telah direncanakan dalam kalender pendidikan Akademi Militer, ceramah pembekalan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada para Taruna dan Taruni yang sebentar lagi akan dilantik menjadi seorang Perwira Muda, yang nantinya akan bertugas di satuan satuan jajaran TNI AD yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air. Selasa (03/07).
Pada hari tersebut jam pertama pembekalan, oleh Danjen Kopassus, tentang Kepemimpinan Lapangan serta Fungsi Kopassus, jam kedua oleh Aslog Kasad Yang membahas tentang Pokok-pokok Kebijakan TNI AD Bidang Logistik dan jam terakhir disampaikan oleh Asrena yang dalam hal ini diwakili oleh Waasrena yang membahas tentang Pokok-pokok Kebijakan TNI AD bidang Perencanaan dan Anggaran.
Pembekalan jam ketiga diberikan oleh Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasad yang diwakilkan Waasrena Brigjen TNI Hassanudin, S.IP.,M.M. mengambil tema tentang Pokok-pokok Kebijakan TNI AD bidang Perencanaan dan Anggaran, sehingga dapat dijadikan bekal, referensi dan pedoman dalam menghadapi tantangan dan dinamika yang berhubungan dengan permasalahan perencanaan dan anggaran disatuan tempat bertugas nantinya.
Kegiatan ceramah pembekalan dilaksanakan secara bergiliran. Hal ini dilakukan agar waktunya dapat efektif dan efisien, sehingga para Taruna maupun Taruni mempunyai waktu cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi Penutupan Pendidikan pada tanggal 10 Juli 2018 dan Praspa pada tanggal 19 Juli 2018 di Istana Negara Jakarta nantinya.
Pada akhir pembekalan para Asisten Kasad memberikan kesempatan bertanya kepada para Taruna maupun Taruni untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti, dan ditutup dengan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh Taruna dan Taruni Tingkat IV (Capaja) 2018.